Artikel Terbaru
Ramadhan Hari ke-12: Menguatkan Kepedulian Melalui Zakat, Infak, dan Sedekah bersama BAZNAS Kabupaten Gowa
Memasuki hari ke-12 di bulan suci Ramadhan, semangat berbagi dan kepedulian sosial semakin terasa di tengah masyarakat. Ramadhan bukan hanya bulan ibadah secara spiritual, tetapi juga momentum terbaik untuk memperkuat solidaritas sosial melalui zakat, infak, dan sedekah. Di Kabupaten Gowa, peran strategis ini dijalankan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Gowa sebagai lembaga resmi pengelola zakat.
Zakat merupakan rukun Islam yang memiliki dimensi ibadah sekaligus sosial. Di bulan Ramadhan, pahala setiap amalan dilipatgandakan, termasuk menunaikan zakat. Selain zakat fitrah yang wajib ditunaikan menjelang Idul Fitri, umat Islam juga dianjurkan untuk menunaikan zakat maal (zakat harta) apabila telah memenuhi nisab dan haul.
Melalui BAZNAS Kabupaten Gowa, zakat yang ditunaikan masyarakat dikelola secara profesional, transparan, dan disalurkan kepada delapan golongan penerima (asnaf) sesuai syariat. Dengan pengelolaan yang terstruktur, zakat tidak hanya bersifat konsumtif, tetapi juga produktif untuk membantu mustahik bangkit secara ekonomi.
Berbeda dengan zakat yang memiliki ketentuan tertentu, infak dan sedekah dapat diberikan kapan saja dan dalam jumlah berapa pun. Ramadhan hari ke-12 menjadi pengingat bahwa kesempatan berbagi masih terbuka luas.
Program-program yang dijalankan oleh BAZNAS Kabupaten Gowa meliputi:
* Bantuan sembako bagi keluarga miskin ekstrim
* Santunan anak yatim
* Bantuan pendidikan
* Program bedah rumah
* Bantuan modal usaha mikro
Infak dan sedekah yang dihimpun menjadi energi kebaikan yang langsung dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan di Kabupaten Gowa.
Ramadhan mengajarkan bahwa kebahagiaan sejati tidak hanya dirasakan saat menerima, tetapi juga saat memberi. Melalui kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Gowa, masyarakat dan BAZNAS Kabupaten Gowa, semangat gotong royong dan kepedulian sosial semakin kokoh.
Hari ke-12 Ramadhan ini menjadi momentum refleksi: sudahkah kita menyisihkan sebagian rezeki untuk saudara-saudara kita yang membutuhkan, Setiap rupiah yang ditunaikan melalui zakat, infak, dan sedekah adalah investasi akhirat sekaligus solusi nyata bagi persoalan sosial.
Mari jadikan Ramadhan sebagai bulan transformasi diri dan sosial. Percayakan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kabupaten Gowa agar manfaatnya lebih luas, tepat sasaran, dan berkelanjutan.
Semoga di hari ke-12 Ramadhan ini, Allah SWT menerima setiap amal ibadah kita dan menjadikan kita bagian dari orang-orang yang gemar berbagi serta peduli terhadap sesama. Aamiin.
Editor:-HG-
ARTIKEL02/03/2026 | Humas BAZNAS Gowa
Bulan Sya’ban : Momentum Meningkatkan Zakat, Infak, dan Sedekah
Bulan Sya’ban merupakan salah satu bulan yang istimewa dalam kalender Hijriah. Bulan ini berada di antara Rajab dan Ramadan, sehingga sering disebut sebagai masa persiapan spiritual bagi umat Islam sebelum memasuki bulan suci penuh keberkahan. Dalam tradisi Islam, Sya’ban menjadi momentum untuk memperbanyak amal ibadah, termasuk menunaikan zakat, infak, dan sedekah (ZIS).
Keutamaan Bulan Sya’ban dalam Islam
Sya’ban memiliki kedudukan khusus karena pada bulan inilah amal perbuatan manusia diangkat dan dilaporkan kepada Allah SWT. Hal ini sebagaimana disampaikan dalam hadis Rasulullah SAW bahwa Sya’ban adalah bulan yang sering dilalaikan oleh manusia, padahal di dalamnya amal-amal diangkat.
Oleh karena itu, para ulama menganjurkan umat Islam untuk memperbanyak amal saleh, memperbaiki niat, serta meningkatkan kepedulian sosial sebagai bekal menuju Ramadan.
Menunaikan Zakat di Bulan Sya’ban
Menunaikan zakat, baik zakat maal maupun zakat penghasilan, di bulan Sya’ban memiliki nilai strategis dan spiritual. Secara spiritual, zakat menjadi sarana pensucian harta dan jiwa sebelum memasuki Ramadan. Secara sosial, zakat yang disalurkan lebih awal dapat membantu mustahik memenuhi kebutuhan menjelang Ramadan, seperti kebutuhan pangan dan pendidikan keluarga.
Banyak lembaga zakat juga mendorong masyarakat untuk menunaikan zakat di bulan Sya’ban agar distribusi manfaat dapat lebih optimal dan tepat sasaran.
Infak dan Sedekah: Amalan Ringan, Pahala Berlipat
Selain zakat, infak dan sedekah merupakan amalan yang sangat dianjurkan di bulan Sya’ban. Infak dan sedekah tidak terikat oleh nisab dan waktu tertentu, sehingga dapat dilakukan kapan saja sesuai kemampuan.
Di bulan Sya’ban, infak dan sedekah menjadi wujud nyata kepedulian sosial terhadap fakir miskin, anak yatim, dan kaum dhuafa. Amalan ini juga melatih kepekaan hati dan solidaritas umat, yang menjadi ruh utama dalam ibadah Ramadan.
Persiapan Menuju Ramadan yang Lebih Bermakna
Menjadikan Sya’ban sebagai bulan memperbanyak ZIS adalah langkah nyata untuk menyambut Ramadan dengan hati yang bersih dan jiwa yang lapang. Dengan menunaikan zakat, infak, dan sedekah sejak Sya’ban, umat Islam tidak hanya mempersiapkan diri secara spiritual, tetapi juga turut menghadirkan kebahagiaan bagi sesama.
Momentum Sya’ban mengajarkan bahwa ibadah tidak hanya bersifat personal, tetapi juga sosial. Semakin kuat kepedulian sosial yang dibangun, semakin besar pula dampak kebaikan yang dirasakan oleh masyarakat luas.
Bulan Sya’ban adalah waktu yang tepat untuk memperkuat ibadah dan meningkatkan amal kebaikan. Menunaikan zakat, infak, dan sedekah di bulan ini menjadi investasi akhirat sekaligus solusi nyata bagi persoalan sosial umat. Dengan semangat berbagi di bulan Sya’ban, umat Islam diharapkan dapat menyambut Ramadan dengan kesiapan iman, mental, dan kepedulian sosial yang lebih baik.
Editor: _HG_
ARTIKEL28/01/2026 | Humas BAZNAS Gowa

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Gowa.
Lihat Daftar Rekening →