WhatsApp Icon
Dari Dapur Umum BAZNAS, Penyintas Gempa NTT Bangkit dan Menguatkan Sesama

Gowa - Dapur Umum Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) menjadi saksi semangat para relawan dan masyarakat, termasuk di antaranya Mashita, penyintas gempa yang berprofesi sebagai seorang guru di Pondok Pesantren Pancasila Reok yang memilih tetap mengulurkan tangan, meskipun masih diselimuti duka akibat gempa.

Warga Desa Salama,Kecamatan Reok (Reo), Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur itu harus menerima kenyataan pahit rumah tempatnya bernaung Bersama keluarga harus hancur akibat gempa. Kedua orang tuanya pun masih bertahan di posko pengungsian karena belum memungkinkan kembali ke rumah.

Saat gempa terjadi, Mashita sedang berada di Pondok Pesantren Pancasila Reok, tempatnya mengajar. Ketika tanah berguncang hebat, ia bersama para santri berhamburan mencari tempat aman. Dalam keadaan panik, Mashita memilih memastikan para santri selamat sebelum memikirkan keselamatan dirinya.

Setelah semua santri berkumpul di tempat terbuka, barulah pikirannya tertuju kepada kedua orang tuanya di rumah. Ia segera menghubungi mereka dan bersyukur mengetahui keduanya selamat. Bagi Mashita, rumah yang rusak masih bisa dibangun kembali, sementara keselamatan keluarga jauh lebih berharga.

Di tengah kondisi itu, Mashita tidak memilih berdiam diri. Saat BAZNAS membuka dapur umum di Pondok Pesantren Pancasila Reok, Mashita ikut menjadi relawan. Setiap pagi selepas salat Subuh, ia bersama relawan lainnya menyiapkan makanan untuk para penyintas.

Sebanyak 250 porsi makanan disiapkan setiap harinya untuk segara didistribusikan ke kampung dan posko mandiri yang belum mendapatkan bantuan atau logistiknya belum masuk. 

Bagi Mashita, seporsi makanan bukan sekadar bantuan pangan, tetapi juga bentuk kepedulian bagi warga yang sedang menghadapi masa sulit.

"Alhamdulillah, saya berterima kasih kepada BAZNAS yang sudah menyediakan dapur umum. Ini sangat membantu, baik bagi warga sekitar maupun bagi saya pribadi," ujar Mashita.

Sebagai penyintas, Mashita memahami betul bagaimana rasanya kehilangan rasa aman. Namun, pengalaman itu justru membuatnya semakin terdorong membantu warga lain yang mengalami kondisi serupa.

"Walaupun rumah saya terdampak dan sebagian runtuh, semangat saya tidak akan pernah runtuh untuk membantu teman-teman yang juga terdampak. Karena sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat bagi orang lain," katanya.

Menurutnya, dapur umum BAZNAS menjadi ruang untuknya dan warga NTT bangkit. Ia tidak hanya menerima bantuan sebagai penyintas, tetapi juga ikut membantu menyiapkan dan menyalurkan bantuan bagi warga lainnya.

Rumahnya mungkin belum bisa kembali seperti semula. Kedua orang tuanya pun masih berada di posko. Namun, di tengah kehilangan itu, Mashita memilih tetap bergerak.

Dari dapur umum BAZNAS, Mashita belajar bahwa bangkit tidak selalu berarti kembali memiliki rumah yang utuh. Terkadang, bangkit berarti tetap mampu mengulurkan tangan kepada sesama, meski diri sendiri sedang berada dalam keterbatasan.

"Harapan saya ke depan ada uluran tangan dari para dermawan yang ikhlas membantu para penyintas gempa. Bantuan tersebut tidak harus sekaligus, tetapi bisa diberikan secara perlahan, bukan hanya untuk saya, tetapi juga untuk teman-teman lain yang rumah dan kehidupannya terdampak gempa," ucapnya.

27/08/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Gowa
BAZNAS Gowa Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Tamalalang Timur

Gowa, 24 Agustus 2026 — Musibah kebakaran yang menghanguskan rumah seorang mustahik, Ibu H. Dg Ngagi, di Tamalalang Timur, Desa Tamannyeleng, Kecamatan Barombong, Kabupaten Gowa, mendapat perhatian dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Gowa.

Pada Senin, 24 Agustus 2026, bantuan bagi korban kebakaran tersebut diserahkan langsung oleh jajaran pimpinan BAZNAS Kabupaten Gowa. Hadir dalam penyaluran tersebut Ketua BAZNAS Kabupaten Gowa, Drs. H. Abbas Alauddin, S.H., M.M., Wakil Ketua I Dr. Suharli, Lc., MA, Wakil Ketua II Munawir, S.Pdi, serta Wakil Ketua IV Rudi Salam, S.Kep., Ns., M.Kep. Penyerahan bantuan turut didampingi oleh Pj. Kepala Desa Tamannyeleng, Juriah, S.E.

Kedatangan jajaran BAZNAS bukan sekadar untuk menyerahkan bantuan, tetapi juga menjadi bentuk kepedulian dan kehadiran lembaga zakat di tengah masyarakat yang sedang menghadapi ujian.

Musibah kebakaran tersebut terjadi pada 16 Agustus 2026 sekitar pukul 19.55 WITA. Saat kejadian, Ibu H. Dg Ngagi berada di rumah bersama anak dan seorang cucunya. Kobaran api dengan cepat menghanguskan rumah hingga menyebabkan tempat tinggal tersebut mengalami kerusakan berat dan tidak dapat lagi digunakan sebagaimana mestinya.

Bagi sebuah keluarga, kehilangan rumah bukan hanya kehilangan bangunan dan harta benda. Rumah merupakan tempat berlindung, tempat berkumpul bersama keluarga, sekaligus ruang menyimpan berbagai kenangan kehidupan. Karena itu, musibah yang dialami Ibu H. Dg Ngagi menjadi beban yang tidak ringan.

Di tengah kondisi tersebut, bantuan yang disalurkan BAZNAS Kabupaten Gowa diharapkan dapat sedikit meringankan beban dan memberikan kekuatan kepada keluarga korban untuk bangkit kembali.

Ketua BAZNAS Kabupaten Gowa, Drs. H. Abbas Alauddin, S.H., M.M., bersama jajaran pimpinan menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan bagian dari amanah umat yang dipercayakan kepada BAZNAS untuk dikelola dan disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.

BAZNAS Kabupaten Gowa senantiasa berkomitmen mengelola dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) dari umat secara amanah, transparan, dan tepat sasaran. Setiap dana yang dihimpun dari masyarakat diupayakan memberikan manfaat nyata bagi para mustahik, termasuk masyarakat yang menghadapi kondisi darurat dan musibah.

Penyaluran bantuan kepada korban kebakaran ini menjadi salah satu wujud nyata bagaimana zakat, infak, dan sedekah dapat hadir sebagai kekuatan sosial untuk membantu sesama.

Melalui dana umat yang dikelola secara bertanggung jawab, BAZNAS tidak hanya menjalankan fungsi penghimpunan dan penyaluran zakat, tetapi juga berupaya menghadirkan kepedulian di saat masyarakat membutuhkan uluran tangan.

Pj. Kepala Desa Tamannyeleng, Juriah, S.E., yang turut mendampingi penyaluran, juga menjadi bagian dari sinergi antara BAZNAS dan pemerintah desa dalam memastikan bantuan dapat diterima oleh masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

Bagi Ibu H. Dg Ngagi dan keluarganya, bantuan tersebut mungkin tidak serta-merta mengembalikan rumah yang telah hangus. Namun, kehadiran dan kepedulian yang diberikan menjadi pesan bahwa mereka tidak sendiri dalam menghadapi musibah.

Semangat gotong royong dan kepedulian seperti inilah yang diharapkan terus tumbuh di tengah masyarakat. Zakat, infak, dan sedekah bukan sekadar kewajiban dan pemberian, tetapi juga dapat menjadi jembatan kebaikan yang menghubungkan mereka yang memiliki kemampuan dengan saudara-saudara yang sedang membutuhkan.

BAZNAS Kabupaten Gowa pun mengajak masyarakat untuk terus mempercayakan zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga resmi agar dapat dikelola secara profesional, amanah, transparan, dan disalurkan kepada mustahik yang berhak.

Dari sebuah musibah, tumbuh sebuah harapan. Dari kepedulian umat, hadir kekuatan untuk membantu keluarga yang sedang berjuang. Dan dari amanah dana ZIS, BAZNAS Kabupaten Gowa terus berupaya menghadirkan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan.

BAZNAS Gowa — Menguatkan Kepedulian, Menebar Manfaat, dan Menghadirkan Harapan bagi Sesama.

24/08/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Gowa
Dari Bantuan Modal Usaha Menjadi Kemandirian: Kisah Mustahik, Bangkit dan Tumbuh dengan Berjualan Kue

Gowa, 14 Agustus 2026 — Sebuah pesan suara sederhana datang kepada BAZNAS Kabupaten Gowa. Suara seorang perempuan terdengar penuh rasa syukur, mengabarkan bahwa bantuan yang diterimanya beberapa waktu lalu telah membawa perubahan berarti dalam kehidupan dan usahanya.

“Assalamualaikum, berkat bantuannya, Alhamdulillah tidak ada lagi pinjaman hari-hariku. Ini modalnya berguna untuk saya, terima kasih banyak,” demikian ungkapan Nurbayanti Dg Tonji melalui pesan suara yang diterima BAZNAS Kabupaten Gowa, Jumat, 14 Agustus 2026.

‎Kalimat itu mungkin terdengar sederhana. Namun bagi Nurbayanti, kalimat tersebut adalah gambaran dari sebuah perjuangan panjang. Bantuan modal usaha yang diterimanya pada 8 Juli 2026 kini telah membantunya menjalankan usaha tanpa harus kembali bergantung pada pinjaman untuk memenuhi kebutuhan modal dagang.

‎Nurbayanti Dg Tonji, warga Pancana, Desa Julukanaya, Kecamatan Pallangga, merupakan salah satu mustahik yang menerima Bantuan Modal Usaha dari BAZNAS Kabupaten Gowa. Ia menjalankan usaha penganan atau kue yang dijual secara berkeliling, menyusuri kompleks dan perkampungan untuk menawarkan dagangannya kepada masyarakat.

‎Bagi usaha kecil seperti yang dijalankan Nurbayanti, modal bukan sekadar angka. Modal adalah kesempatan untuk kembali berproduksi, membeli bahan baku, membuat dagangan, dan membawa pulang penghasilan untuk memenuhi kebutuhan keluarga.

‎Begitu bantuan diterimanya, Nurbayanti tidak menggunakannya untuk keperluan lain. Seluruh bantuan modal tersebut langsung dibelanjakan untuk memenuhi kebutuhan bahan baku usaha yang dijalaninya.

‎Dari bahan baku itu, lahirlah penganan yang kemudian ia bawa berkeliling. Sedikit demi sedikit, modal berputar menjadi barang dagangan, barang dagangan menjadi penghasilan, dan penghasilan kembali menjadi modal untuk mempertahankan usaha.

‎Di situlah nilai sebuah bantuan modal usaha terlihat. Bantuan yang mungkin tampak sederhana bagi sebagian orang, dapat menjadi sangat berarti bagi pelaku usaha kecil yang setiap hari berjuang mempertahankan penghidupan.

‎Bagi Nurbayanti, bantuan tersebut bukan hanya membantu membeli bahan baku. Lebih jauh, bantuan itu memberinya ruang untuk bernapas—ruang untuk menjalankan usaha tanpa terus dibayangi kewajiban pinjaman.

‎Kabar bahwa kini ia tidak lagi harus bergantung pada pinjaman menjadi sebuah kabar bahagia sekaligus pengingat bahwa pemberdayaan mustahik membutuhkan proses. Ketika bantuan diberikan dalam bentuk modal yang tepat dan dimanfaatkan untuk mengembangkan usaha, zakat tidak berhenti sebagai bantuan sesaat, tetapi dapat menjadi jalan menuju kemandirian.

‎Kisah Nurbayanti juga menjadi bukti bahwa di balik dana zakat, infak, dan sedekah yang ditunaikan masyarakat, terdapat harapan yang dapat tumbuh menjadi perubahan nyata. Ada bahan baku yang terbeli, ada dagangan yang diproduksi, ada pembeli yang dilayani, ada penghasilan yang diperoleh, dan pada akhirnya ada keluarga yang dapat menjalani kehidupan dengan lebih tenang.

‎BAZNAS Kabupaten Gowa terus berkomitmen mengelola dana umat berupa zakat, infak, dan sedekah secara amanah, transparan, terpercaya, serta tepat sasaran, sesuai dengan ketentuan dan prinsip pengelolaan zakat. Setiap amanah yang dititipkan masyarakat diupayakan agar memberikan manfaat sebesar-besarnya kepada mereka yang berhak menerimanya.

‎Pemberian bantuan kepada mustahik bukan semata tentang menyerahkan sejumlah dana. Di dalamnya terdapat tanggung jawab untuk memastikan bantuan benar-benar menyentuh kebutuhan penerima dan mampu mendorong perbaikan kehidupan.

‎Pesan suara Nurbayanti pada Jumat itu menjadi salah satu cerita kecil dari ikhtiar besar tersebut.

‎Dari Pancana, seorang perempuan menjalankan usahanya dari kompleks ke kompleks dan dari perkampungan ke perkampungan. Dengan modal yang diberikan, ia terus berjualan. Dan hari ini, ia mengabarkan sebuah pencapaian yang sangat berarti: tidak lagi bergantung pada pinjaman untuk menjalankan usahanya.

‎Semoga langkah kecil Nurbayanti menjadi inspirasi bahwa kebaikan yang ditunaikan melalui zakat, infak, dan sedekah dapat tumbuh menjadi kekuatan ekonomi bagi mustahik.

‎Sebab, pada akhirnya, keberhasilan sebuah bantuan bukan hanya ketika bantuan itu sampai kepada penerima, tetapi ketika bantuan tersebut mampu mengantarkan penerimanya untuk berdiri lebih tegak, berusaha lebih mandiri, dan perlahan keluar dari ketergantungan.

‎#CahayaZakat #BaznasMenguatkanIndonesia

14/08/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Gowa
BAZNAS Gowa Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Dua Kecamatan, Hadir di Tengah Warga yang Membutuhkan

GOWA, 11/08/2026 — Musibah kebakaran tidak hanya meninggalkan kerusakan pada rumah dan harta benda, tetapi juga menyisakan duka serta tantangan bagi keluarga yang menjadi korban. Di tengah kondisi tersebut, kehadiran bantuan menjadi penguat agar mereka tidak merasa menghadapi musibah seorang diri.

‎Sebagai lembaga filantropi yang menghimpun dan mengelola dana umat, BAZNAS Kabupaten Gowa kembali menunjukkan kepeduliannya dengan menyalurkan bantuan kepada warga terdampak bencana kebakaran di dua lokasi berbeda, yakni Kecamatan Bontonompo dan Kecamatan Somba Opu.

‎Bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian kepada para mustahik sekaligus upaya meringankan beban keluarga yang sedang menghadapi masa sulit.

‎Penyaluran pertama dilakukan kepada Mustahik Dadi (Dabi Dg Ngintang), warga Kababorong, Desa Romanglasa, Kecamatan Bontonompo. Bantuan berupa dana dan paket sembako diserahkan langsung oleh Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Gowa, Munawir, bersama Kepala Desa Romanglasa, Murhadi Dg Ngerang, 10/08/2026.

‎Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar keluarga korban, terutama di tengah kondisi pascakebakaran yang membutuhkan banyak perhatian dan pemulihan.

‎Dari Bontonompo, kepedulian BAZNAS Gowa juga menyentuh warga terdampak kebakaran di wilayah Kecamatan Somba Opu. Bantuan disalurkan kepada Mustahik Rusli, yang berdomisili di Jalan Dr. Wahidin Sudiro Husodo, Kelurahan Bonto Bontoa, Kecamatan Somba Opu, 11/08/2026.

‎Bantuan diserahkan oleh Kabag Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Kabupaten Gowa, Syamsul Anwar, bersama pihak Pemerintah Kelurahan Bonto Bontoa, Syamsuddin dan Desi.

‎Dua penyaluran tersebut menjadi gambaran bahwa kepedulian terhadap masyarakat tidak berhenti pada satu wilayah. BAZNAS Gowa terus berupaya hadir di berbagai pelosok Kabupaten Gowa, menjangkau masyarakat yang membutuhkan, termasuk mereka yang sedang menghadapi kondisi darurat akibat bencana.

‎Bagi korban kebakaran, bantuan yang diterima mungkin terlihat sederhana. Namun, di balik dana dan paket sembako tersebut terdapat pesan kemanusiaan yang jauh lebih besar: bahwa masih ada kepedulian, masih ada tangan yang membantu, dan mereka tidak sendirian dalam menghadapi cobaan.

‎Kehadiran BAZNAS Gowa di tengah masyarakat juga tidak terlepas dari kepercayaan para Muzaki dan masyarakat yang telah menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS. Dana yang dititipkan tersebut dikelola untuk kemudian disalurkan kepada mereka yang berhak menerimanya sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

‎Sebagai lembaga filantropi, BAZNAS Kabupaten Gowa berkomitmen menjaga amanah dana umat dengan prinsip amanah, transparan, tepercaya, dan tepat sasaran. Setiap bantuan diupayakan diberikan kepada Mustahik yang memenuhi kriteria, sehingga manfaat zakat, infak, dan sedekah dapat benar-benar dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan.

‎Penyaluran bantuan bencana juga menjadi bagian dari upaya BAZNAS untuk memastikan dana umat dapat hadir secara nyata dalam berbagai situasi kehidupan masyarakat, baik dalam kondisi normal maupun ketika warga menghadapi musibah.

‎Dari satu rumah ke rumah lainnya, dari pusat wilayah hingga pelosok desa dan kelurahan, BAZNAS Gowa terus membawa semangat bahwa zakat bukan sekadar kewajiban, tetapi juga kekuatan sosial yang mampu menghadirkan harapan bagi sesama.

‎Melalui kepedulian para muzaki dan pengelolaan yang bertanggung jawab, BAZNAS Gowa berupaya memastikan bahwa setiap amanah yang dititipkan dapat kembali kepada umat dalam bentuk manfaat yang nyata.

‎#CahayaZakat

11/08/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Gowa
BAZNAS Kab.Gowa Hadiri Rapat Persiapan Tausiyah, Zikir dan Doa Kebangsaan

GOWA — Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Gowa menghadiri rapat persiapan kegiatan Tausiyah, Zikir dan Doa Kebangsaan yang digelar Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Gowa, Selasa (11/8/2026).

Rapat berlangsung di Kantor Kemenag Kabupaten Gowa dengan melibatkan berbagai unsur pimpinan, tokoh agama, serta organisasi kemasyarakatan Islam di Kabupaten Gowa.

Sejumlah tokoh dan pejabat yang hadir di antaranya Kapolresta Gowa, Dandim 1409 Gowa, Ketua MUI Kabupaten Gowa, Ketua Baznas Kabupaten Gowa, Ketua FKUB Kabupaten Gowa, serta pimpinan ormas Islam se-Kabupaten Gowa.

Dalam rapat tersebut disepakati, kegiatan Tausiyah, Zikir dan Doa Kebangsaan akan dilaksanakan pada Jumat, 14 Agustus 2026, setelah salat Ashar.

Kegiatan akan dipusatkan di Masjid Agung Syekh Yusuf Kabupaten Gowa dengan target kehadiran mencapai sekitar 5.000 jamaah.

Peserta yang diharapkan hadir berasal dari berbagai elemen, mulai dari aparatur sipil, TNI, Polri, majelis taklim, organisasi kemasyarakatan Islam, hingga masyarakat umum.

Selain zikir dan doa bersama, kegiatan tersebut juga akan diisi tausiyah oleh dai kondang Ustaz Das’ad Latif.

Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Gowa, H. Jamaris, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut hadir dalam kegiatan tersebut.

Menurutnya, kegiatan ini menjadi momentum untuk bersama-sama memanjatkan doa demi kebaikan Kabupaten Gowa sekaligus memperlihatkan kekompakan berbagai elemen masyarakat.

“Silakan hadiri kegiatan ini dan laksanakan doa bersama agar Kabupaten Gowa semakin baik. Kita tunjukkan kekompakan kita dari berbagai elemen,” kata H. Jamaris.

Melalui kegiatan Tausiyah, Zikir dan Doa Kebangsaan ini, berbagai elemen di Kabupaten Gowa diharapkan dapat berkumpul dan memperkuat kebersamaan melalui doa bersama.

Kegiatan tersebut akan digelar Jumat, 14 Agustus 2026, setelah salat Ashar di Masjid Agung Syekh Yusuf Kabupaten Gowa, dengan target 5.000 jamaah.

11/08/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Gowa

Berita Terbaru

RAKOR UPZ Kelurahan Pangkabinanga Kecamatan Pallangga, Perkuat Sinergi Pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah
RAKOR UPZ Kelurahan Pangkabinanga Kecamatan Pallangga, Perkuat Sinergi Pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah
Gowa, 10 Juni 2026– Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kelurahan Pangkabinanga, Kecamatan Pallangga, menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) yang dihadiri oleh Lurah Pangkabinanga, Ketua UPZ Pangkabinanga, Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Gowa, serta seluruh tokoh masyarakat Kelurahan Pangkabinanga. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat koordinasi dan sinergi antara pengurus UPZ, pemerintah kelurahan, tokoh masyarakat, dan BAZNAS Gowa dalam meningkatkan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di tengah masyarakat. Dalam sambutannya, Lurah Pangkabinanga menyampaikan bahwa kegiatan Rakor ini merupakan langkah awal yang sangat penting bagi UPZ Pangkabinanga dalam membangun komunikasi dan koordinasi yang baik antar pengurus UPZ, tokoh masyarakat, serta BAZNAS Gowa. “Kegiatan Rakor ini menjadi momentum untuk menyatukan langkah dan memperkuat koordinasi antara pengurus UPZ, tokoh masyarakat, dan BAZNAS. Melalui kebersamaan ini, kita dapat terus mengedukasi masyarakat tentang pentingnya berinfak dan bersedekah sebagai bagian dari kepedulian sosial serta wujud ketaatan kepada Allah SWT,” ujar Lurah Pangkabinanga. Sementara itu, Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Gowa memaparkan materi mengenai tata kelola UPZ yang baik dan sesuai ketentuan syariah. Materi yang disampaikan mencakup mekanisme pengumpulan zakat, infak, dan sedekah, pengelolaan dana yang amanah dan transparan, hingga penyaluran kepada golongan yang berhak menerima sesuai dengan ketentuan syariat Islam. Selain itu, Wakil Ketua I BAZNAS Gowa juga menekankan pentingnya peran UPZ dan tokoh masyarakat dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai manfaat zakat, infak, dan sedekah dalam membantu sesama serta mengurangi kesenjangan sosial. “Edukasi kepada masyarakat harus terus dilakukan agar kesadaran berzakat, berinfak, dan bersedekah semakin meningkat. Dengan pengelolaan yang baik dan transparan, kepercayaan masyarakat kepada UPZ akan semakin kuat sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas,” jelasnya. Melalui Rakor ini, diharapkan seluruh pengurus UPZ dan tokoh masyarakat Kelurahan Pangkabinanga dapat semakin aktif dalam mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dalam gerakan zakat, infak, dan sedekah demi terwujudnya kesejahteraan umat. Kegiatan ditutup dengan komitmen bersama untuk terus memperkuat peran UPZ sebagai mitra BAZNAS dalam menghimpun dan menyalurkan zakat, infak, dan sedekah secara tepat sasaran, profesional, dan amanah, dan tak lupa juga dalam kegiatan rakor ini terkumpul dana infak awal dari peserta yang telah hadir. Sebagai pengingat akan pentingnya memberikan manfaat kepada sesama, kegiatan ini juga mengangkat hadis Rasulullah SAW: “Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya.” (HR. Ahmad) Hadis tersebut menjadi motivasi bagi seluruh peserta Rakor untuk terus berkontribusi dalam kegiatan sosial dan keagamaan demi kemaslahatan masyarakat Kelurahan Pangkabinanga. Editor : -HG-
BERITA10/06/2026 | Humas BAZNAS Gowa
BAZNAS Gowa Bersama Bupati Gowa Lakukan Kunjungan Mustahik Penerima Bantuan RLHB di Bajeng Barat
BAZNAS Gowa Bersama Bupati Gowa Lakukan Kunjungan Mustahik Penerima Bantuan RLHB di Bajeng Barat
Bajeng Barat, 10 Juni 2026 – Kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan terus diwujudkan melalui berbagai program sosial yang berdampak langsung. Salah satunya terlihat dalam kunjungan mustahik yang dilakukan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Gowa bersama Bupati Gowa, Hj. Sitti Husniah Talenrang, ke rumah penerima bantuan Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB) di Karunrung, Desa Borimatangkasa, Kecamatan Bajeng Barat, Rabu (10/06/2026). ‎Dalam kunjungan tersebut, Bupati Gowa didampingi Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Gowa, Munawir meninjau langsung rumah milik Jumriani, salah seorang mustahik yang telah menerima bantuan pembangunan Rumah Layak Huni BAZNAS. Kehadiran rombongan tidak hanya untuk melihat hasil pembangunan yang telah selesai, tetapi juga menjadi bentuk perhatian dan dukungan moril kepada keluarga penerima manfaat. ‎Rumah yang kini ditempati Jumriani sebelumnya berada dalam kondisi yang memprihatinkan dan kurang layak untuk dihuni. Melalui proses pendataan yang dilakukan oleh Tim LACAK Center Gowa bersama Pemerintah Desa Borimatangkasa, kondisi tersebut kemudian dilaporkan dan diteruskan kepada Dinas Sosial Kabupaten Gowa. Setelah melalui proses verifikasi dan mendapatkan rekomendasi, permohonan bantuan Rumah Layak Huni diajukan kepada BAZNAS Kabupaten Gowa pada bulan April 2026. ‎Berkat kolaborasi berbagai pihak dan dukungan dana zakat, infak, serta sedekah yang dikelola BAZNAS, pembangunan rumah tersebut dapat segera direalisasikan dan rampung pada pertengahan Mei 2026. Kini, Jumriani dan keluarganya dapat menikmati tempat tinggal yang lebih aman, nyaman, dan layak, sehingga memberikan harapan baru untuk menjalani kehidupan yang lebih baik. ‎Bupati Gowa Hj. Sitti Husniah Talenrang menyampaikan bahwa program bantuan rumah layak huni merupakan salah satu bentuk nyata kehadiran pemerintah dan BAZNAS dalam membantu masyarakat yang membutuhkan, khususnya mereka yang berada dalam kondisi ekonomi rentan. ‎"Bantuan sosial ini turut didukung oleh partisipasi para ASN di lingkup Pemerintah Kabupaten Gowa yang telah menyisihkan gajinya untuk diinfakkan melalui BAZNAS. Apa yang kita saksikan hari ini adalah hasil dari kepedulian dan gotong royong yang terbangun dengan baik. Infak yang dihimpun dari para ASN kembali kepada masyarakat yang membutuhkan dalam bentuk program-program yang nyata dan bermanfaat," ujar Bupati Gowa. ‎Ia menambahkan bahwa semangat kepedulian sosial harus terus dipelihara sebagai tanggung jawab bersama dalam membangun kesejahteraan masyarakat. ‎"Ini bentuk kepedulian kita semua terhadap masyarakat. Siapa lagi yang akan memperhatikan masyarakat kalau bukan kita sendiri. Karena itu kami pastikan seluruh ASN yang ikut berkontribusi melalui BAZNAS ini mampu betul-betul bermanfaat bagi mereka yang membutuhkan," tambahnya. ‎Menurutnya, keberhasilan program ini tidak hanya diukur dari berdirinya sebuah rumah yang layak, tetapi juga dari hadirnya rasa aman, kenyamanan, dan harapan baru bagi keluarga penerima manfaat. Dengan tempat tinggal yang lebih baik, diharapkan kualitas hidup keluarga penerima dapat meningkat serta memberikan semangat untuk menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih optimis. ‎Sementara itu, pihak BAZNAS Kabupaten Gowa menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan program-program yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat. Program Rumah Layak Huni BAZNAS menjadi salah satu upaya konkret dalam membantu mustahik keluar dari kondisi kehidupan yang kurang layak sekaligus meningkatkan taraf kesejahteraan mereka. ‎Dalam kesempatan tersebut, Bupati Gowa bersama Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Gowa juga menyerahkan bantuan paket sembako kepada Jumriani dan keluarga. Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk dukungan tambahan untuk membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari sekaligus meringankan beban ekonomi keluarga penerima manfaat. ‎Penyerahan paket sembako berlangsung dalam suasana penuh kehangatan dan kekeluargaan. Bupati Gowa tampak berbincang langsung dengan Jumriani, mendengarkan cerita dan kondisi keluarganya, serta memastikan bahwa bantuan yang diberikan benar-benar memberikan manfaat. Momen tersebut menjadi gambaran bahwa program sosial tidak hanya sebatas penyaluran bantuan, tetapi juga menghadirkan perhatian, empati, dan kedekatan dengan masyarakat. ‎Kunjungan ini sekaligus menjadi bukti bahwa sinergi antara pemerintah daerah, BAZNAS, pemerintah desa, Dinas Sosial, serta partisipasi para ASN mampu menghadirkan perubahan nyata bagi masyarakat. Melalui kolaborasi tersebut, harapan untuk mewujudkan kesejahteraan dan kehidupan yang lebih layak bagi warga Kabupaten Gowa terus diupayakan secara berkelanjutan. ‎Dengan selesainya pembangunan rumah dan adanya dukungan kebutuhan pokok yang diberikan, Jumriani kini dapat menatap masa depan dengan lebih optimis. Program ini menjadi pengingat bahwa kepedulian yang diwujudkan secara bersama-sama mampu menghadirkan kebahagiaan dan harapan baru bagi sesama yang membutuhkan. Editor : -HG_
BERITA10/06/2026 | Humas BAZNAS Gowa
BAZNAS Gowa Wujudkan Rumah Layak Huni untuk Muh. Arsyad di Kacci-Kacci
BAZNAS Gowa Wujudkan Rumah Layak Huni untuk Muh. Arsyad di Kacci-Kacci
Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Gowa atau BAZNAS Kabupaten Gowa kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat kurang mampu melalui program Rumah Layak Huni Baznas (RLHB). Kali ini, bantuan diserahkan kepada Mustahik bernama Muh Arsyad, warga Kacci-kacci, Desa Bontobiraeng Selatan, Kecamatan Bontonompo, pada Ahad, 24 Mei 2026. ‎Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Wakil Ketua IV BAZNAS Kabupaten Gowa, Rudi Salam, didampingi Camat Bontonompo H. M Syahrir Salam, Kepala Desa Bontobiraeng Selatan Muhammad Hatta, serta Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan Kamaruddin Samad. ‎Suasana haru menyelimuti prosesi penyerahan rumah tersebut. Sebelumnya, Muh Arsyad bersama keluarganya dengan empat buah hatinya yang masih berusia kanak-kanak tinggal di rumah sederhana dengan kondisi yang memprihatinkan. Dinding rumah yang terbuat dari gemecah tampak rapuh dimakan usia, lantainya terkelupas, sementara beberapa tiang penyangga nyaris roboh dan membahayakan keselamatan penghuni. ‎Kini, kondisi itu berubah total. Rumah yang sebelumnya tak layak huni telah berdiri kokoh dengan dinding bata dan lantai cor semen yang lebih aman dan nyaman untuk ditempati. Proses pengerjaan rumah dimulai sejak akhir April dan rampung pada pertengahan Mei 2026. ‎Wakil Ketua IV BAZNAS Kabupaten Gowa, Rudi Salam, mengatakan bahwa bantuan tersebut bukan hanya sekadar pembangunan fisik rumah, tetapi juga bentuk nyata kepedulian dan gotong royong seluruh elemen masyarakat. ‎“Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian bersama, mulai dari masyarakat, BAZNAS Kabupaten Gowa, Pemerintah Kabupaten hingga pemerintah di tingkat bawah, serta para tokoh agama yang terus mengedukasi masyarakat tentang pentingnya menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS sebagai lembaga yang amanah dan terpercaya,” ujarnya. ‎Menurutnya, kepercayaan masyarakat dalam menyalurkan zakat melalui BAZNAS menjadi kekuatan utama untuk terus menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat yang membutuhkan. ‎“Semakin banyak masyarakat yang menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS, maka semakin banyak pula masyarakat kurang mampu yang dapat kita bantu,” tambahnya. ‎Rudi Salam juga menegaskan bahwa berbagai program yang dijalankan BAZNAS Kabupaten Gowa senantiasa sejalan dengan program pemerintah, khususnya dalam pengentasan kemiskinan ekstrem dan penguatan nilai religius di tengah masyarakat. ‎Ia menjelaskan, BAZNAS Kabupaten Gowa memiliki sejumlah program unggulan seperti Program Gowa Peduli yang fokus pada bantuan sosial dan kemanusiaan, Gowa Sehat untuk mendukung layanan kesehatan masyarakat kurang mampu, Gowa Cerdas yang mendukung mutu pendidikan bagi masyarakat kurang mampu, serta Gowa Makmur yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat melalui pemberdayaan. ‎Selain itu, BAZNAS juga aktif menjalankan program advokasi dan dakwah sebagai bentuk kepedulian terhadap pembangunan spiritual dan religiusitas masyarakat. ‎Pemerintah setempat pun mengapresiasi sinergi yang terbangun antara BAZNAS, pemerintah, dan masyarakat. Bantuan rumah layak huni tersebut diharapkan dapat menjadi awal kehidupan yang lebih baik bagi Muh Arsyad dan keluarganya, sekaligus menjadi bukti nyata bahwa zakat mampu menghadirkan perubahan besar bagi masyarakat yang membutuhkan. Editor : -HG-
BERITA24/05/2026 | Humas BAZNAS Gowa
BAZNAS Gowa Salurkan Bantuan Z Mart untuk Bangkitkan Usaha Mustahik di Bajeng
BAZNAS Gowa Salurkan Bantuan Z Mart untuk Bangkitkan Usaha Mustahik di Bajeng
Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Gowa kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat kurang mampu melalui program pendayagunaan ekonomi umat. Kali ini, bantuan program Z Mart disalurkan kepada mustahik atas nama Ibu Marwah, warga Kelurahan Kalebajeng, Kecamatan Bajeng, Sabtu (23/5/2026). ‎Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Gowa, Munawir sebagai bentuk dukungan terhadap pelaku usaha kecil yang mengalami penurunan pendapatan akibat kondisi ekonomi yang tidak menentu. ‎Program Z Mart merupakan salah satu bentuk pendayagunaan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang difokuskan untuk membantu mustahik yang memiliki usaha jualan barang campuran atau warung kelontong, namun usahanya mulai meredup dan membutuhkan dukungan tambahan modal maupun penguatan usaha agar kembali berkembang. ‎Dalam kesempatan tersebut, Munawir mengatakan bahwa bantuan ini diharapkan mampu membangkitkan kembali semangat usaha masyarakat kecil, khususnya pelaku UMKM yang berada dalam kondisi ekonomi rentan miskin. ‎“Program Z Mart ini merupakan bentuk kepedulian BAZNAS kepada pelaku usaha kecil yang mengalami penurunan usaha. Kami berharap bantuan ini dapat membantu memperkuat perekonomian mustahik pada tingkat UMKM yang rentan miskin agar usahanya kembali bangkit dan berkembang,” ujar Munawir. ‎Ia menambahkan, BAZNAS Gowa terus berupaya mengelola dana umat secara amanah, transparan, dan tepat sasaran agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan. ‎Menurutnya, dana zakat, infak, dan sedekah yang dikelola BAZNAS Gowa sebagian besar berasal dari para Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kabupaten Gowa, kalangan pengusaha, serta masyarakat umum yang secara rutin mempercayakan penyaluran zakat dan sedekahnya melalui Baznas Gowa. ‎“Dana ZIS yang kami kelola adalah amanah dari umat. Karena itu, BAZNAS Gowa berkomitmen menyalurkannya secara tepat kepada masyarakat yang membutuhkan, terutama untuk program pemberdayaan ekonomi agar mustahik dapat lebih mandiri,” tambahnya. ‎Sementara itu, Ibu Marwah menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian serta bantuan yang diberikan oleh BAZNAS Gowa dan Pemerintah Kabupaten Gowa kepada dirinya dan keluarga. ‎“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada BAZNAS Gowa dan Pemda Gowa yang telah membantu usaha kami. Bantuan ini sangat berarti untuk menambah jualan dan membantu kebutuhan keluarga,” ungkapnya haru. ‎Melalui program pendayagunaan seperti Z Mart, BAZNAS Gowa berharap para mustahik tidak hanya menerima bantuan sesaat, tetapi juga mampu meningkatkan taraf ekonomi keluarga secara bertahap hingga menjadi lebih mandiri dan produktif, sehingga dikemudian hari statusnya dapat berubah dari Mustahik menjadi Munfik/Muzakki. Editor : -HG-
BERITA23/05/2026 | Humas BAZNAS Gowa
BAZNAS Gowa Salurkan Bantuan untuk Hardianto, Korban Tabrak Lari yang Hidup dari Uluran Tangan Tetangga
BAZNAS Gowa Salurkan Bantuan untuk Hardianto, Korban Tabrak Lari yang Hidup dari Uluran Tangan Tetangga
Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Gowa kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap warga kurang mampu dengan menyalurkan bantuan dana keperluan makanan pokok dan biaya pengobatan kepada seorang mustahik bernama Hardianto, di Jalan Poros Boka, Desa Tinggimae, Kecamatan Barombong, Kamis (21/5/2026). Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Kepala Bagian Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Kabupaten Gowa, Syamsul Anwar, bersama Sekretaris Desa Tinggimae, Abd Rahman, serta Kasi Kesra Pemerintah Desa Tinggimae. Penyaluran bantuan turut disaksikan para tetangga dan keluarga yang selama ini membantu memenuhi kebutuhan makan Hardianto sehari-hari. Suasana haru menyelimuti rumah kecil tempat tinggal Hardianto. Rumah sederhana itu berdiri dari hasil gotong royong warga dan tetangga sekitar yang merasa iba melihat kondisi hidup pria sebatang kara tersebut. Sejak kedua orang tuanya meninggal dunia, Hardianto hidup sendiri tanpa pendamping tetap. Nasib pilu menimpa dirinya setelah menjadi korban tabrak lari beberapa waktu lalu. Kecelakaan itu menyebabkan tulang kakinya patah hingga harus menjalani operasi. Namun hingga kini, bekas luka operasi masih tampak dan membutuhkan perawatan medis lanjutan. Tak hanya mengalami cedera fisik, benturan keras di bagian kepala juga membuat Hardianto mengalami gangguan psikis. Sejak musibah itu terjadi, kehidupannya berubah drastis. Ia tidak lagi mampu bekerja sebagai buruh kernet mobil truk, profesi yang sebelumnya menjadi sumber penghidupan sehari-hari. Kini, untuk bertahan hidup, Hardianto hanya mengandalkan bantuan makanan dari para tetangga dan keluarga yang tinggal tidak jauh dari rumahnya. Warga sekitar secara bergantian membawakan nasi dan lauk setiap hari sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi Hardianto. Melihat kondisi tersebut, Pemerintah Desa Tinggimae kemudian melakukan pendataan dan berkoordinasi dengan Tim Lacak Gowa (Layanan Cepat Atasi Kemiskinan). Selanjutnya, laporan diteruskan kepada Dinas Sosial dan direkomendasikan kepada BAZNAS Kabupaten Gowa agar Hardianto mendapatkan bantuan sesuai hasil asesmen kebutuhan. Pihak keluarga yang mendampingi Hardianto menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian yang diberikan Pemerintah Kabupaten Gowa bersama BAZNAS Gowa. “Kami sangat bersyukur dan berterima kasih karena bantuan ini sangat berarti bagi Hardianto. Selama ini dia hidup dari bantuan tetangga. Alhamdulillah ada perhatian dan respon cepat dari pemerintah dan Baznas,” ungkap salah seorang keluarga pendamping. Hal senada juga disampaikan pihak Pemerintah Desa Tinggimae yang mengapresiasi langkah cepat BAZNAS Kabupaten Gowa dalam membantu warganya yang membutuhkan. Sementara itu, Kabag Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Gowa, Syamsul Anwar, mengatakan bahwa bantuan tersebut merupakan amanah umat yang harus disalurkan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Menurutnya, dana yang dikelola BAZNAS berasal dari zakat, infak, dan sedekah para Muzakki dan Munfik yang mempercayakan penyalurannya melalui BAZNAS Kabupaten Gowa. “Bantuan ini adalah amanah dari masyarakat. Kami hanya menyalurkan titipan kebaikan dari para Muzakki dan Munfik kepada saudara-saudara kita yang membutuhkan. Sebagian besar dana umat yang dikelola BAZNAS berasal dari ZIS ASN Pemerintah Kabupaten Gowa, zakat individu, serta para pengusaha di Kabupaten Gowa,” Ia menegaskan bahwa BAZNAS Gowa terus berkomitmen mengelola dana zakat secara amanah, transparan, dan terpercaya agar manfaatnya dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat miskin yang membutuhkan uluran tangan di seluruh wilayah Kabupaten Gowa. BAZNAS Gowa, lanjutnya, juga memastikan pendistribusian bantuan dilakukan secara tepat sasaran melalui proses asesmen dan koordinasi bersama pemerintah desa, kecamatan, serta instansi terkait agar bantuan benar-benar menyentuh masyarakat yang membutuhkan. Di tengah keterbatasan hidup yang dijalani Hardianto, kepedulian para tetangga, pemerintah desa, dan Baznas menjadi secercah harapan bahwa masih banyak tangan-tangan tulus yang hadir membantu warga kecil bertahan menghadapi cobaan hidup. Editor : -HG-
BERITA21/05/2026 | Humas BAZNAS Gowa
Bupati Gowa Tinjau Rumah Warga Miskin Ekstrem di Kecamatan Pallangga, BAZNAS Gowa Siapkan Rumah Layak Huni untuk Asmawati
Bupati Gowa Tinjau Rumah Warga Miskin Ekstrem di Kecamatan Pallangga, BAZNAS Gowa Siapkan Rumah Layak Huni untuk Asmawati
GOWA — Kepedulian terhadap masyarakat kurang mampu kembali ditunjukkan Pemerintah Kabupaten Gowa bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Gowa. Bupati Gowa, Hj. Sitti Husniah Talenrang didampingi Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Gowa, Munawir, serta Kepala Dinas Sosial Kabupaten Gowa, Firdaus melakukan kunjungan langsung ke rumah keluarga miskin ekstrem di Dusun Kampung Parang, Desa Pallangga, Kecamatan Pallangga, Kamis (21/5/2026). ‎Kunjungan tersebut menjadi momen penuh haru ketika rombongan melihat langsung kondisi tempat tinggal milik Asmawati, seorang ibu rumah tangga yang selama ini berjuang sendiri membesarkan tiga orang puteranya yang masih duduk di bangku Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama. ‎Di tengah keterbatasan ekonomi, Asmawati tetap berusaha tegar menjalani kehidupan. Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan biaya sekolah anak-anaknya, ia menumpang bekerja membantu tetangganya mengemas kerupuk yang diproduksi secara rumahan. Upah yang diterimanya tidak seberapa, namun cukup untuk sekadar membeli kebutuhan pokok dan memenuhi keperluan sekolah anak-anaknya. ‎“Yang penting anak-anak bisa tetap sekolah,” ucap Asmawati lirih saat berbincang dengan rombongan. ‎Kondisi rumah yang ditempati Asmawati bersama ketiga anaknya pun memprihatinkan. Dinding rumah terbuat dari triplek dan seng bekas yang sudah lapuk serta berlubang di beberapa bagian. Lantai rumah tampak terkelupas dan tidak lagi layak. Atap seng yang digunakan sebagian sudah bocor sehingga air hujan kerap masuk ke dalam rumah saat musim hujan tiba. ‎Sementara itu, toilet yang sekaligus difungsikan sebagai kamar mandi hanya berdinding separuh dengan material seng bekas dan bambu seadanya. Kondisi tersebut membuat keluarga ini hidup dalam keterbatasan yang sangat memerlukan perhatian dan bantuan. ‎Melihat langsung keadaan tersebut, Bupati Gowa menyampaikan rasa prihatin dan memastikan pemerintah daerah bersama BAZNAS Gowa akan segera membantu menghadirkan tempat tinggal yang lebih layak bagi keluarga Asmawati. ‎Melalui program Rumah Layak Huni BAZNAS, Pemerintah Kabupaten Gowa bersama BAZNAS Gowa berkomitmen membangunkan rumah yang lebih aman, sehat, dan nyaman untuk dihuni oleh Asmawati dan anak-anaknya. ‎Bupati Gowa menyampaikan bahwa kehadiran pemerintah harus benar-benar dirasakan oleh masyarakat, khususnya warga yang berada dalam kondisi rentan dan membutuhkan perhatian segera. ‎“Kita tidak ingin ada warga yang hidup dalam kondisi seperti ini tanpa perhatian. Insyaallah, bersama BAZNAS Gowa kita akan membantu menghadirkan rumah yang layak agar ibu Asmawati dan anak-anaknya bisa hidup lebih nyaman dan tenang,” ujar Husniah Talenrang. ‎Sementara itu, Wakil Ketua II BAZNAS Gowa, Munawir, mengatakan bahwa program bantuan rumah layak huni merupakan bagian dari komitmen BAZNAS dalam menghadirkan manfaat nyata dari dana zakat, infak, dan sedekah masyarakat. ‎Ia menjelaskan bahwa sebagian besar dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) yang dikelola BAZNAS Gowa berasal dari infak dan sedekah para Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kabupaten Gowa yang secara rutin menyisihkan sebagian penghasilannya untuk membantu masyarakat yang membutuhkan. ‎“Dana yang dihimpun ini adalah amanah. Karena itu, BAZNAS Gowa terus berupaya mengelola ZIS secara amanah, transparan, dan tepercaya agar penyalurannya benar-benar tepat sasaran dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ungkapnya. ‎Sebagai bantuan awal, pada kunjungan ini BAZNAS Gowa menyerahkan Bantuan Paket Sembako. ‎Kunjungan tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa masih ada masyarakat yang membutuhkan uluran tangan dan perhatian bersama. Di balik keterbatasan hidup yang dijalani Asmawati, tersimpan harapan besar agar anak-anaknya tetap dapat melanjutkan pendidikan dan memiliki masa depan yang lebih baik. Editor : -HG-
BERITA21/05/2026 | Humas BAZNAS Gowa
Kolaborasi untuk Buruh: BAZNAS Gowa dan Pemkab Gowa Tebar Kepedulian di Momentum May Day 2026
Kolaborasi untuk Buruh: BAZNAS Gowa dan Pemkab Gowa Tebar Kepedulian di Momentum May Day 2026
Gowa, 10 Mei 2026 - ‎BAZNAS Kabupaten Gowa bersama Pemerintah Kabupaten Gowa menunjukkan kepedulian nyata kepada para pekerja dengan menyalurkan 100 paket bantuan sembako dalam kegiatan Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 yang dirangkaikan dengan program One Day One District Pemerintah Kabupaten Gowa di Kecamatan Bontomarannu, Ahad (10/05/2026). ‎Kegiatan yang berlangsung di Wisata Kebun Desa Bontomanai itu berlangsung hangat dan penuh kebersamaan. Bantuan paket sembako diserahkan langsung oleh Bupati Gowa Hj. St. Husniah Talenrang dan Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa Andy Aziz bersama dengan Ketua BAZNAS Kabupaten Gowa H. Abbas Alauddin dan Wakil Ketua II Munawir. ‎Momentum peringatan Hari Buruh tahun ini tidak hanya menjadi ajang seremonial, tetapi juga menjadi ruang kolaborasi antara pemerintah daerah, BAZNAS, komunitas buruh, pimpinan perusahaan, organisasi kepemudaan, hingga seluruh elemen masyarakat di Kecamatan Bontomarannu untuk memperkuat solidaritas sosial dan perhatian terhadap kesejahteraan pekerja. ‎Dalam sambutannya, Bupati Gowa Hj. St. Husniah Talenrang menegaskan bahwa pekerja memiliki posisi strategis dalam pembangunan daerah. Pemerintah Kabupaten Gowa berkomitmen menghadirkan kebijakan yang berpihak pada kesejahteraan dan perlindungan pekerja. ‎“Kami ingin pekerja di Gowa tumbuh menjadi pekerja yang sehat, produktif, kompetitif, dan bermartabat. Pemerintah hadir untuk memastikan pembangunan ekonomi berjalan seiring dengan perlindungan dan penghargaan terhadap para pekerja,” ujarnya. ‎Menurutnya, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci untuk menciptakan ekosistem ketenagakerjaan yang sehat dan berkeadilan. Karena itu, sinergi antara pemerintah daerah, BAZNAS, BPJS, organisasi buruh, dan perusahaan serta masyarakat harus terus diperkuat demi menghadirkan manfaat nyata bagi pekerja dan keluarganya. ‎Sementara itu, perwakilan KSPSI Gowa, Rintoh Rahim menyebutkan bahwa peringatan Hari Buruh tahun ini menjadi penanda hadirnya perhatian pemerintah terhadap pekerja di Kabupaten Gowa. ‎“Ini menjadi babak baru bagi Kabupaten Gowa sebagai daerah yang ramah terhadap pekerja. Kami melihat ada ruang komunikasi dan perhatian yang semakin terbuka antara pemerintah dan para buruh,” tuturnya. ‎Ia juga mengapresiasi keterlibatan berbagai pihak dalam kegiatan tersebut, mulai dari pemerintah daerah, BAZNAS, BPJS, hingga organisasi masyarakat dan pemuda yang turut mengambil bagian dalam pelayanan sosial kepada masyarakat. ‎Mengusung tema “Buruh Sejahtera, Gowa Maju – Kolaborasi untuk Keadilan dan Produktivitas”, rangkaian kegiatan May Day 2026 di Bontomarannu diisi dengan berbagai pelayanan sosial dan kemasyarakatan. Selain penyerahan 100 paket sembako dari BAZNAS dan bantuan dari BPJS Ketenagakerjaan, masyarakat juga mendapatkan pelayanan administrasi kependudukan, pemeriksaan kesehatan gratis, konsultasi ketenagakerjaan dan hukum, pelayanan KB dan stunting, pelayanan perizinan usaha, layanan BPJS Kesehatan keliling, sunatan massal, donor darah, hingga pasar murah. ‎Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa, perwakilan BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan, para pimpinan SKPD dan Camat lingkup Pemerintah Kabupaten Gowa, serta berbagai elemen masyarakat dan organisasi kepemudaan di Kecamatan Bontomarannu. ‎Suasana kebersamaan yang tercipta sepanjang kegiatan menjadi gambaran bahwa peringatan Hari Buruh tidak hanya dimaknai sebagai perjuangan hak pekerja, tetapi juga momentum mempererat kepedulian sosial dan membangun kolaborasi untuk kemajuan Kabupaten Gowa yang lebih inklusif dan berkeadilan. EDITOR: -HG-
BERITA10/05/2026 | Humas BAZNAS Gowa
Wakil Ketua II BAZNAS Gowa Tinjau Progres Pengerjaan Bangunan RLHB untuk Imam Masjid di Bontomaero
Wakil Ketua II BAZNAS Gowa Tinjau Progres Pengerjaan Bangunan RLHB untuk Imam Masjid di Bontomaero
‎Gowa, 14 April 2026 – Harapan untuk hidup lebih layak kini mulai terwujud bagi Syaripuddin, seorang imam Masjid Besar Limbung yang selama ini tinggal di rumah dengan kondisi memprihatinkan. Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Gowa, Munawir, turun langsung meninjau progres pembangunan Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB) milik Syaripuddin di Bontomaero, Desa Maccinibaji, Kecamatan Bajeng, Selasa (14/04/2026). ‎Kunjungan tersebut menjadi bentuk komitmen BAZNAS dalam memastikan bantuan yang disalurkan benar-benar tepat sasaran dan berjalan sesuai harapan. Saat ini, pembangunan rumah telah memasuki tahap pengerjaan dinding, menandakan progres yang cukup signifikan sejak dimulainya proses pembangunan. ‎Munawir menyampaikan bahwa kehadirannya di lokasi bukan sekadar formalitas, melainkan bentuk tanggung jawab moral dan amanah dalam mengawal program bantuan bagi masyarakat yang membutuhkan (Mustahik). ‎“Kami ingin memastikan bahwa proses pembangunan ini berjalan dengan baik dan sesuai target, sehingga Pak Syaripuddin bersama keluarga bisa segera menempati rumah yang layak, aman, dan nyaman. Ini bukan hanya soal bangunan, tetapi tentang menghadirkan kembali harapan dan martabat hidup,” ujarnya di sela-sela peninjauan. ‎Sebelum mendapatkan bantuan, rumah yang dihuni Syaripuddin berada dalam kondisi sangat memprihatinkan. Dinding rumah yang rapuh serta atap yang bocor membuat keluarga ini harus bertahan dalam keterbatasan, terlebih saat musim hujan tiba. ‎Kondisi tersebut pertama kali teridentifikasi melalui pendataan yang dilakukan oleh Sahabat Lacak Desa Maccinibaji bersama Pemerintah Desa setempat. Laporan tersebut kemudian diteruskan ke LACAK Center Gowa dan Dinas Sosial, hingga akhirnya direkomendasikan kepada BAZNAS Kabupaten Gowa untuk mendapatkan intervensi bantuan. ‎Perhatian terhadap kondisi Syaripuddin juga datang langsung dari Bupati Gowa, Hj. Siti Husniah Talenrang, yang mengunjungi kediamannya pada 2 April 2026 lalu. Dalam kunjungan tersebut, BAZNAS Gowa turut menyerahkan bantuan paket sembako sebagai bentuk kepedulian awal sebelum pembangunan rumah dimulai. ‎Program RLHB ini merupakan salah satu bukti nyata peran BAZNAS dalam mengelola dana umat, seperti zakat, infak, dan sedekah, secara amanah dan transparan. Dana yang dihimpun dari masyarakat disalurkan kembali kepada mereka yang berhak menerima (mustahik), dengan pendekatan yang tepat sasaran dan berkelanjutan. ‎Hingga saat ini, BAZNAS Kabupaten Gowa tercatat telah menyalurkan bantuan Rumah Layak Huni Baznas (RLHB) sebanyak 38 unit kepada Mustahik, masyarakat yang membutuhkan di berbagai wilayah di Kabupaten Gowa. Program ini diharapkan mampu menjadi solusi nyata dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat kurang mampu. ‎Syaripuddin, dengan mata yang berkaca-kaca, tak mampu menyembunyikan rasa haru dan syukurnya atas perhatian yang diberikan oleh pemerintah dan BAZNAS. ‎“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Gowa dan BAZNAS. Bantuan ini sangat berarti bagi kami. Selama ini kami tinggal dalam kondisi yang serba kekurangan, tapi sekarang kami punya harapan untuk hidup lebih layak. Semoga semua kebaikan ini dibalas oleh Allah SWT,” ungkapnya penuh haru. ‎Kisah Syaripuddin menjadi cerminan bahwa kepedulian sosial dan pengelolaan dana umat yang baik mampu menghadirkan perubahan nyata. Di tengah keterbatasan, hadirnya uluran tangan menjadi cahaya harapan bagi mereka yang membutuhkan—bahwa tidak ada yang benar-benar sendiri dalam menghadapi kesulitan hidup. EDITOR : -HG-
BERITA15/04/2026 | Humas BAZNAS Gowa
BAZNAS Gowa Salurkan Bantuan Usaha, Harapan Baru Tumbuh dari Dua Desa di Bontolempangan
BAZNAS Gowa Salurkan Bantuan Usaha, Harapan Baru Tumbuh dari Dua Desa di Bontolempangan
‎Gowa, 11 April 2026 – Harapan baru mulai tumbuh di pelosok Kecamatan Bontolempangan, Kabupaten Gowa. Di tengah keterbatasan ekonomi, bantuan usaha dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Gowa hadir sebagai cahaya bagi warga yang selama ini berjuang memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. ‎Pada Sabtu (11/4/2026), BAZNAS Gowa menyalurkan bantuan usaha kepada dua mustahik di dua desa berbeda, yakni Desa Pa’ladingan dan Desa Lassa-lassa. Bantuan ini tidak sekadar berupa modal, tetapi juga menjadi simbol kepedulian dan ikhtiar bersama dalam mengangkat perekonomian masyarakat kecil. ‎Di Likunoang, Dusun Lurayya, Desa Pa’ladingan, bantuan usaha diserahkan kepada Bohari, seorang warga yang selama ini berjuang menghidupi keluarganya dengan keterbatasan. ‎Penyerahan bantuan dilakukan oleh Kepala Bagian Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Gowa, Syamsul Anwar, didampingi staf amil Dzulkifli. Turut hadir perwakilan Pemerintah Kecamatan Bontolempangan, Jumran, serta Pemerintah Desa Pa’ladingan, Tanombowo Hulu. ‎Tak butuh waktu lama, bantuan tersebut langsung dimanfaatkan Bohari. Dengan penuh semangat, ia membelanjakan modal itu ke toko grosir untuk memulai usaha kecil berupa penjualan barang campuran kebutuhan rumah tangga di rumahnya. ‎Bantuan yang diterima Bohari merupakan hasil dari proses panjang yang melibatkan berbagai pihak. Ia sebelumnya didata oleh Sahabat Lacak Desa bersama Pemerintah Desa Pa’ladingan, kemudian diteruskan ke Dinas Sosial Kabupaten Gowa, hingga akhirnya direkomendasikan kepada Baznas berdasarkan hasil asesmen kebutuhan. ‎Dalam suasana haru, Pemerintah Desa Pa’ladingan melalui Tanombowo Hulu menyampaikan apresiasi mendalam, ‎“Kami Pemerintah Desa Pa’ladingan mengucapkan terima kasih kepada Baznas Kabupaten Gowa atas bantuan kepada Bapak Bohari. Semoga bernilai ibadah dan menjadi amal dunia dan akhirat. Amin.” ‎Di lokasi berbeda, tepatnya di Tombolo, Dusun Lassa-lassa, Desa Lassa-lassa, bantuan juga disalurkan kepada Syamsinar melalui Program Pemberdayaan Ekonomi Ummat (PEU) Berbasis KUA. ‎Syamsinar dikenal sebagai pengrajin kue tradisional seperti bannang-bannang dan baruasa, yang selama ini ia produksi secara sederhana untuk dijual demi menopang ekonomi keluarga. Bantuan diserahkan oleh Syamsul Anwar bersama Dzulkifli, didampingi Penyuluh KUA Kecamatan Bontolempangan, Salahuddin, serta unsur Pemerintah Kecamatan, Jumran dan Pemerintah Desa, Ramlati. ‎Perjalanan Syamsinar hingga menerima bantuan ini bermula dari pendataan oleh Penyuluh Agama KUA Bontolempangan dalam kegiatan Majelis Ta’lim. Data tersebut kemudian diusulkan ke Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gowa, hingga akhirnya direkomendasikan kepada BAZNAS Gowa berdasarkan hasil asesmen lapangan. ‎Program PEU Berbasis KUA sendiri merupakan bentuk sinergi antara Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gowa dan BAZNAS Gowa dalam memberdayakan ekonomi umat, khususnya anggota majelis ta’lim. Program ini tidak hanya memberikan bantuan modal, tetapi juga mendorong kemandirian ekonomi berbasis komunitas keagamaan. ‎Usai penyerahan bantuan, Penyuluh KUA Kecamatan Bontolempangan, Salahuddin, menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya, ‎“Kami sangat berterima kasih kepada Baznas Kabupaten Gowa atas perhatian dan bantuan yang diberikan kepada jamaah binaan kami. Ini bukan hanya bantuan usaha, tetapi juga motivasi besar bagi mereka untuk bangkit, mandiri, dan terus berusaha. Semoga kolaborasi ini terus berlanjut untuk membantu lebih banyak masyarakat yang membutuhkan.” ‎Penyaluran bantuan ini menjadi bukti nyata hadirnya negara dan lembaga sosial dalam mendorong pertumbuhan usaha mikro di tengah masyarakat. Dukungan terhadap pelaku usaha kecil seperti Bohari dan Syamsinar diharapkan mampu menciptakan kemandirian ekonomi serta meningkatkan kesejahteraan keluarga. ‎BAZNAS Kabupaten Gowa, sebagai lembaga filantropi yang mengelola dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS), terus menunjukkan komitmennya sebagai institusi yang amanah dan tepercaya. Melalui program-program pemberdayaan, BAZNAS tidak hanya menyalurkan bantuan konsumtif, tetapi juga mengarahkan pada bantuan produktif yang berkelanjutan. ‎Langkah ini menjadi bagian dari upaya besar dalam membangun ekonomi umat berbasis solidaritas dan kepedulian sosial. Dari desa-desa kecil di Bontolempangan, harapan itu kini mulai tumbuh perlahan, namun pasti.
BERITA11/04/2026 | Humas BAZNAS Gowa
Bupati Gowa Serahkan Bantuan Modal Usaha Pemberdayaan Ekonomi Umat (PEU), Program Kolaborasi BAZNAS Gowa dan Kemenag Gowa
Bupati Gowa Serahkan Bantuan Modal Usaha Pemberdayaan Ekonomi Umat (PEU), Program Kolaborasi BAZNAS Gowa dan Kemenag Gowa
Gowa — Suasana haru dan penuh harapan menyelimuti Aula Al-Amanah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gowa, Rabu (01/04/2026). Di tengah momentum Rapat Koordinasi dan Halal Bihalal yang dilaksanakan oleh Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gowa, Bupati Gowa, Hj. Siti Husniah Talenrang bersama Ketua Baznas Kabupaten Gowa, H. Abbas Alauddin, dan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gowa, H. Jamaris, menyerahkan bantuan Pemberdayaan Ekonomi Umat (PEU) Berbasis KUA kepada para mustahik. ‎Bantuan tersebut diberikan kepada mustahik yang sebelumnya telah direkomendasikan oleh Kantor Urusan Agama (KUA) dari Lima Kecamatan, yakni Kecamatan Bontonompo, Kecamatan Bungaya, Kecamatan Bontolempangan, Kecamatan Biringbulu, dan Kecamatan Barombong. Masing-masing penerima mendapatkan bantuan modal usaha sebesar Rp5.000.000, sebagai upaya mendorong kemandirian ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan keluarga. ‎Dalam sambutannya, Bupati Gowa, Hj. Siti Husniah Talenrang, menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Gowa bersama Baznas Kabupaten Gowa dan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gowa dalam mewujudkan Gowa Makmur. ‎“Bantuan ini bukan sekadar angka, tetapi bentuk kepedulian dan harapan. Kami ingin masyarakat Gowa bangkit, mandiri, dan mampu meningkatkan taraf hidupnya melalui usaha yang berkelanjutan,” ujarnya. ‎Ia juga mengapresiasi sinergi antara Baznas dan Kementerian Agama Kabupaten Gowa yang dinilai mampu menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat yang membutuhkan. ‎Ketua Baznas Kabupaten Gowa, H. Abbas Alauddin, menyampaikan bahwa pihaknya terus berkomitmen menjaga amanah umat dalam mengelola dana zakat, infak, dan sedekah secara transparan dan profesional. ‎“Baznas Kabupaten Gowa hadir sebagai lembaga filantropi yang amanah dan tepercaya. Setiap rupiah yang dititipkan oleh umat kami kelola dengan penuh tanggung jawab, agar benar-benar memberikan manfaat bagi mustahik,” jelasnya. ‎Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gowa, H. Jamaris, menekankan pentingnya kolaborasi lintas lembaga dalam meningkatkan kesejahteraan umat. ‎“Program ini adalah bukti bahwa ketika pemerintah dan lembaga keagamaan bersinergi, dampaknya bisa langsung dirasakan oleh masyarakat. Ini bukan hanya bantuan, tetapi juga pemberdayaan,” katanya. ‎Beberapa penerima bantuan tampak tak mampu menyembunyikan rasa haru. Bantuan modal usaha tersebut menjadi titik awal bagi mereka untuk memperbaiki kondisi ekonomi keluarga dan membuka lembaran baru kehidupan yang lebih baik. ‎Program kolaborasi antara Baznas Kabupaten Gowa dan Kementerian Agama Kabupaten Gowa ini diharapkan terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak mustahik, sejalan dengan semangat membangun masyarakat yang mandiri, berdaya, dan sejahtera dalam bingkai Gowa Makmur.
BERITA01/04/2026 | Humas BAZNAS Gowa
BAZNAS Gowa dan Kemenag Gowa Tebar Harapan Ramadhan (THR), 250 Mustahik Terima Paket Sembako Ramadhan Bahagia
BAZNAS Gowa dan Kemenag Gowa Tebar Harapan Ramadhan (THR), 250 Mustahik Terima Paket Sembako Ramadhan Bahagia
GOWA, 7 Maret 2026 — Suasana haru dan penuh syukur menyelimuti Aula Al Amanah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gowa, Sabtu (7/3/2026), saat ratusan warga yang tergolong mustahik berkumpul dalam kegiatan Tebar Harapan Ramadhan (THR). Dalam momentum penuh berkah ini, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Gowa bersama Kementerian Agama Kabupaten Gowa menyalurkan 250 Paket Sembako Ramadhan Bahagia kepada masyarakat yang membutuhkan. ‎Bagi sebagian mustahik yang hadir, bantuan tersebut bukan sekadar paket kebutuhan pokok. Lebih dari itu, ia menjadi simbol perhatian, kepedulian, dan kasih sayang dari sesama di bulan suci Ramadhan. ‎Melalui Penyelenggara Zakat dan Wakaf, Kementerian Agama Kabupaten Gowa menghadirkan 250 orang mustahik untuk menerima bantuan. Sementara itu, BAZNAS Kabupaten Gowa menyiapkan 250 paket sembako Ramadhan Bahagia untuk disalurkan secara langsung kepada para penerima manfaat. ‎Di tengah suasana penuh kehangatan itu, Wakil Ketua III BAZNAS Kabupaten Gowa, Muis Fadli, bersama Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gowa menyerahkan paket sembako secara langsung kepada para mustahik. Satu per satu paket diberikan dengan senyum dan sapaan hangat, menciptakan momen yang tidak hanya penuh makna, tetapi juga menghadirkan kebahagiaan sederhana bagi para penerima. ‎“Ramadhan adalah bulan berbagi. Melalui kegiatan ini kami ingin memastikan bahwa kebahagiaan Ramadhan juga dirasakan oleh saudara-saudara kita yang membutuhkan,” ujar salah satu panitia kegiatan. ‎Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan, Ali Yafid, yang memberikan apresiasi atas sinergi yang terbangun antara BAZNAS dan Kementerian Agama dalam menghadirkan program sosial yang langsung menyentuh masyarakat. ‎Turut hadir pula Kabag TU dan Kabid Penaiszawa Kanwil Kemenag Sulawesi Selatan, Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa yang mewakili Bupati Gowa, Wakil Ketua DPRD Gowa, Kepala Kantor Kemenhaj Gowa, perwakilan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), serta mantan Bupati Gowa. ‎Kegiatan Tebar Harapan Ramadhan ini menjadi pengingat bahwa nilai utama Ramadhan tidak hanya terletak pada ibadah personal, tetapi juga pada kepedulian sosial dan semangat berbagi kepada sesama. Melalui zakat, infak, dan sedekah yang dikelola secara amanah, BAZNAS terus berupaya menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan. ‎Melalui program ini, BAZNAS Kabupaten Gowa berharap semangat gotong royong dan solidaritas sosial terus tumbuh di tengah masyarakat. Sebab, di bulan suci Ramadhan, setiap kebaikan yang dibagikan bukan hanya meringankan beban sesama, tetapi juga menumbuhkan harapan dan kebahagiaan baru bagi banyak orang. Editor: -HG-
BERITA07/03/2026 | Humas BAZNAS Gowa
BAZNAS Kabupaten Gowa Raih Opini WTP Tahun Buku 2025 dari KAP IKHSAN
BAZNAS Kabupaten Gowa Raih Opini WTP Tahun Buku 2025 dari KAP IKHSAN
Gowa, 21 Februari 2026 – BAZNAS Kabupaten Gowa kembali mencatatkan capaian membanggakan dalam tata kelola keuangan. Berdasarkan hasil audit laporan keuangan Tahun Buku 2025, BAZNAS Kabupaten Gowa resmi memperoleh opini Wajar Dalam Semua Hal Material (WTP) dari Kantor Akuntan Publik IKHSAN. Audit dilaksanakan pada 2 hingga 6 Februari 2026. Proses pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh terhadap laporan keuangan, sistem pencatatan, serta pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) sesuai standar akuntansi yang berlaku. Kegiatan penutupan audit dihadiri oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Gowa H. Abbas Alauddin, didampingi Wakil Ketua II Munawir dan Wakil Ketua III Muis Fadli. Kehadiran pimpinan dalam proses audit tersebut menunjukkan komitmen kuat terhadap prinsip transparansi dan akuntabilitas lembaga. Laporan Auditor Independen secara resmi diserahkan pada 21 Februari 2026 di Aula Kantor BAZNAS Kabupaten Gowa. Penyerahan dilakukan langsung oleh Ketua Tim KAP IKHSAN, Ibu Ayu Puspitasari. Dalam kesempatan tersebut, Ayu Puspitasari menyampaikan bahwa hasil audit menunjukkan laporan keuangan BAZNAS Kabupaten Gowa telah disajikan secara wajar dalam semua hal yang material. “Berdasarkan hasil pemeriksaan yang telah kami lakukan, laporan keuangan BAZNAS Kabupaten Gowa Tahun Buku 2025 telah disusun sesuai dengan standar akuntansi yang berlaku dan mencerminkan pengelolaan dana yang transparan serta akuntabel,” ujar Ayu. Ia juga menambahkan bahwa capaian opini WTP merupakan indikator penting atas komitmen lembaga dalam menjaga tata kelola yang profesional dan dapat dipertanggungjawabkan kepada publik. Dengan diraihnya opini WTP Tahun Buku 2025, BAZNAS Kabupaten Gowa semakin memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan dana umat, sekaligus mendukung peran Badan Amil Zakat Nasional dalam mewujudkan pengelolaan zakat yang modern, transparan, dan berorientasi pada kemaslahatan.
BERITA21/02/2026 | Humas BAZNAS Gowa
HUT ke 25 BAZNAS RI Syiarkan Zakat Menguatkan Indonesia
HUT ke 25 BAZNAS RI Syiarkan Zakat Menguatkan Indonesia
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 dengan menggelar tasyakuran dan doa bersama, bertema “Zakat Menguatkan Indonesia”, sebagai momentum refleksi dan rasa syukur atas peran besar zakat dalam memperkuat kesejahteraan umat di Indonesia. Kegiatan tasyakuran tersebut digelar di Gedung BAZNAS RI, Jakarta, Selasa (20/1/2026), dan dihadiri Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., Wakil Ketua BAZNAS RI H. Mo Mahdum, Ph.D., Dirjen Bimas Islam, Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Prof. Dr. H. Waryono Abdul Ghafur, M.Ag., Ketua MUI Bidang Fatwa KH. Asrorun Niam, serta jajaran Pimpinan BAZNAS RI Periode 2021–2025. Turut hadir jajaran Pimpinan BAZNAS RI lintas periode, yakni Pimpinan Periode 2015–2020 Emmy Hamidiyah, Irsyadul Halim, Nana Mintarti, dan Mundzir Suparta; Pimpinan Periode 2008–2015 Ahmad Mukhlis Yusuf, Elvi Hudriah, Abdullah Hasyim, Isye Latief, dan Fuad Nasar; Pimpinan Periode 2001–2007 Aries Mufti, serta pimpinan dan amil BAZNAS Provinsi, Kabupaten, dan Kota dari seluruh Indonesia mengikuti kegiatan secara daring. Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., menyampaikan, tema “Zakat Menguatkan Indonesia” merefleksikan kontribusi nyata zakat dalam menjawab persoalan besar bangsa, terutama kemiskinan, kebencanaan, kebodohan, dan ketertinggalan yang hingga kini masih menjadi tantangan nasional. “Jika yang kita kumpulkan (zakat) semakin banyak, maka yang dapat kita distribusikan juga akan semakin banyak. Dengan begitu, semakin banyak pula masyarakat yang bisa kita kuatkan,” ujar Kiai Noor. Ia menambahkan, kekuatan zakat terletak pada potensi penghimpunannya yang sangat besar. Berdasarkan perhitungan yang pernah disampaikan di hadapan Presiden bersama Menteri Agama, potensi zakat nasional diperkirakan mencapai Rp1.273 triliun. “Apabila potensi tersebut dapat terkumpul setengahnya saja, maka persoalan umat sudah bisa diselesaikan dan Indonesia akan menjadi sangat kuat,” ungkapnya. Lebih lanjut, Kiai Noor menuturkan, selama 25 tahun perjalanan BAZNAS, kinerja BAZNAS terus menunjukkan peningkatan yang signifikan. Berbagai prestasi berhasil diraih secara berkelanjutan dan terus berkembang dari waktu ke waktu. “Hal ini menunjukkan bahwa BAZNAS merupakan lembaga yang diberkahi dan diridai. Seluruh insan di dalamnya bekerja dengan penuh keikhlasan dalam menjalankan amanah untuk umat,” katanya. "Seiring dengan itu, tingkat kepercayaan masyarakat terhadap BAZNAS juga terus meningkat. Meski terdapat perbedaan capaian di setiap periode kepemimpinan, seluruh prestasi tersebut saling berkesinambungan dan tidak terputus," lanjutnya. Meski demikian, Kiai Noor mengingatkan, kekuatan zakat belum sepenuhnya optimal. Dari sekitar 260 juta penduduk Muslim di Indonesia, jumlah muzaki yang terdata baru sekitar 6 juta orang. Kondisi ini menunjukkan masih besarnya ruang untuk memperluas kontribusi zakat bagi penguatan Indonesia. Di peringatan HUT ke-25, Kiai Noor, mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk menjadikan Zakat Menguatkan Indonesia sebagai gerakan bersama, bukan sekadar slogan. Ia menegaskan, dengan kebersamaan, kepercayaan publik, dan pengelolaan yang berkelanjutan, zakat dapat menjadi kekuatan utama dalam membangun Indonesia yang lebih adil, sejahtera, dan berdaya. Editor:_Humas BAZNAS RI_
BERITA21/01/2026 | Humas BAZNAS Gowa
BAZNAS Gowa Rampungkan Pembangunan Rumah Layak Huni BAZNAS Bagi Syafaruddin di Pattallassang
BAZNAS Gowa Rampungkan Pembangunan Rumah Layak Huni BAZNAS Bagi Syafaruddin di Pattallassang
GOWA — Senyum haru terpancar dari wajah Syafaruddin, warga Dusun Sawagi, Desa Pattallassang, Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Gowa, saat menerima kunci rumah barunya, Senin (19/1/2026). Setelah bertahun-tahun tinggal di rumah tidak layak huni dengan dinding seng dan papan yang rapuh serta atap bocor, kini ia dan keluarganya dapat menempati rumah batu yang aman dan nyaman melalui Program Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB). Penyerahan kunci sekaligus penandatanganan Berita Acara Serah Terima Bantuan dilakukan secara sederhana oleh Staf Amil BAZNAS Kabupaten Gowa, Syamsul Anwar dan Dzulkifli, sebagai bentuk nyata kepedulian Baznas terhadap warga kurang mampu. Syafaruddin merupakan buruh bangunan harian dengan penghasilan pas-pasan. Kondisi ekonominya membuat ia belum mampu memperbaiki rumah yang selama ini jauh dari kata layak. Kondisi tersebut terpantau oleh Tim Sahabat Lacak Desa Pattallassang, Hamzah, lalu dilaporkan ke LACAK Center Gowa (Layanan Cepat Atasi Kemiskinan), program Pemerintah Kabupaten Gowa dalam pengentasan kemiskinan. Data tersebut kemudian diteruskan ke Dinas Sosial Kabupaten Gowa dan direkomendasikan kepada Baznas Kabupaten Gowa untuk mendapatkan bantuan bedah rumah melalui Program RLHB. Pada 9 Desember 2025 lalu, Bupati Gowa Hj. Husniah Talenrang bersama Pimpinan BAZNAS Kabupaten Gowa, Wakil Ketua II Munawir dan Wakil Ketua III Muis Fadli, serta jajaran Pemerintah Kecamatan Pattallassang, meninjau langsung kondisi rumah Syafaruddin. Tak lama setelah kunjungan tersebut, rumah lama dibongkar dan dibangun kembali oleh BAZNAS Kabupaten Gowa. Proses pembangunan rampung dalam waktu sekitar tiga pekan. Kini, rumah baru tersebut telah resmi diserahkan. Dengan mata berkaca-kaca, Syafaruddin menyampaikan rasa syukur dan terima kasihnya. “Alhamdulillah, saya bersyukur dan tidak menyangka bisa punya rumah batu seperti ini. Nyaman ditinggali. Tidak kena hujanmi. Terima kasih Baznas Gowa, Pemerintah Kabupaten Gowa, dan pihak yang sudah membantu. Semoga kebaikanta' ini dibalas Allah SWT,” ujar Syafaruddin dengan suara bergetar. Program Rumah Layak Huni BAZNAS menjadi salah satu upaya konkret dalam membantu masyarakat miskin keluar dari jerat kemiskinan ekstrem, sekaligus menghadirkan hunian yang aman, sehat, dan bermartabat bagi warga yang membutuhkan. Melalui program Rumah Layak Huni BAZNAS ini pula, BAZNAS Kabupaten Gowa menegaskan komitmennya dalam menjaga amanah umat yang telah memercayakan zakat, infak, dan sedekah untuk dikelola secara profesional, transparan, dan tepat sasaran. Dana yang dihimpun dari para muzakki disalurkan kepada mereka yang benar-benar berhak mendapatkan uluran tangan, sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat yang membutuhkan dan menghadirkan harapan baru bagi kehidupan yang lebih layak dan bermartabat. Editor: _HG_
BERITA20/01/2026 | Humas BAZNAS Gowa
BAZNAS Gowa Peringati 25 Tahun Pengabdian dengan Kesederhanaan dan Refleksi Makna
BAZNAS Gowa Peringati 25 Tahun Pengabdian dengan Kesederhanaan dan Refleksi Makna
Gowa — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) memasuki usia 25 tahun tepat pada tanggal 17 Januari 2026 lalu. Sebuah perjalanan panjang pengabdian yang diperingati secara sederhana namun penuh makna oleh BAZNAS Kabupaten Gowa, di Kantor BAZNAS Gowa pada Hari Senin, 19/1/2026. Peringatan Hari Ulang Tahun ke-25 BAZNAS ini dihadiri oleh seluruh pimpinan dan keluarga besar amilin dan amilat, mulai dari Ketua BAZNAS Kabupaten Gowa, H. Alauddin Abbas, Wakil Ketua I Suharli, Wakil Ketua II Munawir, Wakil Ketua III Muis Fadli, Wakil Ketua IV Rudi Salam, dan segenap staf amil, serta suasana kian hangat dengan kehadiran siswa-siswi Magang dari SMK Syekh Yusuf Gowa, yang turut menyaksikan momen bersejarah tersebut. Dalam pengantarnya, Ketua BAZNAS Gowa, H. Alauddin Abbas, menyampaikan refleksi mendalam atas usia seperempat abad lembaga pengelola zakat nasional itu. “Alhamdulillah, BAZNAS telah memasuki usia 25 tahun berdasarkan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011. Jika merujuk Undang-Undang Nomor 38 Tahun 1999, tentu usianya lebih tua. Bahkan, jika kita merujuk pada Al-Qur’an, nilai-nilai zakat itu jauh lebih tua lagi,” tuturnya. Ia menegaskan bahwa peringatan ulang tahun bukan sekadar seremonial, melainkan momentum untuk bercermin dan memperbaiki langkah ke depan. “Yang lebih penting dan utama dalam sebuah peringatan, kita berhenti sejenak lalu menoleh ke belakang. Melihat keberhasilan apa yang telah diraih dan kegagalan apa yang telah dilewati. Tentu ini menjadi bahan evaluasi bagi kita semua agar ke depan Baznas lebih maju dan berkembang. Karena Baznas ini dibentuk untuk kepentingan ummat terutama bagi fakir miskin yang membutuhkan uluran tangan. Maka Baznas ini hanya perantara bagi orang kaya dan orang miskin. Bagi yang kaya mengeluarkan zakat, infak dan sedekahnya ke Baznas lalu menyalurkan sesuai aturan. Oleh karena itu, dalam perjalanan Baznas ini tidak sedikit tantangan yang dihadapi. Kita berusaha untuk kerja dengan baik sesuai dengan aturan yang ada, sesuai dengan tuntunan agama dan aturan yang berlaku” tambahnya. Peringatan HUT BAZNAS ke-25 ini sengaja digelar secara sederhana. Sajian nasi tumpeng dan kue umba-umba khas Makassar dihadirkan sebagai simbol rasa syukur dan filosofi kebersamaan. Tumpeng melambangkan harapan akan keberkahan yang terus tumbuh, sementara umba-umba mencerminkan kearifan lokal yang sarat nilai persaudaraan. Usai menyampaikan pengantar, Ketua BAZNAS Gowa memotong nasi tumpeng dan menuangkannya ke piring untuk diserahkan kepada masing-masing wakil ketua. Momen tersebut menjadi simbol kebersamaan, gotong royong, dan kesinambungan kepemimpinan dalam mengemban amanah umat. Selanjutnya, seluruh peserta yang hadir dipersilakan menikmati hidangan bersama dalam suasana kekeluargaan. Lebih dari sekadar perayaan, peringatan 25 tahun BAZNAS menjadi pengingat akan tanggung jawab besar dalam mengelola zakat, infak, dan sedekah secara amanah, profesional, dan berkeadilan. Dengan semangat refleksi dan kebersamaan, BAZNAS Kabupaten Gowa meneguhkan komitmen untuk terus hadir melayani umat dan memberi manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. Editor:_HG_
BERITA19/01/2026 | Humas BAZNAS Gowa
Zakat, Infaq dan Sedekah, Nafas Peradaban Islam dalam Memutus Rantai Kemiskinan Ekstrem, Refleksi di HUT ke - 25 Badan Amil Zakat Nasional BAZNAS RI
Zakat, Infaq dan Sedekah, Nafas Peradaban Islam dalam Memutus Rantai Kemiskinan Ekstrem, Refleksi di HUT ke - 25 Badan Amil Zakat Nasional BAZNAS RI
Gowa - Di tengah dunia yang terus bergerak cepat kemiskinan ekstrem tetap menjadi luka kemanusiaan yang belum sepenuhnya sembuh. Ia bukan sekadar persoalan ekonomi melainkan krisis martabat, akses, dan harapan. Islam sejak awal kelahirannya hadir bukan hanya sebagai ajaran spiritual tetapi sebagai sistem peradaban yang menawarkan solusi nyata atas ketimpangan sosial. Di jantung solusi itu berdiri tiga pilar kedermawanan: Zakat, Infaq dan Sedekah. Zakat bukanlah sekadar kewajiban ritual melainkan mekanisme distribusi kekayaan yang dirancang untuk menjaga keseimbangan sosial. Ia adalah pengingat bahwa harta bukan milik absolut manusia tetapi titipan yang di dalamnya melekat hak orang lain. Ketika zakat ditunaikan dengan kesadaran dan dikelola secara amanah ia menjadi energi sosial yang mampu mengangkat kaum mustahik dari ketergantungan menuju kemandirian. Infaq dan sedekah melengkapi zakat sebagai ekspresi kasih sayang yang melampaui batas kewajiban. Keduanya mengajarkan bahwa keadilan sosial tidak cukup dibangun oleh aturan formal tetapi juga oleh kepekaan hati. Dalam setiap rupiah yang diinfaqkan dan disedekahkan tersimpan pesan moral bahwa kemiskinan ekstrem bukan takdir yang harus diterima melainkan kondisi yang harus diperjuangkan untuk diakhiri. Lebih dari sekadar bantuan konsumtif, zakat, infaq dan sedekah yang dikelola secara produktif mampu menciptakan transformasi sosial. Modal usaha bagi fakir miskin, beasiswa bagi generasi muda, layanan kesehatan hingga penguatan ekonomi komunitas adalah bukti bahwa filantropi Islam memiliki daya ubah yang nyata. Ia bekerja secara senyap namun berdampak luas dalam membangun sumber daya manusia, bukan hanya mengenyangkan perut. "Sejalan dengan keinginan Presiden Prabowo Subianto yang berkomitmen untuk menghapus kemiskinan ekstrem di Indonesia pada akhir masa jabatannya di 2029. presiden optimis nasib masyarakat Indonesia yang berada pada kelompok desil 1 dan 2 dapat diubah melalui kerja keras dan kebijakan yang tepat. Kita bisa hilangkan kemiskinan ekstrem di Indonesia, kata Prabowo". Oleh Karena itu, pengentasan kemiskinan bukan sekadar agenda sosial tetapi bagian dari ibadah kolektif umat. Ketika zakat, infaq dan sedekah bergerak bersama dalam sistem yang terencana dan berkeadilan maka yang lahir bukan hanya penurunan angka kemiskinan tetapi kebangkitan nilai kemanusiaan. Di era modern, tantangan kemiskinan menuntut pengelolaan filantropi Islam yang profesional, transparan, dan berorientasi pemberdayaan. Dengan tata kelola yang baik, zakat, infaq dan sedekah dapat menjadi kekuatan strategis dalam mendukung upaya nasional dan global untuk menghapus kemiskinan ekstrem, bukan sebagai pelengkap kebijakan negara tetapi sebagai mitra moral dan sosial. Dalam refleksi HUT ke-25 Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI, Baznas Kab. Gowa Terus berinovasi untuk kemaslahatan dan konsisten melayani umat untuk memperkuat tata kelola zakat yang transparan dan berdampak dengan melakukan Penyaluran dalam Periode Agustus-Desember 2025 dalam 5 program utama yakni: Gowa Peduli, Gowa Sehat, Gowa Cerdas, Gowa Makmur dan Gowa Takwa, dengan nilai penyaluran sebesar Rp. 1.651.801.885, pembangunan fisik Rumah Layat Huni Baznas (RLHB) 27 Unit, Z Mart 25 Unit, Z Auto 1 Unit dan Bantuan Modal usaha 5 Unit yang tersebar dikabupaten Gowa. Akhirnya, zakat, infaq dan sedekah mengajarkan satu pelajaran penting, kekuatan Islam tidak hanya terletak pada jumlah pemeluknya tetapi pada kemampuannya menghadirkan keadilan, merawat solidaritas dan menghidupkan harapan bagi mereka yang paling lemah. Dari tangan-tangan yang memberi lahirlah peradaban yang berkeadilan, dari kepedulian yang tulus kemiskinan ekstrem menemukan akhir jalannya. Oleh: Rudi Salam, S.Kep, Ns, M.Kep (Wakil Ketua IV Baznas Kab. Gowa)
BERITA17/01/2026 | Humas BAZNAS Gowa
BAZNAS Gowa Hadiri Refreshing Muballigh Muhammadiyah di Tinggimoncong
BAZNAS Gowa Hadiri Refreshing Muballigh Muhammadiyah di Tinggimoncong
Gowa — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Gowa menghadiri Acara Refreshing Muballigh Muhammadiyah Gowa dengan tema “Menyatukan Visi Misi Muhammadiyah dalam Gerakan Dakwah Berkemajuan”. Kegiatan tersebut diselenggarakan di Kecamatan Tinggimoncong, Kabupaten Gowa, Jumat (16/01/2026). Dalam kegiatan ini, BAZNAS Gowa diwakili oleh Wakil Ketua II, Munawir, yang hadir sebagai salah satu narasumber. Acara tersebut diikuti oleh para muballigh Muhammadiyah se-Kabupaten Gowa sebagai upaya penguatan peran dakwah yang berkemajuan dan responsif terhadap persoalan sosial umat. Pada sesi pemaparan, Munawir menyampaikan materi terkait peran masyarakat dalam mengeluarkan zakat pertanian. Ia menekankan bahwa zakat pertanian memiliki potensi besar dalam mendukung kesejahteraan umat, khususnya di wilayah Kabupaten Gowa yang sebagian besar masyarakatnya berprofesi sebagai petani. “Kesadaran masyarakat dalam menunaikan zakat pertanian sangat penting, karena zakat bukan hanya kewajiban agama, tetapi juga instrumen strategis dalam pengentasan kemiskinan dan pemerataan ekonomi,” ungkap Munawir dalam pemaparannya. Ia juga menjelaskan ketentuan zakat pertanian, mulai dari nisab, waktu pengeluaran zakat, hingga mekanisme penyalurannya melalui BAZNAS sebagai lembaga resmi negara. Menurutnya, penyaluran zakat melalui BAZNAS akan memastikan zakat dikelola secara amanah, transparan, dan tepat sasaran. Kegiatan Refreshing Muballigh ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara organisasi keagamaan dan lembaga pengelola zakat dalam membangun kesadaran umat, khususnya dalam optimalisasi potensi zakat pertanian sebagai bagian dari gerakan dakwah berkemajuan. Dengan kolaborasi yang baik antara muballigh, masyarakat, dan BAZNAS, diharapkan zakat dapat menjadi solusi nyata dalam meningkatkan kesejahteraan sosial dan ekonomi umat di Kabupaten Gowa. Editor:-HG-
BERITA16/01/2026 | Humas BAZNAS Gowa
BAZNAS Gowa Ulurkan Kepedulian untuk Nenek Joho, Buruh Tani Lansia di Bontolempangan
BAZNAS Gowa Ulurkan Kepedulian untuk Nenek Joho, Buruh Tani Lansia di Bontolempangan
GOWA — Di tengah keterbatasan hidup yang dijalani, senyum haru terpancar dari wajah Nenek Joho (65) saat menerima bantuan Paket Sembako dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Gowa. Bantuan tersebut diserahkan di kediamannya di Desa Bontolempangan, Kecamatan Bontolempangan, Jumat (16/1/2026). Nenek Joho merupakan warga kurang mampu yang menggantungkan hidupnya dari pekerjaan sebagai buruh tani. Di usia senjanya, ia masih berupaya bertahan dengan membantu tetangga memanen hasil pertanian, meski penghasilan yang diterima tidak menentu. Untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari, ia kerap mengandalkan uluran tangan para tetangga sekitar. Kondisi Nenek Joho semakin berat karena harus merawat puteranya, Sahiri (32), yang sejak lahir mengalami kelumpuhan. Keduanya tinggal bersama di rumah sederhana, menjalani hari-hari dengan penuh kesabaran dan keteguhan hati. Melalui program bantuan sosialnya, BAZNAS Kabupaten Gowa hadir memberikan Paket Sembako sebagai bentuk kepedulian terhadap warga yang membutuhkan, khususnya lansia dan keluarga prasejahtera. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban kebutuhan pokok Nenek Joho dan keluarganya. Saat menerima bantuan tersebut, Nenek Joho tak mampu menyembunyikan rasa bahagianya. Dengan suara lirih sambil merekahkan senyumnya, ia menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian yang diberikan. “Terima kasih banyak kepada BAZNAS Gowa. Bantuan ini sangat berarti bagi kami,” ucap Nenek Joho. BAZNAS Kabupaten Gowa terus berkomitmen menyalurkan amanah zakat, infak, dan sedekah dari para muzaki kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan, sebagai wujud nyata solidaritas dan kepedulian sosial di Kabupaten Gowa. Editor: -HG-
BERITA16/01/2026 | Humas BAZNAS Gowa
Hadiri Rakor Layanan Cepat Atasi Kemiskinan, BAZNAS Gowa Komitmen Mendukung Pengentasan Kemiskinan Di Kabupaten Gowa
Hadiri Rakor Layanan Cepat Atasi Kemiskinan, BAZNAS Gowa Komitmen Mendukung Pengentasan Kemiskinan Di Kabupaten Gowa
GOWA — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Gowa menegaskan komitmennya dalam mendukung pengentasan kemiskinan ekstrem dengan menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Layanan Cepat Atasi Kemiskinan (LACAK) Kabupaten Gowa bersama Pemerintah Kabupaten Gowa dan LACAK Center Gowa. Rakor tersebut digelar di Baruga Tinggimae, Rumah Jabatan Bupati Gowa, Kamis (15/1/2026), sebagai bagian dari penguatan sinergi lintas sektor dalam menyukseskan program prioritas daerah untuk menekan angka kemiskinan ekstrem di Kabupaten Gowa. Pimpinan BAZNAS Kabupaten Gowa yang menghadiri Rakor ini, yakni Ketua BAZNAS Kabupaten Gowa H. Abbas Alauddin, Wakil Ketua II Munawir, dan Wakil Ketua IV Rudi Salam. Kehadiran BAZNAS menunjukkan peran aktif lembaga pengelola zakat tersebut sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam pengentasan kemiskinan. Bupati Gowa, Hj. Husniah Talenrang, saat membuka kegiatan menegaskan bahwa LACAK hadir sebagai instrumen strategis untuk membantu masyarakat keluar dari kondisi kemiskinan. Ia menekankan bahwa upaya ini sejalan dengan kebijakan nasional. “LACAK hadir untuk membantu masyarakat keluar dari kemiskinannya. Apalagi Presiden Republik Indonesia telah menegaskan bahwa pengentasan kemiskinan menjadi salah satu program prioritas nasional,” ujar Bupati Gowa. Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menyampaikan bahwa sepanjang tahun 2025, Pemerintah Kabupaten Gowa bersama LACAK dan BAZNAS terus melakukan berbagai intervensi yang disesuaikan dengan kebutuhan keluarga sasaran, agar bantuan yang diberikan tepat guna dan berkelanjutan. "Program LACAK berfungsi untuk memastikan bahwa proses perencanaan, penganggaran, dan pelaksanaan program penanggulangan kemiskinan berjalan secara tepat sasaran, terukur, dan dapat dievaluasi, sedangkan BAZNAS akan memberikan bantuan sesuai hasil assesment dari LACAK berkoordinasi dengan SKPD terkait, yang merupakan hasil infak dan sedekah seluruh ASN Pemkab Gowa". Menutup sambutannya, Bupati Gowa mengapresiasi dan menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi, khususnya tim LACAK dan Baznas Gowa yang selama ini aktif melakukan intervensi langsung kepada masyarakat terlebih yang tidak terjangkau oleh bantuan nasional. Selanjutnya, Ketua Tim LACAK Center Gowa Kaharuddin Muji menyampaikan sambutan kedua. Dalam sambutannya menegaskan bahwa, penanggulangan kemiskinan bukan hanya tugas pemerintah, tetapi tugas kita bersama. Sementara itu, di hadapan peserta Rakor, Wakil Ketua II Baznas Kabupaten Gowa, Munawir, memaparkan capaian penyaluran dan pendayagunaan dana Baznas selama periode Agustus hingga Desember 2025 yang mencapai kurang lebih Rp1,6 miliar. “BASNAS Gowa telah melakukan penyaluran pada Bulan Agustus sejumlah Rp112 juta, September Rp389 juta, Oktober Rp463 juta, November Rp410 juta, dan Desember Rp275 juta. Beberapa intervensi yang kita lakukan di antaranya program Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB) sebanyak 27 unit, Z Mart 25 unit, Bantuan Usaha dan program pemberdayaan lainnya,” jelas Munawir. Ia menegaskan bahwa seluruh program BAZNAS dirancang untuk mendorong kemandirian mustahik dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan keluarga penerima manfaat. Rakor LACAK ini turut dihadiri Wakil Bupati Gowa Darmawangsyah Muin, Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa Andy Azis, Wakil Ketua DPRD Gowa Taufik Surullah, perwakilan Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Gowa, para pimpinan SKPD, Kepala Bagian, Camat, Ketua LACAK Kaharuddin Muji bersama Tim LACAK Center se-Kabupaten Gowa, Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), serta Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK). Melalui kolaborasi yang kuat antara pemerintah daerah, BAZNAS, dan seluruh pemangku kepentingan, Kabupaten Gowa optimistis target penurunan kemiskinan ekstrem dapat dicapai secara bertahap dan berkelanjutan, demi terwujudnya kesejahteraan masyarakat yang lebih adil dan merata. Editor:-HG-
BERITA16/01/2026 | Humas BAZNAS Gowa
Nenek Teko Warga Timbuseng Bersyukur Punya Rumah Baru Dari BAZNAS Gowa
Nenek Teko Warga Timbuseng Bersyukur Punya Rumah Baru Dari BAZNAS Gowa
GOWA — Haru dan rasa syukur menyelimuti wajah Teko Bt Baco (85), seorang mustahik warga Dusun Koccikang, Desa Timbuseng, Kecamatan Pattallassang, saat menerima kunci rumah barunya, Senin (12/1/2026). Rumah yang kini ditempatinya merupakan hasil program Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB) dari BAZNAS Kabupaten Gowa. Penyerahan kunci dilakukan secara sederhana oleh Staf Amil BAZNAS Kabupaten Gowa, Syamsul Anwar dan Dzulkifli, namun sarat makna bagi Nenek Teko yang sebelumnya hidup dalam kondisi memprihatinkan. Rumah lama yang ia tempati berdinding seng dan papan yang telah lapuk, dengan atap bocor yang tak lagi mampu melindunginya dari hujan dan panas. Kondisi tersebut pertama kali didata oleh Tim Sahabat Lacak Desa Timbuseng, Marzuki, yang kemudian melaporkannya ke Lacak Center Gowa. Laporan itu diteruskan ke Dinas Sosial Pemerintah Kabupaten Gowa dan selanjutnya direkomendasikan kepada BAZNAS Kabupaten Gowa untuk mendapatkan bantuan bedah rumah. Perhatian terhadap kondisi Nenek Teko juga datang langsung dari Bupati Gowa, Hj. Husniah Talenrang, yang mengunjungi kediamannya pada 9 Desember 2025 lalu. Kunjungan tersebut menjadi titik awal percepatan bantuan. Bupati Gowa memastikan rumahnya akan diperbaiki. Tak berselang lama, BAZNAS Gowa langsung memulai proses bedah rumah hingga akhirnya selesai dibangun dan siap dihuni. Dengan suara bergetar dan mata berkaca-kaca, Nenek Teko menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Pemerintah Kabupaten Gowa dan BAZNAS Gowa atas rumah baru yang kini menjadi tempat bernaung yang layak. “Saya tidak menyangka rumahku sebagus ini. Dulu kalau hujan saya tidak bisa tidur karena air masuk dari atap. Terima kasih banyak kepada Ibu Bupati, Pemerintah Kabupaten Gowa, dan BAZNAS Gowa. Semoga Allah membalas semua kebaikan ta’,” ucap Nenek Teko lirih. Bantuan yang diterima Nenek Teko merupakan bagian dari semangat kebersamaan dan gotong royong, yang bersumber dari infak dan sedekah para Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kabupaten Gowa. Dana tersebut dihimpun, disetorkan, dan dipercayakan pengelolaannya kepada BAZNAS Kabupaten Gowa untuk kemudian disalurkan kepada masyarakat yang berhak menerima. Program Rumah Layak Huni BAZNAS ini menjadi bukti nyata kehadiran negara dan lembaga zakat dalam memberikan perlindungan dan harapan bagi masyarakat kurang mampu. Tidak hanya membangun rumah, tetapi juga mengembalikan rasa aman, martabat, dan harapan hidup yang lebih baik bagi para mustahik. Editor:-HG-
BERITA15/01/2026 | Humas BAZNAS Gowa
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Gowa.

Lihat Daftar Rekening →