
Berita Terkini
Wakil Ketua II BAZNAS Gowa Tinjau Progres Pengerjaan Bangunan RLHB untuk Imam Masjid di Bontomaero
‎Gowa, 14 April 2026 – Harapan untuk hidup lebih layak kini mulai terwujud bagi Syaripuddin, seorang imam Masjid Besar Limbung yang selama ini tinggal di rumah dengan kondisi memprihatinkan. Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Gowa, Munawir, turun langsung meninjau progres pembangunan Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB) milik Syaripuddin di Bontomaero, Desa Maccinibaji, Kecamatan Bajeng, Selasa (14/04/2026).
‎Kunjungan tersebut menjadi bentuk komitmen BAZNAS dalam memastikan bantuan yang disalurkan benar-benar tepat sasaran dan berjalan sesuai harapan. Saat ini, pembangunan rumah telah memasuki tahap pengerjaan dinding, menandakan progres yang cukup signifikan sejak dimulainya proses pembangunan.
‎Munawir menyampaikan bahwa kehadirannya di lokasi bukan sekadar formalitas, melainkan bentuk tanggung jawab moral dan amanah dalam mengawal program bantuan bagi masyarakat yang membutuhkan (Mustahik).
‎“Kami ingin memastikan bahwa proses pembangunan ini berjalan dengan baik dan sesuai target, sehingga Pak Syaripuddin bersama keluarga bisa segera menempati rumah yang layak, aman, dan nyaman. Ini bukan hanya soal bangunan, tetapi tentang menghadirkan kembali harapan dan martabat hidup,” ujarnya di sela-sela peninjauan.
‎Sebelum mendapatkan bantuan, rumah yang dihuni Syaripuddin berada dalam kondisi sangat memprihatinkan. Dinding rumah yang rapuh serta atap yang bocor membuat keluarga ini harus bertahan dalam keterbatasan, terlebih saat musim hujan tiba.
‎Kondisi tersebut pertama kali teridentifikasi melalui pendataan yang dilakukan oleh Sahabat Lacak Desa Maccinibaji bersama Pemerintah Desa setempat. Laporan tersebut kemudian diteruskan ke LACAK Center Gowa dan Dinas Sosial, hingga akhirnya direkomendasikan kepada BAZNAS Kabupaten Gowa untuk mendapatkan intervensi bantuan.
‎Perhatian terhadap kondisi Syaripuddin juga datang langsung dari Bupati Gowa, Hj. Siti Husniah Talenrang, yang mengunjungi kediamannya pada 2 April 2026 lalu. Dalam kunjungan tersebut, BAZNAS Gowa turut menyerahkan bantuan paket sembako sebagai bentuk kepedulian awal sebelum pembangunan rumah dimulai.
‎Program RLHB ini merupakan salah satu bukti nyata peran BAZNAS dalam mengelola dana umat, seperti zakat, infak, dan sedekah, secara amanah dan transparan. Dana yang dihimpun dari masyarakat disalurkan kembali kepada mereka yang berhak menerima (mustahik), dengan pendekatan yang tepat sasaran dan berkelanjutan.
‎Hingga saat ini, BAZNAS Kabupaten Gowa tercatat telah menyalurkan bantuan Rumah Layak Huni Baznas (RLHB) sebanyak 38 unit kepada Mustahik, masyarakat yang membutuhkan di berbagai wilayah di Kabupaten Gowa. Program ini diharapkan mampu menjadi solusi nyata dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat kurang mampu.
‎Syaripuddin, dengan mata yang berkaca-kaca, tak mampu menyembunyikan rasa haru dan syukurnya atas perhatian yang diberikan oleh pemerintah dan BAZNAS.
‎“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Gowa dan BAZNAS. Bantuan ini sangat berarti bagi kami. Selama ini kami tinggal dalam kondisi yang serba kekurangan, tapi sekarang kami punya harapan untuk hidup lebih layak. Semoga semua kebaikan ini dibalas oleh Allah SWT,” ungkapnya penuh haru.
‎Kisah Syaripuddin menjadi cerminan bahwa kepedulian sosial dan pengelolaan dana umat yang baik mampu menghadirkan perubahan nyata. Di tengah keterbatasan, hadirnya uluran tangan menjadi cahaya harapan bagi mereka yang membutuhkan—bahwa tidak ada yang benar-benar sendiri dalam menghadapi kesulitan hidup.
EDITOR : -HG-
15/04/2026 | Humas BAZNAS Gowa
BAZNAS Gowa Salurkan Bantuan Usaha, Harapan Baru Tumbuh dari Dua Desa di Bontolempangan
‎Gowa, 11 April 2026 – Harapan baru mulai tumbuh di pelosok Kecamatan Bontolempangan, Kabupaten Gowa. Di tengah keterbatasan ekonomi, bantuan usaha dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Gowa hadir sebagai cahaya bagi warga yang selama ini berjuang memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.
‎Pada Sabtu (11/4/2026), BAZNAS Gowa menyalurkan bantuan usaha kepada dua mustahik di dua desa berbeda, yakni Desa Pa’ladingan dan Desa Lassa-lassa. Bantuan ini tidak sekadar berupa modal, tetapi juga menjadi simbol kepedulian dan ikhtiar bersama dalam mengangkat perekonomian masyarakat kecil.
‎Di Likunoang, Dusun Lurayya, Desa Pa’ladingan, bantuan usaha diserahkan kepada Bohari, seorang warga yang selama ini berjuang menghidupi keluarganya dengan keterbatasan.
‎Penyerahan bantuan dilakukan oleh Kepala Bagian Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Gowa, Syamsul Anwar, didampingi staf amil Dzulkifli. Turut hadir perwakilan Pemerintah Kecamatan Bontolempangan, Jumran, serta Pemerintah Desa Pa’ladingan, Tanombowo Hulu.
‎Tak butuh waktu lama, bantuan tersebut langsung dimanfaatkan Bohari. Dengan penuh semangat, ia membelanjakan modal itu ke toko grosir untuk memulai usaha kecil berupa penjualan barang campuran kebutuhan rumah tangga di rumahnya.
‎Bantuan yang diterima Bohari merupakan hasil dari proses panjang yang melibatkan berbagai pihak. Ia sebelumnya didata oleh Sahabat Lacak Desa bersama Pemerintah Desa Pa’ladingan, kemudian diteruskan ke Dinas Sosial Kabupaten Gowa, hingga akhirnya direkomendasikan kepada Baznas berdasarkan hasil asesmen kebutuhan.
‎Dalam suasana haru, Pemerintah Desa Pa’ladingan melalui Tanombowo Hulu menyampaikan apresiasi mendalam,
‎“Kami Pemerintah Desa Pa’ladingan mengucapkan terima kasih kepada Baznas Kabupaten Gowa atas bantuan kepada Bapak Bohari. Semoga bernilai ibadah dan menjadi amal dunia dan akhirat. Amin.”
‎Di lokasi berbeda, tepatnya di Tombolo, Dusun Lassa-lassa, Desa Lassa-lassa, bantuan juga disalurkan kepada Syamsinar melalui Program Pemberdayaan Ekonomi Ummat (PEU) Berbasis KUA.
‎Syamsinar dikenal sebagai pengrajin kue tradisional seperti bannang-bannang dan baruasa, yang selama ini ia produksi secara sederhana untuk dijual demi menopang ekonomi keluarga.
Bantuan diserahkan oleh Syamsul Anwar bersama Dzulkifli, didampingi Penyuluh KUA Kecamatan Bontolempangan, Salahuddin, serta unsur Pemerintah Kecamatan, Jumran dan Pemerintah Desa, Ramlati.
‎Perjalanan Syamsinar hingga menerima bantuan ini bermula dari pendataan oleh Penyuluh Agama KUA Bontolempangan dalam kegiatan Majelis Ta’lim. Data tersebut kemudian diusulkan ke Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gowa, hingga akhirnya direkomendasikan kepada BAZNAS Gowa berdasarkan hasil asesmen lapangan.
‎Program PEU Berbasis KUA sendiri merupakan bentuk sinergi antara Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gowa dan BAZNAS Gowa dalam memberdayakan ekonomi umat, khususnya anggota majelis ta’lim. Program ini tidak hanya memberikan bantuan modal, tetapi juga mendorong kemandirian ekonomi berbasis komunitas keagamaan.
‎Usai penyerahan bantuan, Penyuluh KUA Kecamatan Bontolempangan, Salahuddin, menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya,
‎“Kami sangat berterima kasih kepada Baznas Kabupaten Gowa atas perhatian dan bantuan yang diberikan kepada jamaah binaan kami. Ini bukan hanya bantuan usaha, tetapi juga motivasi besar bagi mereka untuk bangkit, mandiri, dan terus berusaha. Semoga kolaborasi ini terus berlanjut untuk membantu lebih banyak masyarakat yang membutuhkan.”
‎Penyaluran bantuan ini menjadi bukti nyata hadirnya negara dan lembaga sosial dalam mendorong pertumbuhan usaha mikro di tengah masyarakat. Dukungan terhadap pelaku usaha kecil seperti Bohari dan Syamsinar diharapkan mampu menciptakan kemandirian ekonomi serta meningkatkan kesejahteraan keluarga.
‎BAZNAS Kabupaten Gowa, sebagai lembaga filantropi yang mengelola dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS), terus menunjukkan komitmennya sebagai institusi yang amanah dan tepercaya. Melalui program-program pemberdayaan, BAZNAS tidak hanya menyalurkan bantuan konsumtif, tetapi juga mengarahkan pada bantuan produktif yang berkelanjutan.
‎Langkah ini menjadi bagian dari upaya besar dalam membangun ekonomi umat berbasis solidaritas dan kepedulian sosial. Dari desa-desa kecil di Bontolempangan, harapan itu kini mulai tumbuh perlahan, namun pasti.
11/04/2026 | Humas BAZNAS Gowa
Bupati Gowa Serahkan Bantuan Modal Usaha Pemberdayaan Ekonomi Umat (PEU), Program Kolaborasi BAZNAS Gowa dan Kemenag Gowa
Gowa — Suasana haru dan penuh harapan menyelimuti Aula Al-Amanah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gowa, Rabu (01/04/2026). Di tengah momentum Rapat Koordinasi dan Halal Bihalal yang dilaksanakan oleh Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gowa, Bupati Gowa, Hj. Siti Husniah Talenrang bersama Ketua Baznas Kabupaten Gowa, H. Abbas Alauddin, dan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gowa, H. Jamaris, menyerahkan bantuan Pemberdayaan Ekonomi Umat (PEU) Berbasis KUA kepada para mustahik.
‎Bantuan tersebut diberikan kepada mustahik yang sebelumnya telah direkomendasikan oleh Kantor Urusan Agama (KUA) dari Lima Kecamatan, yakni Kecamatan Bontonompo, Kecamatan Bungaya, Kecamatan Bontolempangan, Kecamatan Biringbulu, dan Kecamatan Barombong. Masing-masing penerima mendapatkan bantuan modal usaha sebesar Rp5.000.000, sebagai upaya mendorong kemandirian ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan keluarga.
‎Dalam sambutannya, Bupati Gowa, Hj. Siti Husniah Talenrang, menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Gowa bersama Baznas Kabupaten Gowa dan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gowa dalam mewujudkan Gowa Makmur.
‎“Bantuan ini bukan sekadar angka, tetapi bentuk kepedulian dan harapan. Kami ingin masyarakat Gowa bangkit, mandiri, dan mampu meningkatkan taraf hidupnya melalui usaha yang berkelanjutan,” ujarnya.
‎Ia juga mengapresiasi sinergi antara Baznas dan Kementerian Agama Kabupaten Gowa yang dinilai mampu menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat yang membutuhkan.
‎Ketua Baznas Kabupaten Gowa, H. Abbas Alauddin, menyampaikan bahwa pihaknya terus berkomitmen menjaga amanah umat dalam mengelola dana zakat, infak, dan sedekah secara transparan dan profesional.
‎“Baznas Kabupaten Gowa hadir sebagai lembaga filantropi yang amanah dan tepercaya. Setiap rupiah yang dititipkan oleh umat kami kelola dengan penuh tanggung jawab, agar benar-benar memberikan manfaat bagi mustahik,” jelasnya.
‎Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gowa, H. Jamaris, menekankan pentingnya kolaborasi lintas lembaga dalam meningkatkan kesejahteraan umat.
‎“Program ini adalah bukti bahwa ketika pemerintah dan lembaga keagamaan bersinergi, dampaknya bisa langsung dirasakan oleh masyarakat. Ini bukan hanya bantuan, tetapi juga pemberdayaan,” katanya.
‎Beberapa penerima bantuan tampak tak mampu menyembunyikan rasa haru. Bantuan modal usaha tersebut menjadi titik awal bagi mereka untuk memperbaiki kondisi ekonomi keluarga dan membuka lembaran baru kehidupan yang lebih baik.
‎Program kolaborasi antara Baznas Kabupaten Gowa dan Kementerian Agama Kabupaten Gowa ini diharapkan terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak mustahik, sejalan dengan semangat membangun masyarakat yang mandiri, berdaya, dan sejahtera dalam bingkai Gowa Makmur.
01/04/2026 | Humas BAZNAS Gowa
Agenda Pimpinan

BAZNAS Gowa Hadiri Rapat dan Halal Bihalal Kemenag Gowa, Perkuat Sinergi Keumatan
Gowa, 1 April 2026 — Ketua BAZNAS Kabupaten Gowa, H. Abbas Alauddin, menghadiri agenda Rapat dan Halal Bihalal yang diselenggarakan oleh Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gowa, Rabu (1/4/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Aula Al Amanah Kantor Kemenag Kabupaten Gowa tersebut turut dihadiri oleh Bupati Gowa, Hj. Siti Husniah Talenrang, bersama jajaran pejabat dan pemangku kepentingan di lingkup keagamaan.
Momentum halal bihalal ini menjadi ajang mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat koordinasi antar lembaga, khususnya dalam mendukung program-program keumatan di Kabupaten Gowa.
Ketua BAZNAS Gowa, H. Abbas Alauddin, menyampaikan bahwa sinergi antara BAZNAS, pemerintah daerah, dan Kementerian Agama sangat penting dalam optimalisasi pengelolaan zakat, infak, dan sedekah untuk kesejahteraan masyarakat.
Sementara itu, Bupati Gowa, Hj. Siti Husniah Talenrang, menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, terutama dalam bidang sosial dan keagamaan.
Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan rapat koordinasi yang membahas penguatan program kerja ke depan, termasuk strategi peningkatan peran lembaga keagamaan dalam pembangunan daerah.
01-04-2026 | Humas BAZNAS Gowa

BAZNAS Gowa Hadiri Pembukaan Festival Ramadan BKPRMI di Masjid Agung Syekh Yusuf
Gowa, 14 Maret 2026– Ketua Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Gowa (BAZNAS Gowa), H. Abbas Alauddin bersama Wakil Ketua II Munawir, menghadiri pembukaan Festival Ramadan yang diselenggarakan oleh Dewan Pengurus Daerah Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia Kabupaten Gowa (DPD BKPRMI Gowa) bekerja sama dengan Panitia Amaliah Ramadan Syekh Yusuf Kabupaten Gowa.
Kegiatan tersebut digelar di Masjid Agung Syekh Yusuf, Kabupaten Gowa, Sabtu (14/3/2026), dan menjadi bagian dari rangkaian syiar Islam dalam menyemarakkan bulan suci Ramadan.
Festival Ramadan ini diisi dengan sejumlah kegiatan religius, di antaranya Lomba Da’i/Daiyah serta Lomba Qasidah, yang diikuti oleh para peserta dari berbagai kalangan masyarakat dan remaja masjid di Kabupaten Gowa. Perlombaan dijadwalkan berlangsung selama dua hari, mulai 14 hingga 15 Maret 2026.
Ketua BAZNAS Gowa, H. Abbas Alauddin, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, festival Ramadan menjadi wadah positif bagi generasi muda untuk mengasah kemampuan dakwah sekaligus memperkuat nilai-nilai keislaman di tengah masyarakat.
“Melalui kegiatan seperti ini, kita berharap lahir dai dan daiyah muda yang mampu menyampaikan pesan-pesan Islam dengan baik serta menjadi teladan bagi lingkungan sekitarnya,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Ketua II BAZNAS Gowa, Munawir, menilai kegiatan yang melibatkan remaja masjid ini juga menjadi sarana mempererat ukhuwah Islamiyah sekaligus meningkatkan semangat syiar Islam selama bulan Ramadan.
Festival Ramadan yang dipusatkan di Masjid Agung Syekh Yusuf tersebut mendapat sambutan antusias dari masyarakat dan diharapkan dapat menjadi agenda tahunan yang terus mendorong partisipasi generasi muda dalam kegiatan keagamaan.
14-03-2026 | Humas BAZNAS Gowa

BAZNAS Gowa Resmi Buka Audit Tahun Buku 2025 oleh KAP Iksan
GOWA – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Gowa secara resmi membuka pelaksanaan Audit Tahun Buku 2025 yang dilakukan oleh Kantor Akuntan Publik (KAP) Iksan. Kegiatan pembukaan audit tersebut berlangsung di Kantor BAZNAS Gowa dan dibuka langsung oleh Ketua BAZNAS Gowa, didampingi Wakil Ketua II Munawir dan Wakil Ketua III Muis Fadli.
Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Gowa menegaskan bahwa proses pengauditan keuangan BAZNAS memiliki dua aspek penting yang saling melengkapi. Pertama adalah aspek audit syariah yang biasanya dilakukan oleh auditor yang diutus Kementerian Agama. Kedua adalah aspek audit keuangan yang dilaksanakan oleh Kantor Akuntan Publik sebagai bentuk akuntabilitas pengelolaan dana umat.
“Audit ini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS Gowa untuk menjaga transparansi dan akuntabilitas, baik dari sisi kepatuhan syariah maupun tata kelola keuangan,” ujar Ketua BAZNAS Gowa.
Sementara itu, perwakilan dari KAP Iksan, Ibu Ayu, dalam pemaparannya menyampaikan rasa syukur ke hadirat Allah Subhanahu wa Ta’ala atas nikmat kesehatan dan kesempatan sehingga kegiatan Audit Tahun Buku 2025 dapat terlaksana. Ia juga menyampaikan permohonan maaf karena pimpinan KAP Iksan tidak dapat hadir langsung dalam pembukaan audit lantaran adanya agenda audit lain di luar daerah.
Pada audit kali ini, KAP Iksan menerapkan standar audit terbaru, yakni Standar Audit 700, dengan sistem berbasis aplikasi. Hal ini menjadi pembeda dibandingkan audit tahun-tahun sebelumnya yang masih dilakukan secara manual.
“Proses audit kini sudah menggunakan aplikasi, sehingga membutuhkan kesiapan data yang lebih sistematis. Kami meminta seluruh tim BAZNAS, khususnya bagian penerimaan, pendistribusian, pelaporan, dan aset, untuk selalu standby selama proses audit lapangan,” jelas Ayu.
Audit lapangan dijadwalkan berlangsung selama lima hari kerja, mulai Senin hingga Jumat. Selama proses tersebut, tim auditor akan menelusuri alur penerimaan dan penyaluran dana zakat, infak, dan sedekah, serta memastikan seluruh proses telah sesuai dengan prosedur dan ketentuan yang berlaku.
Terkait hasil audit, Ayu menjelaskan bahwa opini audit nantinya sangat bergantung pada kelengkapan dan kesesuaian data yang disajikan. “Apabila data lengkap dan sesuai prosedur, maka opini yang dihasilkan tentu akan baik,” tambahnya.
Dengan dibukanya audit Tahun Buku 2025 ini, BAZNAS Gowa berharap dapat terus meningkatkan kepercayaan publik serta memastikan pengelolaan dana umat dilakukan secara profesional, transparan, dan sesuai prinsip syariah.
Editor: _HG_
02-02-2026 | Humas BAZNAS Gowa
Berita Pendistribusian

Baznas Gowa Salurkan Bantuan Z Mart, Menghidupkan Harapan di Usia Senja
Gowa, 3 Maret 2026 – Langkah kecil penuh harap terlihat di Dusun Je’nemadinging, Desa Kampili, Kecamatan Pallangga, Selasa (03/03/2026). Di sebuah rumah sederhana yang juga difungsikan sebagai warung kecil, Baiya BT Karimong (66) menerima Bantuan Z Mart dari Baznas Kabupaten Gowa.
‎Bantuan tersebut diserahkan oleh staf amil yang diutus Baznas Gowa Rifyal Sabir dan Dzulkifli, didampingi Sekretaris Desa Kampili Ridwan, Sahabat LACAK Desa Kampili Nur Isna, serta mahasiswa magang dari UIN Alauddin Makassar yang tengah melaksanakan praktik di Baznas Gowa.
‎Di usia 66 tahun, Baiya menjalani hidup seorang diri. Rumah yang ditempatinya berdiri di atas lahan milik pemerintah yang ia tempati dengan izin, karena ia tidak memiliki lahan pribadi. Rumah itu pula yang menjadi tempatnya berjualan kebutuhan dapur rumah tangga, mie instan, kerupuk, dan aneka cemilan, serta lainnya.
‎Namun keterbatasan modal membuat stok dagangannya kerap menipis. Rak-rak kayu yang seharusnya penuh sering terlihat kosong. Penghasilan dari warung kecilnya hanya cukup untuk membeli kebutuhan sehari-hari, bahkan kadang tidak mencukupi. Perputaran modal berjalan lambat, membuat usahanya sulit berkembang.
‎Kondisi Baiya pertama kali didata oleh Sahabat LACAK Desa Kampili, Nur Isna, bersama pemerintah setempat. Data tersebut kemudian diteruskan ke LACAK Center Gowa dan disampaikan kepada Dinas Sosial Pemerintah Kabupaten Gowa. Setelah melalui proses verifikasi dan assessment kebutuhan, Dinas Sosial merekomendasikan kepada Baznas Gowa agar Baiya mendapatkan bantuan sesuai kebutuhannya.
‎‎Program Z Mart merupakan bagian dari program pemberdayaan ekonomi mustahik yang digagas Baznas. Program ini tidak sekadar memberikan bantuan sesaat, tetapi dirancang untuk memperkuat usaha kecil milik mustahik agar mampu tumbuh dan berkelanjutan.
‎Bantuan yang diterima Baiya langsung dibelanjakan ke toko grosir untuk membeli barang campuran guna mengisi kembali stok warungnya. Terigu, gula, minyak goreng, mie instan, cemilan kerupuk, susu dan minuman ringan, serta berbagai kebutuhan pokok lainnya kembali memenuhi rak-rak yang sebelumnya lengang. Dengan stok yang lebih lengkap, warung Baiya diharapkan mampu menarik lebih banyak pembeli dan meningkatkan perputaran usaha.
‎Z Mart hadir sebagai solusi pemberdayaan produktif, mendorong mustahik untuk bangkit secara ekonomi. Melalui penguatan modal usaha dan pendampingan, Baznas berharap penerima manfaat tidak terus bergantung pada bantuan, tetapi perlahan mampu mandiri, bahkan suatu hari bertransformasi menjadi muzaki.
‎Sebagai lembaga resmi pengelola zakat, infak, dan sedekah, Baznas mengedepankan prinsip amanah, profesional, dan transparan dalam menghimpun serta menyalurkan dana umat. Setiap bantuan disalurkan melalui proses pendataan, verifikasi, dan assessment agar tepat sasaran dan sesuai kebutuhan mustahik.
‎Sinergi antara Pemerintah Desa dan Pemerintah Kabupaten Gowa melalui Dinas Sosial, Sahabat LACAK, hingga unsur akademisi menjadi bagian dari sistem yang memastikan bahwa dana zakat, infak, dan sedekah benar-benar memberi dampak nyata bagi masyarakat yang membutuhkan.
‎Kisah Baiya BT Karimong menjadi gambaran nyata bahwa zakat bukan sekadar kewajiban, tetapi instrumen pemberdayaan sosial dan ekonomi. Dari warung kecil di sudut Desa Kampili, harapan kembali tumbuh.
‎Baznas Kabupaten Gowa mengajak seluruh masyarakat untuk menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga resmi agar pengelolaannya lebih terarah, terukur, dan berdampak luas. Setiap kontribusi yang ditunaikan adalah investasi kebaikan, yang bukan hanya membantu hari ini, tetapi membuka jalan kemandirian bagi para mustahik di masa depan.
‎Di usia senjanya, Baiya kini menata kembali dagangannya dengan semangat baru. Bantuan itu bukan sekadar tambahan barang di rak kayu kecilnya, melainkan secercah harapan untuk bertahan dan bangkit dengan lebih bermartabat.
Editor:-HG-
03/03/2026 | Humas BAZNAS Gowa

BAZNAS Gowa Salurkan 3.060 Paket “Ramadhan Bahagia”,Prioritaskan Keluarga Miskin
Gowa – Pemerintah Kabupaten Gowa bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Gowa menyalurkan sebanyak 3.060 paket bantuan dalam program “Ramadhan Bahagia” kepada masyarakat yang membutuhkan.
Penyaluran bantuan tersebut dipimpin langsung oleh Husniah Talenrang selaku Bupati Gowa, didampingi para pimpinan BAZNAS Kabupaten Gowa, dan dilaksanakan secara bertahap di seluruh kecamatan se-Kabupaten Gowa.
Program ini secara khusus menyasar Keluarga Miskin Ekstrem (KME) serta para tenaga outsourcing di lingkup Pemerintah Kabupaten Gowa, sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap kelompok rentan.
Penyaluran paket “Ramadhan Bahagia” mulai dilaksanakan pada minggu kedua bulan suci Ramadhan, dengan harapan dapat membantu meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok selama bulan ibadah.
Dalam keterangannya, Bupati Gowa menyampaikan bahwa program ini merupakan wujud sinergi antara pemerintah daerah dan BAZNAS dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Kami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat nyata dan kebahagiaan bagi masyarakat, khususnya bagi keluarga miskin ekstrem dan tenaga non-ASN yang membutuhkan perhatian lebih,” ujarnya.
Sementara itu, pihak BAZNAS Kabupaten Gowa menegaskan bahwa penyaluran dilakukan secara merata dan tepat sasaran melalui koordinasi dengan pemerintah kecamatan dan desa setempat.
Program “Ramadhan Bahagia” ini menjadi salah satu agenda rutin yang diharapkan mampu memperkuat solidaritas sosial serta semangat berbagi di tengah masyarakat selama bulan suci Ramadhan.
03/03/2026 | Humas BAZNAS Gowa

Baznas Gowa Salurkan Paket Ramadhan Bahagia dan Bantuan Dana Masjid
‎Gowa, 27 Februari 2026 – Suasana haru dan syukur menyelimuti dua kecamatan di Kabupaten Gowa saat Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Gowa (BAZNAS Gowa) bersama Pemerintah Kabupaten Gowa menyalurkan bantuan dalam rangkaian program “One Day One District” yang dirangkaikan dengan "Safari Ramadhan 1447 H/2026 M", pada Hari Jumat (27/02/2026).
‎Sebanyak 120 Paket Sembako Ramadhan Bahagia dibagikan kepada para mustahik di Kecamatan Tompobulu dan Kecamatan Biringbulu. Selain itu, lima masjid di dua kecamatan tersebut masing-masing menerima bantuan dana sebesar Rp5 juta.
‎Di Kecamatan Tompobulu, rombongan yang dipimpin langsung oleh Bupati Gowa, Hj. Sitti Husniah Talenrang, bersama jajaran Pemkab Gowa serta Ketua BAZNAS Gowa H. Abbas Alauddin dan Wakil Ketua II BAZNAS Gowa Munawir, menyerahkan 60 paket sembako dan bantuan dana untuk tiga masjid, dengan total bantuan masjid mencapai Rp15 juta.
‎Sementara itu, di Kecamatan Biringbulu, rombongan Wakil Bupati Gowa, H. Darmawangsyah Muin bersama jajaran pemerintah daerah dan Wakil Ketua III BAZNAS Gowa Muis Fadli menyalurkan 60 paket sembako serta bantuan dana untuk dua masjid, dengan total bantuan sebesar Rp10 juta.
‎Bagi warga penerima, bantuan tersebut bukan sekadar angka atau formalitas seremoni. Paket sembako yang berisi kebutuhan pokok menjadi penguat harapan menjelang bulan suci. Di tengah keterbatasan, kehadiran pemerintah dan Baznas menjadi bukti nyata bahwa perhatian itu benar-benar sampai, bahkan di wilayah yang jauh dari pusat kota.
‎Program Ramadhan Bahagia dirancang untuk memastikan para mustahik dapat menjalani ibadah puasa dengan lebih tenang dan bermartabat. Ramadhan bukan hanya tentang ibadah personal, tetapi juga momentum mempererat kepedulian sosial.
‎Kehadiran langsung pimpinan daerah di tengah masyarakat menjadi pesan kuat bahwa pemerintah tidak hanya bekerja dari balik meja, tetapi turun langsung menyapa dan memastikan bantuan tepat sasaran.
‎Bantuan dana sebesar Rp5 juta untuk masing-masing masjid merupakan bentuk komitmen bersama dalam mendukung aktivitas keagamaan. Masjid memiliki peran sentral, tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga pusat pembinaan umat, pendidikan Al-Qur’an, serta ruang silaturahmi warga.
‎Kolaborasi antara BAZNAS Gowa dan Pemerintah Kabupaten Gowa menunjukkan bahwa pembangunan daerah tidak hanya menyentuh aspek fisik dan ekonomi, tetapi juga spiritual dan sosial kemasyarakatan.
‎Sebagai lembaga resmi pengelola zakat, BAZNAS Gowa mengelola dana zakat, infak, dan sedekah secara profesional, transparan, dan akuntabel. Dana yang dititipkan para muzakki disalurkan kepada mustahik secara luas dan tepat sasaran, termasuk dalam bentuk bantuan sosial serta dukungan bagi kegiatan keagamaan.
‎Melalui Safari Ramadhan ini, BAZNAS menjadi jembatan amanah antara para dermawan dan masyarakat yang membutuhkan. Setiap paket sembako yang dibagikan dan setiap bantuan dana masjid yang disalurkan membawa doa, harapan, dan semangat kebersamaan.
‎Di Tompobulu dan Biringbulu, Ramadhan tahun ini terasa lebih hangat. Bukan hanya karena datangnya bulan suci, tetapi karena hadirnya kepedulian yang nyata—bahwa pemerintah dan Baznas akan selalu berdiri bersama masyarakat, menguatkan yang lemah, dan menebar keberkahan hingga ke pelosok negeri.
EDITOR:-HG-
27/02/2026 | Humas BAZNAS Gowa


