WhatsApp Icon
HUT ke 25 BAZNAS RI Syiarkan Zakat Menguatkan Indonesia

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 dengan menggelar tasyakuran dan doa bersama, bertema “Zakat Menguatkan Indonesia”, sebagai momentum refleksi dan  rasa syukur atas peran besar zakat dalam memperkuat kesejahteraan umat di Indonesia.

Kegiatan tasyakuran tersebut digelar di Gedung BAZNAS RI, Jakarta, Selasa (20/1/2026), dan dihadiri Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., Wakil Ketua BAZNAS RI H. Mo Mahdum, Ph.D., Dirjen Bimas Islam, Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Prof. Dr. H. Waryono Abdul Ghafur, M.Ag., Ketua MUI Bidang Fatwa KH. Asrorun Niam, serta jajaran Pimpinan BAZNAS RI Periode 2021–2025.

Turut hadir jajaran Pimpinan BAZNAS RI lintas periode, yakni Pimpinan Periode 2015–2020 Emmy Hamidiyah, Irsyadul Halim, Nana Mintarti, dan Mundzir Suparta; Pimpinan Periode 2008–2015 Ahmad Mukhlis Yusuf, Elvi Hudriah, Abdullah Hasyim, Isye Latief, dan Fuad Nasar;  Pimpinan Periode 2001–2007 Aries Mufti, serta pimpinan dan amil BAZNAS Provinsi, Kabupaten, dan Kota dari seluruh Indonesia mengikuti kegiatan secara daring.

Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., menyampaikan, tema “Zakat Menguatkan Indonesia” merefleksikan kontribusi nyata zakat dalam menjawab persoalan besar bangsa, terutama kemiskinan, kebencanaan, kebodohan, dan ketertinggalan yang hingga kini masih menjadi tantangan nasional.

“Jika yang kita kumpulkan (zakat) semakin banyak, maka yang dapat kita distribusikan juga akan semakin banyak. Dengan begitu, semakin banyak pula masyarakat yang bisa kita kuatkan,” ujar Kiai Noor.

Ia menambahkan, kekuatan zakat terletak pada potensi penghimpunannya yang sangat besar. Berdasarkan perhitungan yang pernah disampaikan di hadapan Presiden bersama Menteri Agama, potensi zakat nasional diperkirakan mencapai Rp1.273 triliun. “Apabila potensi tersebut dapat terkumpul setengahnya saja, maka persoalan umat sudah bisa diselesaikan dan Indonesia akan menjadi sangat kuat,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Kiai Noor menuturkan, selama 25 tahun perjalanan BAZNAS, kinerja BAZNAS terus menunjukkan peningkatan yang signifikan. Berbagai prestasi berhasil diraih secara berkelanjutan dan terus berkembang dari waktu ke waktu.

“Hal ini menunjukkan bahwa BAZNAS merupakan lembaga yang diberkahi dan diridai. Seluruh insan di dalamnya bekerja dengan penuh keikhlasan dalam menjalankan amanah untuk umat,” katanya.

"Seiring dengan itu, tingkat kepercayaan masyarakat terhadap BAZNAS juga terus meningkat. Meski terdapat perbedaan capaian di setiap periode kepemimpinan, seluruh prestasi tersebut saling berkesinambungan dan tidak terputus," lanjutnya.

Meski demikian, Kiai Noor mengingatkan, kekuatan zakat belum sepenuhnya optimal. Dari sekitar 260 juta penduduk Muslim di Indonesia, jumlah muzaki yang terdata baru sekitar 6 juta orang. Kondisi ini menunjukkan masih besarnya ruang untuk memperluas kontribusi zakat bagi penguatan Indonesia.

Di peringatan HUT ke-25, Kiai Noor, mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk menjadikan Zakat Menguatkan Indonesia sebagai gerakan bersama, bukan sekadar slogan.

Ia menegaskan, dengan kebersamaan, kepercayaan publik, dan pengelolaan yang berkelanjutan, zakat dapat menjadi kekuatan utama dalam membangun Indonesia yang lebih adil, sejahtera, dan berdaya.

Editor:_Humas BAZNAS RI_

21/01/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Gowa
BAZNAS Gowa Rampungkan Pembangunan Rumah Layak Huni BAZNAS Bagi Syafaruddin di Pattallassang

GOWA — Senyum haru terpancar dari wajah Syafaruddin, warga Dusun Sawagi, Desa Pattallassang, Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Gowa, saat menerima kunci rumah barunya, Senin (19/1/2026). 

Setelah bertahun-tahun tinggal di rumah tidak layak huni dengan dinding seng dan papan yang rapuh serta atap bocor, kini ia dan keluarganya dapat menempati rumah batu yang aman dan nyaman melalui Program Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB).

Penyerahan kunci sekaligus penandatanganan Berita Acara Serah Terima Bantuan dilakukan secara sederhana oleh Staf Amil BAZNAS Kabupaten Gowa, Syamsul Anwar dan Dzulkifli, sebagai bentuk nyata kepedulian Baznas terhadap warga kurang mampu.

Syafaruddin merupakan buruh bangunan harian dengan penghasilan pas-pasan. Kondisi ekonominya membuat ia belum mampu memperbaiki rumah yang selama ini jauh dari kata layak. Kondisi tersebut terpantau oleh Tim Sahabat Lacak Desa Pattallassang, Hamzah, lalu dilaporkan ke LACAK Center Gowa (Layanan Cepat Atasi Kemiskinan), program Pemerintah Kabupaten Gowa dalam pengentasan kemiskinan.

Data tersebut kemudian diteruskan ke Dinas Sosial Kabupaten Gowa dan direkomendasikan kepada Baznas Kabupaten Gowa untuk mendapatkan bantuan bedah rumah melalui Program RLHB.

Pada 9 Desember 2025 lalu, Bupati Gowa Hj. Husniah Talenrang bersama Pimpinan BAZNAS Kabupaten Gowa, Wakil Ketua II Munawir dan Wakil Ketua III Muis Fadli, serta jajaran Pemerintah Kecamatan Pattallassang, meninjau langsung kondisi rumah Syafaruddin. Tak lama setelah kunjungan tersebut, rumah lama dibongkar dan dibangun kembali oleh BAZNAS Kabupaten Gowa. Proses pembangunan rampung dalam waktu sekitar tiga pekan.

Kini, rumah baru tersebut telah resmi diserahkan. Dengan mata berkaca-kaca, Syafaruddin menyampaikan rasa syukur dan terima kasihnya.

“Alhamdulillah, saya bersyukur dan tidak menyangka bisa punya rumah batu seperti ini. Nyaman ditinggali. Tidak kena hujanmi. Terima kasih Baznas Gowa, Pemerintah Kabupaten Gowa, dan pihak yang sudah membantu. Semoga kebaikanta' ini dibalas Allah SWT,” ujar Syafaruddin dengan suara bergetar.

Program Rumah Layak Huni BAZNAS menjadi salah satu upaya konkret dalam membantu masyarakat miskin keluar dari jerat kemiskinan ekstrem, sekaligus menghadirkan hunian yang aman, sehat, dan bermartabat bagi warga yang membutuhkan.

Melalui program Rumah Layak Huni BAZNAS ini pula, BAZNAS Kabupaten Gowa menegaskan komitmennya dalam menjaga amanah umat yang telah memercayakan zakat, infak, dan sedekah untuk dikelola secara profesional, transparan, dan tepat sasaran. Dana yang dihimpun dari para muzakki disalurkan kepada mereka yang benar-benar berhak mendapatkan uluran tangan, sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat yang membutuhkan dan menghadirkan harapan baru bagi kehidupan yang lebih layak dan bermartabat.

Editor: _HG_

20/01/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Gowa
BAZNAS Gowa Peringati 25 Tahun Pengabdian dengan Kesederhanaan dan Refleksi Makna

Gowa — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) memasuki usia 25 tahun tepat pada tanggal 17 Januari 2026 lalu. Sebuah perjalanan panjang pengabdian yang diperingati secara sederhana namun penuh makna oleh BAZNAS Kabupaten Gowa, di Kantor BAZNAS Gowa pada Hari Senin, 19/1/2026.

Peringatan Hari Ulang Tahun ke-25 BAZNAS ini dihadiri oleh seluruh pimpinan dan keluarga besar amilin dan amilat, mulai dari Ketua BAZNAS Kabupaten Gowa, H. Alauddin Abbas, Wakil Ketua I Suharli, Wakil Ketua II Munawir, Wakil Ketua III Muis Fadli, Wakil Ketua IV Rudi Salam, dan segenap staf amil, serta suasana kian hangat dengan kehadiran siswa-siswi Magang dari SMK Syekh Yusuf Gowa, yang turut menyaksikan momen bersejarah tersebut.

Dalam pengantarnya, Ketua BAZNAS Gowa, H. Alauddin Abbas, menyampaikan refleksi mendalam atas usia seperempat abad lembaga pengelola zakat nasional itu.

“Alhamdulillah, BAZNAS telah memasuki usia 25 tahun berdasarkan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011. Jika merujuk Undang-Undang Nomor 38 Tahun 1999, tentu usianya lebih tua. Bahkan, jika kita merujuk pada Al-Qur’an, nilai-nilai zakat itu jauh lebih tua lagi,” tuturnya.

Ia menegaskan bahwa peringatan ulang tahun bukan sekadar seremonial, melainkan momentum untuk bercermin dan memperbaiki langkah ke depan.

“Yang lebih penting dan utama dalam sebuah peringatan, kita berhenti sejenak lalu menoleh ke belakang. Melihat keberhasilan apa yang telah diraih dan kegagalan apa yang telah dilewati. Tentu ini menjadi bahan evaluasi bagi kita semua agar ke depan Baznas lebih maju dan berkembang. Karena Baznas ini dibentuk untuk kepentingan ummat terutama bagi fakir miskin yang membutuhkan uluran tangan. Maka Baznas ini hanya perantara bagi orang kaya dan orang miskin. Bagi yang kaya mengeluarkan zakat, infak dan sedekahnya ke Baznas lalu menyalurkan sesuai aturan. Oleh karena itu, dalam perjalanan Baznas ini tidak sedikit tantangan yang dihadapi. Kita berusaha untuk kerja dengan baik sesuai dengan aturan yang ada, sesuai dengan tuntunan agama dan aturan yang berlaku” tambahnya.

Peringatan HUT BAZNAS ke-25 ini sengaja digelar secara sederhana. Sajian nasi tumpeng dan kue umba-umba khas Makassar dihadirkan sebagai simbol rasa syukur dan filosofi kebersamaan. Tumpeng melambangkan harapan akan keberkahan yang terus tumbuh, sementara umba-umba mencerminkan kearifan lokal yang sarat nilai persaudaraan.

Usai menyampaikan pengantar, Ketua BAZNAS Gowa memotong nasi tumpeng dan menuangkannya ke piring untuk diserahkan kepada masing-masing wakil ketua. Momen tersebut menjadi simbol kebersamaan, gotong royong, dan kesinambungan kepemimpinan dalam mengemban amanah umat. Selanjutnya, seluruh peserta yang hadir dipersilakan menikmati hidangan bersama dalam suasana kekeluargaan.

Lebih dari sekadar perayaan, peringatan 25 tahun BAZNAS menjadi pengingat akan tanggung jawab besar dalam mengelola zakat, infak, dan sedekah secara amanah, profesional, dan berkeadilan. Dengan semangat refleksi dan kebersamaan, BAZNAS Kabupaten Gowa meneguhkan komitmen untuk terus hadir melayani umat dan memberi manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

Editor:_HG_

19/01/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Gowa
Zakat, Infaq dan Sedekah, Nafas Peradaban Islam dalam Memutus Rantai Kemiskinan Ekstrem, Refleksi di HUT ke - 25 Badan Amil Zakat Nasional BAZNAS RI

Gowa - Di tengah dunia yang terus bergerak cepat kemiskinan ekstrem tetap menjadi luka kemanusiaan yang belum sepenuhnya sembuh. Ia bukan sekadar persoalan ekonomi melainkan krisis martabat, akses, dan harapan. Islam sejak awal kelahirannya hadir bukan hanya sebagai ajaran spiritual tetapi sebagai sistem peradaban yang menawarkan solusi nyata atas ketimpangan sosial. Di jantung solusi itu berdiri tiga pilar kedermawanan: Zakat, Infaq dan Sedekah.

Zakat bukanlah sekadar kewajiban ritual melainkan mekanisme distribusi kekayaan yang dirancang untuk menjaga keseimbangan sosial. Ia adalah pengingat bahwa harta bukan milik absolut manusia tetapi titipan yang di dalamnya melekat hak orang lain. Ketika zakat ditunaikan dengan kesadaran dan dikelola secara amanah ia menjadi energi sosial yang mampu mengangkat kaum mustahik dari ketergantungan menuju kemandirian.

Infaq dan sedekah melengkapi zakat sebagai ekspresi kasih sayang yang melampaui batas kewajiban. Keduanya mengajarkan bahwa keadilan sosial tidak cukup dibangun oleh aturan formal tetapi juga oleh kepekaan hati. Dalam setiap rupiah yang diinfaqkan dan disedekahkan tersimpan pesan moral bahwa kemiskinan ekstrem bukan takdir yang harus diterima melainkan kondisi yang harus diperjuangkan untuk diakhiri.

Lebih dari sekadar bantuan konsumtif, zakat, infaq dan sedekah yang dikelola secara produktif mampu menciptakan transformasi sosial. Modal usaha bagi fakir miskin, beasiswa bagi generasi muda, layanan kesehatan hingga penguatan ekonomi komunitas adalah bukti bahwa filantropi Islam memiliki daya ubah yang nyata. Ia bekerja secara senyap namun berdampak luas dalam membangun sumber daya manusia, bukan hanya mengenyangkan perut.

"Sejalan dengan keinginan Presiden Prabowo Subianto yang berkomitmen untuk menghapus kemiskinan ekstrem di Indonesia pada akhir masa jabatannya di 2029. presiden optimis nasib masyarakat Indonesia yang berada pada kelompok desil 1 dan 2 dapat diubah melalui kerja keras dan kebijakan yang tepat. Kita bisa hilangkan kemiskinan ekstrem di Indonesia, kata Prabowo".

Oleh Karena itu, pengentasan kemiskinan bukan sekadar agenda sosial tetapi bagian dari ibadah kolektif umat. Ketika zakat, infaq dan sedekah bergerak bersama dalam sistem yang terencana dan berkeadilan maka yang lahir bukan hanya penurunan angka kemiskinan tetapi kebangkitan nilai kemanusiaan.

Di era modern, tantangan kemiskinan menuntut pengelolaan filantropi Islam yang profesional, transparan, dan berorientasi pemberdayaan. Dengan tata kelola yang baik, zakat, infaq dan sedekah dapat menjadi kekuatan strategis dalam mendukung upaya nasional dan global untuk menghapus kemiskinan ekstrem, bukan sebagai pelengkap kebijakan negara tetapi sebagai mitra moral dan sosial. 

Dalam refleksi HUT ke-25 Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI, Baznas Kab. Gowa Terus berinovasi untuk kemaslahatan dan konsisten melayani umat untuk memperkuat tata kelola zakat yang transparan dan berdampak dengan melakukan Penyaluran dalam Periode Agustus-Desember 2025 dalam 5 program utama yakni: Gowa Peduli, Gowa Sehat, Gowa Cerdas, Gowa Makmur dan Gowa Takwa, dengan nilai penyaluran sebesar Rp. 1.651.801.885, pembangunan fisik Rumah Layat Huni Baznas (RLHB) 27 Unit, Z Mart 25 Unit, Z Auto 1 Unit dan Bantuan Modal usaha 5 Unit yang tersebar dikabupaten Gowa.

Akhirnya, zakat, infaq dan sedekah mengajarkan satu pelajaran penting, kekuatan Islam tidak hanya terletak pada jumlah pemeluknya tetapi pada kemampuannya menghadirkan keadilan, merawat solidaritas dan menghidupkan harapan bagi mereka yang paling lemah. Dari tangan-tangan yang memberi lahirlah peradaban yang berkeadilan, dari kepedulian yang tulus kemiskinan ekstrem menemukan akhir jalannya.

Oleh: Rudi Salam, S.Kep, Ns, M.Kep (Wakil Ketua IV Baznas Kab. Gowa)

17/01/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Gowa
BAZNAS Gowa Hadiri Refreshing Muballigh Muhammadiyah di Tinggimoncong

Gowa — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Gowa menghadiri Acara Refreshing Muballigh Muhammadiyah Gowa dengan tema “Menyatukan Visi Misi Muhammadiyah dalam Gerakan Dakwah Berkemajuan”. Kegiatan tersebut diselenggarakan di Kecamatan Tinggimoncong, Kabupaten Gowa, Jumat (16/01/2026).

Dalam kegiatan ini, BAZNAS Gowa diwakili oleh Wakil Ketua II, Munawir, yang hadir sebagai salah satu narasumber. Acara tersebut diikuti oleh para muballigh Muhammadiyah se-Kabupaten Gowa sebagai upaya penguatan peran dakwah yang berkemajuan dan responsif terhadap persoalan sosial umat.

Pada sesi pemaparan, Munawir menyampaikan materi terkait peran masyarakat dalam mengeluarkan zakat pertanian. Ia menekankan bahwa zakat pertanian memiliki potensi besar dalam mendukung kesejahteraan umat, khususnya di wilayah Kabupaten Gowa yang sebagian besar masyarakatnya berprofesi sebagai petani.

“Kesadaran masyarakat dalam menunaikan zakat pertanian sangat penting, karena zakat bukan hanya kewajiban agama, tetapi juga instrumen strategis dalam pengentasan kemiskinan dan pemerataan ekonomi,” ungkap Munawir dalam pemaparannya.

Ia juga menjelaskan ketentuan zakat pertanian, mulai dari nisab, waktu pengeluaran zakat, hingga mekanisme penyalurannya melalui BAZNAS sebagai lembaga resmi negara. Menurutnya, penyaluran zakat melalui BAZNAS akan memastikan zakat dikelola secara amanah, transparan, dan tepat sasaran.

Kegiatan Refreshing Muballigh ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara organisasi keagamaan dan lembaga pengelola zakat dalam membangun kesadaran umat, khususnya dalam optimalisasi potensi zakat pertanian sebagai bagian dari gerakan dakwah berkemajuan.

Dengan kolaborasi yang baik antara muballigh, masyarakat, dan BAZNAS, diharapkan zakat dapat menjadi solusi nyata dalam meningkatkan kesejahteraan sosial dan ekonomi umat di Kabupaten Gowa.

Editor:-HG-

16/01/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Gowa

Berita Terbaru

BIMBINGAN TEKNIS OPERATOR SIMBA BAZNAS SE-SULAWESI SELATAN
BIMBINGAN TEKNIS OPERATOR SIMBA BAZNAS SE-SULAWESI SELATAN
BAZNAS Gowa - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Sulawesi Selatan membuka Bimtek Operator SiMBA se-Sulawesi Selatan, kegiatan ini dilaksanakan pada hari Senin - Rabu, 04 - 06 Maret 2024. Bimtek ini dilaksanakan di Hotel Arthama Makassar, Jalan Haji Bau No. 5 Mangkura, Kota Makassar. (Senin, 04 Maret 2024). Bimtek Operator SiMBA ini mendatangkan 2 orang narasumber dari BAZNAS Pusat, dengan mengundang peserta bimtek yang terdiri dari operator dan unsur pimpinan BAZNAS Se-Sulawesi Selatan. Hari pertama, bimtek diisi oleh pemateri tentang "Sistem Pelaporan Zakat Nasional". Materi ini diisi oleh Narasumber dari Baznas Provinsi Sulawesi Selatan. Masuk hari kedua, kegiatan diisi dengan penyampaian beberapa materi yakni ada 4 materi yakni tentang Pelaporan dalam aplikasi SiMBA, Sistem autofill pelaporan dan konsep SiMBA 2024, Katalog kegiatan dan RKAT 2024 (input anggaran RKAT), dan terakhir input transaksi kas masuk dan kas keluar operasional serta laporan keuangan. untuk hari ketiga, penyampaian dilanjutkan dengan materi sebelumnya yaitu input transaksi kas masuk dan kas keluar operasional serta laporan keuangan dan materi terakhir yaitu SiMBAlite untuk persiapan Ramadhan. selanjutnya agenda bimtek ditutup pada pukul 10.15-11.00 WITA. Berharap seluruh peserta dapat mengikuti bimbingan teknis operator SiMBA yang diberikan oleh tim BAZNAS Provinsi Sul-Sel secara maksimal. BAZNAS Gowa-Humas
BERITA05/03/2024 | Humas BAZNAS Gowa
PEMBUKAAN MUSABAQAH TILAWATIL QUR'AN (MTQ) KE 45 TINGKAT KABUPATEN GOWA TAHUN 2024
PEMBUKAAN MUSABAQAH TILAWATIL QUR'AN (MTQ) KE 45 TINGKAT KABUPATEN GOWA TAHUN 2024
Baznas Gowa, Jum'at, 1 Maret 2024 - Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Ke-XLV Tingkat Kabupaten Gowa Tahun 2024 resmi dibuka oleh Bapak Wakil Bupati Gowa, H. Abdul Rauf Malaganni, S.Sos., M.Si dirangkaiakan dengan kegiatan rutin Jum'at Ibadah yang bertempat Masjid Agung Syekh Yusuf Kab. Gowa. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh kafilah dari tiap kecamatan yang ada di Kabupaten Gowa. Kecamatan Bajeng Barat berperan sebagai tuan rumah pada ajang Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) tahun ini. Acara ini berlangsung selama 6 Hari dari tanggal 1 - 6 Maret 2024. Pembukaan MTQ Ke-XLV Tingkat Kabupaten Gowa dihadiri langsung oleh Bapak Wakil Bupati Gowa, H. Abdul Rauf Malaganni, S.Sos., M.Si, serta seluruh pimpinan yang tergabung dalam Forkopimda di Kabupaten Gowa karena sekaligus di rangkaikan dengan kegiatan rutin Jum'at Ibadah. Kehadiran mereka menunjukkan dukungan dan komitmen dalam menjalankan kegiatan keagamaan yang penting bagi masyarakat. Bapak Wakil Bupati Gowa, H. Abdul Rauf Malaganni, S.Sos., M.Si dalam sambutannya menyampaikan pentingnya MTQ sebagai kegiatan setiap tahunnya yang dilaksanakan di Kabupaten Gowa. Bapak Wakil Bupati juga mengukuhkan Dewan Hakim pada MTQ Ke-XLV Tingkat Kabupaten Gowa. Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Ke-XLV Tingkat Kabupaten Gowa merupakan ajang yang penting dalam memperkuat keimanan dan ketaqwaan kepada Allah serta meningkatkan pemahaman terhadap Al-Qur'an. Selain kompetisi tilawah dan hafalan Al-Qur'an, kegiatan ini juga melibatkan berbagai cabang lomba di bidang keagamaan. Dengan dibukanya Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Ke-XLV Tingkat Kabupaten Gowa, diharapkan semangat keagamaan dan cinta terhadap Al-Qur'an semakin tumbuh dan mengakar dalam masyarakat Kabupaten Gowa. Kegiatan ini juga menjadi ajang untuk memperkuat persatuan dan kesatuan dalam keragaman suku dan budaya yang ada di daerah tersebut. BAZNAS Gowa-Humas
BERITA01/03/2024 | Humas BAZNAS Gowa
BANTUAN PEMBERDAYAAN EKONOMI MUSTAHIK (Z-MART) IBU S. DG. SAGA
BANTUAN PEMBERDAYAAN EKONOMI MUSTAHIK (Z-MART) IBU S. DG. SAGA
BAZNAS Gowa - Bantuan Pemberdayaan Ekonomi Mustahik (Z-Mart) untuk Ibu S. Dg Saga yang beralamat di Biring Balang Kelurahan Lembang Parang Kec. Barombong Kabupaten Gowa. Z- Mart merupakan Program Pemberdayaan Ekonomi Mustahik BAZNAS Kab. Gowa yang bergerak untuk memberdayakan masyarakat di bidang Ekonomi. Kami berharap dengan Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Gowa (BAZNAS Gowa) melalui program Zmart tersebut dapat meningkatkan pendapatan Ibu S. Dg. Saga sebagai penerima manfaat. BG-Humas
BERITA29/02/2024 | Humas BAZNAS Gowa
DZIKIR DAN DO'A 8 TAHUN KEPEMIMPINAN BUPATI GOWA, DR. ADNAN PURICHTA ICHSAN, SH., MH DAN WAKIL BUPATI GOWA, H. ABDUL RAUF MALAGANNI, S.Sos., M.Si
DZIKIR DAN DO'A 8 TAHUN KEPEMIMPINAN BUPATI GOWA, DR. ADNAN PURICHTA ICHSAN, SH., MH DAN WAKIL BUPATI GOWA, H. ABDUL RAUF MALAGANNI, S.Sos., M.Si
BAZNAS GOWA - Pimpinan BAZNAS Kab. Gowa menghadiri Peringatan Dzikir dan Do'a 8 Tahun Kepemimpinan Bupati Gowa, DR. Adnan Purichta Ichsan, SH.,MH dan Wakil Bupati Gowa, H. Abdul Rauf Malaganni, S.Sos., M.Si. Diketahui Bupati Gowa dan Wakil Bupati Gowa dalam kepemimpinannya selama dua priode ini yakni 8 Tahun kepemimpinannya, tingkat kepuasan masyarakat gowa terhadap kinerjanya begitu tinggi. Sejak pemerintahannya Mulai dari tahun 2015 - sekarang sebagai Bupati Gowa dan Wakil Bupati Gowa, berharap di era kepemimpinannya, Kabupaten Gowa menjadi jauh semakin lebih baik lagi kedepannya dan bisa bersaing secara nasional. Hingga dimasa kepemimpinannya " begitu banyak masa-masa sulit namun dapat dilewatinya karena kami tidak sendiri, kami melewati masa-masa sulit tersebut dengan baik,"ujarnya. tak hanya itu beliau juga menambahkan "saya bersama dengan pak wabup dan seluruh jajaran Pemkab Gowa sampai saat ini Alhamdulillah sudah meraih 213 penghargaan, baik penghargaan provinsi nasional hingga internasional berkat dukungan dan kerjasama seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Gowa". Beliau menyampaikan bahwa tahun ini merupakan tahun terakhir masa jabatannya bersama Wabup Gowa, sehingga pihaknya mengatakan tahun ini sebagai tahun menuntaskan janji. " Jadi semua yang kami ucapkan pada tahun 2020 kemarin akan kami selesaikan dan tuntaskan pada tahun ini, dengan harapan Kabupaten Gowa lebih baik dan masyarakatnya lebih sejahtera dimasa yang akan datang." ujarnya. (BG-Humas)
BERITA27/02/2024 | Humas BAZNAS Gowa
PERINGATAN ISRA' MI'RAJ NABI MUHAMMAD SAW.
PERINGATAN ISRA' MI'RAJ NABI MUHAMMAD SAW.
BAZNAS Gowa - Pimpinan BAZNAS Kab. Gowa menghadiri peringatan Isra' Mi'raj Nabi Muhammad SAW. Seperti tahun-tahun sebelumnya di penjuru dunia seluruh umat Islam memperingati peristiwa besar yaitu Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1445 H dengan berbagai caranya. Seperti Halnya di Lingkup Pemkab Gowa Acara peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW juga diadakan dengan penuh hikmat. Acara diawali dengan pembacaan Ayat Suci Al-Qu'ran dan Tausiyah diisi oleh Prof. Hamdan Juhannis, Bertempat di Baruga Karaeng Galesong, Kantor Bupati Gowa pada hari Kamis, 8 Februari 2024 (1445 H). "Ada beberapa hikmah yang bisa kita petik dari peristiwa isra’ mi’raj ini, dalam Sambutannya yaitu Bapak Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan menyampaikan salah satu peristiwa Isra' Mi'raj yaitu mampu meningkatkan keimanan dengan sholat lima waktu". Dalam hal ini agar kita senantiasa menteladani seluruh yang diajarkan nabi Muhammad SAW. (BG-Humas)
BERITA09/02/2024 | Humas BAZNAS Gowa
TIM SiMBA BAZNAS Barru Lakukan Pendampingan SiMBA di BAZNAS Gowa
TIM SiMBA BAZNAS Barru Lakukan Pendampingan SiMBA di BAZNAS Gowa
BAZNAS Gowa – TIM SiMBA BAZNAS Gowa menggelar kegiatan pendampingan SiMBA 2023 (versi 4). Kegiatan ini dilaksanakan di kantor BAZNAS Gowa selama dua hari, Selasa dan Rabu, 06-07 Februari 2024 dengan menghadirkan Tim SiMBA BAZNAS Barru sebagai Pendamping kegiatan. Ketua BAZNAS Gowa dalam arahannya saat membuka kegiatan menyampaikan bahwa fokus kegiatan kita ini adalah lebih mengarah untuk mendorong kinerja BAZNAS melalui Aplikasi SiMBA versi 4 ini. “Pendampingan SiMBA yang dilaksanakan selama 2 hari ini kita fokuskan pada belajar mengenai update versi SiMBA yang terbaru yakni versi 4 agar dapat meningkatkan kualitas pencacatan transaksi, baik pengumpulan maupun pendistribusian dana Zakat Infak dan Shodaqoh (ZIS) se Kabupaten Gowa”, jelasnya. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh staf pelaksana bersama unsur pimpinan BAZNAS Gowa. Para peserta sangat antusias dan bersemangat dalam mengikuti kegiatan pendampingan ini. BG-Humas
BERITA07/02/2024 | Humas BAZNAS Gowa
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.

BAZNAS

Info Rekening Zakat