BAZNAS Gowa Salurkan Bantuan Sembako bagi Pasien TB Paru, Hadirkan Harapan di Desa Siaga TB
13/01/2026 | Penulis: Humas BAZNAS Gowa
Paket Bahagia
Gowa — Kepedulian sosial kembali diwujudkan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Gowa melalui penyaluran bantuan sembako kepada pasien Tuberkulosis (TB) Paru dalam rangkaian kegiatan Desa Siaga TB di Desa Bone, Kecamatan Bajeng, pada Selasa, 13/01/2026. Kegiatan ini menjadi ruang bertemunya empati, solidaritas, dan ikhtiar kemanusiaan bagi warga yang tengah berjuang melawan penyakit.
Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan kunjungan kerja Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Benjamin Paulus Octavianus, yang turut dihadiri Bupati Gowa, Hj. Sitti Husniah Talenrang, serta perwakilan Baznas Kabupaten Gowa, Rudi Salam, selaku Wakil Ketua IV.
Penyaluran bantuan sembako ini menjadi wujud nyata pengamalan nilai-nilai keislaman melalui zakat, infak, dan sedekah yang dikelola Baznas. Bantuan tidak hanya dimaknai sebagai pemenuhan kebutuhan pangan, tetapi juga sebagai simbol kehadiran masyarakat dan negara di tengah kelompok rentan yang kerap menghadapi keterbatasan ekonomi, stigma sosial, serta tekanan psikologis akibat penyakit yang diderita.
TB Paru bukan semata persoalan medis. Penyakit ini sering kali menempatkan penderitanya pada posisi yang terpinggirkan, baik secara sosial maupun ekonomi. Melalui pendekatan berbasis komunitas dalam program Desa Siaga TB, upaya penanggulangan dilakukan secara menyeluruh menghadirkan dukungan kolektif agar penderitaan individu tidak dipikul sendirian.
“Memberi sembako berarti memastikan bahwa perjuangan untuk sembuh tidak diperberat oleh rasa lapar dan kecemasan hidup,” demikian semangat yang tercermin dalam kegiatan tersebut. Setiap paket sembako yang disalurkan membawa pesan moral yang kuat: bahwa setiap kehidupan berharga dan setiap warga berhak untuk dikuatkan.
Bagi para penerima, bantuan ini menjadi bahasa kasih yang tak terucap mengalirkan doa, harapan, dan perhatian dari para muzaki di seluruh Kabupaten Gowa. Di sinilah zakat berfungsi sebagai penyembuh sosial, meringankan beban jasmani sekaligus menenangkan batin mereka yang tengah berjuang.
Kehadiran Baznas dalam Desa Siaga TB menegaskan bahwa upaya pengendalian TB Paru tidak cukup hanya mengandalkan obat dan layanan medis. Diperlukan sentuhan kemanusiaan, solidaritas sosial, serta nilai spiritual yang menguatkan. Desa hadir sebagai ruang aman, tempat warganya saling menopang dan memastikan tak seorang pun berjalan sendirian dalam perjuangan hidup.
Melalui kegiatan ini, Baznas Kabupaten Gowa kembali menegaskan komitmennya untuk menjadikan zakat sebagai kekuatan transformasi sosial menyentuh yang sakit, menguatkan yang lemah, dan menyalakan harapan di tengah keterbatasan.
Editor:-HG-
Berita Lainnya
Terima Bantuan Z Mart dari BAZNAS Gowa, Riskayanti Warga Bontobiraeng Selatan Akhirnya Bisa Punya Mesin Pres Gelas Minuman
Zakat, Infaq dan Sedekah, Nafas Peradaban Islam dalam Memutus Rantai Kemiskinan Ekstrem, Refleksi di HUT ke - 25 Badan Amil Zakat Nasional BAZNAS RI
Impian Sederhana Terwujud, St. Aminah Akhirnya Miliki Etalase Jualan Kue dari Bantuan BAZNAS Gowa
BAZNAS Gowa Peringati 25 Tahun Pengabdian dengan Kesederhanaan dan Refleksi Makna
BAZNAS Gowa Serahkan Kunci Rumah Layak Huni untuk Anto di Borongloe
Nenek Teko Warga Timbuseng Bersyukur Punya Rumah Baru Dari BAZNAS Gowa

Info Rekening Zakat
Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.
BAZNAS
