WhatsApp Icon
Kolaborasi untuk Buruh: BAZNAS Gowa dan Pemkab Gowa Tebar Kepedulian di Momentum May Day 2026

Gowa, 10 Mei 2026 - ‎BAZNAS Kabupaten Gowa bersama Pemerintah Kabupaten Gowa menunjukkan kepedulian nyata kepada para pekerja dengan menyalurkan 100 paket bantuan sembako dalam kegiatan Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 yang dirangkaikan dengan program One Day One District Pemerintah Kabupaten Gowa di Kecamatan Bontomarannu, Ahad (10/05/2026).

‎Kegiatan yang berlangsung di Wisata Kebun Desa Bontomanai itu berlangsung hangat dan penuh kebersamaan. Bantuan paket sembako diserahkan langsung oleh Bupati Gowa Hj. St. Husniah Talenrang dan Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa Andy Aziz bersama dengan Ketua BAZNAS Kabupaten Gowa H. Abbas Alauddin dan Wakil Ketua II Munawir.

‎Momentum peringatan Hari Buruh tahun ini tidak hanya menjadi ajang seremonial, tetapi juga menjadi ruang kolaborasi antara pemerintah daerah, BAZNAS, komunitas buruh, pimpinan perusahaan, organisasi kepemudaan, hingga seluruh elemen masyarakat di Kecamatan Bontomarannu untuk memperkuat solidaritas sosial dan perhatian terhadap kesejahteraan pekerja.

‎Dalam sambutannya, Bupati Gowa Hj. St. Husniah Talenrang menegaskan bahwa pekerja memiliki posisi strategis dalam pembangunan daerah. Pemerintah Kabupaten Gowa berkomitmen menghadirkan kebijakan yang berpihak pada kesejahteraan dan perlindungan pekerja.

‎“Kami ingin pekerja di Gowa tumbuh menjadi pekerja yang sehat, produktif, kompetitif, dan bermartabat. Pemerintah hadir untuk memastikan pembangunan ekonomi berjalan seiring dengan perlindungan dan penghargaan terhadap para pekerja,” ujarnya.

‎Menurutnya, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci untuk menciptakan ekosistem ketenagakerjaan yang sehat dan berkeadilan. Karena itu, sinergi antara pemerintah daerah, BAZNAS, BPJS, organisasi buruh, dan perusahaan serta masyarakat harus terus diperkuat demi menghadirkan manfaat nyata bagi pekerja dan keluarganya.

‎Sementara itu, perwakilan KSPSI Gowa, Rintoh Rahim menyebutkan bahwa peringatan Hari Buruh tahun ini menjadi penanda hadirnya perhatian pemerintah terhadap pekerja di Kabupaten Gowa.

‎“Ini menjadi babak baru bagi Kabupaten Gowa sebagai daerah yang ramah terhadap pekerja. Kami melihat ada ruang komunikasi dan perhatian yang semakin terbuka antara pemerintah dan para buruh,” tuturnya.

‎Ia juga mengapresiasi keterlibatan berbagai pihak dalam kegiatan tersebut, mulai dari pemerintah daerah, BAZNAS, BPJS, hingga organisasi masyarakat dan pemuda yang turut mengambil bagian dalam pelayanan sosial kepada masyarakat.

‎Mengusung tema “Buruh Sejahtera, Gowa Maju – Kolaborasi untuk Keadilan dan Produktivitas”, rangkaian kegiatan May Day 2026 di Bontomarannu diisi dengan berbagai pelayanan sosial dan kemasyarakatan. Selain penyerahan 100 paket sembako dari BAZNAS dan bantuan dari BPJS Ketenagakerjaan, masyarakat juga mendapatkan pelayanan administrasi kependudukan, pemeriksaan kesehatan gratis, konsultasi ketenagakerjaan dan hukum, pelayanan KB dan stunting, pelayanan perizinan usaha, layanan BPJS Kesehatan keliling, sunatan massal, donor darah, hingga pasar murah.

‎Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa, perwakilan BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan, para pimpinan SKPD dan Camat lingkup Pemerintah Kabupaten Gowa, serta berbagai elemen masyarakat dan organisasi kepemudaan di Kecamatan Bontomarannu.

‎Suasana kebersamaan yang tercipta sepanjang kegiatan menjadi gambaran bahwa peringatan Hari Buruh tidak hanya dimaknai sebagai perjuangan hak pekerja, tetapi juga momentum mempererat kepedulian sosial dan membangun kolaborasi untuk kemajuan Kabupaten Gowa yang lebih inklusif dan berkeadilan.

EDITOR: -HG-

10/05/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Gowa
Wakil Ketua II BAZNAS Gowa Tinjau Progres Pengerjaan Bangunan RLHB untuk Imam Masjid di Bontomaero

‎Gowa, 14 April 2026 – Harapan untuk hidup lebih layak kini mulai terwujud bagi Syaripuddin, seorang imam Masjid Besar Limbung yang selama ini tinggal di rumah dengan kondisi memprihatinkan. Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Gowa, Munawir, turun langsung meninjau progres pembangunan Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB) milik Syaripuddin di Bontomaero, Desa Maccinibaji, Kecamatan Bajeng, Selasa (14/04/2026).

‎Kunjungan tersebut menjadi bentuk komitmen BAZNAS dalam memastikan bantuan yang disalurkan benar-benar tepat sasaran dan berjalan sesuai harapan. Saat ini, pembangunan rumah telah memasuki tahap pengerjaan dinding, menandakan progres yang cukup signifikan sejak dimulainya proses pembangunan.

‎Munawir menyampaikan bahwa kehadirannya di lokasi bukan sekadar formalitas, melainkan bentuk tanggung jawab moral dan amanah dalam mengawal program bantuan bagi masyarakat yang membutuhkan (Mustahik).

‎“Kami ingin memastikan bahwa proses pembangunan ini berjalan dengan baik dan sesuai target, sehingga Pak Syaripuddin bersama keluarga bisa segera menempati rumah yang layak, aman, dan nyaman. Ini bukan hanya soal bangunan, tetapi tentang menghadirkan kembali harapan dan martabat hidup,” ujarnya di sela-sela peninjauan.

‎Sebelum mendapatkan bantuan, rumah yang dihuni Syaripuddin berada dalam kondisi sangat memprihatinkan. Dinding rumah yang rapuh serta atap yang bocor membuat keluarga ini harus bertahan dalam keterbatasan, terlebih saat musim hujan tiba.

‎Kondisi tersebut pertama kali teridentifikasi melalui pendataan yang dilakukan oleh Sahabat Lacak Desa Maccinibaji bersama Pemerintah Desa setempat. Laporan tersebut kemudian diteruskan ke LACAK Center Gowa dan Dinas Sosial, hingga akhirnya direkomendasikan kepada BAZNAS Kabupaten Gowa untuk mendapatkan intervensi bantuan.

‎Perhatian terhadap kondisi Syaripuddin juga datang langsung dari Bupati Gowa, Hj. Siti Husniah Talenrang, yang mengunjungi kediamannya pada 2 April 2026 lalu. Dalam kunjungan tersebut, BAZNAS Gowa turut menyerahkan bantuan paket sembako sebagai bentuk kepedulian awal sebelum pembangunan rumah dimulai.

‎Program RLHB ini merupakan salah satu bukti nyata peran BAZNAS dalam mengelola dana umat, seperti zakat, infak, dan sedekah, secara amanah dan transparan. Dana yang dihimpun dari masyarakat disalurkan kembali kepada mereka yang berhak menerima (mustahik), dengan pendekatan yang tepat sasaran dan berkelanjutan.

‎Hingga saat ini, BAZNAS Kabupaten Gowa tercatat telah menyalurkan bantuan Rumah Layak Huni Baznas (RLHB) sebanyak 38 unit kepada Mustahik, masyarakat yang membutuhkan di berbagai wilayah di Kabupaten Gowa. Program ini diharapkan mampu menjadi solusi nyata dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat kurang mampu.

‎Syaripuddin, dengan mata yang berkaca-kaca, tak mampu menyembunyikan rasa haru dan syukurnya atas perhatian yang diberikan oleh pemerintah dan BAZNAS.

‎“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Gowa dan BAZNAS. Bantuan ini sangat berarti bagi kami. Selama ini kami tinggal dalam kondisi yang serba kekurangan, tapi sekarang kami punya harapan untuk hidup lebih layak. Semoga semua kebaikan ini dibalas oleh Allah SWT,” ungkapnya penuh haru.

‎Kisah Syaripuddin menjadi cerminan bahwa kepedulian sosial dan pengelolaan dana umat yang baik mampu menghadirkan perubahan nyata. Di tengah keterbatasan, hadirnya uluran tangan menjadi cahaya harapan bagi mereka yang membutuhkan—bahwa tidak ada yang benar-benar sendiri dalam menghadapi kesulitan hidup.

EDITOR : -HG-

15/04/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Gowa
BAZNAS Gowa Salurkan Bantuan Usaha, Harapan Baru Tumbuh dari Dua Desa di Bontolempangan

‎Gowa, 11 April 2026 – Harapan baru mulai tumbuh di pelosok Kecamatan Bontolempangan, Kabupaten Gowa. Di tengah keterbatasan ekonomi, bantuan usaha dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Gowa hadir sebagai cahaya bagi warga yang selama ini berjuang memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

‎Pada Sabtu (11/4/2026), BAZNAS Gowa menyalurkan bantuan usaha kepada dua mustahik di dua desa berbeda, yakni Desa Pa’ladingan dan Desa Lassa-lassa. Bantuan ini tidak sekadar berupa modal, tetapi juga menjadi simbol kepedulian dan ikhtiar bersama dalam mengangkat perekonomian masyarakat kecil.

‎Di Likunoang, Dusun Lurayya, Desa Pa’ladingan, bantuan usaha diserahkan kepada Bohari, seorang warga yang selama ini berjuang menghidupi keluarganya dengan keterbatasan.

‎Penyerahan bantuan dilakukan oleh Kepala Bagian Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Gowa, Syamsul Anwar, didampingi staf amil Dzulkifli. Turut hadir perwakilan Pemerintah Kecamatan Bontolempangan, Jumran, serta Pemerintah Desa Pa’ladingan, Tanombowo Hulu.

‎Tak butuh waktu lama, bantuan tersebut langsung dimanfaatkan Bohari. Dengan penuh semangat, ia membelanjakan modal itu ke toko grosir untuk memulai usaha kecil berupa penjualan barang campuran kebutuhan rumah tangga di rumahnya.

‎Bantuan yang diterima Bohari merupakan hasil dari proses panjang yang melibatkan berbagai pihak. Ia sebelumnya didata oleh Sahabat Lacak Desa bersama Pemerintah Desa Pa’ladingan, kemudian diteruskan ke Dinas Sosial Kabupaten Gowa, hingga akhirnya direkomendasikan kepada Baznas berdasarkan hasil asesmen kebutuhan.

‎Dalam suasana haru, Pemerintah Desa Pa’ladingan melalui Tanombowo Hulu menyampaikan apresiasi mendalam,

‎“Kami Pemerintah Desa Pa’ladingan mengucapkan terima kasih kepada Baznas Kabupaten Gowa atas bantuan kepada Bapak Bohari. Semoga bernilai ibadah dan menjadi amal dunia dan akhirat. Amin.”

‎Di lokasi berbeda, tepatnya di Tombolo, Dusun Lassa-lassa, Desa Lassa-lassa, bantuan juga disalurkan kepada Syamsinar melalui Program Pemberdayaan Ekonomi Ummat (PEU) Berbasis KUA.

‎Syamsinar dikenal sebagai pengrajin kue tradisional seperti bannang-bannang dan baruasa, yang selama ini ia produksi secara sederhana untuk dijual demi menopang ekonomi keluarga.

Bantuan diserahkan oleh Syamsul Anwar bersama Dzulkifli, didampingi Penyuluh KUA Kecamatan Bontolempangan, Salahuddin, serta unsur Pemerintah Kecamatan, Jumran dan Pemerintah Desa, Ramlati.

‎Perjalanan Syamsinar hingga menerima bantuan ini bermula dari pendataan oleh Penyuluh Agama KUA Bontolempangan dalam kegiatan Majelis Ta’lim. Data tersebut kemudian diusulkan ke Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gowa, hingga akhirnya direkomendasikan kepada BAZNAS Gowa berdasarkan hasil asesmen lapangan.

‎Program PEU Berbasis KUA sendiri merupakan bentuk sinergi antara Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gowa dan BAZNAS Gowa dalam memberdayakan ekonomi umat, khususnya anggota majelis ta’lim. Program ini tidak hanya memberikan bantuan modal, tetapi juga mendorong kemandirian ekonomi berbasis komunitas keagamaan.

‎Usai penyerahan bantuan, Penyuluh KUA Kecamatan Bontolempangan, Salahuddin, menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya,

‎“Kami sangat berterima kasih kepada Baznas Kabupaten Gowa atas perhatian dan bantuan yang diberikan kepada jamaah binaan kami. Ini bukan hanya bantuan usaha, tetapi juga motivasi besar bagi mereka untuk bangkit, mandiri, dan terus berusaha. Semoga kolaborasi ini terus berlanjut untuk membantu lebih banyak masyarakat yang membutuhkan.”

‎Penyaluran bantuan ini menjadi bukti nyata hadirnya negara dan lembaga sosial dalam mendorong pertumbuhan usaha mikro di tengah masyarakat. Dukungan terhadap pelaku usaha kecil seperti Bohari dan Syamsinar diharapkan mampu menciptakan kemandirian ekonomi serta meningkatkan kesejahteraan keluarga.

‎BAZNAS  Kabupaten Gowa, sebagai lembaga filantropi yang mengelola dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS), terus menunjukkan komitmennya sebagai institusi yang amanah dan tepercaya. Melalui program-program pemberdayaan, BAZNAS tidak hanya menyalurkan bantuan konsumtif, tetapi juga mengarahkan pada bantuan produktif yang berkelanjutan.

‎Langkah ini menjadi bagian dari upaya besar dalam membangun ekonomi umat berbasis solidaritas dan kepedulian sosial. Dari desa-desa kecil di Bontolempangan, harapan itu kini mulai tumbuh perlahan, namun pasti.

11/04/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Gowa
Bupati Gowa Serahkan Bantuan Modal Usaha Pemberdayaan Ekonomi Umat (PEU), Program Kolaborasi BAZNAS Gowa dan Kemenag Gowa

Gowa — Suasana haru dan penuh harapan menyelimuti Aula Al-Amanah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gowa, Rabu (01/04/2026). Di tengah momentum Rapat Koordinasi dan Halal Bihalal yang dilaksanakan oleh Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gowa, Bupati Gowa, Hj. Siti Husniah Talenrang bersama Ketua Baznas Kabupaten Gowa, H. Abbas Alauddin, dan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gowa, H. Jamaris, menyerahkan bantuan Pemberdayaan Ekonomi Umat (PEU) Berbasis KUA kepada para mustahik.

‎Bantuan tersebut diberikan kepada mustahik yang sebelumnya telah direkomendasikan oleh Kantor Urusan Agama (KUA) dari Lima Kecamatan, yakni Kecamatan Bontonompo, Kecamatan Bungaya, Kecamatan Bontolempangan, Kecamatan Biringbulu, dan Kecamatan Barombong. Masing-masing penerima mendapatkan bantuan modal usaha sebesar Rp5.000.000, sebagai upaya mendorong kemandirian ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan keluarga.

‎Dalam sambutannya, Bupati Gowa, Hj. Siti Husniah Talenrang, menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Gowa bersama Baznas Kabupaten Gowa dan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gowa dalam mewujudkan Gowa Makmur.

‎“Bantuan ini bukan sekadar angka, tetapi bentuk kepedulian dan harapan. Kami ingin masyarakat Gowa bangkit, mandiri, dan mampu meningkatkan taraf hidupnya melalui usaha yang berkelanjutan,” ujarnya.

‎Ia juga mengapresiasi sinergi antara Baznas dan Kementerian Agama Kabupaten Gowa yang dinilai mampu menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat yang membutuhkan.

‎Ketua Baznas Kabupaten Gowa, H. Abbas Alauddin, menyampaikan bahwa pihaknya terus berkomitmen menjaga amanah umat dalam mengelola dana zakat, infak, dan sedekah secara transparan dan profesional.

“Baznas Kabupaten Gowa hadir sebagai lembaga filantropi yang amanah dan tepercaya. Setiap rupiah yang dititipkan oleh umat kami kelola dengan penuh tanggung jawab, agar benar-benar memberikan manfaat bagi mustahik,” jelasnya.

‎Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gowa, H. Jamaris, menekankan pentingnya kolaborasi lintas lembaga dalam meningkatkan kesejahteraan umat.

‎“Program ini adalah bukti bahwa ketika pemerintah dan lembaga keagamaan bersinergi, dampaknya bisa langsung dirasakan oleh masyarakat. Ini bukan hanya bantuan, tetapi juga pemberdayaan,” katanya.

‎Beberapa penerima bantuan tampak tak mampu menyembunyikan rasa haru. Bantuan modal usaha tersebut menjadi titik awal bagi mereka untuk memperbaiki kondisi ekonomi keluarga dan membuka lembaran baru kehidupan yang lebih baik.

‎Program kolaborasi antara Baznas Kabupaten Gowa dan Kementerian Agama Kabupaten Gowa ini diharapkan terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak mustahik, sejalan dengan semangat membangun masyarakat yang mandiri, berdaya, dan sejahtera dalam bingkai Gowa Makmur.

01/04/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Gowa
BAZNAS Gowa dan Kemenag Gowa Tebar Harapan Ramadhan (THR), 250 Mustahik Terima Paket Sembako Ramadhan Bahagia

GOWA, 7 Maret 2026 — Suasana haru dan penuh syukur menyelimuti Aula Al Amanah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gowa, Sabtu (7/3/2026), saat ratusan warga yang tergolong mustahik berkumpul dalam kegiatan Tebar Harapan Ramadhan (THR). Dalam momentum penuh berkah ini, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Gowa bersama Kementerian Agama Kabupaten Gowa menyalurkan 250 Paket Sembako Ramadhan Bahagia kepada masyarakat yang membutuhkan.

‎Bagi sebagian mustahik yang hadir, bantuan tersebut bukan sekadar paket kebutuhan pokok. Lebih dari itu, ia menjadi simbol perhatian, kepedulian, dan kasih sayang dari sesama di bulan suci Ramadhan.

‎Melalui Penyelenggara Zakat dan Wakaf, Kementerian Agama Kabupaten Gowa menghadirkan 250 orang mustahik untuk menerima bantuan. Sementara itu, BAZNAS Kabupaten Gowa menyiapkan 250 paket sembako Ramadhan Bahagia untuk disalurkan secara langsung kepada para penerima manfaat.

‎Di tengah suasana penuh kehangatan itu, Wakil Ketua III BAZNAS Kabupaten Gowa, Muis Fadli, bersama Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gowa menyerahkan paket sembako secara langsung kepada para mustahik. Satu per satu paket diberikan dengan senyum dan sapaan hangat, menciptakan momen yang tidak hanya penuh makna, tetapi juga menghadirkan kebahagiaan sederhana bagi para penerima.

“Ramadhan adalah bulan berbagi. Melalui kegiatan ini kami ingin memastikan bahwa kebahagiaan Ramadhan juga dirasakan oleh saudara-saudara kita yang membutuhkan,” ujar salah satu panitia kegiatan.

‎Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan, Ali Yafid, yang memberikan apresiasi atas sinergi yang terbangun antara BAZNAS dan Kementerian Agama dalam menghadirkan program sosial yang langsung menyentuh masyarakat.

‎Turut hadir pula Kabag TU dan Kabid Penaiszawa Kanwil Kemenag Sulawesi Selatan, Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa yang mewakili Bupati Gowa, Wakil Ketua DPRD Gowa, Kepala Kantor Kemenhaj Gowa, perwakilan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), serta mantan Bupati Gowa.

‎Kegiatan Tebar Harapan Ramadhan ini menjadi pengingat bahwa nilai utama Ramadhan tidak hanya terletak pada ibadah personal, tetapi juga pada kepedulian sosial dan semangat berbagi kepada sesama. Melalui zakat, infak, dan sedekah yang dikelola secara amanah, BAZNAS terus berupaya menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan.

‎Melalui program ini, BAZNAS Kabupaten Gowa berharap semangat gotong royong dan solidaritas sosial terus tumbuh di tengah masyarakat. Sebab, di bulan suci Ramadhan, setiap kebaikan yang dibagikan bukan hanya meringankan beban sesama, tetapi juga menumbuhkan harapan dan kebahagiaan baru bagi banyak orang.

Editor: -HG-

07/03/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Gowa

Berita Terbaru

Kebahagiaan Nenek Nurung di Akhir Tahun, Tongkat Kaki Tiga dari BAZNAS Gowa Jadi Penopang Harapan Hidup
Kebahagiaan Nenek Nurung di Akhir Tahun, Tongkat Kaki Tiga dari BAZNAS Gowa Jadi Penopang Harapan Hidup
GOWA – Di sebuah rumah sederhana di Desa Gentungang, Kecamatan Bajeng Barat, wajah haru terpancar dari Nenek Nurung saat menerima bantuan alat bantu jalan berupa tongkat kaki tiga dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Gowa. Bantuan tersebut diserahkan pada Selasa, 30 Desember 2025, sebagai bentuk kepedulian terhadap warga lanjut usia yang hidup dalam keterbatasan. Bantuan diserahkan langsung oleh Rifyal Sabir dan Dzulkifli, Staf Amil yang diutus oleh Baznas Kabupaten Gowa bersama Pendamping Rehabilitas Sosial Dinas Sosial Pemerintah Kabupaten Gowa, Kasmawati. Nenek Nurung merupakan warga miskin lanjut usia yang mengalami gangguan penglihatan sehingga kesulitan beraktivitas sehari-hari. Selama ini, ia hanya mengandalkan potongan kayu biasa sebagai penyangga untuk berjalan, meski kondisinya tidak lagi aman bagi usianya. Kondisi Nenek Nurung pertama kali terdata oleh Pendamping Rehabilitasi Sosial dari Dinas Sosial Kabupaten Gowa. Melihat keterbatasan fisik dan ekonomi yang dialami, pendamping kemudian merekomendasikan agar Nenek Nurung mendapatkan bantuan alat bantu jalan dari Baznas Kabupaten Gowa melalui Dinas Sosial. Tak hanya memberikan tongkat kaki tiga, Baznas Gowa juga menyalurkan bantuan paket sembako untuk membantu memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban hidup Nenek Nurung, khususnya di penghujung tahun. Nenek Nurung diketahui tinggal bersama puteranya yang juga mengalami disabilitas akibat kecelakaan kerja. Sang anak pun menggunakan alat bantu jalan untuk beraktivitas, sehingga kondisi keluarga tersebut tergolong sangat rentan secara sosial dan ekonomi. Penyerahan bantuan berlangsung sederhana namun penuh makna. Kehadiran Baznas Gowa menjadi secercah harapan bagi Nenek Nurung dan keluarganya, sekaligus wujud nyata pemanfaatan dana zakat untuk membantu masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Melalui program bantuan sosial ini, Baznas Kabupaten Gowa terus berkomitmen hadir di tengah masyarakat, khususnya bagi lansia dan penyandang disabilitas, agar dapat menjalani kehidupan dengan lebih layak dan bermartabat. Editor:-HG-
BERITA31/12/2025 | Humas BAZNAS Gowa
Penghujung Tahun Penuh Makna, Ibu Murniati Terima Kursi Roda dari BAZNAS Gowa
Penghujung Tahun Penuh Makna, Ibu Murniati Terima Kursi Roda dari BAZNAS Gowa
Gowa — Menutup akhir tahun 2025 dengan penuh kepedulian, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Gowa menyalurkan bantuan kursi roda kepada Ibu Murniati, warga Desa Tinggimae, Kecamatan Barombong. Penyerahan bantuan dilakukan pada Selasa, 30 Desember 2025, di rumah keluarga tempat Ibu Murniati menumpang. Bantuan diserahkan langsung oleh Dzulkifli dan Rifyal Sabir, Staf Amil yang diutus oleh Baznas Kabupaten Gowa bersama Pendamping Rehabilitas Sosial dari Dinas Sosial Pemerintah Kabupaten Gowa, Salawati, Riswandi dan Ismail. Ibu Murniati merupakan penyandang disabilitas yang mengalami cacat tubuh setelah satu kakinya harus diamputasi akibat penyakit yang dideritanya. Kondisi tersebut membuat aktivitas sehari-harinya menjadi terbatas dan membutuhkan alat bantu mobilitas. Bantuan kursi roda ini diberikan setelah Ibu Murniati didata oleh Salawati, Pendamping Rehabilitasi Sosial dari Dinas Sosial Kabupaten Gowa. Melalui pendamping tersebut, kondisi dan kebutuhan Ibu Murniati kemudian direkomendasikan kepada Baznas Kabupaten Gowa untuk mendapatkan bantuan yang sesuai. Sinergi antara Pemerintah Kabupaten Gowa dan Baznas Kabupaten Gowa ini menjadi wujud nyata perhatian pemerintah dan lembaga pengelola zakat terhadap warga yang membutuhkan, khususnya penyandang disabilitas dan masyarakat kurang mampu. Rasa bahagia dan haru pun dirasakan Ibu Murniati saat menerima bantuan tersebut. Ia mengaku telah lama menginginkan kursi roda untuk memudahkan dirinya beraktivitas, terutama di lingkungan tempat tinggalnya. “Alhamdulillah, saya sangat senang. Sudah lama saya berharap punya kursi roda, sekarang akhirnya terwujud. Terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu, Baznas Gowa, Ibu Bupati” ungkap Ibu Murniati. Baznas Kabupaten Gowa berharap bantuan ini dapat membantu meningkatkan kemandirian dan kualitas hidup Ibu Murniati. Penyaluran bantuan sosial ini juga menjadi bagian dari komitmen Baznas dalam mengelola dana zakat, infak, dan sedekah agar tepat sasaran serta memberi manfaat nyata bagi masyarakat. Editor:-HG-
BERITA31/12/2025 | Humas BAZNAS Gowa
Terima Bantuan Z Mart dari BAZNAS Gowa, Riskayanti Warga Bontobiraeng Selatan Akhirnya Bisa Punya Mesin Pres Gelas Minuman
Terima Bantuan Z Mart dari BAZNAS Gowa, Riskayanti Warga Bontobiraeng Selatan Akhirnya Bisa Punya Mesin Pres Gelas Minuman
Gowa – Raut bahagia tak bisa disembunyikan dari wajah Riskayanti saat menerima bantuan Program Z Mart dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Gowa. Bantuan tersebut diserahkan oleh Staf Amil yang diutus oleh Baznas Gowa, Syamsul Anwar dan Dzulkifli, pada Rabu, 24 Desember 2025, langsung di warung milik Riskayanti di Kacci-kacci, Desa Bontobiraeng Selatan, Kecamatan Bontonompo, dengan didampingi Kepala Dusun Kacci-kacci, Syahrir dan Staf Desa setempat, Dewi Astuti. Bantuan yang diterima Riskayanti langsung dibelanjakan barang campuran untuk warungnya dan mesin pres gelas minuman sekaligus untuk jualan minuman aneka jus. Bantuan itu menjadi jawaban atas kebutuhan usaha kecil yang telah lama ia jalani. Selama ini, Riskayanti hanya mengandalkan peralatan seadanya untuk mengemas minuman jualannya, sehingga produksi dan pemasaran berjalan terbatas. Dengan suara bergetar menahan haru, Riskayanti mengungkapkan rasa syukurnya atas bantuan yang diterima. “Saya benar-benar tidak menyangka bisa mendapatkan bantuan seperti ini. Mesin ini sudah lama saya impikan, tapi belum mampu untuk membeli sendiri. Terima kasih Baznas Gowa, bantuan ini memberi saya harapan baru untuk usaha dan masa depan keluarga,” ujar Riskayanti. Program Z Mart merupakan salah satu program unggulan BAZNAS Gowa yang berfokus pada pemberdayaan ekonomi mustahik melalui penguatan usaha mikro. Bantuan diberikan sebagai sarana usaha yang dibutuhkan langsung oleh penerima, agar usaha yang dijalankan bisa berkembang dan berkelanjutan. Perwakilan BAZNAS Gowa menyampaikan bahwa bantuan tersebut diharapkan dapat meningkatkan produktivitas usaha Riskayanti, sekaligus mendorong kemandirian ekonomi masyarakat di tingkat desa. “Kami berharap bantuan ini tidak hanya meringankan, tetapi benar-benar menjadi penggerak usaha. Semoga Ibu Riskayanti bisa terus berkembang dan kelak menjadi contoh pelaku usaha mandiri di lingkungannya,” ungkap perwakilan BAZNAS Gowa. Kini, dengan mesin pres gelas minuman yang baru, Riskayanti optimistis dapat meningkatkan kualitas kemasan, menambah jumlah produksi, dan menjangkau lebih banyak pembeli. Bantuan tersebut bukan sekadar alat, tetapi juga simbol kepercayaan dan harapan agar usaha kecil bisa tumbuh dan memberi manfaat yang lebih luas. Riskayanti menyampaikan terima kasih kepada BAZNAS Gowa dan para Muzakki, terkhusus kepada Bupati Gowa, seluruh ASN Pemerintah Kabupaten Gowa yang menyisihkan penghasilannya untuk diinfakkan yang akhirnya kini bisa bermanfaat bagi masyarakat kecil seperti dirinya. Editor: -HG-
BERITA26/12/2025 | Humas BAZNAS Gowa
BAZNAS Gowa Serahkan Bantuan Modal Usaha kepada Dedi Wijaya, Warga Disabilitas di Kecamatan Tinggimoncong
BAZNAS Gowa Serahkan Bantuan Modal Usaha kepada Dedi Wijaya, Warga Disabilitas di Kecamatan Tinggimoncong
Gowa — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Gowa kembali menunjukkan komitmennya dalam pemberdayaan masyarakat rentan. Kali ini, Baznas Gowa menyalurkan bantuan modal usaha kepada Dedi Wijaya, seorang warga penyandang disabilitas yang bermukim di Jl. A Mappatangka Kelurahan Malino Kecamatan Tinggimoncong, Kabupaten Gowa pada Sabtu, 20 Desember 2025. Bantuan tersebut diserahkan sebagai bagian dari program pemberdayaan ekonomi Baznas Gowa yang menyasar mustahik produktif, khususnya penyandang disabilitas yang memiliki semangat dan potensi untuk mandiri secara ekonomi. Penyerahan bantuan berlangsung secara sederhana namun penuh makna, disaksikan oleh perwakilan Baznas, aparat setempat, serta keluarga penerima manfaat. Bantuan diserahkan langsung melalui Camat Tinggimoncong, Andi Aso Mannuntungi Ambarala didampingi Lurah Malino, Ni'ma Faradillah bersama Tim Lacak Kecamatan, Kurnia Hatta dan Tim Lacak Desa, Nasrullah. Bantuan diserahkan kepada bpk Dedi Wijaya, dengan usaha Urut Refleksi. Dana bantuan untuk pembelian beberapa jenis minyak urut dan pencetakan banner pemasaran. Dedi Wijaya selama ini dikenal sebagai sosok pekerja keras yang berupaya mencukupi kebutuhan hidupnya meski dengan keterbatasan fisik. Melalui bantuan modal usaha ini, Dedi berencana mengembangkan usaha kecil yang telah dirintisnya agar dapat berjalan lebih stabil dan berkelanjutan. “Bantuan ini bukan hanya soal materi, tetapi juga bentuk perhatian dan dukungan moral bagi kami penyandang disabilitas agar tetap percaya diri dan mandiri,” ujar Dedi dengan haru. Pihak Baznas Gowa, Syamsul Anwar dan Dzulkifli, Staf Amil yang diutus oleh Baznas Kabupaten Gowa menyalurkan bantuan ini menjelaskan bahwa program bantuan modal usaha ini bertujuan untuk mendorong kemandirian ekonomi mustahik, sehingga mereka tidak terus bergantung pada bantuan konsumtif. Dengan pendekatan berbasis kebutuhan dan potensi penerima, Baznas berharap bantuan yang diberikan dapat benar-benar berdampak jangka panjang. “Kami ingin zakat yang dikelola Baznas dapat memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan. Saudara Dedi adalah contoh bahwa keterbatasan fisik bukan penghalang untuk berusaha dan berdaya,” ujar perwakilan Baznas Gowa. Selain penyaluran bantuan, Baznas Gowa juga berkomitmen melakukan pendampingan dan pemantauan terhadap usaha penerima manfaat, guna memastikan bantuan yang diberikan dapat berkembang sesuai tujuan program. Langkah ini sejalan dengan visi Baznas Gowa dalam membangun masyarakat yang inklusif, berkeadilan, dan berdaya secara ekonomi. Diharapkan, bantuan tersebut tidak hanya membantu Dedi Wijaya secara pribadi, tetapi juga menginspirasi masyarakat luas untuk terus menumbuhkan kepedulian dan solidaritas sosial. Editor:-HG-
BERITA21/12/2025 | Humas BAZNAS Gowa
BAZNAS Gowa Terima Donasi Kemanusiaan untuk Penyintas Bencana Sumatera dari PPTQ Al-Imam Ashim.
BAZNAS Gowa Terima Donasi Kemanusiaan untuk Penyintas Bencana Sumatera dari PPTQ Al-Imam Ashim.
GOWA – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Gowa menerima donasi bantuan kemanusiaan berupa uang tunai dari Pondok Pesantren Tahfidz Qur’an (PPTQ) Al-Imam Ashim Kampus IV Puteri. Bantuan tersebut diperuntukkan bagi para penyintas bencana alam di sejumlah wilayah Sumatera. Penyerahan donasi dilaksanakan pada Ahad, 21 Desember 2025, bertempat di Masjid Kampus IV PPTQ Al-Imam Ashim, Mawang. Bantuan diserahkan langsung oleh pimpinan pondok pesantren, KH Syam Amir Yunus, dan diterima oleh Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Gowa, Munawir, disaksikan oleh jajaran pengurus pesantren dan santriwati serta para orang tua wali. KH Syam Amir Yunus menyampaikan bahwa penggalangan donasi ini merupakan bagian dari pendidikan karakter dan kepedulian sosial yang ditanamkan kepada para santri. “Kami ingin menanamkan kepada para santriwati bahwa menghafal Al-Qur’an harus sejalan dengan kepekaan sosial. Bantuan ini mungkin tidak seberapa, namun kami berharap dapat menjadi penguat dan penyemangat bagi saudara-saudara kita di Sumatera yang sedang tertimpa musibah,” ujarnya. Sementara itu, Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Gowa, Munawir, mengapresiasi inisiatif dan kepedulian dari lingkungan pesantren yang dinilainya sebagai contoh nyata sinergi dakwah dan kemanusiaan. “Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan PPTQ Al-Imam Ashim kepada BAZNAS Kabupaten Gowa. Donasi ini akan segera kami salurkan melalui program kemanusiaan BAZNAS agar tepat sasaran dan dapat meringankan beban para penyintas bencana,” kata Munawir. Ia menambahkan, peran lembaga pendidikan keagamaan sangat strategis dalam membangun kesadaran berbagi dan solidaritas sejak dini, terutama dalam situasi darurat kebencanaan. Kegiatan ini berlangsung dengan khidmat dan penuh rasa empati, mencerminkan semangat gotong royong serta nilai kemanusiaan yang terus hidup di tengah masyarakat. BAZNAS Kabupaten Gowa pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus berpartisipasi dalam membantu sesama, khususnya bagi mereka yang terdampak bencana alam. Editor: -HG-
BERITA21/12/2025 | Humas BAZNAS Gowa
Bupati Gowa Bersama BAZNAS Akan Bangunkan Rumah Layak Huni untuk Ibu Salma, KME Warga Tinggimoncong
Bupati Gowa Bersama BAZNAS Akan Bangunkan Rumah Layak Huni untuk Ibu Salma, KME Warga Tinggimoncong
GOWA – Kepedulian terhadap warga miskin ekstrem kembali ditunjukkan Pemerintah Kabupaten Gowa. Bupati Gowa Hj. Husniah Talenrang bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Gowa memastikan akan membangunkan Rumah Layak Huni Baznas (RLHB) bagi Ibu Salma, warga Jl. Colleng, Kelurahan Malino, Kecamatan Tinggimoncong. Kunjungan tersebut dilakukan pada Sabtu, 20 Desember 2025, sebagai bentuk perhatian langsung pemerintah daerah terhadap kondisi masyarakat yang masih hidup dalam keterbatasan. Ibu Salma diketahui masuk dalam kategori Keluarga Miskin Ekstrem (KME). Sejak rumahnya terimbas musibah longsor beberapa tahun lalu, ia terpaksa tinggal di rumah sementara berdinding seng bersama putra semata wayangnya, dengan harapan kelak akan memperbaiki rumahnya dari penghasilannya sebagai petugas tim kebersihan kelurahan. “Kondisi rumah ini dibangunkan warga di sini secara swadaya. Saya berusaha mengumpulkan dana untuk membangun rumah kembali, tapi sampai sekarang belum mampu,” ungkap Ibu Salma dengan suara lirih. Bupati Gowa Hj. Husniah Talenrang mengatakan, kehadirannya di lokasi untuk memastikan langsung kondisi tempat tinggal Ibu Salma sekaligus memberikan solusi nyata. “Saya datang untuk melihat langsung kondisi rumah Bu Salma. Insyaallah, pemerintah daerah bersama Baznas Gowa akan membangunkan rumah layak huni agar beliau dan anaknya bisa tinggal dengan aman dan nyaman,” ujar Bupati Gowa. Sementara itu, pihak BAZNAS Kabupaten Gowa yang turut hadir di lokasi, Syamsul Anwar dan Dzulkifli, Staf Amil Baznas Gowa, menjelaskan bahwa proses administrasi bantuan telah berjalan. “Data pengajuan permohonan bantuan dari Bu Salma sudah masuk ke Baznas. Data tersebut disampaikan oleh Tim Lacak Center Gowa melalui Dinas Sosial. Insyaallah, pembangunan rumah akan mulai dikerjakan pada akhir tahun ini,” jelasnya. Program Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB) merupakan wujud pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah yang disalurkan secara tepat sasaran kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan, khususnya warga miskin ekstrem dan korban bencana. Pemerintah Kabupaten Gowa berharap, kolaborasi bersama Baznas ini tidak hanya menghadirkan bangunan fisik, tetapi juga mengembalikan harapan dan martabat masyarakat, sekaligus mempercepat upaya pengentasan kemiskinan ekstrem di wilayah Kabupaten Gowa. Editor: -HG-
BERITA21/12/2025 | Humas BAZNAS Gowa
BAZNAS Gowa Serahkan Bantuan Tongkat Alat Bantu Jalan kepada Warga Kurang Mampu Di Dua Lokasi Kecamatan
BAZNAS Gowa Serahkan Bantuan Tongkat Alat Bantu Jalan kepada Warga Kurang Mampu Di Dua Lokasi Kecamatan
Gowa – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Gowa kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap warga yang membutuhkan dengan menyalurkan bantuan alat bantu jalan berupa tongkat kepada dua penerima manfaat, Kamis, 18 Desember 2025. Bantuan pertama diserahkan langsung kepada Ibu Mari Dg Rawang, warga Jalan Dahlia, Kelurahan Batangkaluku, Kecamatan Somba Opu. Penyerahan dilakukan oleh Staf Amil BAZNAS Kabupaten Gowa, yakni Bapak Dzulkifli dan Bapak Rifyal Sabir, yang diutus secara khusus untuk memastikan bantuan diterima langsung oleh penerima manfaat. Tongkat alat bantu jalan tersebut diharapkan dapat membantu Ibu Mari dalam menjalani aktivitas sehari-hari, sekaligus meningkatkan rasa aman dan kemandirian dalam beraktivitas. Dengan penuh haru, Ibu Mari menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian serta bantuan yang diberikan oleh BAZNAS Kabupaten Gowa. Sementara itu, bantuan serupa juga disalurkan kepada Ibu Halijah, istri dari Bapak Hamzah, yang berdomisili di Binabbasa, Desa Tanabangka, Kecamatan Bajeng Barat. Penyerahan bantuan dilakukan melalui Pemerintah setempat, yakni oleh Pj Kepala Desa Tanabangka yang juga Sekcam Bajeng Barat, Bapak Mukhtar Ninra, didampingi Ketua BPD Desa Tanabangka, Babinsa Desa Tanabangka, serta Kepala Dusun Binabbasa, bersama Staf Amil utusan BAZNAS Kabupaten Gowa. Selain bantuan tongkat, disertakan pula Bantuan Paket Sembako kepada masing-masing penerima yang dikunjungi. Pihak BAZNAS Kabupaten Gowa menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bagian dari program pendayagunaan zakat untuk membantu masyarakat yang mengalami keterbatasan fisik, agar tetap dapat menjalani kehidupan sehari-hari dengan lebih layak dan bermartabat. Melalui bantuan tongkat alat bantu jalan ini, BAZNAS Kabupaten Gowa berharap dapat menghadirkan manfaat nyata bagi penerima, sekaligus memperkuat nilai kepedulian sosial dan semangat gotong royong di tengah masyarakat. Editor: -HG-
BERITA18/12/2025 | Humas BAZNAS Gowa
BAZNAS RI Kembali Raih Predikat Lembaga Publik Informatif KIP 2025
BAZNAS RI Kembali Raih Predikat Lembaga Publik Informatif KIP 2025
Jakarta - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI kembali dinobatkan sebagai lembaga publik informatif kategori lembaga non struktural, menempati peringkat kedua dengan nilai 97,70 dalam Anugerah Keterbukaan Informasi Publik tahun 2025, yang diselenggarakan Komisi Informasi Pusat (KIP). Penghargaan tersebut diterima langsung Pimpinan BAZNAS RI Bidang SDM, Keuangan, dan Hukum Kolonel CAJ (Purn) Drs. Nur Chamdani, dalam acara Anugerah Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2025, di Jakarta, Senin (15/12/2025). Predikat Lembaga Non Struktural (LNS) “Informatif” mengulangi capaian sebelumnya. Pada 2024, BAZNAS mencatatkan nilai 97,38, sementara pada 2023 memperoleh nilai 94,21, menunjukkan tren peningkatan kualitas tata kelola informasi publik secara berkelanjutan. Nur Chamdani menyampaikan rasa syukur dan mengapresiasi kerja kolektif seluruh amil dan amilat BAZNAS yang selama ini berkomitmen menjaga keterbukaan informasi kepada masyarakat. “Alhamdulillah, ini adalah kali ketiga BAZNAS meraih penghargaan ini dengan predikat Informatif dan menjadi peringkat terbaik yang pernah dicapai BAZNAS. Semoga capaian ini dapat semakin meningkatkan kepercayaan masyarakat, sehingga kita bisa bersama-sama menjangkau lebih luas lagi para mustahik untuk dibantu,” ujar Nur Chamdani. Ia menjelaskan, capaian tersebut mencerminkan kemajuan signifikan BAZNAS dalam tata kelola informasi publik. Dari sebelumnya berstatus Menuju Informatif, BAZNAS kini berhasil meraih predikat tertinggi Informatif dalam beberapa tahun terakhir. "Ini merupakan lompatan besar yang harus kita jaga dan tingkatkan,” kata Nur Chamdani. Lebih lanjut, Nur Chamdani menegaskan, penghargaan ini menjadi bukti nyata komitmen BAZNAS dalam menjalankan amanat Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik. “Penghargaan ini menunjukkan bahwa BAZNAS secara konsisten terus berupaya membangun kepercayaan publik dengan menerapkan prinsip transparansi dan akuntabilitas dalam seluruh aspek pelayanan informasi,” ujarnya. Ia menekankan, transparansi merupakan prinsip yang tidak dapat dipisahkan dari BAZNAS dalam mengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS), serta dana sosial keagamaan lainnya yang dihimpun dari masyarakat. “Dana zakat, infak, dan sedekah yang dititipkan oleh para muzaki adalah amanah besar. Oleh karena itu, dana tersebut harus dikelola secara akuntabel, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan agar penyalurannya tepat sasaran, memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan mustahik di seluruh Indonesia, serta menjaga kepercayaan publik terhadap BAZNAS,” kata Nur Chamdani. Ke depan, Nur Chamdani menyampaikan, BAZNAS berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan informasi publik, baik melalui penguatan sistem digital, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, maupun penyempurnaan standar layanan informasi. “Kepercayaan masyarakat sangat penting bagi BAZNAS. Dengan adanya penghargaan ini, kami berharap kepercayaan tersebut terus terjaga dan semakin menguat, sehingga pengelolaan ZIS dapat berjalan lebih optimal dan memberi manfaat yang semakin luas bagi para mustahik,” ujarnya. Anugerah Keterbukaan Informasi Publik yang diselenggarakan oleh Komisi Informasi Pusat merupakan ajang apresiasi bagi badan publik yang secara konsisten menerapkan prinsip transparansi dan akuntabilitas dalam pelayanan informasi kepada masyarakat. Editor: -Humas BAZNAS RI-
BERITA16/12/2025 | Humas BAZNAS Gowa
Bupati Gowa Tinjau Progres Pembangunan Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB) di Pattallassang
Bupati Gowa Tinjau Progres Pembangunan Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB) di Pattallassang
PATTALLASSANG-GOWA. Bupati Gowa Hj. Husniah Talenrang meninjau langsung progres pembangunan Bantuan Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB) di Timbuseng, Kecamatan Pattallassang, Selasa (09/12). Kunjungan ini menjadi bentuk kehadiran pemerintah dalam memastikan proses pembangunan rumah bantuan bagi warga kurang mampu berjalan tepat sasaran dan sesuai harapan. Bupati Gowa didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa Andy Azis, Pimpinan Baznas Kabupaten Gowa, Munawir dan Muis Fadli (Wakil Ketua II dan Wakil Ketua III), Kaharuddin Muji dari Lacak Center Gowa, serta jajaran Pemerintah Kecamatan Pattallassang. Dalam agenda tersebut, rombongan meninjau rumah milik Teko Bt Baco, salah satu penerima bantuan RLHB. Program RLHB Baznas di Pattallassang sendiri mencakup tiga unit rumah, masing-masing untuk Teko Bt Baco di Timbuseng, serta Nurhalima dan Hafsah Dg Ngona di Dusun Pattiro. Namun, pada kunjungan kali ini, Bupati Gowa baru dapat mendatangi satu lokasi pembangunan. Di hadapan warga setempat, Bupati Gowa menegaskan pentingnya keterlibatan pemerintah dalam memastikan kehidupan masyarakat miskin semakin layak. “Inilah pentingnya pemerintah hadir. Insya Allah bantuan bedah rumah (RLHB) melalui Baznas ini akan bermanfaat. Pesan saya, setelah diperbaiki, jaga kebersihan dan buang barang yang sudah tidak layak agar kelihatan bersih dan rapi,” ujarnya. Ia juga menekankan bahwa program ini merupakan hasil partisipasi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang rutin menyalurkan Zakat, Infak, dan Sedekah melalui Baznas. “Semua bantuan ini hasil infak atau sedekah ASN melalui Baznas yang disalurkan kepada keluarga yang membutuhkan atau amanah Muzakki untuk Mustahik" Ujar Bupati Wanita pertama di Kabupaten Gowa ini. Wakil Ketua III Baznas Gowa, Muis Fadli, turut menegaskan bahwa bantuan RLHB adalah amanah dari masyarakat yang harus dijaga dan disalurkan tepat sasaran. “Setiap bantuan yang disalurkan Baznas Gowa kepada mustahik tidak lepas dari peran seluruh muzaki yang secara rutin menyalurkan zakat dan infaknya melalui Baznas Gowa. Ini menjadi amanah bagi kami untuk disalurkan kepada masyarakat yang berhak menerima,” pungkasnya. Bantuan RLHB diharapkan mampu memberikan kehidupan yang lebih layak bagi para penerima, terutama mereka yang selama ini tinggal di rumah tidak layak huni. Kehadiran pemerintah daerah, Lacak dan Baznas menjadi angin segar bagi masyarakat Timbuseng dan Dusun Pattiro yang menantikan hunian aman dan nyaman. Dengan terus berlangsungnya pembangunan di tiga titik tersebut, warga berharap proses dapat rampung tepat waktu sehingga manfaatnya segera dirasakan. Editor: -HG-
BERITA09/12/2025 | Humas BAZNAS Gowa
Mesin Parut Kelapa Buat Pak Syamsul, Melanjutkan Usaha Berkat Bantuan BAZNAS Gowa
Mesin Parut Kelapa Buat Pak Syamsul, Melanjutkan Usaha Berkat Bantuan BAZNAS Gowa
Gowa — Hari Selasa, 2 Desember 2025 menjadi hari yang tak terlupakan bagi Syamsul, warga Jl. Dato Panggentungan, Kelurahan Tamarunang, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa. Setelah usahanya terhenti karena kekurangan modal dan tidak memiliki mesin parut kelapa sendiri, Syamsul akhirnya bisa bernafas lega. Ia menerima Bantuan Usaha Mikro dari Program Gowa Makmur yang digulirkan oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Gowa. Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh dua Staf Amil Baznas Gowa, Dzulkifli dan Rifyal Sabir, yang diutus oleh Wakil Ketua II Baznas Gowa, Munawir. Penyerahan dilakukan di rumah Syamsul di Kelurahan Tamarunang. Pada hari yang sama, bantuan itu langsung dibelanjakan untuk membeli mesin parut kelapa dan sejumlah bahan kebutuhan dapur yang kini dijual kembali di warung kecil di halaman rumahnya. Bagi Syamsul, ini bukan sekadar bantuan usaha, tetapi harapan baru untuk kelangsungan ekonomi keluarganya. “Terima kasih kepada Baznas Gowa telah memberikan bantuan modal usaha kepada kami. Usaha kami sempat mandek karena kekurangan modal dan mesin parut kelapa hanya pinjam. Alhamdulillah sekarang kami bisa melanjutkan usaha. Sudah punya mesin parut. Saya juga menyampaikan terima kasih kepada Bupati Gowa dan Tim Lacak Center,” ujarnya dengan senyum bahagia. Sementara itu, Wakil Ketua II Baznas Gowa, Munawir, menegaskan bahwa bantuan ini merupakan hasil gotong royong seluruh Muzakki yang mempercayakan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) melalui Baznas. “Bantuan ini tidak terlepas dari peran Muzakki. Zakat, Infak, dan Sedekah yang dikumpulkan dari seluruh elemen masyarakat—baik individu, korporasi, ASN Pemerintah Kabupaten Gowa maupun ASN Kementerian Agama Kabupaten Gowa—adalah bentuk kepedulian bersama. Baznas hadir sebagai jembatan yang mentransformasikan itu untuk masyarakat yang membutuhkan,” jelasnya. Program Gowa Makmur merupakan salah satu program pemberdayaan ekonomi Baznas Gowa yang menyasar pelaku usaha mikro agar dapat kembali produktif dan mandiri. Melalui bantuan ini, Syamsul kini dapat kembali membuka layanan parut kelapa dan menjual kebutuhan dapur bagi warga sekitar. Langkah kecil ini membawa perubahan besar bagi keluarganya, sekaligus mempertegas peran ZIS sebagai instrumen pemberdayaan yang nyata bagi masyarakat di Kabupaten Gowa. Editor: -HG-
BERITA08/12/2025 | Humas BAZNAS Gowa
BAZNAS Sediakan Layanan Kesehatan Gratis untuk Penyintas Bencana di Tapanuli Tengah
BAZNAS Sediakan Layanan Kesehatan Gratis untuk Penyintas Bencana di Tapanuli Tengah
BAZNAS Kabupaten Tapanuli Tengah menyediakan Pos Layanan Kesehatan BAZNAS untuk warga terdampak bencana banjir bandang dan tanah longsor. "Kami melayani masyarakat terdampak banjir dan longsor. mereka banyak yang sakit setelah bencana usai. Kami mendatangkan dokter, perawat dan obat-obatan dari Medan," ujar Ketua BAZNAS Tap. Teng, Syahfari Hasibuan kepada media, di Pos Layanan Kesehatan BAZNAS, Kel.Sibuluan Terpadu, Kecamatan Pandan, Tapteng, Sabtu (6/12/2025). Dia menjelaskan, layanan kesehatan BAZNAS Tapteng berdekatan dengan Dapur Umum yg di buat oleh Baznas Tapanuli Tengah, sedangkan biaya tanggulangi bekerja sama Baznas Tapanuli Tengah dan Baznas RI dan dapur air. "Ini agar pelayanan terhadap penyintas bencana lebih maksimal. Untuk melengkapi, kami membuka Pos Layanan Kesehatan BAZNAS Tapanuli Tengah di Kelurahan Sibuluan Terpadu, Kecamatan Pandan, Kabupaten Tapteng," kata dia. Syahfari mengapresiasi peran Lurah Sibuluan Terpadu, Ibu Sianturi, yang melakukan sosialisasi pada warga termasuk menyampailan pengumuman menggunakan pengeras suara. Sehingga banyak masyarakat korban bencana datang untuk mengecek kesehatan mereka. Dia memaparkan, empat orang tim kesehatan dikoordinasi oleh dr. Rizky Harahap. Ini merupakan bagian dari Tim Kesehatan BAZNAS Provinsi Sumut. "Pelayanan medis berlangsung dari jam.9.00 WIB.- 12.00 wib Pelaksanaan akan berlangsung lima hari," tutur Syahfari. Syahfari masih mengupayakan biaya tambahan dari Baznad Ri agar Tim pelayanan kesehatan waktu nya di tambah 13.00 wib s/d 16.00 wib, Karena tim dr. Rikky Harahap hanya pagi. Sementara itu, salah satu warga terdampak bencana bernama Torang Limbong, mengaku mengalami masalah kesehatan akibat banjir. Sehingga ia merasa semua badan sakit, dan seusai pemeriksaan medis, ia dinyatakan mengalami tensi tinggi akibat stres sebagai pengaruh musibah yang menimpa. "Kaki saya merah kebiruan dan bengkak karena terjatuh ketika menyelamatkan diri saat banjir saat menerjang," ujar warga yang rumahnya yang terletak di Sibuluan, Tapteng ini. "Terima kasih kita dibantu BAZNAS untuk layanan kesehatan gratis," kata dia Syahfari menambahkan, layanan kesehatan menjadi kebutuhan mendesak setelah banjir melanda beberapa Sumut. Kondisi pascabanjir sering memicu peningkatan berbagai penyakit. “Kami berupaya warga terdampak banjir mendapatkan layanan kesehatan yang cepat dan tepat. Banyak masyarakat mengalami keluhan kesehatan pascabanjir, sehingga intervensi medis harus segera dilakukan,” ujar dia. Tim media memberikan pelayanan poli umum, edukasi diagnosis, pemberian obat, dan perawatan luka pascabanjir. Keluhan warga umumnya berupa dermatitis, hipertensi, ISPA, GERD, dan demam. Syahfari menjelaskan, wilayah sekitar lokasi banjir di Kecamatan Pandan juga mendapatkan penanganan medis dari tim BAZNAS Tapteng. Koordinasi dilakukan dengan aparat setempat untuk memastikan tidak ada kelompok warga yang terlewat, terutama di titik-titik yang aksesnya masih terganggu. “Kami terus memantau persebaran titik-titik pengungsian. Setiap lokasi yang membutuhkan layanan kesehatan akan menjadi prioritas intervensi BAZNAS,” ucap Syahfari. Sementara itu, koordinator tim medis Pos Layanan Kesehatan BAZNAS Tapteng, dr. Rizky Harahap, memaparkan, pihaknya memberikan layanan antara lain pemeriksaan umum, edukasi terkait differential diagnosis, serta menerbitkan memo rujukan ke fasilitas kesehatan tingkat lanjut. Keluhan dominan di lokasi ini di antaranya demam, dermatitis, ISPA, dan cephalgia. Mari langitkan doa dan bantu saudara-saudara kita yang terdampak bencana dengan berinfak melalui Dompet Bencana dan Kemanusiaan BAZNAS Kabupaten Gowa, dengan transfer melalui: BSI : 777.10.78785 BRI : 0225.01.002922.303 BPD : 514.063.000999999.5 Bank Muamalat: 805.000.8773 a.n. BAZNAS Kabupaten Gowa Catatan: Berikan Kode 002 diakhir Nominal Layanan BAZNAS KABUPATEN GOWA wa.me/6288704604300 [email protected] Editor: -HG-
BERITA07/12/2025 | Humas BAZNAS Gowa
Terima Bantuan Z Mart dari BAZNAS Gowa, Suwardi Bersyukur Bisa Berpenghasilan dari Rumah
Terima Bantuan Z Mart dari BAZNAS Gowa, Suwardi Bersyukur Bisa Berpenghasilan dari Rumah
Gowa — 04 Desember 2025, Kebahagiaan terpancar dari wajah Suwardi, warga Kutulu Kelurahan Mataallo Kecamatan Bajeng, setelah resmi menerima bantuan program Z Mart dari BAZNAS Kabupaten Gowa. Bantuan ini membuka harapan baru bagi keluarganya yang sebelumnya hidup pas-pasan dengan warung kecil yang sepi pembeli. Di teras rumah sederhana miliknya, suara pelanggan yang datang silih berganti kini menjadi rutinitas baru. Z Mart yang ia kelola menyediakan berbagai kebutuhan harian seperti bahan pokok, kebutuhan dapur, hingga beragam camilan dan kerupuk. Usaha rumahan tersebut menjadi titik balik bagi kondisi ekonomi keluarganya. “Alhamdulillah, warung kami ramai pembeli. Tetangga juga senang kalau mau belanja kebutuhan dapur, sudah dekat. Kami bisa punya penghasilan dari rumah,” ujar Suwardi dengan mata berbinar. Program Z Mart yang ia terima merupakan salah satu upaya BAZNAS Kabupaten Gowa dalam memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat. Bantuan yang diterima sejak beberapa pekan lalu (13 November 2025) tersebut meliputi bantuan usaha barang dagangan serta pendampingan agar usaha dapat berkembang secara berkelanjutan. Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Gowa, Munawir, menjelaskan bahwa keberhasilan program ini tidak lepas dari peran masyarakat, khususnya para muzakki. “Setiap bantuan yang disalurkan BAZNAS Gowa tidak lepas dari peran para muzakki (pembayar zakat) yang mengamanahkan zakatnya kepada BAZNAS untuk disalurkan ke mustahik, warga yang layak dibantu,” ujarnya. Munawir menambahkan, tujuan besar dari program tersebut adalah membantu warga keluar dari garis keluarga ekonomi lemah menuju kemandirian ekonomi sehingga di kemudian hari bisa menjadi Muzakki. “Kami berharap dengan bantuan Z Mart ini, para mustahik dapat hidup layak dan mandiri secara ekonomi yang selanjutnya statusnya meningkat dari mustahik menjadi muzakki,” jelasnya. Dengan hadirnya Z Mart di lingkungan Kutulu, Suwardi tidak hanya kembali memiliki penghasilan, tetapi juga merasa lebih dihargai dan berdaya. Ia berharap usahanya dapat terus berkembang agar kelak mampu menafkahi keluarga tanpa kekhawatiran. “Semoga warung ini makin ramai. Kami ingin hidup lebih baik seperti keluarga lainnya,” tuturnya singkat. Bantuan tersebut kembali menunjukkan bahwa pemberdayaan ekonomi bukan hanya soal modal usaha, melainkan upaya membangkitkan harapan dan kemandirian bagi warga yang membutuhkan. Editor:-HG-
BERITA04/12/2025 | Humas BAZNAS Gowa
BAZNAS RI Dirikan Layanan Dapur Umum di Padang Pariaman
BAZNAS RI Dirikan Layanan Dapur Umum di Padang Pariaman
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI melalui BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) mendirikan layanan dapur umum di Kecamatan 2x11 Kayutanam, Kabupaten Padang Pariaman, sebagai langkah cepat membantu warga terdampak banjir dan longsor yang melanda wilayah tersebut. BAZNAS RI bersama BAZNAS Kabupaten Padang Pariaman segera mengoperasikan dapur umum dan mendistribusikan makanan siap saji. Sebanyak 1.500 bungkus nasi telah dibagikan kepada para pengungsi dan warga terdampak di sekitar Kecamatan 2x11 Kayutanam. Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, MA, menegaskan bahwa pendirian dapur umum ini merupakan bagian dari tanggung jawab kemanusiaan yang terus dijalankan BAZNAS dalam situasi darurat. “Kami menyiapkan dapur umum untuk memastikan para penyintas mendapatkan akses makanan yang layak di tengah kondisi yang sangat terbatas. Dalam situasi bencana seperti ini, kebutuhan dasar seperti pangan harus segera dipenuhi agar masyarakat tetap kuat dan aman,” ujar Saidah dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (3/12/2025). Saidah menjelaskan bahwa pihaknya terus melakukan pemantauan kebutuhan warga terdampak dan menyesuaikan layanan sesuai kondisi lapangan. “Tim BAZNAS Tanggap Bencana tidak hanya mendistribusikan makanan siap saji, tetapi juga melakukan asesmen lanjutan untuk melihat kebutuhan mendesak lainnya, seperti layanan kesehatan, logistik, dan perlindungan bagi kelompok rentan. Kami ingin memastikan setiap bantuan yang disalurkan tepat sasaran dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga,” ucap Saidah. Ia menambahkan bahwa kondisi cuaca yang masih ekstrem tidak menyurutkan semangat para relawan. “Hujan deras disertai angin kencang masih terjadi, sehingga seluruh proses distribusi dilakukan dengan kewaspadaan tinggi. Namun, kami memastikan bahwa para relawan tetap sigap dan terkoordinasi dengan baik bersama pemerintah daerah dan mitra kemanusiaan lainnya,” tutur Saidah. Saidah menegaskan akan terus mendukung upaya percepatan pemulihan di Kabupaten Padang Pariaman, termasuk dalam penyediaan layanan makanan, kesehatan, dan logistik bagi warga terdampak. Mari langitkan doa dan bantu saudara-saudara kita yang terdampak bencana dengan bersedekah melalui Dompet Bencana dan Kemanusiaan BAZNAS Kabupaten Gowa, dengan transfer melalui: BSI : 777.10.78785 BRI : 0225.01.002922.303 BPD : 514.063.000999999.5 Bank Muamalat: 805.000.8773 a.n. BAZNAS Kabupaten Gowa Catatan: Berikan Kode 002 diakhir Nominal Layanan BAZNAS KABUPATEN GOWA wa.me/6288704604300 [email protected] Editor: -HG-
BERITA03/12/2025 | Humas BAZNAS Gowa
Rakorda BAZNAS Se-Sulsel & DKI Jakarta teguhkan Peran Zakat sebagai Motor Pemberdayaan Umat dalam Mendukung Astacita
Rakorda BAZNAS Se-Sulsel & DKI Jakarta teguhkan Peran Zakat sebagai Motor Pemberdayaan Umat dalam Mendukung Astacita
MAKASSAR - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) menggelar Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) se-Sulawesi Selatan dan DKI Jakarta dengan mengusung tema “Menguatkan Baznas Mendukung Astacita” pada Selasa, (2/13/2025) di Hotel Grand Asia, Jalan Boulevard, Makassar. Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Gubernur Sulawesi Selatan yang diwakili Asisten I Pemerintahan dan Kesra, Ishaq Iskandar. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya sinergi pengelolaan zakat dalam mendukung misi besar pembangunan daerah dan penguatan peran Baznas sebagai lembaga keumatan yang amanah serta profesional. Ketua Baznas RI yang diwakili oleh KH Achmad Sudrajat menyampaikan bahwa Rakorda ini menjadi momentum strategis dalam menyelaraskan program kerja Baznas di daerah dengan visi nasional, serta memastikan implementasi Astacita Baznas dapat berjalan optimal untuk memberdayakan mustahik menuju kemandirian. "Selain itu ada 10 program nasional, diantaranya termasuk penuntasan kemiskinan ekstrem," jelasnya. Turut hadir Kakanwil Kemenag Sulsel, Ali Yafied, yang menegaskan dukungan penuh Kemenag dalam penguatan regulasi dan tata kelola zakat yang transparan. Sementara itu, Ketua MUI Sulsel, Prof AGH. Najmuddin Abd Safa mengapresiasi langkah Baznas dalam memperluas peran dakwah dan pemberdayaan ekonomi umat sesuai prinsip syariah. Acara ini dihadiri oleh Ketua Baznas Kabupaten Gowa H. Abbas Alauddin beserta Wakil Ketua I Suharli, Wakil Ketua II Munawir, Wakil Ketua III Muis Fadli dan Wakil Ketua IV Rudi Salam. Didampingi oleh 3 orang staf amil, Firdaus, Rini dan Insani. Melalui Rakorda ini, seluruh jajaran Baznas diharapkan semakin solid dalam memperkuat pelayanan penghimpunan dan pendistribusian zakat, infak, dan sedekah (ZIS), serta memperluas program yang berkesinambungan yang berdampak sosial. Baznas Sulsel menegaskan komitmennya untuk terus menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam menurunkan angka kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan umat, sejalan dengan target pembangunan nasional dan daerah. Editor: -HG-
BERITA02/12/2025 | Humas BAZNAS Gowa
BAZNAS Gerak Cepat Salurkan Bantuan Pangan untuk Korban Banjir di Padang
BAZNAS Gerak Cepat Salurkan Bantuan Pangan untuk Korban Banjir di Padang
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) melalui BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) menyalurkan bantuan bahan makanan untuk warga yang terdampak banjir di Kelurahan Lambung Bukit, Kecamatan Pauh, Kota Padang sebagai respons cepat terhadap bencana yang melanda wilayah tersebut. Bantuan tersebut merupakan hasil kolaborasi BAZNAS RI bersama BAZNAS Kota Padang dalam memberikan layanan kemanusiaan bagi masyarakat yang sedang mengalami musibah. Sebanyak 380 jiwa dari 276 kepala keluarga menerima bantuan yang difokuskan untuk memenuhi kebutuhan dasar. Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, MA., menyampaikan, penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari upaya BAZNAS RI dalam memastikan warga terdampak mendapat dukungan yang layak dan tepat waktu. “BAZNAS RI terus berusaha untuk hadir memberikan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat yang tertimpa musibah, termasuk para penyintas banjir di Kota Padang yang saat ini benar-benar membutuhkan,” ujar Saidah dalam keterangannya di Jakarta, Ahad (30/11/25). Saidah mengatakan, kebutuhan bahan makanan menjadi prioritas utama mengingat banyak warga yang tidak dapat beraktivitas normal dan belum bisa kembali memasak akibat kondisi rumah yang masih terdampak banjir. “Bantuan ini diharapkan dapat membantu meringankan beban warga serta memastikan kebutuhan dasar mereka tetap terpenuhi selama masa pemulihan,” ucap Saidah. Menurut Saidah, kolaborasi antara BAZNAS RI dan BAZNAS Kota Padang akan terus diperkuat untuk memastikan pendistribusian bantuan berjalan lancar dan tepat sasaran, termasuk melalui monitoring langsung ke lapangan. “Kami terus memantau kondisi para penyintas dan memastikan bantuan yang diberikan sesuai dengan kebutuhan mereka,” kata Saidah. Saidah menegaskan, BAZNAS RI akan terus hadir mendampingi masyarakat sampai kondisi benar-benar pulih, baik melalui bantuan logistik maupun layanan kemanusiaan lain yang dibutuhkan. “BAZNAS RI tidak hanya berhenti pada penyaluran bantuan awal, tetapi juga akan terus mendukung proses pemulihan masyarakat secara menyeluruh,” tambahnya. Mari langitkan doa dan bantu saudara-saudara kita yang terdampak bencana dengan bersedekah melalui Dompet Bencana dan Kemanusiaan BAZNAS, dengan transfer melalui: Bank Sulselbar 131.002.000016016.7 BSI 715 1975 048 MUAMALAT 805 000 8773 BRI 0225 01 002621 305 a.n. BAZNAS Kabupaten Gowa Cat: Berikan Kode 002 di akhir nominal Layanan BAZNAS KABUPATEN GOWA wa.me/6288704604300 [email protected] Editor: -HG-
BERITA02/12/2025 | Humas BAZNAS Gowa
Kisah Haru dibalik Kunci Baru, BAZNAS Gowa Serahkan Kunci Bantuan RLHB
Kisah Haru dibalik Kunci Baru, BAZNAS Gowa Serahkan Kunci Bantuan RLHB
Gowa — Senyum haru tampak mengembang di tiga sudut wilayah Kabupaten Gowa pada Senin pagi. Masing-masing dari mereka yang selama ini hidup dalam keterbatasan hunian akhirnya menerima kunci rumah baru yang lebih layak dan aman melalui program Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB). Penyerahan dilakukan langsung oleh Pimpinan Baznas Kabupaten Gowa, Munawir selaku Wakil Ketua II, di tiga lokasi berbeda: - Bilasangi, Desa Bontomanai, Kecamatan Bajeng Barat untuk mustahik Nurhayati Dg Nurung, - Kelurahan Limbung, Kecamatan Bajeng untuk mustahik Gusli Dg Sarro, - Kelurahan Mataallo, Kecamatan Bajeng untuk mustahik Ahmadi Dg Rate. Di Bilasangi, Nurhayati Dg Nurung tak kuasa menahan air mata ketika kunci rumah diberikan. Hunian yang sebelumnya rapuh dan sering bocor saat hujan kini berubah menjadi rumah sederhana namun kokoh. “Kami ingin memastikan bahwa bantuan zakat benar-benar kembali kepada mereka yang berhak. Rumah layak huni ini bukan sekadar bangunan, tetapi simbol harapan baru bagi keluarga mustahik,” ujar Munawir, setelah menyerahkan kunci kepada para penerima. Di Limbung, Gusli Dg Sarro menggenggam kunci rumahnya dengan tangan bergetar. Ia mengaku selama bertahun-tahun tinggal di rumah yang dinding kayunya hampir roboh dimakan usia. “Saya tidak pernah menyangka bisa punya rumah seperti ini. Terima kasih kepada semua yang telah peduli. Ini rezeki yang tidak pernah saya bayangkan,” ucapnya lirih. Sementara di Mataallo, Ahmadi Dg Rate menyambut para relawan dan tim BAZNAS Gowa dengan senyum hangat. Ia mengatakan rumah ini menjadi bentuk ketenangan baru bagi keluarganya, sebab ia sendiri tidak mampu memperbaiki apalagi mendirikan rumah karena kondisi fisik. Ia sudah sejak lama mengalami kelumpuhan. “Rumah ini membuat saya lebih tenang menatap masa depan anak-anak. Terima kasih BAZNAS Gowa yang membantu kami yang kecil dan lemah ini,” katanya. Menurut Munawir, program RLHB tidak hanya bertujuan memberikan tempat tinggal yang aman, tetapi juga meneguhkan peran zakat sebagai instrumen pemberdayaan masyarakat. Ia menegaskan bahwa BAZNAS Gowa akan terus memprioritaskan mustahik yang hidup dalam kondisi rentan. “Kami berharap rumah-rumah ini menjadi awal dari perubahan hidup para penerima. Ketika tempat tinggal sudah layak, mereka bisa lebih fokus meningkatkan taraf ekonomi dan pendidikan keluarga,” tuturnya. Penyerahan tiga unit rumah ini disambut hangat oleh warga sekitar. Suasana sederhana, penuh doa, dan rasa syukur tampak menyelimuti tiap lokasi serah terima. Bagi tiga keluarga tersebut, kunci yang mereka terima bukan hanya pintu menuju rumah baru tetapi pintu menuju hidup yang lebih bermartabat. Editor : -HG-
BERITA01/12/2025 | Humas BAZNAS Gowa
Terima Bantuan Modal Usaha dari BAZNAS Gowa,  Rima Warga Pallangga Akhirnya Bisa Beli Kulkas untuk Jualan Minuman
Terima Bantuan Modal Usaha dari BAZNAS Gowa, Rima Warga Pallangga Akhirnya Bisa Beli Kulkas untuk Jualan Minuman
Gowa, 26 November 2025 — Kebahagiaan tampak jelas di wajah Rima Melati Sukma , warga Desa Toddotoa Kecamatan Pallangga, Kabupaten Gowa, setelah menerima bantuan modal usaha dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Gowa. Bantuan yang diserahkan di Kantor Baznas Gowa pada Rabu (26/11), langsung dimanfaatkan Rima untuk membeli kulkas dan bahan minuman guna menunjang usahanya. Rima mengisahkan bahwa ia telah lama ingin memiliki kulkas sendiri untuk berjualan minuman, namun terbatasnya modal membuat keinginannya tertunda. Melalui bantuan tunai dari Baznas Gowa, ia akhirnya bisa mewujudkan kebutuhan tersebut. “Saya berterima kasih kepada Baznas Gowa dan Pemerintah Kabupaten Gowa, Ibu Bupati. Berkat bantuan ini, saya sudah lama ingin punya kulkas dan akhirnya saya bisa punya kulkas sendiri untuk jualan minuman,” ujar Rima dengan mata berkaca-kaca. Bantuan yang diterima Rima merupakan bagian dari upaya Baznas Gowa memberdayakan masyarakat berpenghasilan rendah agar mampu meningkatkan perekonomian keluarga. Program ini tidak hanya menyasar pelaku usaha kecil, tetapi juga mendorong para mustahik agar mampu mandiri secara ekonomi. Wakil Ketua II Baznas Gowa, Munawir, menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen memperluas jangkauan bantuan agar semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya. “Bantuan ini merupakan bagian dari program pemberdayaan ekonomi mustahik. Tujuannya untuk membantu pelaku usaha kecil agar dapat meningkatkan produktivitas usaha dan kesejahteraan keluarga,” jelasnya. Munawir menambahkan, “Kami berkomitmen untuk terus memberdayakan masyarakat melalui program ini agar mustahik dapat menjadi muzakki di kemudian hari.” Dengan adanya dukungan tersebut, Rima berharap usahanya dapat berkembang dan menjadi sumber penghasilan yang lebih stabil bagi keluarganya. Editor : -HG-
BERITA26/11/2025 | Humas BAZNAS Gowa
BAZNAS RI Dorong Akselerasi Transformasi Layanan Zakat berbasis AI, Melalui Rakernis Digital & Zakat Tech Mini Expo 2025
BAZNAS RI Dorong Akselerasi Transformasi Layanan Zakat berbasis AI, Melalui Rakernis Digital & Zakat Tech Mini Expo 2025
Jakarta — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat tata kelola zakat berbasis teknologi melalui penyelenggaraan Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Transformasi Digital & Zakat Tech Mini Expo 2025 yang digelar selama dua hari, 26–27 November 2025, di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta. Mengusung tema “Pemanfaatan AI dan Penguatan Digital Fundraising”, kegiatan ini menjadi momentum strategis dalam mendorong percepatan ekosistem zakat digital nasional. Rakernis tahun ini tidak hanya menampilkan inovasi, tetapi juga menghadirkan ruang kolaborasi dari berbagai perusahaan digital terkemuka seperti Snowflake Indonesia dan Google, serta dukungan sektor perbankan seperti BSI, BCA, dan KB Bukopin Syariah. Masing-masing lembaga turut menghadirkan pembicara yang memberikan penguatan di bidang literasi digital, teknologi berbasis AI, serta keuangan perbankan syariah bagi para peserta yang terdiri dari pimpinan BAZNAS daerah dan para amil. Wakil Ketua III BAZNAS Kabupaten Gowa, Muis Fadli, yang hadir langsung pada kegiatan tersebut, menilai bahwa Rakernis ini menjadi tonggak penting bagi peningkatan kapasitas SDM amil di seluruh Indonesia. “Acara ini bisa menambah added value bagi para amil dan pimpinan BAZNAS, karena hal ini memperkuat literasi digital berbasis AI untuk mendorong inovasi. Dengan begitu, BAZNAS bisa terus mengikuti perkembangan teknologi sehingga ekosistem digital dalam pengelolaan dana umat dapat semakin diakselerasi,” ujar Alumni Fakultas Teknik Unhas ini. Kegiatan ini dibuka resmi oleh Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA, yang hadir bersama Pimpinan Bidang Transformasi Digital Nasional, Prof. Dr. Ir. Nadratuzzaman Hosen, M.S., M.Sc., Ph.D., beserta jajaran pimpinan BAZNAS RI lainnya. Momentum pembukaan juga disertai peluncuran sistem terbaru SIMBA (Sistem Informasi & Management BAZNAS) yang kini telah terintegrasi dengan teknologi kecerdasan buatan (AI). Integrasi ini diproyeksikan mampu meningkatkan ketepatan, transparansi, dan efisiensi layanan zakat nasional. Rakernis 2025 menjadi bukti bahwa transformasi digital BAZNAS bukan sekadar agenda tahunan, melainkan perjalanan panjang yang terus diperkuat melalui inovasi, kemitraan, dan konsistensi pengembangan teknologi. Melalui kegiatan ini, BAZNAS RI menargetkan terbentuknya fondasi digital yang semakin matang untuk mendukung percepatan penghimpunan dan pendistribusian zakat yang lebih modern, adaptif, dan berdampak. Editor : -HG-
BERITA26/11/2025 | Humas BAZNAS Gowa
BAZNAS Kabupaten Gowa Gelar Sosialisasi Pembentukan UPZ di Kantor Camat Manuju
BAZNAS Kabupaten Gowa Gelar Sosialisasi Pembentukan UPZ di Kantor Camat Manuju
Gowa — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Gowa menggelar sosialisasi pembentukan Panitia Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di Kantor Camat Manuju, Rabu (26/11) pukul 10.00 WITA. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Sekretaris Camat (Sekcam) Manuju dan tujuh kepala desa dari wilayah tersebut. Sosialisasi ini bertujuan memperkuat tata kelola zakat di tingkat kecamatan dan desa agar pengumpulan serta penyalurannya dapat berjalan lebih efektif. Kehadiran BAZNAS Gowa dalam kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk meningkatkan peran pemerintah desa dalam mendukung pengelolaan zakat secara profesional. Sekcam Manuju mengatakan bahwa kehadiran UPZ sangat dibutuhkan untuk memastikan pendistribusian zakat lebih terarah dan tepat sasaran. “Dengan adanya UPZ di setiap desa, proses pendataan, pengumpulan, dan penyaluran zakat dapat dilakukan lebih cepat dan lebih dekat dengan masyarakat. Kami berharap struktur ini mampu memperkuat pelayanan sosial di wilayah Manuju,” ujarnya. Para kepala desa yang hadir turut memberikan tanggapan positif. Mereka menilai bahwa pembentukan UPZ akan membantu meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berzakat sekaligus memperkuat sinergi antara desa, kecamatan, dan BAZNAS Kabupaten Gowa. Dalam kegiatan tersebut, tim BAZNAS Gowa memberikan penjelasan mengenai alur pembentukan panitia, struktur organisasi UPZ, serta mekanisme pelaporan yang sesuai standar nasional. Peserta juga diajak berdiskusi terkait tantangan di lapangan serta strategi untuk memperluas jangkauan penerima manfaat zakat. Rencananya, pembentukan panitia UPZ di kecamatan dan seluruh desa di Manuju akan segera dituntaskan dalam waktu dekat. BAZNAS Gowa berharap keterlibatan aktif pemerintah desa dapat mempercepat upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui distribusi zakat yang lebih terkoordinasi. Editor : -HG-
BERITA26/11/2025 | Humas BAZNAS Gowa
Menerima Kunjungan Mahasiswa UIN Alauddin, Guna Memperkuat Pemahaman Mengenai Zakat, Infak dan Sedekah (ZIS) di BAZNAS Kab. Gowa.
Menerima Kunjungan Mahasiswa UIN Alauddin, Guna Memperkuat Pemahaman Mengenai Zakat, Infak dan Sedekah (ZIS) di BAZNAS Kab. Gowa.
Gowa — Mahasiswa mata kuliah Manajemen ZIS dari Jurusan Manajemen Dakwah, Fakultas Dakwah dan Komunikasi Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar, melakukan kunjungan akademik ke Kantor BAZNAS Kabupaten Gowa. Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembelajaran lapangan untuk memperdalam pemahaman mengenai pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS). Rabu, 26 November 2025. Dalam kunjungan tersebut, mahasiswa diterima langsung oleh Ketua BAZNAS Gowa, Drs. H. Abbas Alauddin, SH., MM yang bertindak sebagai pemateri utama. Kunjungan dilaksanakan di Ruang Kerja Ketua BAZNAS Gowa. Ia menyampaikan penjelasan komprehensif mengenai konsep ZIS, peran strategis BAZNAS dalam pengentasan kemiskinan, serta pentingnya transparansi dan profesionalisme dalam mengelola dana umat. Ketua BAZNAS Gowa Drs. H. Abbas Alauddin " menekankan bahwa BAZNAS bukan hanya lembaga penghimpun dana, tetapi juga institusi yang memiliki tanggung jawab sosial besar dalam memastikan penyaluran ZIS tepat sasaran dan berdampak nyata bagi mustahik. Ia juga mendorong mahasiswa sebagai calon pengelola dakwah untuk memahami regulasi dan tata kelola ZIS secara mendalam". Kegiatan ini mendapat respons positif dari mahasiswa yang hadir. Mereka mengaku mendapatkan wawasan baru mengenai praktik manajemen ZIS di lapangan, terutama terkait mekanisme penghimpunan, pendistribusian, hingga pelaporan dana ZIS di daerah. Kunjungan akademik ini diharapkan menjadi sarana penguatan kompetensi mahasiswa Manajemen Dakwah dalam memahami sistem pengelolaan ZIS secara profesional, sekaligus membuka peluang kolaborasi antara UIN Alauddin dan BAZNAS Gowa dalam kegiatan edukasi zakat di masa mendatang. Editor : -HG-
BERITA26/11/2025 | Humas BAZNAS Gowa
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Gowa.

Lihat Daftar Rekening →