WhatsApp Icon
Dari Dapur Umum BAZNAS, Penyintas Gempa NTT Bangkit dan Menguatkan Sesama

Gowa - Dapur Umum Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) menjadi saksi semangat para relawan dan masyarakat, termasuk di antaranya Mashita, penyintas gempa yang berprofesi sebagai seorang guru di Pondok Pesantren Pancasila Reok yang memilih tetap mengulurkan tangan, meskipun masih diselimuti duka akibat gempa.

Warga Desa Salama,Kecamatan Reok (Reo), Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur itu harus menerima kenyataan pahit rumah tempatnya bernaung Bersama keluarga harus hancur akibat gempa. Kedua orang tuanya pun masih bertahan di posko pengungsian karena belum memungkinkan kembali ke rumah.

Saat gempa terjadi, Mashita sedang berada di Pondok Pesantren Pancasila Reok, tempatnya mengajar. Ketika tanah berguncang hebat, ia bersama para santri berhamburan mencari tempat aman. Dalam keadaan panik, Mashita memilih memastikan para santri selamat sebelum memikirkan keselamatan dirinya.

Setelah semua santri berkumpul di tempat terbuka, barulah pikirannya tertuju kepada kedua orang tuanya di rumah. Ia segera menghubungi mereka dan bersyukur mengetahui keduanya selamat. Bagi Mashita, rumah yang rusak masih bisa dibangun kembali, sementara keselamatan keluarga jauh lebih berharga.

Di tengah kondisi itu, Mashita tidak memilih berdiam diri. Saat BAZNAS membuka dapur umum di Pondok Pesantren Pancasila Reok, Mashita ikut menjadi relawan. Setiap pagi selepas salat Subuh, ia bersama relawan lainnya menyiapkan makanan untuk para penyintas.

Sebanyak 250 porsi makanan disiapkan setiap harinya untuk segara didistribusikan ke kampung dan posko mandiri yang belum mendapatkan bantuan atau logistiknya belum masuk. 

Bagi Mashita, seporsi makanan bukan sekadar bantuan pangan, tetapi juga bentuk kepedulian bagi warga yang sedang menghadapi masa sulit.

"Alhamdulillah, saya berterima kasih kepada BAZNAS yang sudah menyediakan dapur umum. Ini sangat membantu, baik bagi warga sekitar maupun bagi saya pribadi," ujar Mashita.

Sebagai penyintas, Mashita memahami betul bagaimana rasanya kehilangan rasa aman. Namun, pengalaman itu justru membuatnya semakin terdorong membantu warga lain yang mengalami kondisi serupa.

"Walaupun rumah saya terdampak dan sebagian runtuh, semangat saya tidak akan pernah runtuh untuk membantu teman-teman yang juga terdampak. Karena sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat bagi orang lain," katanya.

Menurutnya, dapur umum BAZNAS menjadi ruang untuknya dan warga NTT bangkit. Ia tidak hanya menerima bantuan sebagai penyintas, tetapi juga ikut membantu menyiapkan dan menyalurkan bantuan bagi warga lainnya.

Rumahnya mungkin belum bisa kembali seperti semula. Kedua orang tuanya pun masih berada di posko. Namun, di tengah kehilangan itu, Mashita memilih tetap bergerak.

Dari dapur umum BAZNAS, Mashita belajar bahwa bangkit tidak selalu berarti kembali memiliki rumah yang utuh. Terkadang, bangkit berarti tetap mampu mengulurkan tangan kepada sesama, meski diri sendiri sedang berada dalam keterbatasan.

"Harapan saya ke depan ada uluran tangan dari para dermawan yang ikhlas membantu para penyintas gempa. Bantuan tersebut tidak harus sekaligus, tetapi bisa diberikan secara perlahan, bukan hanya untuk saya, tetapi juga untuk teman-teman lain yang rumah dan kehidupannya terdampak gempa," ucapnya.

27/08/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Gowa
BAZNAS Gowa Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Tamalalang Timur

Gowa, 24 Agustus 2026 — Musibah kebakaran yang menghanguskan rumah seorang mustahik, Ibu H. Dg Ngagi, di Tamalalang Timur, Desa Tamannyeleng, Kecamatan Barombong, Kabupaten Gowa, mendapat perhatian dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Gowa.

Pada Senin, 24 Agustus 2026, bantuan bagi korban kebakaran tersebut diserahkan langsung oleh jajaran pimpinan BAZNAS Kabupaten Gowa. Hadir dalam penyaluran tersebut Ketua BAZNAS Kabupaten Gowa, Drs. H. Abbas Alauddin, S.H., M.M., Wakil Ketua I Dr. Suharli, Lc., MA, Wakil Ketua II Munawir, S.Pdi, serta Wakil Ketua IV Rudi Salam, S.Kep., Ns., M.Kep. Penyerahan bantuan turut didampingi oleh Pj. Kepala Desa Tamannyeleng, Juriah, S.E.

Kedatangan jajaran BAZNAS bukan sekadar untuk menyerahkan bantuan, tetapi juga menjadi bentuk kepedulian dan kehadiran lembaga zakat di tengah masyarakat yang sedang menghadapi ujian.

Musibah kebakaran tersebut terjadi pada 16 Agustus 2026 sekitar pukul 19.55 WITA. Saat kejadian, Ibu H. Dg Ngagi berada di rumah bersama anak dan seorang cucunya. Kobaran api dengan cepat menghanguskan rumah hingga menyebabkan tempat tinggal tersebut mengalami kerusakan berat dan tidak dapat lagi digunakan sebagaimana mestinya.

Bagi sebuah keluarga, kehilangan rumah bukan hanya kehilangan bangunan dan harta benda. Rumah merupakan tempat berlindung, tempat berkumpul bersama keluarga, sekaligus ruang menyimpan berbagai kenangan kehidupan. Karena itu, musibah yang dialami Ibu H. Dg Ngagi menjadi beban yang tidak ringan.

Di tengah kondisi tersebut, bantuan yang disalurkan BAZNAS Kabupaten Gowa diharapkan dapat sedikit meringankan beban dan memberikan kekuatan kepada keluarga korban untuk bangkit kembali.

Ketua BAZNAS Kabupaten Gowa, Drs. H. Abbas Alauddin, S.H., M.M., bersama jajaran pimpinan menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan bagian dari amanah umat yang dipercayakan kepada BAZNAS untuk dikelola dan disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.

BAZNAS Kabupaten Gowa senantiasa berkomitmen mengelola dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) dari umat secara amanah, transparan, dan tepat sasaran. Setiap dana yang dihimpun dari masyarakat diupayakan memberikan manfaat nyata bagi para mustahik, termasuk masyarakat yang menghadapi kondisi darurat dan musibah.

Penyaluran bantuan kepada korban kebakaran ini menjadi salah satu wujud nyata bagaimana zakat, infak, dan sedekah dapat hadir sebagai kekuatan sosial untuk membantu sesama.

Melalui dana umat yang dikelola secara bertanggung jawab, BAZNAS tidak hanya menjalankan fungsi penghimpunan dan penyaluran zakat, tetapi juga berupaya menghadirkan kepedulian di saat masyarakat membutuhkan uluran tangan.

Pj. Kepala Desa Tamannyeleng, Juriah, S.E., yang turut mendampingi penyaluran, juga menjadi bagian dari sinergi antara BAZNAS dan pemerintah desa dalam memastikan bantuan dapat diterima oleh masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

Bagi Ibu H. Dg Ngagi dan keluarganya, bantuan tersebut mungkin tidak serta-merta mengembalikan rumah yang telah hangus. Namun, kehadiran dan kepedulian yang diberikan menjadi pesan bahwa mereka tidak sendiri dalam menghadapi musibah.

Semangat gotong royong dan kepedulian seperti inilah yang diharapkan terus tumbuh di tengah masyarakat. Zakat, infak, dan sedekah bukan sekadar kewajiban dan pemberian, tetapi juga dapat menjadi jembatan kebaikan yang menghubungkan mereka yang memiliki kemampuan dengan saudara-saudara yang sedang membutuhkan.

BAZNAS Kabupaten Gowa pun mengajak masyarakat untuk terus mempercayakan zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga resmi agar dapat dikelola secara profesional, amanah, transparan, dan disalurkan kepada mustahik yang berhak.

Dari sebuah musibah, tumbuh sebuah harapan. Dari kepedulian umat, hadir kekuatan untuk membantu keluarga yang sedang berjuang. Dan dari amanah dana ZIS, BAZNAS Kabupaten Gowa terus berupaya menghadirkan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan.

BAZNAS Gowa — Menguatkan Kepedulian, Menebar Manfaat, dan Menghadirkan Harapan bagi Sesama.

24/08/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Gowa
Dari Bantuan Modal Usaha Menjadi Kemandirian: Kisah Mustahik, Bangkit dan Tumbuh dengan Berjualan Kue

Gowa, 14 Agustus 2026 — Sebuah pesan suara sederhana datang kepada BAZNAS Kabupaten Gowa. Suara seorang perempuan terdengar penuh rasa syukur, mengabarkan bahwa bantuan yang diterimanya beberapa waktu lalu telah membawa perubahan berarti dalam kehidupan dan usahanya.

“Assalamualaikum, berkat bantuannya, Alhamdulillah tidak ada lagi pinjaman hari-hariku. Ini modalnya berguna untuk saya, terima kasih banyak,” demikian ungkapan Nurbayanti Dg Tonji melalui pesan suara yang diterima BAZNAS Kabupaten Gowa, Jumat, 14 Agustus 2026.

‎Kalimat itu mungkin terdengar sederhana. Namun bagi Nurbayanti, kalimat tersebut adalah gambaran dari sebuah perjuangan panjang. Bantuan modal usaha yang diterimanya pada 8 Juli 2026 kini telah membantunya menjalankan usaha tanpa harus kembali bergantung pada pinjaman untuk memenuhi kebutuhan modal dagang.

‎Nurbayanti Dg Tonji, warga Pancana, Desa Julukanaya, Kecamatan Pallangga, merupakan salah satu mustahik yang menerima Bantuan Modal Usaha dari BAZNAS Kabupaten Gowa. Ia menjalankan usaha penganan atau kue yang dijual secara berkeliling, menyusuri kompleks dan perkampungan untuk menawarkan dagangannya kepada masyarakat.

‎Bagi usaha kecil seperti yang dijalankan Nurbayanti, modal bukan sekadar angka. Modal adalah kesempatan untuk kembali berproduksi, membeli bahan baku, membuat dagangan, dan membawa pulang penghasilan untuk memenuhi kebutuhan keluarga.

‎Begitu bantuan diterimanya, Nurbayanti tidak menggunakannya untuk keperluan lain. Seluruh bantuan modal tersebut langsung dibelanjakan untuk memenuhi kebutuhan bahan baku usaha yang dijalaninya.

‎Dari bahan baku itu, lahirlah penganan yang kemudian ia bawa berkeliling. Sedikit demi sedikit, modal berputar menjadi barang dagangan, barang dagangan menjadi penghasilan, dan penghasilan kembali menjadi modal untuk mempertahankan usaha.

‎Di situlah nilai sebuah bantuan modal usaha terlihat. Bantuan yang mungkin tampak sederhana bagi sebagian orang, dapat menjadi sangat berarti bagi pelaku usaha kecil yang setiap hari berjuang mempertahankan penghidupan.

‎Bagi Nurbayanti, bantuan tersebut bukan hanya membantu membeli bahan baku. Lebih jauh, bantuan itu memberinya ruang untuk bernapas—ruang untuk menjalankan usaha tanpa terus dibayangi kewajiban pinjaman.

‎Kabar bahwa kini ia tidak lagi harus bergantung pada pinjaman menjadi sebuah kabar bahagia sekaligus pengingat bahwa pemberdayaan mustahik membutuhkan proses. Ketika bantuan diberikan dalam bentuk modal yang tepat dan dimanfaatkan untuk mengembangkan usaha, zakat tidak berhenti sebagai bantuan sesaat, tetapi dapat menjadi jalan menuju kemandirian.

‎Kisah Nurbayanti juga menjadi bukti bahwa di balik dana zakat, infak, dan sedekah yang ditunaikan masyarakat, terdapat harapan yang dapat tumbuh menjadi perubahan nyata. Ada bahan baku yang terbeli, ada dagangan yang diproduksi, ada pembeli yang dilayani, ada penghasilan yang diperoleh, dan pada akhirnya ada keluarga yang dapat menjalani kehidupan dengan lebih tenang.

‎BAZNAS Kabupaten Gowa terus berkomitmen mengelola dana umat berupa zakat, infak, dan sedekah secara amanah, transparan, terpercaya, serta tepat sasaran, sesuai dengan ketentuan dan prinsip pengelolaan zakat. Setiap amanah yang dititipkan masyarakat diupayakan agar memberikan manfaat sebesar-besarnya kepada mereka yang berhak menerimanya.

‎Pemberian bantuan kepada mustahik bukan semata tentang menyerahkan sejumlah dana. Di dalamnya terdapat tanggung jawab untuk memastikan bantuan benar-benar menyentuh kebutuhan penerima dan mampu mendorong perbaikan kehidupan.

‎Pesan suara Nurbayanti pada Jumat itu menjadi salah satu cerita kecil dari ikhtiar besar tersebut.

‎Dari Pancana, seorang perempuan menjalankan usahanya dari kompleks ke kompleks dan dari perkampungan ke perkampungan. Dengan modal yang diberikan, ia terus berjualan. Dan hari ini, ia mengabarkan sebuah pencapaian yang sangat berarti: tidak lagi bergantung pada pinjaman untuk menjalankan usahanya.

‎Semoga langkah kecil Nurbayanti menjadi inspirasi bahwa kebaikan yang ditunaikan melalui zakat, infak, dan sedekah dapat tumbuh menjadi kekuatan ekonomi bagi mustahik.

‎Sebab, pada akhirnya, keberhasilan sebuah bantuan bukan hanya ketika bantuan itu sampai kepada penerima, tetapi ketika bantuan tersebut mampu mengantarkan penerimanya untuk berdiri lebih tegak, berusaha lebih mandiri, dan perlahan keluar dari ketergantungan.

‎#CahayaZakat #BaznasMenguatkanIndonesia

14/08/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Gowa
BAZNAS Gowa Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Dua Kecamatan, Hadir di Tengah Warga yang Membutuhkan

GOWA, 11/08/2026 — Musibah kebakaran tidak hanya meninggalkan kerusakan pada rumah dan harta benda, tetapi juga menyisakan duka serta tantangan bagi keluarga yang menjadi korban. Di tengah kondisi tersebut, kehadiran bantuan menjadi penguat agar mereka tidak merasa menghadapi musibah seorang diri.

‎Sebagai lembaga filantropi yang menghimpun dan mengelola dana umat, BAZNAS Kabupaten Gowa kembali menunjukkan kepeduliannya dengan menyalurkan bantuan kepada warga terdampak bencana kebakaran di dua lokasi berbeda, yakni Kecamatan Bontonompo dan Kecamatan Somba Opu.

‎Bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian kepada para mustahik sekaligus upaya meringankan beban keluarga yang sedang menghadapi masa sulit.

‎Penyaluran pertama dilakukan kepada Mustahik Dadi (Dabi Dg Ngintang), warga Kababorong, Desa Romanglasa, Kecamatan Bontonompo. Bantuan berupa dana dan paket sembako diserahkan langsung oleh Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Gowa, Munawir, bersama Kepala Desa Romanglasa, Murhadi Dg Ngerang, 10/08/2026.

‎Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar keluarga korban, terutama di tengah kondisi pascakebakaran yang membutuhkan banyak perhatian dan pemulihan.

‎Dari Bontonompo, kepedulian BAZNAS Gowa juga menyentuh warga terdampak kebakaran di wilayah Kecamatan Somba Opu. Bantuan disalurkan kepada Mustahik Rusli, yang berdomisili di Jalan Dr. Wahidin Sudiro Husodo, Kelurahan Bonto Bontoa, Kecamatan Somba Opu, 11/08/2026.

‎Bantuan diserahkan oleh Kabag Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Kabupaten Gowa, Syamsul Anwar, bersama pihak Pemerintah Kelurahan Bonto Bontoa, Syamsuddin dan Desi.

‎Dua penyaluran tersebut menjadi gambaran bahwa kepedulian terhadap masyarakat tidak berhenti pada satu wilayah. BAZNAS Gowa terus berupaya hadir di berbagai pelosok Kabupaten Gowa, menjangkau masyarakat yang membutuhkan, termasuk mereka yang sedang menghadapi kondisi darurat akibat bencana.

‎Bagi korban kebakaran, bantuan yang diterima mungkin terlihat sederhana. Namun, di balik dana dan paket sembako tersebut terdapat pesan kemanusiaan yang jauh lebih besar: bahwa masih ada kepedulian, masih ada tangan yang membantu, dan mereka tidak sendirian dalam menghadapi cobaan.

‎Kehadiran BAZNAS Gowa di tengah masyarakat juga tidak terlepas dari kepercayaan para Muzaki dan masyarakat yang telah menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS. Dana yang dititipkan tersebut dikelola untuk kemudian disalurkan kepada mereka yang berhak menerimanya sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

‎Sebagai lembaga filantropi, BAZNAS Kabupaten Gowa berkomitmen menjaga amanah dana umat dengan prinsip amanah, transparan, tepercaya, dan tepat sasaran. Setiap bantuan diupayakan diberikan kepada Mustahik yang memenuhi kriteria, sehingga manfaat zakat, infak, dan sedekah dapat benar-benar dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan.

‎Penyaluran bantuan bencana juga menjadi bagian dari upaya BAZNAS untuk memastikan dana umat dapat hadir secara nyata dalam berbagai situasi kehidupan masyarakat, baik dalam kondisi normal maupun ketika warga menghadapi musibah.

‎Dari satu rumah ke rumah lainnya, dari pusat wilayah hingga pelosok desa dan kelurahan, BAZNAS Gowa terus membawa semangat bahwa zakat bukan sekadar kewajiban, tetapi juga kekuatan sosial yang mampu menghadirkan harapan bagi sesama.

‎Melalui kepedulian para muzaki dan pengelolaan yang bertanggung jawab, BAZNAS Gowa berupaya memastikan bahwa setiap amanah yang dititipkan dapat kembali kepada umat dalam bentuk manfaat yang nyata.

‎#CahayaZakat

11/08/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Gowa
BAZNAS Kab.Gowa Hadiri Rapat Persiapan Tausiyah, Zikir dan Doa Kebangsaan

GOWA — Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Gowa menghadiri rapat persiapan kegiatan Tausiyah, Zikir dan Doa Kebangsaan yang digelar Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Gowa, Selasa (11/8/2026).

Rapat berlangsung di Kantor Kemenag Kabupaten Gowa dengan melibatkan berbagai unsur pimpinan, tokoh agama, serta organisasi kemasyarakatan Islam di Kabupaten Gowa.

Sejumlah tokoh dan pejabat yang hadir di antaranya Kapolresta Gowa, Dandim 1409 Gowa, Ketua MUI Kabupaten Gowa, Ketua Baznas Kabupaten Gowa, Ketua FKUB Kabupaten Gowa, serta pimpinan ormas Islam se-Kabupaten Gowa.

Dalam rapat tersebut disepakati, kegiatan Tausiyah, Zikir dan Doa Kebangsaan akan dilaksanakan pada Jumat, 14 Agustus 2026, setelah salat Ashar.

Kegiatan akan dipusatkan di Masjid Agung Syekh Yusuf Kabupaten Gowa dengan target kehadiran mencapai sekitar 5.000 jamaah.

Peserta yang diharapkan hadir berasal dari berbagai elemen, mulai dari aparatur sipil, TNI, Polri, majelis taklim, organisasi kemasyarakatan Islam, hingga masyarakat umum.

Selain zikir dan doa bersama, kegiatan tersebut juga akan diisi tausiyah oleh dai kondang Ustaz Das’ad Latif.

Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Gowa, H. Jamaris, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut hadir dalam kegiatan tersebut.

Menurutnya, kegiatan ini menjadi momentum untuk bersama-sama memanjatkan doa demi kebaikan Kabupaten Gowa sekaligus memperlihatkan kekompakan berbagai elemen masyarakat.

“Silakan hadiri kegiatan ini dan laksanakan doa bersama agar Kabupaten Gowa semakin baik. Kita tunjukkan kekompakan kita dari berbagai elemen,” kata H. Jamaris.

Melalui kegiatan Tausiyah, Zikir dan Doa Kebangsaan ini, berbagai elemen di Kabupaten Gowa diharapkan dapat berkumpul dan memperkuat kebersamaan melalui doa bersama.

Kegiatan tersebut akan digelar Jumat, 14 Agustus 2026, setelah salat Ashar di Masjid Agung Syekh Yusuf Kabupaten Gowa, dengan target 5.000 jamaah.

11/08/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Gowa

Berita Terbaru

BAZNAS Gowa Serahkan Kunci Rumah Layak Huni untuk Anto di Borongloe
BAZNAS Gowa Serahkan Kunci Rumah Layak Huni untuk Anto di Borongloe
Gowa — Senyum haru terpancar dari wajah Anto bersama istrinya, warga Borong, Desa Borongloe, Kecamatan Bontomarannu, saat menerima kunci Bantuan Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB) dari BAZNAS Kabupaten Gowa, Senin (12/1/2026). Bantuan tersebut menjadi jawaban atas musibah yang menimpanya beberapa waktu lalu, ketika rumah yang ia huni ambruk akibat kondisi bangunan yang sudah rapuh dan tidak mampu menahan terjangan angin serta hujan lebat. Peristiwa ambruknya rumah Anto sebelumnya dilaporkan pada 23 November 2025. Kejadian tersebut kemudian mendapat perhatian dari Tim Sahabat Lacak Desa Borongloe, yang dipelopori oleh Fahmi. Data hasil pendampingan di lapangan selanjutnya diteruskan dalam bentuk rekomendasi kepada Pemerintah Kabupaten Gowa dan BAZNAS Kabupaten Gowa, hingga akhirnya Anto dinyatakan layak menerima bantuan perbaikan rumah melalui program RLHB BAZNAS. Penyerahan kunci rumah dilakukan oleh Staf Amil BAZNAS Kabupaten Gowa, Syamsul Anwar dan Dzulkifli, yang diutus oleh BAZNAS Kabupaten Gowa. Dalam kesempatan tersebut, Syamsul menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan wujud nyata kepedulian BAZNAS terhadap masyarakat yang sedang berada dalam kondisi sulit. “Hari ini kami dari BAZNAS Kabupaten Gowa menyerahkan kunci Rumah Layak Huni BAZNAS kepada Bapak Anto. Rumah Bapak Anto sudah dibangunkan baru menjadi rumah layak huni. Ini adalah amanah dari para muzaki yang kami salurkan untuk membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan. Kami berharap rumah ini bisa menjadi tempat yang aman, nyaman, dan membawa ketenangan bagi keluarga,” ujar Syamsul Anwar. Ia juga menegaskan bahwa bantuan tersebut tidak lepas dari sinergi berbagai pihak, mulai dari masyarakat desa, relawan, hingga pemerintah daerah. “Kami mengapresiasi peran Tim Sahabat Lacak Desa Borongloe yang cepat melakukan pendataan, Pemerintah Kabupaten Gowa dalam hal ini Bupati Gowa. Kolaborasi seperti inilah yang membuat zakat benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tambahnya. Anto, dengan suara bergetar, menyampaikan rasa syukur dan terima kasihnya atas bantuan yang diterima. Ia mengaku tak pernah menyangka akan mendapatkan rumah yang layak setelah musibah yang menimpanya. “Terima kasih yang tak terhingga saya sampaikan kepada Pemerintah Kabupaten Gowa, Bupati Gowa Husniah Talenrang dan BAZNAS Kabupaten Gowa. Bantuan ini sangat berarti bagi kami sekeluarga. Semoga semua yang membantu dibalas kebaikannya oleh Allah SWT,” ucap Anto. Program Rumah Layak Huni BAZNAS merupakan salah satu upaya BAZNAS Kabupaten Gowa dalam meningkatkan kualitas hidup mustahik, sekaligus memastikan bahwa zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun benar-benar hadir sebagai solusi bagi masyarakat yang membutuhkan, terutama pasca-bencana dan kondisi darurat. Editor:-HG-
BERITA15/01/2026 | Humas BAZNAS Gowa
Impian Sederhana Terwujud, St. Aminah Akhirnya Miliki Etalase Jualan Kue dari Bantuan BAZNAS Gowa
Impian Sederhana Terwujud, St. Aminah Akhirnya Miliki Etalase Jualan Kue dari Bantuan BAZNAS Gowa
GOWA – Raut syukur tak mampu disembunyikan dari wajah St. Aminah (60), seorang ibu rumah tangga yang selama ini hidup sendiri dan menggantungkan penghidupan dari berjualan kue rumahan di Pekanglabbu, Kelurahan Tetebatu, Kecamatan Pallangga. Harapan lama yang ia pendam akhirnya terwujud pada Rabu, 14 Januari 2026. Pada hari itu, St. Aminah menerima bantuan modal usaha dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Gowa. Bantuan diserahkan oleh Staf Amil Baznas Gowa, Syamsul Anwar dan Dzulkifli, melalui Lurah Tetebatu, Fachri Nur, serta didampingi Sahabat Lacak Kelurahan, Salma. Bantuan tersebut diperuntukkan bagi pengembangan usaha jualan kue yang selama ini menjadi sumber utama penghidupan St. Aminah. Dari bantuan yang diterima, ia membelanjakan bahan baku pembuatan kue sekaligus membeli etalase kaca—barang yang sudah lama diidamkannya untuk memajang hasil jualan agar lebih menarik pembeli. “Alhamdulillah, saya sangat bersyukur dan berterima kasih. Sudah lama sekali saya ingin punya etalase kaca, tapi belum mampu membelinya. Dengan bantuan ini, kue-kue saya bisa tertata rapi dan terlihat lebih layak,” ungkap St. Aminah dengan senyum bahagia. Lurah Tetebatu, Fachri Nur, yang turut menyerahkan bantuan tersebut menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Gowa dan BAZNAS Gowa atas kepeduliannya terhadap warga kurang mampu di wilayahnya. “Alhamdulillah, infak dan sedekah dari seluruh ASN Pemerintah Kabupaten Gowa yang kami salurkan melalui BAZNAS Gowa benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Hari ini kita menyaksikan langsung bagaimana bantuan modal usaha ini memberi harapan baru bagi warga yang layak menerima,” ujarnya. Ia berharap bantuan tersebut tidak hanya meringankan beban ekonomi St. Aminah, tetapi juga menjadi pemantik semangat untuk terus berusaha dan mandiri secara ekonomi. Melalui program pendayagunaan zakat produktif, BAZNAS Gowa terus berupaya menghadirkan manfaat nyata bagi mustahik, khususnya pelaku usaha kecil, agar mampu bangkit dan meningkatkan taraf hidupnya secara berkelanjutan. Editor:-HG-
BERITA14/01/2026 | Humas BAZNAS Gowa
BAZNAS Gowa Salurkan Bantuan Sembako bagi Pasien TB Paru, Hadirkan Harapan di Desa Siaga TB
BAZNAS Gowa Salurkan Bantuan Sembako bagi Pasien TB Paru, Hadirkan Harapan di Desa Siaga TB
Gowa — Kepedulian sosial kembali diwujudkan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Gowa melalui penyaluran bantuan sembako kepada pasien Tuberkulosis (TB) Paru dalam rangkaian kegiatan Desa Siaga TB di Desa Bone, Kecamatan Bajeng, pada Selasa, 13/01/2026. Kegiatan ini menjadi ruang bertemunya empati, solidaritas, dan ikhtiar kemanusiaan bagi warga yang tengah berjuang melawan penyakit. Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan kunjungan kerja Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Benjamin Paulus Octavianus, yang turut dihadiri Bupati Gowa, Hj. Sitti Husniah Talenrang, serta perwakilan Baznas Kabupaten Gowa, Rudi Salam, selaku Wakil Ketua IV. Penyaluran bantuan sembako ini menjadi wujud nyata pengamalan nilai-nilai keislaman melalui zakat, infak, dan sedekah yang dikelola Baznas. Bantuan tidak hanya dimaknai sebagai pemenuhan kebutuhan pangan, tetapi juga sebagai simbol kehadiran masyarakat dan negara di tengah kelompok rentan yang kerap menghadapi keterbatasan ekonomi, stigma sosial, serta tekanan psikologis akibat penyakit yang diderita. TB Paru bukan semata persoalan medis. Penyakit ini sering kali menempatkan penderitanya pada posisi yang terpinggirkan, baik secara sosial maupun ekonomi. Melalui pendekatan berbasis komunitas dalam program Desa Siaga TB, upaya penanggulangan dilakukan secara menyeluruh menghadirkan dukungan kolektif agar penderitaan individu tidak dipikul sendirian. “Memberi sembako berarti memastikan bahwa perjuangan untuk sembuh tidak diperberat oleh rasa lapar dan kecemasan hidup,” demikian semangat yang tercermin dalam kegiatan tersebut. Setiap paket sembako yang disalurkan membawa pesan moral yang kuat: bahwa setiap kehidupan berharga dan setiap warga berhak untuk dikuatkan. Bagi para penerima, bantuan ini menjadi bahasa kasih yang tak terucap mengalirkan doa, harapan, dan perhatian dari para muzaki di seluruh Kabupaten Gowa. Di sinilah zakat berfungsi sebagai penyembuh sosial, meringankan beban jasmani sekaligus menenangkan batin mereka yang tengah berjuang. Kehadiran Baznas dalam Desa Siaga TB menegaskan bahwa upaya pengendalian TB Paru tidak cukup hanya mengandalkan obat dan layanan medis. Diperlukan sentuhan kemanusiaan, solidaritas sosial, serta nilai spiritual yang menguatkan. Desa hadir sebagai ruang aman, tempat warganya saling menopang dan memastikan tak seorang pun berjalan sendirian dalam perjuangan hidup. Melalui kegiatan ini, Baznas Kabupaten Gowa kembali menegaskan komitmennya untuk menjadikan zakat sebagai kekuatan transformasi sosial menyentuh yang sakit, menguatkan yang lemah, dan menyalakan harapan di tengah keterbatasan. Editor:-HG-
BERITA13/01/2026 | Humas BAZNAS Gowa
Bupati Gowa Turun Langsung Tangani Warga Miskin Ekstrim di Julubori, Istri Dilarikan ke RS dan Rumah Akan Diperbaiki BAZNAS Gowa
Bupati Gowa Turun Langsung Tangani Warga Miskin Ekstrim di Julubori, Istri Dilarikan ke RS dan Rumah Akan Diperbaiki BAZNAS Gowa
GOWA – Kepedulian Pemerintah Kabupaten Gowa bersama Baznas Kabupaten Gowa kembali ditunjukkan melalui kunjungan langsung Bupati Gowa, Hj. Husniah Talenrang dan Wakil Ketua II Baznas Kabupaten Gowa, Munawir, ke rumah salah satu warga miskin ekstrem di Paku, Desa Julubori, Kecamatan Pallangga, pada Sabtu (10/1/2026). Warga tersebut adalah Kade Dg Sija, yang hidup berdua bersama istrinya, Dg Sangnging, yang telah lama menderita penyakit stroke. Pasangan lanjut usia ini menempati rumah yang jauh dari kata layak huni. Dinding rumah terbuat dari gamacca yang sudah lapuk dan berlubang, lantai rumah lembab, serta kondisi dapur yang berantakan dan minim fasilitas. Di rumah sederhana itulah, Kade Dg Sija dengan penuh kesabaran merawat istrinya setiap hari. Melihat langsung kondisi tersebut, Bupati Gowa tak mampu menyembunyikan keprihatinannya. Ia langsung meminta agar Dg Sangnging segera dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Syekh Yusuf untuk mendapatkan perawatan medis yang layak. “Ini menjadi pengingat bagi kita semua bahwa masih ada saudara-saudara kita di sekitar yang sangat membutuhkan uluran tangan dan perhatian dari pemerintah. Pemerintah harus hadir, melihat langsung, dan memastikan tidak ada warga yang terabaikan,” ujar Hj. Husniah Talenrang dengan suara penuh empati. Dalam kunjungan tersebut, Bupati Gowa turut didampingi Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Gowa, Munawir, bersama dua staf amil BAZNAS, Syamsul Anwar dan Dzulkifli. BAZNAS Gowa pun langsung mengambil langkah cepat untuk membantu keluarga tersebut. Munawir menyampaikan bahwa apa yang dialami Kade Dg Sija bukan sekadar persoalan ekonomi, tetapi juga persoalan kemanusiaan yang harus ditangani bersama. “Kami di BAZNAS hadir bukan hanya membawa bantuan, tetapi juga membawa harapan. Kami ingin mereka tahu bahwa mereka tidak sendiri,” tutur Munawir Setelah dilakukan koordinasi dengan pimpinan, BAZNAS Kabupaten Gowa akan memperbaiki rumah Kade Dg Sija melalui Program Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB). Selain itu, keluarga tersebut juga akan didata untuk dimasukkan sebagai penerima bantuan paket sembako bulanan, guna meringankan beban kebutuhan sehari-hari. Kunjungan kemanusiaan ini turut dihadiri oleh Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Gowa, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian, Sekretaris Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan, Camat Pallangga, Kepala Desa Julubori, serta Tim LACAK Center Gowa. Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut menjadi wujud nyata kolaborasi lintas sektor dalam upaya menekan angka kemiskinan ekstrem di Kabupaten Gowa, sekaligus memastikan bahwa setiap warga mendapatkan hak hidup yang layak dan bermartabat. Di tengah keterbatasan yang mereka miliki, kunjungan ini menjadi secercah harapan baru bagi Kade Dg Sija dan istrinya bahwa masih ada tangan-tangan peduli yang hadir untuk menguatkan, merawat, dan mengembalikan harapan akan kehidupan yang lebih baik. Editor:-HG-
BERITA10/01/2026 | Humas BAZNAS Gowa
Bupati Gowa dan BAZNAS Gowa Tinjau Rumah Dg Joa Penerima Bantuan Rumah Layak Huni Baznas (RLHB) di Bontomanai
Bupati Gowa dan BAZNAS Gowa Tinjau Rumah Dg Joa Penerima Bantuan Rumah Layak Huni Baznas (RLHB) di Bontomanai
GOWA — Bupati Gowa, Hj. Husniah Talenrang, didampingi Wakil Ketua II Baznas Kabupaten Gowa, Munawir, melakukan kunjungan langsung ke rumah penerima bantuan Rumah Layak Huni Baznas (RLHB) atas nama Sangkala Joa di Bilasangi, Desa Bontomanai, Kecamatan Bajeng Barat, Kabupaten Gowa. (Kamis, 08/01/2026) Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi rumah Sangkala Joa telah benar-benar layak dihuni setelah mendapatkan bantuan dari Baznas Kabupaten Gowa. Selain meninjau langsung kondisi rumah, Bupati Gowa dan Baznas juga menyerahkan bantuan pangan berupa paket sembako kepada penerima manfaat. Sangkala Joa yang sehari-hari dikenal sebagai pedagang sayur keliling ini mengaku sangat terbantu dengan adanya program RLHB. Dalam kesehariannya, ia berjualan sayur dengan menggunakan sepeda dan berkeliling dari kampung ke kampung demi mencukupi kebutuhan hidupnya. Sebelum menerima bantuan, Sangkala Joa tinggal di rumah dengan kondisi memprihatinkan. Dinding rumahnya sudah lapuk bahkan terlepas, sementara atapnya rapuh sehingga rumah tersebut hanya sesekali ditempati. Selebihnya, ia terpaksa memumpang tinggal di rumah saudaranya yang berada tepat di samping rumah tersebut. Dalam kesempatan itu, Bupati Gowa Hj. Husniah Talenrang menyampaikan ucapan selamat kepada Sangkala Joa atas rumah barunya. Ia menegaskan bahwa bantuan rumah layak huni tersebut merupakan hasil dari infak dan sedekah gaji seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kabupaten Gowa yang disisihkan dan dikelola oleh Baznas Gowa, kemudian disalurkan kepada masyarakat Gowa yang berhak menerima. “Ini adalah bentuk kepedulian dan kebersamaan. Dana yang digunakan berasal dari infak dan sedekah ASN Pemkab Gowa yang dikelola Baznas untuk membantu masyarakat yang membutuhkan,” ujar Husniah. Ia juga berpesan agar rumah yang telah dibangun dapat dirawat dengan baik, serta menjaga kebersihan rumah dan lingkungan sekitar agar tetap nyaman dan sehat untuk ditinggali. Sementara itu, Sangkala Joa tak mampu menyembunyikan rasa haru dan syukurnya. Ia menyampaikan terima kasih kepada Bupati Gowa dan Baznas Kabupaten Gowa atas perhatian dan bantuan yang telah diberikan. “Alhamdulillah, terima kasih banyak kepada Ibu Bupati dan Baznas Gowa. Sekarang saya sudah punya rumah yang layak untuk ditempati,” ucapnya penuh rasa syukur. Tidak hanya itu, Dg Joa juga memberikan Rebun untuk bahan sayur kepada Bupati Gowa sebagai bentuk rasa syukurnya yang diterima oleh Bupati Gowa dengan senyum haru. Program Rumah Layak Huni Baznas ini menjadi salah satu bentuk nyata kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Gowa dan Baznas dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya bagi warga kurang mampu. Editor:-HG-
BERITA08/01/2026 | Humas BAZNAS Gowa
Senyum Kebahagiaan Bapak Parawansyah atas Bantuan Kursi Roda dari BAZNAS Gowa
Senyum Kebahagiaan Bapak Parawansyah atas Bantuan Kursi Roda dari BAZNAS Gowa
GOWA — Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Gowa kembali menunjukkan komitmennya dalam membantu masyarakat yang membutuhkan. Kali ini, Baznas Gowa menyerahkan bantuan berupa kursi roda kepada Parawansyah Dg Tarra, warga Bontomate’ne, Desa Gentungang, Kecamatan Bajeng Barat, Selasa (6/1/2026). Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Staf Amil Baznas Kabupaten Gowa, Syamsul Anwar dan Dzulkifli, yang diutus khusus oleh Baznas Gowa. Penyerahan bantuan turut disaksikan Sekretaris Desa Gentungang, Rasul Makka, serta Pendamping BKKBN, Jumriani. Bantuan diterima oleh Parawansyah Dg Tarra bersama anaknya, Agussalim, di kediaman mereka. Parawansyah diketahui telah tiga tahun terakhir mengalami kelumpuhan akibat penyakit stroke yang dideritanya. Kondisi tersebut membuat aktivitas sehari-hari Parawansyah sangat terbatas dan membutuhkan alat bantu mobilitas. Agussalim, anak Parawansyah, menyampaikan rasa syukur dan terima kasihnya atas bantuan kursi roda yang diberikan Baznas Gowa. Menurutnya, kursi roda tersebut sudah lama diinginkan oleh sang ayah untuk membantu pergerakannya di rumah. “Kami sekeluarga sangat berterima kasih kepada Baznas Gowa. Kursi roda ini memang sudah lama diharapkan oleh bapak, dan sangat membantu beliau dalam beraktivitas,” ujar Agussalim. Bantuan ini merupakan tindak lanjut dari proses pendataan yang dilakukan oleh Pendamping Rehabilitasi Sosial (PRS) Dinas Sosial Kabupaten Gowa, Hasrul M. Setelah dilakukan asesmen, Dinas Sosial kemudian merekomendasikan Parawansyah kepada Baznas Gowa untuk mendapatkan intervensi bantuan sesuai kebutuhan. Sekretaris Desa Gentungang, Rasul Makka, turut menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas perhatian yang diberikan kepada warganya. Ia menyebut bantuan tersebut sangat berarti bagi masyarakat kurang mampu di wilayahnya. “Kami mengucapkan terima kasih kepada Baznas Kabupaten Gowa, Bupati dan Wakil Bupati Gowa, serta para muzakki, khususnya ASN yang telah menyisihkan sebagian pendapatannya untuk diinfakkan ke Baznas. Dana tersebut sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat yang membutuhkan,” ungkap Rasul Makka. Melalui program pendistribusian zakat, infak, dan sedekah ini, Baznas Kabupaten Gowa terus berupaya hadir di tengah masyarakat, memastikan bantuan tepat sasaran dan mampu meringankan beban mustahik, khususnya mereka yang mengalami keterbatasan fisik dan ekonomi. Editor:-HG-
BERITA06/01/2026 | Humas BAZNAS Gowa
Kebahagiaan Nenek Nurung di Akhir Tahun, Tongkat Kaki Tiga dari BAZNAS Gowa Jadi Penopang Harapan Hidup
Kebahagiaan Nenek Nurung di Akhir Tahun, Tongkat Kaki Tiga dari BAZNAS Gowa Jadi Penopang Harapan Hidup
GOWA – Di sebuah rumah sederhana di Desa Gentungang, Kecamatan Bajeng Barat, wajah haru terpancar dari Nenek Nurung saat menerima bantuan alat bantu jalan berupa tongkat kaki tiga dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Gowa. Bantuan tersebut diserahkan pada Selasa, 30 Desember 2025, sebagai bentuk kepedulian terhadap warga lanjut usia yang hidup dalam keterbatasan. Bantuan diserahkan langsung oleh Rifyal Sabir dan Dzulkifli, Staf Amil yang diutus oleh Baznas Kabupaten Gowa bersama Pendamping Rehabilitas Sosial Dinas Sosial Pemerintah Kabupaten Gowa, Kasmawati. Nenek Nurung merupakan warga miskin lanjut usia yang mengalami gangguan penglihatan sehingga kesulitan beraktivitas sehari-hari. Selama ini, ia hanya mengandalkan potongan kayu biasa sebagai penyangga untuk berjalan, meski kondisinya tidak lagi aman bagi usianya. Kondisi Nenek Nurung pertama kali terdata oleh Pendamping Rehabilitasi Sosial dari Dinas Sosial Kabupaten Gowa. Melihat keterbatasan fisik dan ekonomi yang dialami, pendamping kemudian merekomendasikan agar Nenek Nurung mendapatkan bantuan alat bantu jalan dari Baznas Kabupaten Gowa melalui Dinas Sosial. Tak hanya memberikan tongkat kaki tiga, Baznas Gowa juga menyalurkan bantuan paket sembako untuk membantu memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban hidup Nenek Nurung, khususnya di penghujung tahun. Nenek Nurung diketahui tinggal bersama puteranya yang juga mengalami disabilitas akibat kecelakaan kerja. Sang anak pun menggunakan alat bantu jalan untuk beraktivitas, sehingga kondisi keluarga tersebut tergolong sangat rentan secara sosial dan ekonomi. Penyerahan bantuan berlangsung sederhana namun penuh makna. Kehadiran Baznas Gowa menjadi secercah harapan bagi Nenek Nurung dan keluarganya, sekaligus wujud nyata pemanfaatan dana zakat untuk membantu masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Melalui program bantuan sosial ini, Baznas Kabupaten Gowa terus berkomitmen hadir di tengah masyarakat, khususnya bagi lansia dan penyandang disabilitas, agar dapat menjalani kehidupan dengan lebih layak dan bermartabat. Editor:-HG-
BERITA31/12/2025 | Humas BAZNAS Gowa
Penghujung Tahun Penuh Makna, Ibu Murniati Terima Kursi Roda dari BAZNAS Gowa
Penghujung Tahun Penuh Makna, Ibu Murniati Terima Kursi Roda dari BAZNAS Gowa
Gowa — Menutup akhir tahun 2025 dengan penuh kepedulian, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Gowa menyalurkan bantuan kursi roda kepada Ibu Murniati, warga Desa Tinggimae, Kecamatan Barombong. Penyerahan bantuan dilakukan pada Selasa, 30 Desember 2025, di rumah keluarga tempat Ibu Murniati menumpang. Bantuan diserahkan langsung oleh Dzulkifli dan Rifyal Sabir, Staf Amil yang diutus oleh Baznas Kabupaten Gowa bersama Pendamping Rehabilitas Sosial dari Dinas Sosial Pemerintah Kabupaten Gowa, Salawati, Riswandi dan Ismail. Ibu Murniati merupakan penyandang disabilitas yang mengalami cacat tubuh setelah satu kakinya harus diamputasi akibat penyakit yang dideritanya. Kondisi tersebut membuat aktivitas sehari-harinya menjadi terbatas dan membutuhkan alat bantu mobilitas. Bantuan kursi roda ini diberikan setelah Ibu Murniati didata oleh Salawati, Pendamping Rehabilitasi Sosial dari Dinas Sosial Kabupaten Gowa. Melalui pendamping tersebut, kondisi dan kebutuhan Ibu Murniati kemudian direkomendasikan kepada Baznas Kabupaten Gowa untuk mendapatkan bantuan yang sesuai. Sinergi antara Pemerintah Kabupaten Gowa dan Baznas Kabupaten Gowa ini menjadi wujud nyata perhatian pemerintah dan lembaga pengelola zakat terhadap warga yang membutuhkan, khususnya penyandang disabilitas dan masyarakat kurang mampu. Rasa bahagia dan haru pun dirasakan Ibu Murniati saat menerima bantuan tersebut. Ia mengaku telah lama menginginkan kursi roda untuk memudahkan dirinya beraktivitas, terutama di lingkungan tempat tinggalnya. “Alhamdulillah, saya sangat senang. Sudah lama saya berharap punya kursi roda, sekarang akhirnya terwujud. Terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu, Baznas Gowa, Ibu Bupati” ungkap Ibu Murniati. Baznas Kabupaten Gowa berharap bantuan ini dapat membantu meningkatkan kemandirian dan kualitas hidup Ibu Murniati. Penyaluran bantuan sosial ini juga menjadi bagian dari komitmen Baznas dalam mengelola dana zakat, infak, dan sedekah agar tepat sasaran serta memberi manfaat nyata bagi masyarakat. Editor:-HG-
BERITA31/12/2025 | Humas BAZNAS Gowa
Terima Bantuan Z Mart dari BAZNAS Gowa, Riskayanti Warga Bontobiraeng Selatan Akhirnya Bisa Punya Mesin Pres Gelas Minuman
Terima Bantuan Z Mart dari BAZNAS Gowa, Riskayanti Warga Bontobiraeng Selatan Akhirnya Bisa Punya Mesin Pres Gelas Minuman
Gowa – Raut bahagia tak bisa disembunyikan dari wajah Riskayanti saat menerima bantuan Program Z Mart dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Gowa. Bantuan tersebut diserahkan oleh Staf Amil yang diutus oleh Baznas Gowa, Syamsul Anwar dan Dzulkifli, pada Rabu, 24 Desember 2025, langsung di warung milik Riskayanti di Kacci-kacci, Desa Bontobiraeng Selatan, Kecamatan Bontonompo, dengan didampingi Kepala Dusun Kacci-kacci, Syahrir dan Staf Desa setempat, Dewi Astuti. Bantuan yang diterima Riskayanti langsung dibelanjakan barang campuran untuk warungnya dan mesin pres gelas minuman sekaligus untuk jualan minuman aneka jus. Bantuan itu menjadi jawaban atas kebutuhan usaha kecil yang telah lama ia jalani. Selama ini, Riskayanti hanya mengandalkan peralatan seadanya untuk mengemas minuman jualannya, sehingga produksi dan pemasaran berjalan terbatas. Dengan suara bergetar menahan haru, Riskayanti mengungkapkan rasa syukurnya atas bantuan yang diterima. “Saya benar-benar tidak menyangka bisa mendapatkan bantuan seperti ini. Mesin ini sudah lama saya impikan, tapi belum mampu untuk membeli sendiri. Terima kasih Baznas Gowa, bantuan ini memberi saya harapan baru untuk usaha dan masa depan keluarga,” ujar Riskayanti. Program Z Mart merupakan salah satu program unggulan BAZNAS Gowa yang berfokus pada pemberdayaan ekonomi mustahik melalui penguatan usaha mikro. Bantuan diberikan sebagai sarana usaha yang dibutuhkan langsung oleh penerima, agar usaha yang dijalankan bisa berkembang dan berkelanjutan. Perwakilan BAZNAS Gowa menyampaikan bahwa bantuan tersebut diharapkan dapat meningkatkan produktivitas usaha Riskayanti, sekaligus mendorong kemandirian ekonomi masyarakat di tingkat desa. “Kami berharap bantuan ini tidak hanya meringankan, tetapi benar-benar menjadi penggerak usaha. Semoga Ibu Riskayanti bisa terus berkembang dan kelak menjadi contoh pelaku usaha mandiri di lingkungannya,” ungkap perwakilan BAZNAS Gowa. Kini, dengan mesin pres gelas minuman yang baru, Riskayanti optimistis dapat meningkatkan kualitas kemasan, menambah jumlah produksi, dan menjangkau lebih banyak pembeli. Bantuan tersebut bukan sekadar alat, tetapi juga simbol kepercayaan dan harapan agar usaha kecil bisa tumbuh dan memberi manfaat yang lebih luas. Riskayanti menyampaikan terima kasih kepada BAZNAS Gowa dan para Muzakki, terkhusus kepada Bupati Gowa, seluruh ASN Pemerintah Kabupaten Gowa yang menyisihkan penghasilannya untuk diinfakkan yang akhirnya kini bisa bermanfaat bagi masyarakat kecil seperti dirinya. Editor: -HG-
BERITA26/12/2025 | Humas BAZNAS Gowa
BAZNAS Gowa Serahkan Bantuan Modal Usaha kepada Dedi Wijaya, Warga Disabilitas di Kecamatan Tinggimoncong
BAZNAS Gowa Serahkan Bantuan Modal Usaha kepada Dedi Wijaya, Warga Disabilitas di Kecamatan Tinggimoncong
Gowa — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Gowa kembali menunjukkan komitmennya dalam pemberdayaan masyarakat rentan. Kali ini, Baznas Gowa menyalurkan bantuan modal usaha kepada Dedi Wijaya, seorang warga penyandang disabilitas yang bermukim di Jl. A Mappatangka Kelurahan Malino Kecamatan Tinggimoncong, Kabupaten Gowa pada Sabtu, 20 Desember 2025. Bantuan tersebut diserahkan sebagai bagian dari program pemberdayaan ekonomi Baznas Gowa yang menyasar mustahik produktif, khususnya penyandang disabilitas yang memiliki semangat dan potensi untuk mandiri secara ekonomi. Penyerahan bantuan berlangsung secara sederhana namun penuh makna, disaksikan oleh perwakilan Baznas, aparat setempat, serta keluarga penerima manfaat. Bantuan diserahkan langsung melalui Camat Tinggimoncong, Andi Aso Mannuntungi Ambarala didampingi Lurah Malino, Ni'ma Faradillah bersama Tim Lacak Kecamatan, Kurnia Hatta dan Tim Lacak Desa, Nasrullah. Bantuan diserahkan kepada bpk Dedi Wijaya, dengan usaha Urut Refleksi. Dana bantuan untuk pembelian beberapa jenis minyak urut dan pencetakan banner pemasaran. Dedi Wijaya selama ini dikenal sebagai sosok pekerja keras yang berupaya mencukupi kebutuhan hidupnya meski dengan keterbatasan fisik. Melalui bantuan modal usaha ini, Dedi berencana mengembangkan usaha kecil yang telah dirintisnya agar dapat berjalan lebih stabil dan berkelanjutan. “Bantuan ini bukan hanya soal materi, tetapi juga bentuk perhatian dan dukungan moral bagi kami penyandang disabilitas agar tetap percaya diri dan mandiri,” ujar Dedi dengan haru. Pihak Baznas Gowa, Syamsul Anwar dan Dzulkifli, Staf Amil yang diutus oleh Baznas Kabupaten Gowa menyalurkan bantuan ini menjelaskan bahwa program bantuan modal usaha ini bertujuan untuk mendorong kemandirian ekonomi mustahik, sehingga mereka tidak terus bergantung pada bantuan konsumtif. Dengan pendekatan berbasis kebutuhan dan potensi penerima, Baznas berharap bantuan yang diberikan dapat benar-benar berdampak jangka panjang. “Kami ingin zakat yang dikelola Baznas dapat memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan. Saudara Dedi adalah contoh bahwa keterbatasan fisik bukan penghalang untuk berusaha dan berdaya,” ujar perwakilan Baznas Gowa. Selain penyaluran bantuan, Baznas Gowa juga berkomitmen melakukan pendampingan dan pemantauan terhadap usaha penerima manfaat, guna memastikan bantuan yang diberikan dapat berkembang sesuai tujuan program. Langkah ini sejalan dengan visi Baznas Gowa dalam membangun masyarakat yang inklusif, berkeadilan, dan berdaya secara ekonomi. Diharapkan, bantuan tersebut tidak hanya membantu Dedi Wijaya secara pribadi, tetapi juga menginspirasi masyarakat luas untuk terus menumbuhkan kepedulian dan solidaritas sosial. Editor:-HG-
BERITA21/12/2025 | Humas BAZNAS Gowa
BAZNAS Gowa Terima Donasi Kemanusiaan untuk Penyintas Bencana Sumatera dari PPTQ Al-Imam Ashim.
BAZNAS Gowa Terima Donasi Kemanusiaan untuk Penyintas Bencana Sumatera dari PPTQ Al-Imam Ashim.
GOWA – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Gowa menerima donasi bantuan kemanusiaan berupa uang tunai dari Pondok Pesantren Tahfidz Qur’an (PPTQ) Al-Imam Ashim Kampus IV Puteri. Bantuan tersebut diperuntukkan bagi para penyintas bencana alam di sejumlah wilayah Sumatera. Penyerahan donasi dilaksanakan pada Ahad, 21 Desember 2025, bertempat di Masjid Kampus IV PPTQ Al-Imam Ashim, Mawang. Bantuan diserahkan langsung oleh pimpinan pondok pesantren, KH Syam Amir Yunus, dan diterima oleh Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Gowa, Munawir, disaksikan oleh jajaran pengurus pesantren dan santriwati serta para orang tua wali. KH Syam Amir Yunus menyampaikan bahwa penggalangan donasi ini merupakan bagian dari pendidikan karakter dan kepedulian sosial yang ditanamkan kepada para santri. “Kami ingin menanamkan kepada para santriwati bahwa menghafal Al-Qur’an harus sejalan dengan kepekaan sosial. Bantuan ini mungkin tidak seberapa, namun kami berharap dapat menjadi penguat dan penyemangat bagi saudara-saudara kita di Sumatera yang sedang tertimpa musibah,” ujarnya. Sementara itu, Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Gowa, Munawir, mengapresiasi inisiatif dan kepedulian dari lingkungan pesantren yang dinilainya sebagai contoh nyata sinergi dakwah dan kemanusiaan. “Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan PPTQ Al-Imam Ashim kepada BAZNAS Kabupaten Gowa. Donasi ini akan segera kami salurkan melalui program kemanusiaan BAZNAS agar tepat sasaran dan dapat meringankan beban para penyintas bencana,” kata Munawir. Ia menambahkan, peran lembaga pendidikan keagamaan sangat strategis dalam membangun kesadaran berbagi dan solidaritas sejak dini, terutama dalam situasi darurat kebencanaan. Kegiatan ini berlangsung dengan khidmat dan penuh rasa empati, mencerminkan semangat gotong royong serta nilai kemanusiaan yang terus hidup di tengah masyarakat. BAZNAS Kabupaten Gowa pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus berpartisipasi dalam membantu sesama, khususnya bagi mereka yang terdampak bencana alam. Editor: -HG-
BERITA21/12/2025 | Humas BAZNAS Gowa
Bupati Gowa Bersama BAZNAS Akan Bangunkan Rumah Layak Huni untuk Ibu Salma, KME Warga Tinggimoncong
Bupati Gowa Bersama BAZNAS Akan Bangunkan Rumah Layak Huni untuk Ibu Salma, KME Warga Tinggimoncong
GOWA – Kepedulian terhadap warga miskin ekstrem kembali ditunjukkan Pemerintah Kabupaten Gowa. Bupati Gowa Hj. Husniah Talenrang bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Gowa memastikan akan membangunkan Rumah Layak Huni Baznas (RLHB) bagi Ibu Salma, warga Jl. Colleng, Kelurahan Malino, Kecamatan Tinggimoncong. Kunjungan tersebut dilakukan pada Sabtu, 20 Desember 2025, sebagai bentuk perhatian langsung pemerintah daerah terhadap kondisi masyarakat yang masih hidup dalam keterbatasan. Ibu Salma diketahui masuk dalam kategori Keluarga Miskin Ekstrem (KME). Sejak rumahnya terimbas musibah longsor beberapa tahun lalu, ia terpaksa tinggal di rumah sementara berdinding seng bersama putra semata wayangnya, dengan harapan kelak akan memperbaiki rumahnya dari penghasilannya sebagai petugas tim kebersihan kelurahan. “Kondisi rumah ini dibangunkan warga di sini secara swadaya. Saya berusaha mengumpulkan dana untuk membangun rumah kembali, tapi sampai sekarang belum mampu,” ungkap Ibu Salma dengan suara lirih. Bupati Gowa Hj. Husniah Talenrang mengatakan, kehadirannya di lokasi untuk memastikan langsung kondisi tempat tinggal Ibu Salma sekaligus memberikan solusi nyata. “Saya datang untuk melihat langsung kondisi rumah Bu Salma. Insyaallah, pemerintah daerah bersama Baznas Gowa akan membangunkan rumah layak huni agar beliau dan anaknya bisa tinggal dengan aman dan nyaman,” ujar Bupati Gowa. Sementara itu, pihak BAZNAS Kabupaten Gowa yang turut hadir di lokasi, Syamsul Anwar dan Dzulkifli, Staf Amil Baznas Gowa, menjelaskan bahwa proses administrasi bantuan telah berjalan. “Data pengajuan permohonan bantuan dari Bu Salma sudah masuk ke Baznas. Data tersebut disampaikan oleh Tim Lacak Center Gowa melalui Dinas Sosial. Insyaallah, pembangunan rumah akan mulai dikerjakan pada akhir tahun ini,” jelasnya. Program Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB) merupakan wujud pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah yang disalurkan secara tepat sasaran kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan, khususnya warga miskin ekstrem dan korban bencana. Pemerintah Kabupaten Gowa berharap, kolaborasi bersama Baznas ini tidak hanya menghadirkan bangunan fisik, tetapi juga mengembalikan harapan dan martabat masyarakat, sekaligus mempercepat upaya pengentasan kemiskinan ekstrem di wilayah Kabupaten Gowa. Editor: -HG-
BERITA21/12/2025 | Humas BAZNAS Gowa
BAZNAS Gowa Serahkan Bantuan Tongkat Alat Bantu Jalan kepada Warga Kurang Mampu Di Dua Lokasi Kecamatan
BAZNAS Gowa Serahkan Bantuan Tongkat Alat Bantu Jalan kepada Warga Kurang Mampu Di Dua Lokasi Kecamatan
Gowa – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Gowa kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap warga yang membutuhkan dengan menyalurkan bantuan alat bantu jalan berupa tongkat kepada dua penerima manfaat, Kamis, 18 Desember 2025. Bantuan pertama diserahkan langsung kepada Ibu Mari Dg Rawang, warga Jalan Dahlia, Kelurahan Batangkaluku, Kecamatan Somba Opu. Penyerahan dilakukan oleh Staf Amil BAZNAS Kabupaten Gowa, yakni Bapak Dzulkifli dan Bapak Rifyal Sabir, yang diutus secara khusus untuk memastikan bantuan diterima langsung oleh penerima manfaat. Tongkat alat bantu jalan tersebut diharapkan dapat membantu Ibu Mari dalam menjalani aktivitas sehari-hari, sekaligus meningkatkan rasa aman dan kemandirian dalam beraktivitas. Dengan penuh haru, Ibu Mari menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian serta bantuan yang diberikan oleh BAZNAS Kabupaten Gowa. Sementara itu, bantuan serupa juga disalurkan kepada Ibu Halijah, istri dari Bapak Hamzah, yang berdomisili di Binabbasa, Desa Tanabangka, Kecamatan Bajeng Barat. Penyerahan bantuan dilakukan melalui Pemerintah setempat, yakni oleh Pj Kepala Desa Tanabangka yang juga Sekcam Bajeng Barat, Bapak Mukhtar Ninra, didampingi Ketua BPD Desa Tanabangka, Babinsa Desa Tanabangka, serta Kepala Dusun Binabbasa, bersama Staf Amil utusan BAZNAS Kabupaten Gowa. Selain bantuan tongkat, disertakan pula Bantuan Paket Sembako kepada masing-masing penerima yang dikunjungi. Pihak BAZNAS Kabupaten Gowa menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bagian dari program pendayagunaan zakat untuk membantu masyarakat yang mengalami keterbatasan fisik, agar tetap dapat menjalani kehidupan sehari-hari dengan lebih layak dan bermartabat. Melalui bantuan tongkat alat bantu jalan ini, BAZNAS Kabupaten Gowa berharap dapat menghadirkan manfaat nyata bagi penerima, sekaligus memperkuat nilai kepedulian sosial dan semangat gotong royong di tengah masyarakat. Editor: -HG-
BERITA18/12/2025 | Humas BAZNAS Gowa
BAZNAS RI Kembali Raih Predikat Lembaga Publik Informatif KIP 2025
BAZNAS RI Kembali Raih Predikat Lembaga Publik Informatif KIP 2025
Jakarta - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI kembali dinobatkan sebagai lembaga publik informatif kategori lembaga non struktural, menempati peringkat kedua dengan nilai 97,70 dalam Anugerah Keterbukaan Informasi Publik tahun 2025, yang diselenggarakan Komisi Informasi Pusat (KIP). Penghargaan tersebut diterima langsung Pimpinan BAZNAS RI Bidang SDM, Keuangan, dan Hukum Kolonel CAJ (Purn) Drs. Nur Chamdani, dalam acara Anugerah Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2025, di Jakarta, Senin (15/12/2025). Predikat Lembaga Non Struktural (LNS) “Informatif” mengulangi capaian sebelumnya. Pada 2024, BAZNAS mencatatkan nilai 97,38, sementara pada 2023 memperoleh nilai 94,21, menunjukkan tren peningkatan kualitas tata kelola informasi publik secara berkelanjutan. Nur Chamdani menyampaikan rasa syukur dan mengapresiasi kerja kolektif seluruh amil dan amilat BAZNAS yang selama ini berkomitmen menjaga keterbukaan informasi kepada masyarakat. “Alhamdulillah, ini adalah kali ketiga BAZNAS meraih penghargaan ini dengan predikat Informatif dan menjadi peringkat terbaik yang pernah dicapai BAZNAS. Semoga capaian ini dapat semakin meningkatkan kepercayaan masyarakat, sehingga kita bisa bersama-sama menjangkau lebih luas lagi para mustahik untuk dibantu,” ujar Nur Chamdani. Ia menjelaskan, capaian tersebut mencerminkan kemajuan signifikan BAZNAS dalam tata kelola informasi publik. Dari sebelumnya berstatus Menuju Informatif, BAZNAS kini berhasil meraih predikat tertinggi Informatif dalam beberapa tahun terakhir. "Ini merupakan lompatan besar yang harus kita jaga dan tingkatkan,” kata Nur Chamdani. Lebih lanjut, Nur Chamdani menegaskan, penghargaan ini menjadi bukti nyata komitmen BAZNAS dalam menjalankan amanat Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik. “Penghargaan ini menunjukkan bahwa BAZNAS secara konsisten terus berupaya membangun kepercayaan publik dengan menerapkan prinsip transparansi dan akuntabilitas dalam seluruh aspek pelayanan informasi,” ujarnya. Ia menekankan, transparansi merupakan prinsip yang tidak dapat dipisahkan dari BAZNAS dalam mengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS), serta dana sosial keagamaan lainnya yang dihimpun dari masyarakat. “Dana zakat, infak, dan sedekah yang dititipkan oleh para muzaki adalah amanah besar. Oleh karena itu, dana tersebut harus dikelola secara akuntabel, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan agar penyalurannya tepat sasaran, memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan mustahik di seluruh Indonesia, serta menjaga kepercayaan publik terhadap BAZNAS,” kata Nur Chamdani. Ke depan, Nur Chamdani menyampaikan, BAZNAS berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan informasi publik, baik melalui penguatan sistem digital, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, maupun penyempurnaan standar layanan informasi. “Kepercayaan masyarakat sangat penting bagi BAZNAS. Dengan adanya penghargaan ini, kami berharap kepercayaan tersebut terus terjaga dan semakin menguat, sehingga pengelolaan ZIS dapat berjalan lebih optimal dan memberi manfaat yang semakin luas bagi para mustahik,” ujarnya. Anugerah Keterbukaan Informasi Publik yang diselenggarakan oleh Komisi Informasi Pusat merupakan ajang apresiasi bagi badan publik yang secara konsisten menerapkan prinsip transparansi dan akuntabilitas dalam pelayanan informasi kepada masyarakat. Editor: -Humas BAZNAS RI-
BERITA16/12/2025 | Humas BAZNAS Gowa
Bupati Gowa Tinjau Progres Pembangunan Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB) di Pattallassang
Bupati Gowa Tinjau Progres Pembangunan Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB) di Pattallassang
PATTALLASSANG-GOWA. Bupati Gowa Hj. Husniah Talenrang meninjau langsung progres pembangunan Bantuan Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB) di Timbuseng, Kecamatan Pattallassang, Selasa (09/12). Kunjungan ini menjadi bentuk kehadiran pemerintah dalam memastikan proses pembangunan rumah bantuan bagi warga kurang mampu berjalan tepat sasaran dan sesuai harapan. Bupati Gowa didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa Andy Azis, Pimpinan Baznas Kabupaten Gowa, Munawir dan Muis Fadli (Wakil Ketua II dan Wakil Ketua III), Kaharuddin Muji dari Lacak Center Gowa, serta jajaran Pemerintah Kecamatan Pattallassang. Dalam agenda tersebut, rombongan meninjau rumah milik Teko Bt Baco, salah satu penerima bantuan RLHB. Program RLHB Baznas di Pattallassang sendiri mencakup tiga unit rumah, masing-masing untuk Teko Bt Baco di Timbuseng, serta Nurhalima dan Hafsah Dg Ngona di Dusun Pattiro. Namun, pada kunjungan kali ini, Bupati Gowa baru dapat mendatangi satu lokasi pembangunan. Di hadapan warga setempat, Bupati Gowa menegaskan pentingnya keterlibatan pemerintah dalam memastikan kehidupan masyarakat miskin semakin layak. “Inilah pentingnya pemerintah hadir. Insya Allah bantuan bedah rumah (RLHB) melalui Baznas ini akan bermanfaat. Pesan saya, setelah diperbaiki, jaga kebersihan dan buang barang yang sudah tidak layak agar kelihatan bersih dan rapi,” ujarnya. Ia juga menekankan bahwa program ini merupakan hasil partisipasi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang rutin menyalurkan Zakat, Infak, dan Sedekah melalui Baznas. “Semua bantuan ini hasil infak atau sedekah ASN melalui Baznas yang disalurkan kepada keluarga yang membutuhkan atau amanah Muzakki untuk Mustahik" Ujar Bupati Wanita pertama di Kabupaten Gowa ini. Wakil Ketua III Baznas Gowa, Muis Fadli, turut menegaskan bahwa bantuan RLHB adalah amanah dari masyarakat yang harus dijaga dan disalurkan tepat sasaran. “Setiap bantuan yang disalurkan Baznas Gowa kepada mustahik tidak lepas dari peran seluruh muzaki yang secara rutin menyalurkan zakat dan infaknya melalui Baznas Gowa. Ini menjadi amanah bagi kami untuk disalurkan kepada masyarakat yang berhak menerima,” pungkasnya. Bantuan RLHB diharapkan mampu memberikan kehidupan yang lebih layak bagi para penerima, terutama mereka yang selama ini tinggal di rumah tidak layak huni. Kehadiran pemerintah daerah, Lacak dan Baznas menjadi angin segar bagi masyarakat Timbuseng dan Dusun Pattiro yang menantikan hunian aman dan nyaman. Dengan terus berlangsungnya pembangunan di tiga titik tersebut, warga berharap proses dapat rampung tepat waktu sehingga manfaatnya segera dirasakan. Editor: -HG-
BERITA09/12/2025 | Humas BAZNAS Gowa
Mesin Parut Kelapa Buat Pak Syamsul, Melanjutkan Usaha Berkat Bantuan BAZNAS Gowa
Mesin Parut Kelapa Buat Pak Syamsul, Melanjutkan Usaha Berkat Bantuan BAZNAS Gowa
Gowa — Hari Selasa, 2 Desember 2025 menjadi hari yang tak terlupakan bagi Syamsul, warga Jl. Dato Panggentungan, Kelurahan Tamarunang, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa. Setelah usahanya terhenti karena kekurangan modal dan tidak memiliki mesin parut kelapa sendiri, Syamsul akhirnya bisa bernafas lega. Ia menerima Bantuan Usaha Mikro dari Program Gowa Makmur yang digulirkan oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Gowa. Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh dua Staf Amil Baznas Gowa, Dzulkifli dan Rifyal Sabir, yang diutus oleh Wakil Ketua II Baznas Gowa, Munawir. Penyerahan dilakukan di rumah Syamsul di Kelurahan Tamarunang. Pada hari yang sama, bantuan itu langsung dibelanjakan untuk membeli mesin parut kelapa dan sejumlah bahan kebutuhan dapur yang kini dijual kembali di warung kecil di halaman rumahnya. Bagi Syamsul, ini bukan sekadar bantuan usaha, tetapi harapan baru untuk kelangsungan ekonomi keluarganya. “Terima kasih kepada Baznas Gowa telah memberikan bantuan modal usaha kepada kami. Usaha kami sempat mandek karena kekurangan modal dan mesin parut kelapa hanya pinjam. Alhamdulillah sekarang kami bisa melanjutkan usaha. Sudah punya mesin parut. Saya juga menyampaikan terima kasih kepada Bupati Gowa dan Tim Lacak Center,” ujarnya dengan senyum bahagia. Sementara itu, Wakil Ketua II Baznas Gowa, Munawir, menegaskan bahwa bantuan ini merupakan hasil gotong royong seluruh Muzakki yang mempercayakan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) melalui Baznas. “Bantuan ini tidak terlepas dari peran Muzakki. Zakat, Infak, dan Sedekah yang dikumpulkan dari seluruh elemen masyarakat—baik individu, korporasi, ASN Pemerintah Kabupaten Gowa maupun ASN Kementerian Agama Kabupaten Gowa—adalah bentuk kepedulian bersama. Baznas hadir sebagai jembatan yang mentransformasikan itu untuk masyarakat yang membutuhkan,” jelasnya. Program Gowa Makmur merupakan salah satu program pemberdayaan ekonomi Baznas Gowa yang menyasar pelaku usaha mikro agar dapat kembali produktif dan mandiri. Melalui bantuan ini, Syamsul kini dapat kembali membuka layanan parut kelapa dan menjual kebutuhan dapur bagi warga sekitar. Langkah kecil ini membawa perubahan besar bagi keluarganya, sekaligus mempertegas peran ZIS sebagai instrumen pemberdayaan yang nyata bagi masyarakat di Kabupaten Gowa. Editor: -HG-
BERITA08/12/2025 | Humas BAZNAS Gowa
BAZNAS Sediakan Layanan Kesehatan Gratis untuk Penyintas Bencana di Tapanuli Tengah
BAZNAS Sediakan Layanan Kesehatan Gratis untuk Penyintas Bencana di Tapanuli Tengah
BAZNAS Kabupaten Tapanuli Tengah menyediakan Pos Layanan Kesehatan BAZNAS untuk warga terdampak bencana banjir bandang dan tanah longsor. "Kami melayani masyarakat terdampak banjir dan longsor. mereka banyak yang sakit setelah bencana usai. Kami mendatangkan dokter, perawat dan obat-obatan dari Medan," ujar Ketua BAZNAS Tap. Teng, Syahfari Hasibuan kepada media, di Pos Layanan Kesehatan BAZNAS, Kel.Sibuluan Terpadu, Kecamatan Pandan, Tapteng, Sabtu (6/12/2025). Dia menjelaskan, layanan kesehatan BAZNAS Tapteng berdekatan dengan Dapur Umum yg di buat oleh Baznas Tapanuli Tengah, sedangkan biaya tanggulangi bekerja sama Baznas Tapanuli Tengah dan Baznas RI dan dapur air. "Ini agar pelayanan terhadap penyintas bencana lebih maksimal. Untuk melengkapi, kami membuka Pos Layanan Kesehatan BAZNAS Tapanuli Tengah di Kelurahan Sibuluan Terpadu, Kecamatan Pandan, Kabupaten Tapteng," kata dia. Syahfari mengapresiasi peran Lurah Sibuluan Terpadu, Ibu Sianturi, yang melakukan sosialisasi pada warga termasuk menyampailan pengumuman menggunakan pengeras suara. Sehingga banyak masyarakat korban bencana datang untuk mengecek kesehatan mereka. Dia memaparkan, empat orang tim kesehatan dikoordinasi oleh dr. Rizky Harahap. Ini merupakan bagian dari Tim Kesehatan BAZNAS Provinsi Sumut. "Pelayanan medis berlangsung dari jam.9.00 WIB.- 12.00 wib Pelaksanaan akan berlangsung lima hari," tutur Syahfari. Syahfari masih mengupayakan biaya tambahan dari Baznad Ri agar Tim pelayanan kesehatan waktu nya di tambah 13.00 wib s/d 16.00 wib, Karena tim dr. Rikky Harahap hanya pagi. Sementara itu, salah satu warga terdampak bencana bernama Torang Limbong, mengaku mengalami masalah kesehatan akibat banjir. Sehingga ia merasa semua badan sakit, dan seusai pemeriksaan medis, ia dinyatakan mengalami tensi tinggi akibat stres sebagai pengaruh musibah yang menimpa. "Kaki saya merah kebiruan dan bengkak karena terjatuh ketika menyelamatkan diri saat banjir saat menerjang," ujar warga yang rumahnya yang terletak di Sibuluan, Tapteng ini. "Terima kasih kita dibantu BAZNAS untuk layanan kesehatan gratis," kata dia Syahfari menambahkan, layanan kesehatan menjadi kebutuhan mendesak setelah banjir melanda beberapa Sumut. Kondisi pascabanjir sering memicu peningkatan berbagai penyakit. “Kami berupaya warga terdampak banjir mendapatkan layanan kesehatan yang cepat dan tepat. Banyak masyarakat mengalami keluhan kesehatan pascabanjir, sehingga intervensi medis harus segera dilakukan,” ujar dia. Tim media memberikan pelayanan poli umum, edukasi diagnosis, pemberian obat, dan perawatan luka pascabanjir. Keluhan warga umumnya berupa dermatitis, hipertensi, ISPA, GERD, dan demam. Syahfari menjelaskan, wilayah sekitar lokasi banjir di Kecamatan Pandan juga mendapatkan penanganan medis dari tim BAZNAS Tapteng. Koordinasi dilakukan dengan aparat setempat untuk memastikan tidak ada kelompok warga yang terlewat, terutama di titik-titik yang aksesnya masih terganggu. “Kami terus memantau persebaran titik-titik pengungsian. Setiap lokasi yang membutuhkan layanan kesehatan akan menjadi prioritas intervensi BAZNAS,” ucap Syahfari. Sementara itu, koordinator tim medis Pos Layanan Kesehatan BAZNAS Tapteng, dr. Rizky Harahap, memaparkan, pihaknya memberikan layanan antara lain pemeriksaan umum, edukasi terkait differential diagnosis, serta menerbitkan memo rujukan ke fasilitas kesehatan tingkat lanjut. Keluhan dominan di lokasi ini di antaranya demam, dermatitis, ISPA, dan cephalgia. Mari langitkan doa dan bantu saudara-saudara kita yang terdampak bencana dengan berinfak melalui Dompet Bencana dan Kemanusiaan BAZNAS Kabupaten Gowa, dengan transfer melalui: BSI : 777.10.78785 BRI : 0225.01.002922.303 BPD : 514.063.000999999.5 Bank Muamalat: 805.000.8773 a.n. BAZNAS Kabupaten Gowa Catatan: Berikan Kode 002 diakhir Nominal Layanan BAZNAS KABUPATEN GOWA wa.me/6288704604300 [email protected] Editor: -HG-
BERITA07/12/2025 | Humas BAZNAS Gowa
Terima Bantuan Z Mart dari BAZNAS Gowa, Suwardi Bersyukur Bisa Berpenghasilan dari Rumah
Terima Bantuan Z Mart dari BAZNAS Gowa, Suwardi Bersyukur Bisa Berpenghasilan dari Rumah
Gowa — 04 Desember 2025, Kebahagiaan terpancar dari wajah Suwardi, warga Kutulu Kelurahan Mataallo Kecamatan Bajeng, setelah resmi menerima bantuan program Z Mart dari BAZNAS Kabupaten Gowa. Bantuan ini membuka harapan baru bagi keluarganya yang sebelumnya hidup pas-pasan dengan warung kecil yang sepi pembeli. Di teras rumah sederhana miliknya, suara pelanggan yang datang silih berganti kini menjadi rutinitas baru. Z Mart yang ia kelola menyediakan berbagai kebutuhan harian seperti bahan pokok, kebutuhan dapur, hingga beragam camilan dan kerupuk. Usaha rumahan tersebut menjadi titik balik bagi kondisi ekonomi keluarganya. “Alhamdulillah, warung kami ramai pembeli. Tetangga juga senang kalau mau belanja kebutuhan dapur, sudah dekat. Kami bisa punya penghasilan dari rumah,” ujar Suwardi dengan mata berbinar. Program Z Mart yang ia terima merupakan salah satu upaya BAZNAS Kabupaten Gowa dalam memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat. Bantuan yang diterima sejak beberapa pekan lalu (13 November 2025) tersebut meliputi bantuan usaha barang dagangan serta pendampingan agar usaha dapat berkembang secara berkelanjutan. Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Gowa, Munawir, menjelaskan bahwa keberhasilan program ini tidak lepas dari peran masyarakat, khususnya para muzakki. “Setiap bantuan yang disalurkan BAZNAS Gowa tidak lepas dari peran para muzakki (pembayar zakat) yang mengamanahkan zakatnya kepada BAZNAS untuk disalurkan ke mustahik, warga yang layak dibantu,” ujarnya. Munawir menambahkan, tujuan besar dari program tersebut adalah membantu warga keluar dari garis keluarga ekonomi lemah menuju kemandirian ekonomi sehingga di kemudian hari bisa menjadi Muzakki. “Kami berharap dengan bantuan Z Mart ini, para mustahik dapat hidup layak dan mandiri secara ekonomi yang selanjutnya statusnya meningkat dari mustahik menjadi muzakki,” jelasnya. Dengan hadirnya Z Mart di lingkungan Kutulu, Suwardi tidak hanya kembali memiliki penghasilan, tetapi juga merasa lebih dihargai dan berdaya. Ia berharap usahanya dapat terus berkembang agar kelak mampu menafkahi keluarga tanpa kekhawatiran. “Semoga warung ini makin ramai. Kami ingin hidup lebih baik seperti keluarga lainnya,” tuturnya singkat. Bantuan tersebut kembali menunjukkan bahwa pemberdayaan ekonomi bukan hanya soal modal usaha, melainkan upaya membangkitkan harapan dan kemandirian bagi warga yang membutuhkan. Editor:-HG-
BERITA04/12/2025 | Humas BAZNAS Gowa
BAZNAS RI Dirikan Layanan Dapur Umum di Padang Pariaman
BAZNAS RI Dirikan Layanan Dapur Umum di Padang Pariaman
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI melalui BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) mendirikan layanan dapur umum di Kecamatan 2x11 Kayutanam, Kabupaten Padang Pariaman, sebagai langkah cepat membantu warga terdampak banjir dan longsor yang melanda wilayah tersebut. BAZNAS RI bersama BAZNAS Kabupaten Padang Pariaman segera mengoperasikan dapur umum dan mendistribusikan makanan siap saji. Sebanyak 1.500 bungkus nasi telah dibagikan kepada para pengungsi dan warga terdampak di sekitar Kecamatan 2x11 Kayutanam. Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, MA, menegaskan bahwa pendirian dapur umum ini merupakan bagian dari tanggung jawab kemanusiaan yang terus dijalankan BAZNAS dalam situasi darurat. “Kami menyiapkan dapur umum untuk memastikan para penyintas mendapatkan akses makanan yang layak di tengah kondisi yang sangat terbatas. Dalam situasi bencana seperti ini, kebutuhan dasar seperti pangan harus segera dipenuhi agar masyarakat tetap kuat dan aman,” ujar Saidah dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (3/12/2025). Saidah menjelaskan bahwa pihaknya terus melakukan pemantauan kebutuhan warga terdampak dan menyesuaikan layanan sesuai kondisi lapangan. “Tim BAZNAS Tanggap Bencana tidak hanya mendistribusikan makanan siap saji, tetapi juga melakukan asesmen lanjutan untuk melihat kebutuhan mendesak lainnya, seperti layanan kesehatan, logistik, dan perlindungan bagi kelompok rentan. Kami ingin memastikan setiap bantuan yang disalurkan tepat sasaran dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga,” ucap Saidah. Ia menambahkan bahwa kondisi cuaca yang masih ekstrem tidak menyurutkan semangat para relawan. “Hujan deras disertai angin kencang masih terjadi, sehingga seluruh proses distribusi dilakukan dengan kewaspadaan tinggi. Namun, kami memastikan bahwa para relawan tetap sigap dan terkoordinasi dengan baik bersama pemerintah daerah dan mitra kemanusiaan lainnya,” tutur Saidah. Saidah menegaskan akan terus mendukung upaya percepatan pemulihan di Kabupaten Padang Pariaman, termasuk dalam penyediaan layanan makanan, kesehatan, dan logistik bagi warga terdampak. Mari langitkan doa dan bantu saudara-saudara kita yang terdampak bencana dengan bersedekah melalui Dompet Bencana dan Kemanusiaan BAZNAS Kabupaten Gowa, dengan transfer melalui: BSI : 777.10.78785 BRI : 0225.01.002922.303 BPD : 514.063.000999999.5 Bank Muamalat: 805.000.8773 a.n. BAZNAS Kabupaten Gowa Catatan: Berikan Kode 002 diakhir Nominal Layanan BAZNAS KABUPATEN GOWA wa.me/6288704604300 [email protected] Editor: -HG-
BERITA03/12/2025 | Humas BAZNAS Gowa
BAZNAS Gerak Cepat Salurkan Bantuan Pangan untuk Korban Banjir di Padang
BAZNAS Gerak Cepat Salurkan Bantuan Pangan untuk Korban Banjir di Padang
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) melalui BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) menyalurkan bantuan bahan makanan untuk warga yang terdampak banjir di Kelurahan Lambung Bukit, Kecamatan Pauh, Kota Padang sebagai respons cepat terhadap bencana yang melanda wilayah tersebut. Bantuan tersebut merupakan hasil kolaborasi BAZNAS RI bersama BAZNAS Kota Padang dalam memberikan layanan kemanusiaan bagi masyarakat yang sedang mengalami musibah. Sebanyak 380 jiwa dari 276 kepala keluarga menerima bantuan yang difokuskan untuk memenuhi kebutuhan dasar. Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, MA., menyampaikan, penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari upaya BAZNAS RI dalam memastikan warga terdampak mendapat dukungan yang layak dan tepat waktu. “BAZNAS RI terus berusaha untuk hadir memberikan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat yang tertimpa musibah, termasuk para penyintas banjir di Kota Padang yang saat ini benar-benar membutuhkan,” ujar Saidah dalam keterangannya di Jakarta, Ahad (30/11/25). Saidah mengatakan, kebutuhan bahan makanan menjadi prioritas utama mengingat banyak warga yang tidak dapat beraktivitas normal dan belum bisa kembali memasak akibat kondisi rumah yang masih terdampak banjir. “Bantuan ini diharapkan dapat membantu meringankan beban warga serta memastikan kebutuhan dasar mereka tetap terpenuhi selama masa pemulihan,” ucap Saidah. Menurut Saidah, kolaborasi antara BAZNAS RI dan BAZNAS Kota Padang akan terus diperkuat untuk memastikan pendistribusian bantuan berjalan lancar dan tepat sasaran, termasuk melalui monitoring langsung ke lapangan. “Kami terus memantau kondisi para penyintas dan memastikan bantuan yang diberikan sesuai dengan kebutuhan mereka,” kata Saidah. Saidah menegaskan, BAZNAS RI akan terus hadir mendampingi masyarakat sampai kondisi benar-benar pulih, baik melalui bantuan logistik maupun layanan kemanusiaan lain yang dibutuhkan. “BAZNAS RI tidak hanya berhenti pada penyaluran bantuan awal, tetapi juga akan terus mendukung proses pemulihan masyarakat secara menyeluruh,” tambahnya. Mari langitkan doa dan bantu saudara-saudara kita yang terdampak bencana dengan bersedekah melalui Dompet Bencana dan Kemanusiaan BAZNAS, dengan transfer melalui: Bank Sulselbar 131.002.000016016.7 BSI 715 1975 048 MUAMALAT 805 000 8773 BRI 0225 01 002621 305 a.n. BAZNAS Kabupaten Gowa Cat: Berikan Kode 002 di akhir nominal Layanan BAZNAS KABUPATEN GOWA wa.me/6288704604300 [email protected] Editor: -HG-
BERITA02/12/2025 | Humas BAZNAS Gowa
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Gowa.

Lihat Daftar Rekening →