WhatsApp Icon
Dari Dapur Umum BAZNAS, Penyintas Gempa NTT Bangkit dan Menguatkan Sesama

Gowa - Dapur Umum Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) menjadi saksi semangat para relawan dan masyarakat, termasuk di antaranya Mashita, penyintas gempa yang berprofesi sebagai seorang guru di Pondok Pesantren Pancasila Reok yang memilih tetap mengulurkan tangan, meskipun masih diselimuti duka akibat gempa.

Warga Desa Salama,Kecamatan Reok (Reo), Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur itu harus menerima kenyataan pahit rumah tempatnya bernaung Bersama keluarga harus hancur akibat gempa. Kedua orang tuanya pun masih bertahan di posko pengungsian karena belum memungkinkan kembali ke rumah.

Saat gempa terjadi, Mashita sedang berada di Pondok Pesantren Pancasila Reok, tempatnya mengajar. Ketika tanah berguncang hebat, ia bersama para santri berhamburan mencari tempat aman. Dalam keadaan panik, Mashita memilih memastikan para santri selamat sebelum memikirkan keselamatan dirinya.

Setelah semua santri berkumpul di tempat terbuka, barulah pikirannya tertuju kepada kedua orang tuanya di rumah. Ia segera menghubungi mereka dan bersyukur mengetahui keduanya selamat. Bagi Mashita, rumah yang rusak masih bisa dibangun kembali, sementara keselamatan keluarga jauh lebih berharga.

Di tengah kondisi itu, Mashita tidak memilih berdiam diri. Saat BAZNAS membuka dapur umum di Pondok Pesantren Pancasila Reok, Mashita ikut menjadi relawan. Setiap pagi selepas salat Subuh, ia bersama relawan lainnya menyiapkan makanan untuk para penyintas.

Sebanyak 250 porsi makanan disiapkan setiap harinya untuk segara didistribusikan ke kampung dan posko mandiri yang belum mendapatkan bantuan atau logistiknya belum masuk. 

Bagi Mashita, seporsi makanan bukan sekadar bantuan pangan, tetapi juga bentuk kepedulian bagi warga yang sedang menghadapi masa sulit.

"Alhamdulillah, saya berterima kasih kepada BAZNAS yang sudah menyediakan dapur umum. Ini sangat membantu, baik bagi warga sekitar maupun bagi saya pribadi," ujar Mashita.

Sebagai penyintas, Mashita memahami betul bagaimana rasanya kehilangan rasa aman. Namun, pengalaman itu justru membuatnya semakin terdorong membantu warga lain yang mengalami kondisi serupa.

"Walaupun rumah saya terdampak dan sebagian runtuh, semangat saya tidak akan pernah runtuh untuk membantu teman-teman yang juga terdampak. Karena sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat bagi orang lain," katanya.

Menurutnya, dapur umum BAZNAS menjadi ruang untuknya dan warga NTT bangkit. Ia tidak hanya menerima bantuan sebagai penyintas, tetapi juga ikut membantu menyiapkan dan menyalurkan bantuan bagi warga lainnya.

Rumahnya mungkin belum bisa kembali seperti semula. Kedua orang tuanya pun masih berada di posko. Namun, di tengah kehilangan itu, Mashita memilih tetap bergerak.

Dari dapur umum BAZNAS, Mashita belajar bahwa bangkit tidak selalu berarti kembali memiliki rumah yang utuh. Terkadang, bangkit berarti tetap mampu mengulurkan tangan kepada sesama, meski diri sendiri sedang berada dalam keterbatasan.

"Harapan saya ke depan ada uluran tangan dari para dermawan yang ikhlas membantu para penyintas gempa. Bantuan tersebut tidak harus sekaligus, tetapi bisa diberikan secara perlahan, bukan hanya untuk saya, tetapi juga untuk teman-teman lain yang rumah dan kehidupannya terdampak gempa," ucapnya.

27/08/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Gowa
BAZNAS Gowa Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Tamalalang Timur

Gowa, 24 Agustus 2026 — Musibah kebakaran yang menghanguskan rumah seorang mustahik, Ibu H. Dg Ngagi, di Tamalalang Timur, Desa Tamannyeleng, Kecamatan Barombong, Kabupaten Gowa, mendapat perhatian dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Gowa.

Pada Senin, 24 Agustus 2026, bantuan bagi korban kebakaran tersebut diserahkan langsung oleh jajaran pimpinan BAZNAS Kabupaten Gowa. Hadir dalam penyaluran tersebut Ketua BAZNAS Kabupaten Gowa, Drs. H. Abbas Alauddin, S.H., M.M., Wakil Ketua I Dr. Suharli, Lc., MA, Wakil Ketua II Munawir, S.Pdi, serta Wakil Ketua IV Rudi Salam, S.Kep., Ns., M.Kep. Penyerahan bantuan turut didampingi oleh Pj. Kepala Desa Tamannyeleng, Juriah, S.E.

Kedatangan jajaran BAZNAS bukan sekadar untuk menyerahkan bantuan, tetapi juga menjadi bentuk kepedulian dan kehadiran lembaga zakat di tengah masyarakat yang sedang menghadapi ujian.

Musibah kebakaran tersebut terjadi pada 16 Agustus 2026 sekitar pukul 19.55 WITA. Saat kejadian, Ibu H. Dg Ngagi berada di rumah bersama anak dan seorang cucunya. Kobaran api dengan cepat menghanguskan rumah hingga menyebabkan tempat tinggal tersebut mengalami kerusakan berat dan tidak dapat lagi digunakan sebagaimana mestinya.

Bagi sebuah keluarga, kehilangan rumah bukan hanya kehilangan bangunan dan harta benda. Rumah merupakan tempat berlindung, tempat berkumpul bersama keluarga, sekaligus ruang menyimpan berbagai kenangan kehidupan. Karena itu, musibah yang dialami Ibu H. Dg Ngagi menjadi beban yang tidak ringan.

Di tengah kondisi tersebut, bantuan yang disalurkan BAZNAS Kabupaten Gowa diharapkan dapat sedikit meringankan beban dan memberikan kekuatan kepada keluarga korban untuk bangkit kembali.

Ketua BAZNAS Kabupaten Gowa, Drs. H. Abbas Alauddin, S.H., M.M., bersama jajaran pimpinan menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan bagian dari amanah umat yang dipercayakan kepada BAZNAS untuk dikelola dan disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.

BAZNAS Kabupaten Gowa senantiasa berkomitmen mengelola dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) dari umat secara amanah, transparan, dan tepat sasaran. Setiap dana yang dihimpun dari masyarakat diupayakan memberikan manfaat nyata bagi para mustahik, termasuk masyarakat yang menghadapi kondisi darurat dan musibah.

Penyaluran bantuan kepada korban kebakaran ini menjadi salah satu wujud nyata bagaimana zakat, infak, dan sedekah dapat hadir sebagai kekuatan sosial untuk membantu sesama.

Melalui dana umat yang dikelola secara bertanggung jawab, BAZNAS tidak hanya menjalankan fungsi penghimpunan dan penyaluran zakat, tetapi juga berupaya menghadirkan kepedulian di saat masyarakat membutuhkan uluran tangan.

Pj. Kepala Desa Tamannyeleng, Juriah, S.E., yang turut mendampingi penyaluran, juga menjadi bagian dari sinergi antara BAZNAS dan pemerintah desa dalam memastikan bantuan dapat diterima oleh masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

Bagi Ibu H. Dg Ngagi dan keluarganya, bantuan tersebut mungkin tidak serta-merta mengembalikan rumah yang telah hangus. Namun, kehadiran dan kepedulian yang diberikan menjadi pesan bahwa mereka tidak sendiri dalam menghadapi musibah.

Semangat gotong royong dan kepedulian seperti inilah yang diharapkan terus tumbuh di tengah masyarakat. Zakat, infak, dan sedekah bukan sekadar kewajiban dan pemberian, tetapi juga dapat menjadi jembatan kebaikan yang menghubungkan mereka yang memiliki kemampuan dengan saudara-saudara yang sedang membutuhkan.

BAZNAS Kabupaten Gowa pun mengajak masyarakat untuk terus mempercayakan zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga resmi agar dapat dikelola secara profesional, amanah, transparan, dan disalurkan kepada mustahik yang berhak.

Dari sebuah musibah, tumbuh sebuah harapan. Dari kepedulian umat, hadir kekuatan untuk membantu keluarga yang sedang berjuang. Dan dari amanah dana ZIS, BAZNAS Kabupaten Gowa terus berupaya menghadirkan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan.

BAZNAS Gowa — Menguatkan Kepedulian, Menebar Manfaat, dan Menghadirkan Harapan bagi Sesama.

24/08/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Gowa
Dari Bantuan Modal Usaha Menjadi Kemandirian: Kisah Mustahik, Bangkit dan Tumbuh dengan Berjualan Kue

Gowa, 14 Agustus 2026 — Sebuah pesan suara sederhana datang kepada BAZNAS Kabupaten Gowa. Suara seorang perempuan terdengar penuh rasa syukur, mengabarkan bahwa bantuan yang diterimanya beberapa waktu lalu telah membawa perubahan berarti dalam kehidupan dan usahanya.

“Assalamualaikum, berkat bantuannya, Alhamdulillah tidak ada lagi pinjaman hari-hariku. Ini modalnya berguna untuk saya, terima kasih banyak,” demikian ungkapan Nurbayanti Dg Tonji melalui pesan suara yang diterima BAZNAS Kabupaten Gowa, Jumat, 14 Agustus 2026.

‎Kalimat itu mungkin terdengar sederhana. Namun bagi Nurbayanti, kalimat tersebut adalah gambaran dari sebuah perjuangan panjang. Bantuan modal usaha yang diterimanya pada 8 Juli 2026 kini telah membantunya menjalankan usaha tanpa harus kembali bergantung pada pinjaman untuk memenuhi kebutuhan modal dagang.

‎Nurbayanti Dg Tonji, warga Pancana, Desa Julukanaya, Kecamatan Pallangga, merupakan salah satu mustahik yang menerima Bantuan Modal Usaha dari BAZNAS Kabupaten Gowa. Ia menjalankan usaha penganan atau kue yang dijual secara berkeliling, menyusuri kompleks dan perkampungan untuk menawarkan dagangannya kepada masyarakat.

‎Bagi usaha kecil seperti yang dijalankan Nurbayanti, modal bukan sekadar angka. Modal adalah kesempatan untuk kembali berproduksi, membeli bahan baku, membuat dagangan, dan membawa pulang penghasilan untuk memenuhi kebutuhan keluarga.

‎Begitu bantuan diterimanya, Nurbayanti tidak menggunakannya untuk keperluan lain. Seluruh bantuan modal tersebut langsung dibelanjakan untuk memenuhi kebutuhan bahan baku usaha yang dijalaninya.

‎Dari bahan baku itu, lahirlah penganan yang kemudian ia bawa berkeliling. Sedikit demi sedikit, modal berputar menjadi barang dagangan, barang dagangan menjadi penghasilan, dan penghasilan kembali menjadi modal untuk mempertahankan usaha.

‎Di situlah nilai sebuah bantuan modal usaha terlihat. Bantuan yang mungkin tampak sederhana bagi sebagian orang, dapat menjadi sangat berarti bagi pelaku usaha kecil yang setiap hari berjuang mempertahankan penghidupan.

‎Bagi Nurbayanti, bantuan tersebut bukan hanya membantu membeli bahan baku. Lebih jauh, bantuan itu memberinya ruang untuk bernapas—ruang untuk menjalankan usaha tanpa terus dibayangi kewajiban pinjaman.

‎Kabar bahwa kini ia tidak lagi harus bergantung pada pinjaman menjadi sebuah kabar bahagia sekaligus pengingat bahwa pemberdayaan mustahik membutuhkan proses. Ketika bantuan diberikan dalam bentuk modal yang tepat dan dimanfaatkan untuk mengembangkan usaha, zakat tidak berhenti sebagai bantuan sesaat, tetapi dapat menjadi jalan menuju kemandirian.

‎Kisah Nurbayanti juga menjadi bukti bahwa di balik dana zakat, infak, dan sedekah yang ditunaikan masyarakat, terdapat harapan yang dapat tumbuh menjadi perubahan nyata. Ada bahan baku yang terbeli, ada dagangan yang diproduksi, ada pembeli yang dilayani, ada penghasilan yang diperoleh, dan pada akhirnya ada keluarga yang dapat menjalani kehidupan dengan lebih tenang.

‎BAZNAS Kabupaten Gowa terus berkomitmen mengelola dana umat berupa zakat, infak, dan sedekah secara amanah, transparan, terpercaya, serta tepat sasaran, sesuai dengan ketentuan dan prinsip pengelolaan zakat. Setiap amanah yang dititipkan masyarakat diupayakan agar memberikan manfaat sebesar-besarnya kepada mereka yang berhak menerimanya.

‎Pemberian bantuan kepada mustahik bukan semata tentang menyerahkan sejumlah dana. Di dalamnya terdapat tanggung jawab untuk memastikan bantuan benar-benar menyentuh kebutuhan penerima dan mampu mendorong perbaikan kehidupan.

‎Pesan suara Nurbayanti pada Jumat itu menjadi salah satu cerita kecil dari ikhtiar besar tersebut.

‎Dari Pancana, seorang perempuan menjalankan usahanya dari kompleks ke kompleks dan dari perkampungan ke perkampungan. Dengan modal yang diberikan, ia terus berjualan. Dan hari ini, ia mengabarkan sebuah pencapaian yang sangat berarti: tidak lagi bergantung pada pinjaman untuk menjalankan usahanya.

‎Semoga langkah kecil Nurbayanti menjadi inspirasi bahwa kebaikan yang ditunaikan melalui zakat, infak, dan sedekah dapat tumbuh menjadi kekuatan ekonomi bagi mustahik.

‎Sebab, pada akhirnya, keberhasilan sebuah bantuan bukan hanya ketika bantuan itu sampai kepada penerima, tetapi ketika bantuan tersebut mampu mengantarkan penerimanya untuk berdiri lebih tegak, berusaha lebih mandiri, dan perlahan keluar dari ketergantungan.

‎#CahayaZakat #BaznasMenguatkanIndonesia

14/08/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Gowa
BAZNAS Gowa Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Dua Kecamatan, Hadir di Tengah Warga yang Membutuhkan

GOWA, 11/08/2026 — Musibah kebakaran tidak hanya meninggalkan kerusakan pada rumah dan harta benda, tetapi juga menyisakan duka serta tantangan bagi keluarga yang menjadi korban. Di tengah kondisi tersebut, kehadiran bantuan menjadi penguat agar mereka tidak merasa menghadapi musibah seorang diri.

‎Sebagai lembaga filantropi yang menghimpun dan mengelola dana umat, BAZNAS Kabupaten Gowa kembali menunjukkan kepeduliannya dengan menyalurkan bantuan kepada warga terdampak bencana kebakaran di dua lokasi berbeda, yakni Kecamatan Bontonompo dan Kecamatan Somba Opu.

‎Bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian kepada para mustahik sekaligus upaya meringankan beban keluarga yang sedang menghadapi masa sulit.

‎Penyaluran pertama dilakukan kepada Mustahik Dadi (Dabi Dg Ngintang), warga Kababorong, Desa Romanglasa, Kecamatan Bontonompo. Bantuan berupa dana dan paket sembako diserahkan langsung oleh Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Gowa, Munawir, bersama Kepala Desa Romanglasa, Murhadi Dg Ngerang, 10/08/2026.

‎Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar keluarga korban, terutama di tengah kondisi pascakebakaran yang membutuhkan banyak perhatian dan pemulihan.

‎Dari Bontonompo, kepedulian BAZNAS Gowa juga menyentuh warga terdampak kebakaran di wilayah Kecamatan Somba Opu. Bantuan disalurkan kepada Mustahik Rusli, yang berdomisili di Jalan Dr. Wahidin Sudiro Husodo, Kelurahan Bonto Bontoa, Kecamatan Somba Opu, 11/08/2026.

‎Bantuan diserahkan oleh Kabag Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Kabupaten Gowa, Syamsul Anwar, bersama pihak Pemerintah Kelurahan Bonto Bontoa, Syamsuddin dan Desi.

‎Dua penyaluran tersebut menjadi gambaran bahwa kepedulian terhadap masyarakat tidak berhenti pada satu wilayah. BAZNAS Gowa terus berupaya hadir di berbagai pelosok Kabupaten Gowa, menjangkau masyarakat yang membutuhkan, termasuk mereka yang sedang menghadapi kondisi darurat akibat bencana.

‎Bagi korban kebakaran, bantuan yang diterima mungkin terlihat sederhana. Namun, di balik dana dan paket sembako tersebut terdapat pesan kemanusiaan yang jauh lebih besar: bahwa masih ada kepedulian, masih ada tangan yang membantu, dan mereka tidak sendirian dalam menghadapi cobaan.

‎Kehadiran BAZNAS Gowa di tengah masyarakat juga tidak terlepas dari kepercayaan para Muzaki dan masyarakat yang telah menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS. Dana yang dititipkan tersebut dikelola untuk kemudian disalurkan kepada mereka yang berhak menerimanya sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

‎Sebagai lembaga filantropi, BAZNAS Kabupaten Gowa berkomitmen menjaga amanah dana umat dengan prinsip amanah, transparan, tepercaya, dan tepat sasaran. Setiap bantuan diupayakan diberikan kepada Mustahik yang memenuhi kriteria, sehingga manfaat zakat, infak, dan sedekah dapat benar-benar dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan.

‎Penyaluran bantuan bencana juga menjadi bagian dari upaya BAZNAS untuk memastikan dana umat dapat hadir secara nyata dalam berbagai situasi kehidupan masyarakat, baik dalam kondisi normal maupun ketika warga menghadapi musibah.

‎Dari satu rumah ke rumah lainnya, dari pusat wilayah hingga pelosok desa dan kelurahan, BAZNAS Gowa terus membawa semangat bahwa zakat bukan sekadar kewajiban, tetapi juga kekuatan sosial yang mampu menghadirkan harapan bagi sesama.

‎Melalui kepedulian para muzaki dan pengelolaan yang bertanggung jawab, BAZNAS Gowa berupaya memastikan bahwa setiap amanah yang dititipkan dapat kembali kepada umat dalam bentuk manfaat yang nyata.

‎#CahayaZakat

11/08/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Gowa
BAZNAS Kab.Gowa Hadiri Rapat Persiapan Tausiyah, Zikir dan Doa Kebangsaan

GOWA — Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Gowa menghadiri rapat persiapan kegiatan Tausiyah, Zikir dan Doa Kebangsaan yang digelar Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Gowa, Selasa (11/8/2026).

Rapat berlangsung di Kantor Kemenag Kabupaten Gowa dengan melibatkan berbagai unsur pimpinan, tokoh agama, serta organisasi kemasyarakatan Islam di Kabupaten Gowa.

Sejumlah tokoh dan pejabat yang hadir di antaranya Kapolresta Gowa, Dandim 1409 Gowa, Ketua MUI Kabupaten Gowa, Ketua Baznas Kabupaten Gowa, Ketua FKUB Kabupaten Gowa, serta pimpinan ormas Islam se-Kabupaten Gowa.

Dalam rapat tersebut disepakati, kegiatan Tausiyah, Zikir dan Doa Kebangsaan akan dilaksanakan pada Jumat, 14 Agustus 2026, setelah salat Ashar.

Kegiatan akan dipusatkan di Masjid Agung Syekh Yusuf Kabupaten Gowa dengan target kehadiran mencapai sekitar 5.000 jamaah.

Peserta yang diharapkan hadir berasal dari berbagai elemen, mulai dari aparatur sipil, TNI, Polri, majelis taklim, organisasi kemasyarakatan Islam, hingga masyarakat umum.

Selain zikir dan doa bersama, kegiatan tersebut juga akan diisi tausiyah oleh dai kondang Ustaz Das’ad Latif.

Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Gowa, H. Jamaris, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut hadir dalam kegiatan tersebut.

Menurutnya, kegiatan ini menjadi momentum untuk bersama-sama memanjatkan doa demi kebaikan Kabupaten Gowa sekaligus memperlihatkan kekompakan berbagai elemen masyarakat.

“Silakan hadiri kegiatan ini dan laksanakan doa bersama agar Kabupaten Gowa semakin baik. Kita tunjukkan kekompakan kita dari berbagai elemen,” kata H. Jamaris.

Melalui kegiatan Tausiyah, Zikir dan Doa Kebangsaan ini, berbagai elemen di Kabupaten Gowa diharapkan dapat berkumpul dan memperkuat kebersamaan melalui doa bersama.

Kegiatan tersebut akan digelar Jumat, 14 Agustus 2026, setelah salat Ashar di Masjid Agung Syekh Yusuf Kabupaten Gowa, dengan target 5.000 jamaah.

11/08/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Gowa

Berita Terbaru

Rakorda BAZNAS Se-Sulsel & DKI Jakarta teguhkan Peran Zakat sebagai Motor Pemberdayaan Umat dalam Mendukung Astacita
Rakorda BAZNAS Se-Sulsel & DKI Jakarta teguhkan Peran Zakat sebagai Motor Pemberdayaan Umat dalam Mendukung Astacita
MAKASSAR - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) menggelar Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) se-Sulawesi Selatan dan DKI Jakarta dengan mengusung tema “Menguatkan Baznas Mendukung Astacita” pada Selasa, (2/13/2025) di Hotel Grand Asia, Jalan Boulevard, Makassar. Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Gubernur Sulawesi Selatan yang diwakili Asisten I Pemerintahan dan Kesra, Ishaq Iskandar. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya sinergi pengelolaan zakat dalam mendukung misi besar pembangunan daerah dan penguatan peran Baznas sebagai lembaga keumatan yang amanah serta profesional. Ketua Baznas RI yang diwakili oleh KH Achmad Sudrajat menyampaikan bahwa Rakorda ini menjadi momentum strategis dalam menyelaraskan program kerja Baznas di daerah dengan visi nasional, serta memastikan implementasi Astacita Baznas dapat berjalan optimal untuk memberdayakan mustahik menuju kemandirian. "Selain itu ada 10 program nasional, diantaranya termasuk penuntasan kemiskinan ekstrem," jelasnya. Turut hadir Kakanwil Kemenag Sulsel, Ali Yafied, yang menegaskan dukungan penuh Kemenag dalam penguatan regulasi dan tata kelola zakat yang transparan. Sementara itu, Ketua MUI Sulsel, Prof AGH. Najmuddin Abd Safa mengapresiasi langkah Baznas dalam memperluas peran dakwah dan pemberdayaan ekonomi umat sesuai prinsip syariah. Acara ini dihadiri oleh Ketua Baznas Kabupaten Gowa H. Abbas Alauddin beserta Wakil Ketua I Suharli, Wakil Ketua II Munawir, Wakil Ketua III Muis Fadli dan Wakil Ketua IV Rudi Salam. Didampingi oleh 3 orang staf amil, Firdaus, Rini dan Insani. Melalui Rakorda ini, seluruh jajaran Baznas diharapkan semakin solid dalam memperkuat pelayanan penghimpunan dan pendistribusian zakat, infak, dan sedekah (ZIS), serta memperluas program yang berkesinambungan yang berdampak sosial. Baznas Sulsel menegaskan komitmennya untuk terus menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam menurunkan angka kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan umat, sejalan dengan target pembangunan nasional dan daerah. Editor: -HG-
BERITA02/12/2025 | Humas BAZNAS Gowa
Kisah Haru dibalik Kunci Baru, BAZNAS Gowa Serahkan Kunci Bantuan RLHB
Kisah Haru dibalik Kunci Baru, BAZNAS Gowa Serahkan Kunci Bantuan RLHB
Gowa — Senyum haru tampak mengembang di tiga sudut wilayah Kabupaten Gowa pada Senin pagi. Masing-masing dari mereka yang selama ini hidup dalam keterbatasan hunian akhirnya menerima kunci rumah baru yang lebih layak dan aman melalui program Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB). Penyerahan dilakukan langsung oleh Pimpinan Baznas Kabupaten Gowa, Munawir selaku Wakil Ketua II, di tiga lokasi berbeda: - Bilasangi, Desa Bontomanai, Kecamatan Bajeng Barat untuk mustahik Nurhayati Dg Nurung, - Kelurahan Limbung, Kecamatan Bajeng untuk mustahik Gusli Dg Sarro, - Kelurahan Mataallo, Kecamatan Bajeng untuk mustahik Ahmadi Dg Rate. Di Bilasangi, Nurhayati Dg Nurung tak kuasa menahan air mata ketika kunci rumah diberikan. Hunian yang sebelumnya rapuh dan sering bocor saat hujan kini berubah menjadi rumah sederhana namun kokoh. “Kami ingin memastikan bahwa bantuan zakat benar-benar kembali kepada mereka yang berhak. Rumah layak huni ini bukan sekadar bangunan, tetapi simbol harapan baru bagi keluarga mustahik,” ujar Munawir, setelah menyerahkan kunci kepada para penerima. Di Limbung, Gusli Dg Sarro menggenggam kunci rumahnya dengan tangan bergetar. Ia mengaku selama bertahun-tahun tinggal di rumah yang dinding kayunya hampir roboh dimakan usia. “Saya tidak pernah menyangka bisa punya rumah seperti ini. Terima kasih kepada semua yang telah peduli. Ini rezeki yang tidak pernah saya bayangkan,” ucapnya lirih. Sementara di Mataallo, Ahmadi Dg Rate menyambut para relawan dan tim BAZNAS Gowa dengan senyum hangat. Ia mengatakan rumah ini menjadi bentuk ketenangan baru bagi keluarganya, sebab ia sendiri tidak mampu memperbaiki apalagi mendirikan rumah karena kondisi fisik. Ia sudah sejak lama mengalami kelumpuhan. “Rumah ini membuat saya lebih tenang menatap masa depan anak-anak. Terima kasih BAZNAS Gowa yang membantu kami yang kecil dan lemah ini,” katanya. Menurut Munawir, program RLHB tidak hanya bertujuan memberikan tempat tinggal yang aman, tetapi juga meneguhkan peran zakat sebagai instrumen pemberdayaan masyarakat. Ia menegaskan bahwa BAZNAS Gowa akan terus memprioritaskan mustahik yang hidup dalam kondisi rentan. “Kami berharap rumah-rumah ini menjadi awal dari perubahan hidup para penerima. Ketika tempat tinggal sudah layak, mereka bisa lebih fokus meningkatkan taraf ekonomi dan pendidikan keluarga,” tuturnya. Penyerahan tiga unit rumah ini disambut hangat oleh warga sekitar. Suasana sederhana, penuh doa, dan rasa syukur tampak menyelimuti tiap lokasi serah terima. Bagi tiga keluarga tersebut, kunci yang mereka terima bukan hanya pintu menuju rumah baru tetapi pintu menuju hidup yang lebih bermartabat. Editor : -HG-
BERITA01/12/2025 | Humas BAZNAS Gowa
Terima Bantuan Modal Usaha dari BAZNAS Gowa,  Rima Warga Pallangga Akhirnya Bisa Beli Kulkas untuk Jualan Minuman
Terima Bantuan Modal Usaha dari BAZNAS Gowa, Rima Warga Pallangga Akhirnya Bisa Beli Kulkas untuk Jualan Minuman
Gowa, 26 November 2025 — Kebahagiaan tampak jelas di wajah Rima Melati Sukma , warga Desa Toddotoa Kecamatan Pallangga, Kabupaten Gowa, setelah menerima bantuan modal usaha dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Gowa. Bantuan yang diserahkan di Kantor Baznas Gowa pada Rabu (26/11), langsung dimanfaatkan Rima untuk membeli kulkas dan bahan minuman guna menunjang usahanya. Rima mengisahkan bahwa ia telah lama ingin memiliki kulkas sendiri untuk berjualan minuman, namun terbatasnya modal membuat keinginannya tertunda. Melalui bantuan tunai dari Baznas Gowa, ia akhirnya bisa mewujudkan kebutuhan tersebut. “Saya berterima kasih kepada Baznas Gowa dan Pemerintah Kabupaten Gowa, Ibu Bupati. Berkat bantuan ini, saya sudah lama ingin punya kulkas dan akhirnya saya bisa punya kulkas sendiri untuk jualan minuman,” ujar Rima dengan mata berkaca-kaca. Bantuan yang diterima Rima merupakan bagian dari upaya Baznas Gowa memberdayakan masyarakat berpenghasilan rendah agar mampu meningkatkan perekonomian keluarga. Program ini tidak hanya menyasar pelaku usaha kecil, tetapi juga mendorong para mustahik agar mampu mandiri secara ekonomi. Wakil Ketua II Baznas Gowa, Munawir, menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen memperluas jangkauan bantuan agar semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya. “Bantuan ini merupakan bagian dari program pemberdayaan ekonomi mustahik. Tujuannya untuk membantu pelaku usaha kecil agar dapat meningkatkan produktivitas usaha dan kesejahteraan keluarga,” jelasnya. Munawir menambahkan, “Kami berkomitmen untuk terus memberdayakan masyarakat melalui program ini agar mustahik dapat menjadi muzakki di kemudian hari.” Dengan adanya dukungan tersebut, Rima berharap usahanya dapat berkembang dan menjadi sumber penghasilan yang lebih stabil bagi keluarganya. Editor : -HG-
BERITA26/11/2025 | Humas BAZNAS Gowa
BAZNAS RI Dorong Akselerasi Transformasi Layanan Zakat berbasis AI, Melalui Rakernis Digital & Zakat Tech Mini Expo 2025
BAZNAS RI Dorong Akselerasi Transformasi Layanan Zakat berbasis AI, Melalui Rakernis Digital & Zakat Tech Mini Expo 2025
Jakarta — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat tata kelola zakat berbasis teknologi melalui penyelenggaraan Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Transformasi Digital & Zakat Tech Mini Expo 2025 yang digelar selama dua hari, 26–27 November 2025, di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta. Mengusung tema “Pemanfaatan AI dan Penguatan Digital Fundraising”, kegiatan ini menjadi momentum strategis dalam mendorong percepatan ekosistem zakat digital nasional. Rakernis tahun ini tidak hanya menampilkan inovasi, tetapi juga menghadirkan ruang kolaborasi dari berbagai perusahaan digital terkemuka seperti Snowflake Indonesia dan Google, serta dukungan sektor perbankan seperti BSI, BCA, dan KB Bukopin Syariah. Masing-masing lembaga turut menghadirkan pembicara yang memberikan penguatan di bidang literasi digital, teknologi berbasis AI, serta keuangan perbankan syariah bagi para peserta yang terdiri dari pimpinan BAZNAS daerah dan para amil. Wakil Ketua III BAZNAS Kabupaten Gowa, Muis Fadli, yang hadir langsung pada kegiatan tersebut, menilai bahwa Rakernis ini menjadi tonggak penting bagi peningkatan kapasitas SDM amil di seluruh Indonesia. “Acara ini bisa menambah added value bagi para amil dan pimpinan BAZNAS, karena hal ini memperkuat literasi digital berbasis AI untuk mendorong inovasi. Dengan begitu, BAZNAS bisa terus mengikuti perkembangan teknologi sehingga ekosistem digital dalam pengelolaan dana umat dapat semakin diakselerasi,” ujar Alumni Fakultas Teknik Unhas ini. Kegiatan ini dibuka resmi oleh Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA, yang hadir bersama Pimpinan Bidang Transformasi Digital Nasional, Prof. Dr. Ir. Nadratuzzaman Hosen, M.S., M.Sc., Ph.D., beserta jajaran pimpinan BAZNAS RI lainnya. Momentum pembukaan juga disertai peluncuran sistem terbaru SIMBA (Sistem Informasi & Management BAZNAS) yang kini telah terintegrasi dengan teknologi kecerdasan buatan (AI). Integrasi ini diproyeksikan mampu meningkatkan ketepatan, transparansi, dan efisiensi layanan zakat nasional. Rakernis 2025 menjadi bukti bahwa transformasi digital BAZNAS bukan sekadar agenda tahunan, melainkan perjalanan panjang yang terus diperkuat melalui inovasi, kemitraan, dan konsistensi pengembangan teknologi. Melalui kegiatan ini, BAZNAS RI menargetkan terbentuknya fondasi digital yang semakin matang untuk mendukung percepatan penghimpunan dan pendistribusian zakat yang lebih modern, adaptif, dan berdampak. Editor : -HG-
BERITA26/11/2025 | Humas BAZNAS Gowa
BAZNAS Kabupaten Gowa Gelar Sosialisasi Pembentukan UPZ di Kantor Camat Manuju
BAZNAS Kabupaten Gowa Gelar Sosialisasi Pembentukan UPZ di Kantor Camat Manuju
Gowa — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Gowa menggelar sosialisasi pembentukan Panitia Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di Kantor Camat Manuju, Rabu (26/11) pukul 10.00 WITA. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Sekretaris Camat (Sekcam) Manuju dan tujuh kepala desa dari wilayah tersebut. Sosialisasi ini bertujuan memperkuat tata kelola zakat di tingkat kecamatan dan desa agar pengumpulan serta penyalurannya dapat berjalan lebih efektif. Kehadiran BAZNAS Gowa dalam kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk meningkatkan peran pemerintah desa dalam mendukung pengelolaan zakat secara profesional. Sekcam Manuju mengatakan bahwa kehadiran UPZ sangat dibutuhkan untuk memastikan pendistribusian zakat lebih terarah dan tepat sasaran. “Dengan adanya UPZ di setiap desa, proses pendataan, pengumpulan, dan penyaluran zakat dapat dilakukan lebih cepat dan lebih dekat dengan masyarakat. Kami berharap struktur ini mampu memperkuat pelayanan sosial di wilayah Manuju,” ujarnya. Para kepala desa yang hadir turut memberikan tanggapan positif. Mereka menilai bahwa pembentukan UPZ akan membantu meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berzakat sekaligus memperkuat sinergi antara desa, kecamatan, dan BAZNAS Kabupaten Gowa. Dalam kegiatan tersebut, tim BAZNAS Gowa memberikan penjelasan mengenai alur pembentukan panitia, struktur organisasi UPZ, serta mekanisme pelaporan yang sesuai standar nasional. Peserta juga diajak berdiskusi terkait tantangan di lapangan serta strategi untuk memperluas jangkauan penerima manfaat zakat. Rencananya, pembentukan panitia UPZ di kecamatan dan seluruh desa di Manuju akan segera dituntaskan dalam waktu dekat. BAZNAS Gowa berharap keterlibatan aktif pemerintah desa dapat mempercepat upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui distribusi zakat yang lebih terkoordinasi. Editor : -HG-
BERITA26/11/2025 | Humas BAZNAS Gowa
Menerima Kunjungan Mahasiswa UIN Alauddin, Guna Memperkuat Pemahaman Mengenai Zakat, Infak dan Sedekah (ZIS) di BAZNAS Kab. Gowa.
Menerima Kunjungan Mahasiswa UIN Alauddin, Guna Memperkuat Pemahaman Mengenai Zakat, Infak dan Sedekah (ZIS) di BAZNAS Kab. Gowa.
Gowa — Mahasiswa mata kuliah Manajemen ZIS dari Jurusan Manajemen Dakwah, Fakultas Dakwah dan Komunikasi Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar, melakukan kunjungan akademik ke Kantor BAZNAS Kabupaten Gowa. Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembelajaran lapangan untuk memperdalam pemahaman mengenai pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS). Rabu, 26 November 2025. Dalam kunjungan tersebut, mahasiswa diterima langsung oleh Ketua BAZNAS Gowa, Drs. H. Abbas Alauddin, SH., MM yang bertindak sebagai pemateri utama. Kunjungan dilaksanakan di Ruang Kerja Ketua BAZNAS Gowa. Ia menyampaikan penjelasan komprehensif mengenai konsep ZIS, peran strategis BAZNAS dalam pengentasan kemiskinan, serta pentingnya transparansi dan profesionalisme dalam mengelola dana umat. Ketua BAZNAS Gowa Drs. H. Abbas Alauddin " menekankan bahwa BAZNAS bukan hanya lembaga penghimpun dana, tetapi juga institusi yang memiliki tanggung jawab sosial besar dalam memastikan penyaluran ZIS tepat sasaran dan berdampak nyata bagi mustahik. Ia juga mendorong mahasiswa sebagai calon pengelola dakwah untuk memahami regulasi dan tata kelola ZIS secara mendalam". Kegiatan ini mendapat respons positif dari mahasiswa yang hadir. Mereka mengaku mendapatkan wawasan baru mengenai praktik manajemen ZIS di lapangan, terutama terkait mekanisme penghimpunan, pendistribusian, hingga pelaporan dana ZIS di daerah. Kunjungan akademik ini diharapkan menjadi sarana penguatan kompetensi mahasiswa Manajemen Dakwah dalam memahami sistem pengelolaan ZIS secara profesional, sekaligus membuka peluang kolaborasi antara UIN Alauddin dan BAZNAS Gowa dalam kegiatan edukasi zakat di masa mendatang. Editor : -HG-
BERITA26/11/2025 | Humas BAZNAS Gowa
BAZNAS GOWA Salurkan Bantuan Biaya Kesehatan kepada Pasien AL YUSRI di RSUD Syekh Yusuf Kab. Gowa
BAZNAS GOWA Salurkan Bantuan Biaya Kesehatan kepada Pasien AL YUSRI di RSUD Syekh Yusuf Kab. Gowa
Gowa — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Gowa dengan sigap kembali menyalurkan bantuan biaya kesehatan kepada seorang pasien berinisial AY di RSUD Syech Yusuf Kab. Gowa pada Senin, 24 November 2025. Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk kepedulian terhadap warga kurang mampu yang membutuhkan dukungan dalam proses pengobatan. Perwakilan BAZNAS Gowa dalam hal ini Wakil Ketua II Munawir, S.Pd yang menyerahkan langsung bantuan ini menyampaikan bahwa "BAZNAS menegaskan komitmennya untuk terus hadir dalam membantu masyarakat yang membutuhkan, khususnya pada sektor kesehatan". Ujarnya. Saat proses penyerahan bantuan, pasien telah dinyatakan pulang sehingga bantuan tersebut diwakilkan penerimaannya oleh pihak rumah sakit. Penyerahan dilakukan langsung oleh BAZNAS GOWA kepada petugas RSUD Syekh Yusuf Kab. Gowa sebagai bentuk dukungan terhadap proses administrasi perawatan pasien. Ketua Baznas Kabupaten Gowa berharap bantuan ini dapat meringankan beban keluarga pasien serta menjadi bagian dari komitmen lembaga dalam memastikan hak-hak mustahik terpenuhi, khususnya dalam layanan kesehatan. “Baznas selalu berupaya hadir dengan cepat untuk membantu warga yang membutuhkan, terutama dalam kondisi darurat kesehatan,” ujarnya. Pihak RSUD Syekh Yusuf menyampaikan terima kasih atas respons cepat Baznas Gowa, yang dinilai sangat membantu keluarga pasien dalam menyelesaikan kebutuhan biaya perawatan. Bantuan ini merupakan bagian dari program rutin Baznas Kabupaten Gowa dalam mendukung masyarakat kurang mampu, khususnya dalam bidang sosial dan kesehatan. BAZNAS Gowa berencana melanjutkan program bantuan kesehatan secara berkelanjutan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Editor : -HG-
BERITA24/11/2025 | Humas BAZNAS Gowa
BAZNAS Gowa Akan Bangunkan Rumah untuk Anto, Korban Rumah Roboh di Bontomarannu
BAZNAS Gowa Akan Bangunkan Rumah untuk Anto, Korban Rumah Roboh di Bontomarannu
Gowa — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Gowa memastikan akan membangunkan rumah baru untuk Anto, warga Borong, Desa Borongloe, Kecamatan Bontomarannu, yang menjadi korban rumah roboh pada Sabtu, 22 November 2025, sekitar pukul 03.00 Wita. Rumah milik Anto dilaporkan ambruk akibat kondisi bangunan yang sudah rapuh dan tidak mampu menahan terjangan angin pada dini hari tersebut. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, namun seluruh bagian rumah mengalami kerusakan parah sehingga tidak lagi layak huni. Menindaklanjuti laporan yang diterima dari tim Lacak Center, pihak BAZNAS Gowa langsung turun melakukan asesmen lapangan pada Minggu pagi, 23 November 2025. Dari hasil tinjauan itu, BAZNAS memastikan akan segera menindaklanjuti pembangunan rumah bantuan bagi korban. “Kami memperoleh berita ini dari tim Lacak Center yang diteruskan ke BAZNAS, sehingga kami turun langsung cek ke lokasi. Bantuan yang akan kami berikan ini sebagai simbol kehadiran BAZNAS Gowa di tengah-tengah masyarakat yang membutuhkan dan layak dibantu,” ujar Pimpinan (Wakil Ketua II, Penyaluran dan Pendistribusian) Baznas Gowa, Munawir, saat melakukan kunjungan. Staf Amil Baznas Gowa yang turut mendampingi, Syamsul Anwar menyebut pembangunan rumah akan diprioritaskan mengingat kondisi korban yang kini tidak memiliki tempat tinggal layak. Proses pendirian bantuan rumah direncanakan dimulai setelah finalisasi administrasi dan penyesuaian teknis di lapangan. Sementara itu, Anto mengaku bersyukur atas kepedulian pemerintah daerah melalui BAZNAS Gowa. Ia berharap pembangunan rumah dapat segera terealisasi agar keluarganya bisa kembali tinggal dengan aman. Pemerintah Kecamatan Bontomarannu juga memberikan dukungan dan memastikan koordinasi terus dilakukan agar proses bantuan berjalan lancar. Editor : -HG-
BERITA23/11/2025 | Humas BAZNAS Gowa
BAZNAS GOWA Kembali Kunjungi Korban Kebakaran, Bupati Gowa serahkan Bantuan Tunai.
BAZNAS GOWA Kembali Kunjungi Korban Kebakaran, Bupati Gowa serahkan Bantuan Tunai.
GOWA - Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang tertimpa musibah Baznas Gowa Kembali Kunjungi Korban Kebakaran di Kecamatan Pallangga, Pagi ini Bupati Gowa DR. HJ. Sitti Husniah Talenrang, SE.,MM didampingi oleh Pimpinan BAZNAS Kabupaten Gowa Bidang pendistribusian dan pendayagunaan Munawir, S.Pd mengunjungi korban kebakaran di Pajalau Desa Panakkukang Kecamatan Pallangga. (Sabtu, 22/11/2025). Musibah ini terjadi pada hari Jum'at dini hari sekitar pukul 08.00 Wita pagi saat ibu Mauria sedang tidak berada dirumah bersama kedua cucunya. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut akan tetapi rumah ibu Mauria habis terbakar tak tersisa dilalap oleh api karena warga sekitar yang turut membantu memadamkan api tersebut tidak bisa menyelamatkan barang - barang ibu Mauria. Bupati Gowa DR. HJ. Sitti Husniah Talenrang, SE.,MM menyampaikan empatinya dan merasa prihatin atas musibah yang menimpa ibu Mauria berserta Cucunya, sekaligus mengapresiasi Respon Cepat BAZNAS GOWA dalam memberikan bantuan. Bupati Gowa juga dalam kunjungan ini memberikan berupa Bantuan Tunai yang diserahkan langsung kepada korban kebakaran ibu Mauria Dg Bollo. Bantuan ini sebagai peneguh harapan setelah Dg Bollo mengalami musibah. "Saya Bupati Gowa turut prihatin dan berduka atas musibah ini, bantuan ini tidak seberapa buat ibu Mauria tapi semoga bermanfaat dan meringankan beban ibu Mauria beserta cucunya. Bersama dengan bantuan BAZNAS GOWA rumah ibu nanti akan diperbaiki, "ujar Bupati. Sementara itu, pimpinan BAZNAS GOWA Munawir, S.Pd menyampaikan bahwa BAZNAS GOWA akan selalu memberikan dukungan dan semangat menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang sedang tertimpa musibah. "BAZNAS Gowa selalu siap hadir ditengah masyarakat, bantuan ini paling tidak untuk memenuhi kebutuhan perlengkapan pakaian, peralatan tidur dan dapur yang hangus dilahap api." Ungkapnya. Ibu Mauria Dg. Bollo merasa bersyukur dan berterima kasih kepada Baznas Gowa yang sudah dua kali datang menjenguk setelah musibah menimpanya serta kepada Bupati Gowa. Editor : -HG-
BERITA22/11/2025 | Humas BAZNAS Gowa
Respon Cepat BAZNAS Gowa: Hadir Menguatkan Ibu Mauria di Tengah Duka Kebakaran
Respon Cepat BAZNAS Gowa: Hadir Menguatkan Ibu Mauria di Tengah Duka Kebakaran
Gowa — Dalam suasana pagi yang tenang di Dusun Pajalau, Desa Panakkukang, Kecamatan Pallangga, kepanikan tiba-tiba pecah ketika api melahap rumah milik Mauria Dg Bollo. Jumat (21/11/2025) menjadi hari yang tak terlupakan bagi ibu paruh baya itu—rumah yang selama ini menjadi tempat berteduh bersama dua cucunya, luluh lantak dalam hitungan menit. Mengetahui peristiwa tersebut, BAZNAS Kabupaten Gowa bergerak cepat. Tanpa menunggu lama, pihak BAZNAS mengutus staf amil untuk turun langsung meninjau lokasi kebakaran dan memastikan kondisi korban. Salah seorang Amil Baznas Kabupaten Gowa Dzulkifli yang akrab dipanggil Dzul mengatakan bahwa: "ini adalah upaya kami sebagai institusi filantrophy daerah menegaskan peran kami dalam membantu masyarakat yang sedang tertimpa musibah dan amanah umat yang telah menitipkan ZIS nya ke Baznas Kabupaten Gowa" ujar Dzulkifli. Sesampainya di tempat kejadian, team amil BAZNAS Gowa disambut oleh pemandangan puing-puing kayu yang masih menghitam. Di antara sisa-sisa rumah yang hangus itulah, mereka bertemu langsung dengan Ibu Mauria, yang masih terlihat tegar meski kehilangan seluruh harta bendanya. Sebagai bentuk respon awal, BAZNAS Gowa menyerahkan Paket Bantuan Sembako guna membantu kebutuhan dasar selama masa pemulihan. Bantuan ini simbol kehadiran BAZNAS sebagai lembaga yang tidak hanya mengelola amanah umat, tetapi juga hadir menyentuh langsung warga yang mengalami musibah. Ibu Mauria menceritakan detik-detik kejadian. Kebakaran terjadi sekitar pukul 08.00 pagi, saat ia sedang tidak berada di rumah serta kedua cucunya yang tinggal bersamanya sedang berangkat sekolah, Restu Septian (Kelas 2 SMP) dan Muh Isra (Kelas 4 SD). Sekembalinya warga mencoba memadamkan api, rumah sudah tidak dapat diselamatkan. Dalam kondisi penuh haru, bantuan itu menjadi penyemangat awal bagi Ibu Mauria untuk bangkit kembali. Melalui aksi cepat ini, BAZNAS Kabupaten Gowa kembali menegaskan komitmennya untuk selalu hadir di garis terdepan penanganan musibah, memastikan dana zakat, infak, dan sedekah benar-benar menyentuh mereka yang paling membutuhkan. Editor: HG
BERITA21/11/2025 | Humas BAZNAS Gowa
GENJOT KOMPETENSI AMIL, BAZNAS GOWA MENGGELAR PELATIHAN CAPACITY BUILDING
GENJOT KOMPETENSI AMIL, BAZNAS GOWA MENGGELAR PELATIHAN CAPACITY BUILDING
GOWA — Baznas Kabupaten Gowa menggelar pelatihan pengelolaan kantor digital, peningkatan kapasitas dan kompetensi bagi para amil, di Aula Kantor Baznas Gowa. Kamis (20/11/2025). Kegiatan ini diikuti sebanyak 22 peserta yang terdiri dari unsur pimpinan, amilin, amilat, serta mahasiswa yang sedang magang di Baznas Kabupaten Gowa. Ketua Baznas Kabupaten Gowa, H. Abbas Alauddin, saat membuka kegiatan menyampaikan bahwa kinerja pengumpulan Baznas Gowa pada semester II 2025 menunjukkan tren peningkatan yang signifikan. Menurutnya, perkembangan tersebut harus diimbangi dengan peningkatan keterampilan amil dalam mengelola zakat secara profesional dan sesuai regulasi. “Perkembangan ini harus dibarengi dengan peningkatan kemampuan para amil. Jika ingin membangun karir dalam pekerjaan, maka jangan pernah berhenti belajar karena tuntutan zaman terus berubah,” ujar Abbas. Pelatihan ini menghadirkan pemateri dari Staf Pengumpulan Baznas Provinsi Sulawesi Selatan, serta dua narasumber eksternal: Ilham Akbar, penggiat digital, yang membawakan materi Digital Marketing, dan Arman Sewang, Redaktur Senior Harian Fajar, yang mengisi materi Teknik Penulisan Berita. Salah satu staf Baznas Provinsi Sulsel, Suhatnam, menekankan pentingnya pendalaman digitalisasi fundraising sebagai kebutuhan yang tak terhindarkan di tengah perubahan perilaku masyarakat, termasuk para calon muzaki. Materi pengelolaan kantor digital Baznas disampaikan oleh Mahyudin Yusuf Kamal dan Arqam Jufri, keduanya staf pengumpulan Baznas Provinsi Sulsel. Adapun sesi penutup menjelang magrib diisi oleh Muhammad Firdaus, amil senior Baznas Gowa, dengan materi Cara Perhitungan Zakat. Kegiatan pelatihan ini disambut antusias oleh para peserta, termasuk mahasiswa magang yang berharap kegiatan serupa dapat digelar secara berkala sebagai bagian dari komitmen Baznas Gowa meningkatkan kualitas pengelolaan zakat di daerah. Editor : HG
BERITA20/11/2025 | Humas BAZNAS Gowa
Komite Dakwah Khusus MUI Gowa Jalin Kemitraan Strategis dengan Baznas Kabupaten Gowa
Komite Dakwah Khusus MUI Gowa Jalin Kemitraan Strategis dengan Baznas Kabupaten Gowa
Gowa, Selasa 18 November 2025 — Komite Dakwah Khusus (KDK) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Gowa melakukan kunjungan resmi ke Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Gowa. Kunjungan ini menjadi langkah awal penguatan sinergi antara dua lembaga keumatan dalam mendorong dakwah yang moderat, pemberdayaan masyarakat, serta penguatan literasi zakat di tengah masyarakat. KDK MUI merupakan badan otonom baru di bawah MUI yang memiliki mandat khusus dalam pembinaan umat, termasuk upaya pencegahan paham radikalisme serta menangani berbagai persoalan sosial-keagamaan. Sesuai namanya, komite ini berfokus pada dakwah yang lebih spesifik dan mendalam, serta mengarusutamakan nilai-nilai Islam Wasathiyah (Islam Moderat). Ketua KDK MUI Kabupaten Gowa, H. Muchsin Ramlan, menjelaskan bahwa kunjungan tersebut bertujuan mempererat silaturahmi sekaligus membuka ruang kolaborasi strategis dengan Baznas Gowa. “Kami datang untuk bersilaturrahim dan meneguhkan posisi KDK bahwa dalam pergerakan dakwah keumatan terdapat banyak area yang dapat disinergikan bersama Baznas, utamanya terkait pemberdayaan dana umat kepada para asnaf, yang juga merupakan audience pembinaan kami,” ujarnya. Rombongan KDK MUI Gowa disambut hangat oleh Ketua Baznas Kabupaten Gowa beserta jajaran wakil ketua. Ketua Baznas Gowa menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh atas komitmen KDK dalam mendakwahkan Islam yang moderat dan solutif, sembari membuka ruang kolaborasi dakwah dan sosial yang lebih massif di tingkat masyarakat. “Kehadiran KDK bisa menjadi mitra strategis bagi Baznas, terutama dalam menyuarakan dakwah zakat dan isu-isu sosial yang menjadi kebutuhan masyarakat,” ungkap Ketua Baznas Gowa. Drs. H. Abbas Alauddin, SH., MM Wakil Ketua I Bidang Pengumpulan Baznas Gowa, Dr. H. Suharli, Lc., MA, juga menambahkan pentingnya peran KDK dalam memperluas dakwah literasi zakat di masyarakat. “Kami berharap KDK dapat membantu memassifkan dakwah tentang zakat. Banyak masyarakat yang sebenarnya sudah mampu mengeluarkan zakat mal, namun masih belum melaksanakannya. Bahkan ada yang berkali-kali berhaji dan umrah, tetapi belum mengeluarkan zakat mal padahal sudah bersyarat,” jelasnya. Dalam sesi diskusi, kedua pihak turut membahas dinamika dakwah serta menjamurnya lembaga-lembaga LAZIS di masyarakat, termasuk tantangan koordinasi, edukasi publik, dan pentingnya menjaga kepercayaan umat melalui transparansi serta harmonisasi gerakan dakwah dan zakat. Kunjungan ini diharapkan menjadi awal dari kerja sama yang lebih erat antara KDK MUI Gowa dan Baznas Gowa, dalam rangka memperkuat pemberdayaan umat, memajukan dakwah yang moderat, serta meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat dalam berzakat. Editor -HG-
BERITA18/11/2025 | Humas BAZNAS Gowa
BAZNAS Kabupaten GOWA Peroleh WTP Hasil Audit Laporan keuangan Tahun 2024.
BAZNAS Kabupaten GOWA Peroleh WTP Hasil Audit Laporan keuangan Tahun 2024.
Gowa – Kabar membanggakan kembali datang dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Gowa. Laporan Keuangan BAZNAS Kabupaten Gowa Tahun 2024 berhasil meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari hasil audit independen. Capaian ini menjadi bukti nyata atas komitmen BAZNAS Gowa dalam menjaga akuntabilitas, transparansi, dan profesionalisme pengelolaan dana Zakat, Infak, Sedekah, dan Dana Sosial Keagamaan Lainnya (DSKL) yang telah diamanahkan oleh para muzaki. Seperti tahun sebelumnya, audit laporan keuangan tahun anggaran 2024 kembali dilakukan oleh Kantor Akuntan Publik (KAP) Manshur Arifin Suharyono & Rekan, yang ditunjuk langsung oleh Kementerian Agama RI sebagai auditor independen resmi. Proses penyampaian hasil audit dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting oleh pihak Kementerian Agama RI bersama tim auditor dari KAP. Kegiatan ini turut dihadiri oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Gowa H. Abbas Alauddin, Wakil Ketua III Bidang Keuangan, Perencanaan, dan Pelaporan Muis Fadli, ST, jajaran amil, serta tim auditor yang dipimpin oleh H. Tubagus Manshur, SE, Ak, M.Acc, BKP, CA, ASEAN CPA, CFI, CPA. Sepanjang tahun 2024, BAZNAS Kabupaten Gowa berhasil menghimpun dana sebesar Rp1,2 miliar, yang terdiri dari infak dan DSKL sebesar Rp507 juta serta zakat melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) sebesar Rp733 juta. Adapun pada sisi penyaluran, BAZNAS Gowa telah menyalurkan lebih dari Rp1,1 miliar melalui dua program unggulan, yaitu Program Gowa Taqwa dan Program Gowa Peduli. Dana tersebut disalurkan kepada delapan golongan (asnaf) penerima zakat, dengan porsi terbesar — sekitar 75% — diperuntukkan bagi asnaf miskin. Ketua BAZNAS Kabupaten Gowa Drs. H. Abbas Alauddin, SH., MM., menyampaikan rasa syukurnya atas capaian ini. “Kami berharap ke depan BAZNAS Gowa dapat terus menjadi lembaga yang amanah, transparan, dan profesional dalam mengelola dana ZIS maupun DSKL. Semoga keberadaan BAZNAS dapat semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, terutama dalam mewujudkan kesejahteraan sosial dan mengentaskan kemiskinan di Kabupaten Gowa,” ujarnya. Senada dengan itu, Wakil Ketua III Bidang Keuangan, Perencanaan, dan Pelaporan Muis Fadli, ST turut memberikan apresiasi atas kerja keras seluruh jajaran amil. “Alhamdulillah, selamat dan tahniah untuk seluruh pimpinan serta amil yang telah mengawal BAZNAS Gowa sepanjang tahun 2024. Ini adalah bentuk apresiasi negara atas kerja keras dan komitmen kita bersama. Terus pertahankan semangat dan disiplin dalam menjaga akuntabilitas keuangan BAZNAS Gowa,” pungkasnya. Dengan capaian Opini WTP ini, BAZNAS Kabupaten Gowa menegaskan kembali posisinya sebagai lembaga pengelola zakat yang terpercaya dan berintegritas, serta terus berupaya memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat Gowa. -HG-
BERITA13/11/2025 | Humas BAZNAS Gowa
BIMTEK PENATARAN EVALUASI HASIL INDEKS ZAKAT NASIONAL (IZN) 2025, Penguat tata Kelola Zakat tahun 2026
BIMTEK PENATARAN EVALUASI HASIL INDEKS ZAKAT NASIONAL (IZN) 2025, Penguat tata Kelola Zakat tahun 2026
Makassar - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Gowa dalam hal ini Wakil Ketua II Munawir, S.Pd dan Hasrini, SE (Staf) menghadiri Pembukaan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penataran Evaluasi hasil Indeks Zakat Nasional (IZN) 2025 dalam rangka penguatan strategi dan tata kelola zakat tahun 2026. Bimtek yang diadakan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Sulawesi Selatan ini berlangsung selama tiga hari mulai Senin - Rabu tanggal 10 - 12 November 2025 di Hotel Continent Center point Panakukang Makassar yang diikuti oleh beberapa perwakilan BAZNAS Kabupaten/Kota se-Sulawesi Selatan. Kegiatan Bimtek ini dibuka oleh Ketua BAZNAS Provinsi Sulawesi Selatan DR. Dr. H. Muh. Khidri Alwi, M.Kes.,M.A. yang dalam sambutannya "menekankan Evaluasi Indeks Zakat Nasional (IZN) untuk mengukur Dampak Pengelolaan Zakat, guna meningkatkan kemampuan teknis peserta dalam melakukan pengumpulan, pengelolaan dan analisis data IZN dalam hal ini BAZNAS Kabupaten/kota terkait se-Provinsi Sulawesi Selatan agar manfaatnya bisa dirasakan oleh para Mustahik.," kata Khidri Alwi. Kegiatan bimtek tidak hanya dibuka langsung oleh Ketua BAZNAS Provinsi Sulawesi Selatan melainkan beberapa orang Wakil Ketua BAZNAS Provinsi Sulawesi Selatan yang turut hadir serta Narasumber dari BAZNAS RI Aisha Putrina Sari yang memberikan materi pada hari pertama bimtek ini tentang Metodologi dan hasil evaluasi Indeks Zakat Nasional (IZN) 2025. Diharapkan dalam bimtek ini bisa mendorong BAZNAS Kabupaten/Kota se - Provinsi Sulawesi Selatan untuk bisa memperbaiki tata kelola, transparasi, dan akuntabilitas berdasarkan hasil evaluasi IZN serta penguatan kelembagaan BAZNAS di Sulawesi Selatan agar dampak zakat terhadap pengentasan kemiskinan dan kesejahteraan umat semakin optimal. -HG-
BERITA10/11/2025 | Humas BAZNAS Gowa
BAZNAS KABUPATEN GOWA Hadiri Launching Balai Ternak BAZNAS RI di BAZNAS Kabupaten Barru
BAZNAS KABUPATEN GOWA Hadiri Launching Balai Ternak BAZNAS RI di BAZNAS Kabupaten Barru
Gowa - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Gowa menghadiri Acara Launching Peluncuran Balai Ternak dan Program Zakat Community Development (ZCD) BAZNAS RI yang diadakan di Baruga Pettu Adae, Mall Pelayanan Publik (MPP) Lantai 6 Kantor Bupati Barru. Acara ini dihadiri oleh Ketua BAZNAS Gowa Drs. H. Abbas Alauddin, SH.,MM , Wakil Ketua I Dr. H. Suharli, Lc.,Ma serta Wakil Ketua II Munawir, S.Pd serta membawa 2 (Dua) orang Pendamping Pengelola Zakat Community Development (ZCD) dari Kecamatan Tombolopao dan Kecamatan Parigi. Peluncuran Balai Ternak BAZNAS RI ini dilaksanakan di Kabupaten Barru yang dihadiri oleh Gubernur Sulawesi Selatan yang diwakili oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Selatan DR. Dr. M. Ishaq Iskandar, M.Kes.,MM., MH., Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf ( Ditzawa) Kementerian Agama RI, Prof. Dr. Waryono Abdul Ghafur, Ketua BAZNAS Provinsi Sulawesi Selatan DR. Dr. H. M. Khidri Alwi, M.Kes.,MA, Wakil Bupati Barru DR. Ir. Abustan A , serta Pimpinan BAZNAS Kab. Selayar , Barru dan Enrekang, beserta Jajarannya. Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI meluncurkan tiga balai ternak di Provinsi Sulawesi Selatan, Kabupaten yang mendapatkan yaitu Kabupaten Selayar, Kabupaten Barru dan Kabupaten Enrekang dengan total Bantuan mencapai Rp. 2. 113.245.130. Deputi II Bidang pendistribusian dan pendayagunaan BAZNAS RI mengatakan tiga balai ternak tersebut menjadi bagian dari 57 titik program nasional BAZNAS yang tersebar di berbagai daerah Indonesia. KETUA BAZNAS GOWA Drs. H. Abbas Alauddin, SH.,MM berharap "Harapan utama BAZNAS GOWA dapat menerapkan program tersebut dalam mengembangkan ekonomi Mustahik di sektor peternakan". Mewujudkan kemandirian ekonomi bagi para Mustahik agar mereka dapat naik kelas menjadi Muzakki. -HG-
BERITA05/11/2025 | Humas BAZNAS Gowa
BAZNAS Gowa Dorong Kemandirian Ekonomi Masyarakat Lewat Program ZCD di Tombolo Pao Kab. Gowa
BAZNAS Gowa Dorong Kemandirian Ekonomi Masyarakat Lewat Program ZCD di Tombolo Pao Kab. Gowa
GOWA — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Gowa terus memperkuat kiprahnya dalam membangun kemandirian ekonomi masyarakat melalui program Zakat Community Development (ZCD) yang merupakan salah satu program nasional BAZNAS RI. Pada Senin, 3 November 2025, pimpinan BAZNAS Kabupaten Gowa melakukan kunjungan lapangan ke lokasi pelaksanaan program ZCD di Kelurahan Tamaona, Kecamatan Tombolo Pao. Program ini bertujuan memberdayakan masyarakat dengan mengintegrasikan aspek sosial dan ekonomi berbasis potensi lokal daerah. Melalui program tersebut, BAZNAS memberikan modal usaha dan bantuan pengembangan ekonomi produktif kepada 25 orang masyarakat mustahik, dengan fokus pada pengembangan usaha pengolahan buah markisa menjadi sirup markisa khas Tombolo Pao. Pendamping lapangan program ZCD, Vincentia Sri Palupi (Upik), mengungkapkan bahwa program ini memberikan dampak yang signifikan bagi masyarakat penerima manfaat. > “Program ini sangat membantu masyarakat. Sekarang produksi sirup markisa bisa mencapai 25 liter per hari. Warga mulai bersemangat karena mereka melihat langsung hasil dari kerja keras mereka sendiri,” ujarnya. Kegiatan kunjungan tersebut dihadiri oleh Wakil Ketua I BAZNAS Gowa, Dr. H. Suharli, Lc., MA., dan Wakil Ketua IV, Rudi Salam, S.Kep., M.Kep. Dalam kesempatan itu, Suharli menegaskan bahwa tujuan utama program ZCD bukan hanya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, tetapi juga menciptakan transformasi sosial yang berkelanjutan. > “Kami berharap masyarakat yang tergabung dalam ZCD mampu meningkatkan keterampilan dan pendapatannya. Harapan kami, mereka yang hari ini masih berstatus mustahik, suatu saat bisa menjadi muzaki — dari penerima zakat menjadi penuna zakat,” jelas Suharli. BAZNAS Kabupaten Gowa menegaskan komitmennya untuk terus menyalurkan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) secara amanah dan produktif agar memberikan dampak nyata bagi masyarakat, terutama di sektor pemberdayaan ekonomi berbasis potensi daerah. Program ZCD di Tombolo Pao menjadi contoh konkret bagaimana zakat dapat berperan sebagai instrumen pembangunan sosial yang berkelanjutan, sekaligus memperkuat ekonomi umat di tingkat akar rumput. BAZNAS Gowa mengajak seluruh masyarakat, khususnya para dermawan dan calon muzaki, untuk menunaikan zakat dan infaknya melalui lembaga resmi agar dana zakat dapat dikelola secara tepat sasaran dan berdaya guna tinggi. ~HG~
BERITA03/11/2025 | Humas BAZNAS Gowa
Baznas Gowa Bergerak Cepat Bantu Rangga, Bocah Viral yang ke Sekolah Hanya Berbekal Singkong Bakar
Baznas Gowa Bergerak Cepat Bantu Rangga, Bocah Viral yang ke Sekolah Hanya Berbekal Singkong Bakar
GOWA, 6 Oktober 2025 — Suasana bahagia dan sedikit haru menyelimuti rumah sederhana di Kecamatan Bontolempangan, Kabupaten Gowa, saat tim Baznas Kabupaten Gowa tiba membawa bantuan untuk Rangga, bocah SD yang kisahnya viral karena setiap hari berangkat sekolah hanya berbekal singkong bakar. Rangga, siswa SD Inpres Borongbulo, tinggal bersama kakeknya di rumah kayu yang nyaris roboh. Sejak ibunya meninggal dunia dan ayahnya menikah lagi, Rangga tumbuh dalam keterbatasan tanpa perhatian orang tua. Setiap pagi, kakeknya hanya bisa membekalinya dengan singkong bakar karena tak ada uang untuk memberi jajan. Kisah pilu ini menyentuh hati ribuan netizen dan akhirnya sampai ke Baznas Kabupaten Gowa. Tanpa menunggu lama, Baznas Gowa langsung turun tangan. Melalui program Gowa Peduli, Baznas menyalurkan paket sembako, perlengkapan sekolah lengkap, serta uang saku untuk Rangga. Bantuan diserahkan langsung oleh tim relawan Baznas di rumah Rangga pada Senin, 6 Oktober 2025. > “Kami bergerak cepat karena kisah Rangga adalah potret nyata kemiskinan ekstrem yang perlu segera dibantu. Ini menjadi panggilan kemanusiaan bagi kita semua,” ujar Wakil Ketua II Baznas Gowa Bidang Pendistribusian, Munawir, Menurut Munawir, Baznas Gowa akan terus memantau kondisi Rangga dan kakeknya untuk memastikan kebutuhan dasar mereka terpenuhi. Tidak hanya bantuan sementara, Baznas juga berencana melakukan pendampingan jangka panjang, termasuk perbaikan tempat tinggal dan dukungan pendidikan bagi Rangga. > “Kami tidak ingin bantuan ini berhenti di sini. Kami ingin memastikan Rangga tetap bisa bersekolah dan tumbuh menjadi anak yang kuat dan berdaya,” tambah Munawir Kehadiran Baznas disambut haru oleh sang kakek. Dengan mata berkaca-kaca, ia mengucapkan terima kasih atas kepedulian dan kehadiran Baznas yang datang di saat mereka benar-benar membutuhkan. Kisah Rangga menjadi pengingat bahwa masih banyak anak-anak di pelosok Gowa yang berjuang dalam keterbatasan, namun tetap semangat menuntut ilmu. Dan di tengah keterpurukan itu, Baznas Gowa hadir membawa harapan. Editor: Humas BAZNAS Gowa
BERITA11/10/2025 | Humas BAZNAS Gowa
Pendistribusian Daging DAM Jamaah Haji 2025 di Kabupaten Gowa: Sentuhan Berkah dari Tanah Suci untuk Rakyat Kecil
Pendistribusian Daging DAM Jamaah Haji 2025 di Kabupaten Gowa: Sentuhan Berkah dari Tanah Suci untuk Rakyat Kecil
Gowa, 11 Oktober 2025- Rasa syukur dan haru menyelimuti wajah para penerima manfaat saat daging DAM Jamaah Haji 2025 tiba di tangan mereka. Melalui kepercayaan yang diberikan oleh Pemerintah Arab Saudi, Baznas RI menjadi salah satu lembaga yang dipercaya untuk penyalurannya ini. Baznas Gowa dipercayakan untuk menyalurkan daging DAM Haji dari Tanah Suci kepada masyarakat di beberapa kecamatan se-Kabupaten Gowa. Kegiatan penuh keberkahan ini dipimpin langsung oleh Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian Baznas Kabupaten Gowa, Munawir, yang memastikan proses distribusi berjalan tertib, tepat sasaran, dan penuh makna. Pendistribusian telah dimulai sejak Senin, 6 Oktober 2025, dan berlangsung hingga hari ini dengan melibatkan seluruh tim amil dan relawan Baznas di lapangan. “Ini bukan sekadar pembagian daging, tapi ini adalah distribusi _barakka'_ haji dan kami ingin memastikan bahwa _barakka_ daging DAM dari para jamaah haji sampai kepada mereka yang berhak menerimanya,” ujar Munawir di sela-sela kegiatan distribusi. Sebanyak 1.125 pouch paket daging DAM dibagikan kepada para mustahik dari berbagai kalangan: guru mengaji, pedagang kecil, satpam, buruh harian, tukang sapu jalanan, hingga masyarakat dhuafa lainnya. Para penerima tampak bahagia dan terharu menerima daging yang berasal dari hewan kurban jamaah haji di Tanah Suci tersebut. Salah satu penerima, Marlina (35) seorang guru mengaji di Kelurahan Romangpolong, Kecamatan Somba Opu, menuturkan dengan mata berkaca-kaca, > “Subhanallah... saya tak menyangka bisa menerima daging dari Mekkah. Rasanya seperti Allah kirimkan hadiah langsung dari Tanah Suci untuk kami di sini.” Program distribusi ini menjadi wujud nyata bagaimana nilai-nilai ibadah haji tidak berhenti di Tanah Haram, tetapi meluas hingga ke pelosok negeri sebagai bentuk solidaritas dan kepedulian umat Islam. Ketua Baznas Kabupaten Gowa, Drs. H. Abbas Alauddin, turut menyampaikan apresiasinya atas kepercayaan yang diberikan kepada Baznas Gowa. > “Alhamdulillah, kami bersyukur bisa menjadi bagian dari rantai kebaikan global ini. Semoga setiap potong daging yang disalurkan menjadi penguat iman dan kebersamaan di tengah masyarakat Gowa.” Dengan semangat berbagi dan pelayanan yang amanah, Baznas Kabupaten Gowa terus berkomitmen menyalurkan zakat, infak, sedekah, serta amanah-amanah kemanusiaan lainnya dengan profesional dan penuh tanggung jawab. Berkah dari Tanah Suci kini telah hadir di Bumi Gowa — menghubungkan doa, cinta, dan kepedulian umat dari Mekkah hingga ke rumah-rumah masyarakat yang membutuhkan. Editor: Humas BAZNAS Gowa
BERITA11/10/2025 | Humas BAZNAS Gowa
BAZNAS KABUPATEN SINJAI Lakukan Studi Tiru ke BAZNAS KABUPATEN GOWA: Tingkatkan Tata Kelola Keuangan dan Pelaporan
BAZNAS KABUPATEN SINJAI Lakukan Studi Tiru ke BAZNAS KABUPATEN GOWA: Tingkatkan Tata Kelola Keuangan dan Pelaporan
Gowa, 8 Oktober 2025 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Gowa menerima kunjungan silaturahmi sekaligus studi tiru dari BAZNAS Kabupaten Sinjai. Kegiatan ini berlangsung di Kantor BAZNAS Kabupaten Gowa dengan fokus pembahasan pada manajemen pengelolaan laporan keuangan, perencanaan, dan pelaporan program zakat. Ketua BAZNAS Kabupaten Gowa, Drs. H. Abbas Alauddin didampingi oleh jajaran Wakil Ketua, menyambut langsung kedatangan rombongan dari Sinjai. Dalam sambutannya, ia menyampaikan rasa bahagia dan apresiasinya atas kepercayaan BAZNAS Sinjai yang menjadikan Gowa sebagai tempat pembelajaran. “Kami sangat senang menerima kunjungan dari BAZNAS Kabupaten Sinjai. Semoga kunjungan ini bisa menjadi ajang berbagi pengetahuan, memperkuat sinergi antar-BAZNAS daerah, serta memberikan manfaat nyata dalam peningkatan tata kelola zakat di Sulawesi Selatan,” ujar H. Abbas Alauddin. Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Sinjai, Drs. H. Muh. Tahir, mengungkapkan rasa bahagianya dapat berkunjung ke Gowa. Ia juga menuturkan bahwa kunjungan ini terasa istimewa karena adanya hubungan akademik yang sudah terjalin lama antara dirinya dan Ketua BAZNAS Gowa sejak sama-sama menempuh studi di IAIN Alauddin Makassar (sekarang UIN Alauddin Makassar). “Selain untuk belajar dan berbagi praktik baik, kunjungan ini juga menjadi ajang mempererat ukhuwah antara sesama pengelola zakat. Kami melihat BAZNAS Gowa memiliki sistem keuangan yang tertata baik dan bisa menjadi inspirasi bagi kami,” ungkap H. Muh. Tahir. Dalam kegiatan ini, turut hadir jajaran pimpinan dan amil dari kedua lembaga. Dari BAZNAS Sinjai hadir pula Wakil Ketua III, Saifuddin, yang membidangi keuangan dan pelaporan menuturkan bahwa "ada beberapa item penjurnalan keuangan yang masih jauh dari kaidah akutansi dan atas saran KAP menyarankan untuk melakukan studi tiru di Baznas Kab. Gowa yang administrasi pelaporan keuangannya sudah terbilang rapih" ujarnya. Wakil Ketua III BAZNAS Gowa Muis Fadli dalam sambutannya menuturkan bahwa keberhasilan BAZNAS Gowa dalam pengelolaan keuangan tidak lepas dari ketepatan dalam merekrut amil yang berkompeten dan disiplin dalam menjalankan tugas pengelolaan administrasi keuangan. “Kami berupaya menjaga profesionalitas amil agar laporan keuangan tetap transparan dan akuntabel. Namun tentu, kami juga terbuka untuk belajar dari BAZNAS Sinjai — barangkali ada hal-hal positif yang bisa kami adopsi,” pungkasnya Kegiatan studi tiru ini diakhiri dengan diskusi interaktif, berbagi pengalaman, serta rencana tindak lanjut untuk memperkuat pengelolaan zakat dan infaq yang semakin efektif, profesional, dan berdampak bagi masyarakat. Editor: Humas_Gowa
BERITA08/10/2025 | Humas BAZNAS Gowa
BAZNAS KABUPATEN GOWA SALURKAN BANTUAN BIAYA PERAWATAN BAGI MUSTAHIK
BAZNAS KABUPATEN GOWA SALURKAN BANTUAN BIAYA PERAWATAN BAGI MUSTAHIK
BAZNAS Gowa - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Gowa kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan dan kepeduluan terhadap masyarakat, terkhusus bagi Mustahik yang kurang mampu atau terkena Musibah. Pada hari ini Kamis, 02 Oktober 2025, BAZNAS Kabupaten Gowa menyalurkan biaya Bantuan perawatan Rumah Sakit Ananda Muhammad Hafidz yang berusia 1 tahun 4 bulan. Ananda dirawat di Rumah Sakit karena di Diagnosa Gangguan Pernafasan dan dirawat di RSUD Syekh Yusuf sejak Hari Sabtu, 27/09/2025. Anak Kedua dari pasangan Bapak M. Takbir dan Ibu Fitriani yang beralamat di Tangngalla Desa Kanjilo Kec Barombong Kabupaten Gowa. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban kedua orang tua Ananda Hafidz dalam perawatannya dan juga sebagai bentuk kepedulian BAZNAS Gowa di Tengah Masyarakat. Dalam hal ini Ananda Hafidz Sudah diijinkan pulang dari Pihak RS, namun kedua orang tua Ananda Hafidz terkendala biaya perawatannya tidak memiliki cukup biaya untuk menebus biaya obat dan perawatan rumah sakit dengan tagihan biaya sejumlah kurang lebih tiga juta rupiah selama masa perawatannya. Berdasarkan surat keterangan dari Dinas Sosial bahwa keluarga tersebut termasuk dalam kategori keluarga kurang mampu, sehingga Baznas Kab. Gowa turun langsung menyerahkan bantuan kepada orang tua ananda Muhammad Hafidz di RS Syekh Yusuf Lt. 6 Ruang Perawatan Anak. Penyerahan Bantuan dilakukan langsung oleh Wakil Ketua II Bidang pendistribusian dan pendayagunaan Munawir, S.Pd dan Relawan BAZNAS Gowa Dzulkifli, disertai do'a agar Ananda Hafidz selalu diberikan kesehatan. Dengan adanya Bantuan ini BAZNAS Gowa berharap dapat terus memperkuat peran sebagai pengelola Zakat, Infaq dan Sedekah (ZIS) yang tidak hanya fokus pada aspek ekonomi, tetapi juga dapat membantu diberbagai situasi sosial dan kemanusiaan di Kabupaten Gowa. Editor: Icha_Humas Gowa
BERITA02/10/2025 | Humas BAZNAS Gowa
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Gowa.

Lihat Daftar Rekening →