WhatsApp Icon
BTB BAZNAS Gowa Salurkan Bantuan Korban Kebakaran di Maccinibaji

‎GOWA – Di tengah duka akibat musibah kebakaran, kepedulian hadir membawa harapan bagi warga yang terdampak. BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) BAZNAS Kabupaten Gowa menyalurkan bantuan tanggap bencana kepada Irwan Dg Nombong, mustahik yang menjadi korban kebakaran di Bontorea, Dusun Parangberua, Desa Maccini Baji, Kecamatan Bajeng, Selasa (20/10/2026).

‎Bantuan diserahkan langsung oleh Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Gowa, Munawir, bersama Komandan BTB BAZNAS Gowa, Syamsul Anwar. Penyerahan tersebut turut disaksikan Kepala Desa Maccini Baji, Syamsuddin, serta warga sekitar yang hadir memberikan dukungan kepada korban.

‎Musibah kebakaran yang terjadi pada Senin (19/10/2026) itu menyisakan duka bagi korban. Di tengah situasi sulit yang harus dihadapi, bantuan yang disalurkan BAZNAS Gowa menjadi bentuk kepedulian dan upaya meringankan beban mustahik yang tengah tertimpa musibah.

‎BTB BAZNAS Kabupaten Gowa menerima laporan kejadian kebakaran tersebut pada Selasa (20/10/2026). Setelah menerima informasi, tim segera bergerak menuju lokasi untuk melihat langsung kondisi di lapangan sekaligus memastikan situasi yang dihadapi korban.

‎Langkah cepat ini merupakan bagian dari respons tanggap bencana BAZNAS Gowa dalam menjangkau masyarakat yang membutuhkan pertolongan. Kehadiran tim di lokasi tidak hanya untuk menyalurkan bantuan, tetapi juga menjadi wujud nyata kepedulian agar warga yang tertimpa musibah tidak merasa menghadapi masa sulit seorang diri.

‎Bagi korban bencana, bantuan yang datang bukan sekadar dukungan secara materi, melainkan juga penguat semangat untuk perlahan bangkit dan menata kembali kehidupan setelah musibah. Di balik setiap bantuan, ada pesan kemanusiaan bahwa kepedulian dan kebersamaan tetap hadir, bahkan di tengah keadaan yang paling sulit.

‎Melalui aksi tanggap bencana ini, BAZNAS Kabupaten Gowa terus berupaya menghadirkan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan, terutama mereka yang sedang menghadapi keadaan darurat. Semangat gotong royong dan kepedulian bersama diharapkan dapat menjadi kekuatan bagi Irwan Dg Nombong dan keluarga untuk melewati masa sulit ini.

‎BAZNAS Gowa berharap bantuan yang diberikan dapat meringankan beban korban sekaligus menjadi penyemangat untuk kembali menata kehidupan. Sebab, dalam setiap musibah, uluran tangan dan kepedulian sesama menjadi pengingat bahwa harapan selalu memiliki ruang untuk tumbuh kembali.

‎#BaznasMenguatkanIndonesia #CahayZakat #BAZNASGowa #BTBBaznasGowa

20/10/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Gowa
BAZNAS Gowa Salurkan Bantuan Biaya Rumah Sakit Bagi Warga Jambu Kaccia di RS Wahidin Sudirohusodo 

GOWA — Di tengah perjuangan melawan sakit dan beban biaya pengobatan pasca operasi yang tidak ringan, uluran tangan dan kepedulian sesama menjadi kekuatan yang menghadirkan harapan. Kepedulian itulah yang kembali diwujudkan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Gowa melalui penyaluran bantuan kesehatan berupa biaya rumah sakit kepada Fitri Ramadani, seorang mustahik asal Jambu Kaccia, Dusun Lemoa, Desa Bontolempangan, Kecamatan Bontolempangan, Kabupaten Gowa.

‎Bantuan tersebut diserahkan oleh Kepala Bagian Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Kabupaten Gowa, Syamsul Anwar, kepada ibu pasien, Suada, di Ruang Perawatan RS Wahidin Sudirohusodo, Senin (19 Oktober 2026). Penyerahan bantuan berlangsung dengan didampingi oleh teman-teman kuliah Fitri Ramadani yang turut hadir memberikan dukungan dan semangat bagi pasien serta keluarganya.

‎Di balik bantuan yang disalurkan, tersimpan harapan agar Fitri dapat menjalani proses pengobatan dengan lebih tenang. Bagi keluarga yang sedang menghadapi ujian kesehatan, biaya rumah sakit sering kali menjadi beban tersendiri. Kehadiran bantuan ini bukan sekadar meringankan beban finansial, tetapi juga menjadi tanda bahwa mereka tidak sendirian dalam menghadapi masa sulit.

‎Bagi Suada, sebagai ibu yang mendampingi putrinya menjalani perawatan, dukungan tersebut menjadi wujud nyata kepedulian yang hadir di saat keluarga membutuhkan. Di tengah kecemasan dan harapan akan kesembuhan anaknya, bantuan dari BAZNAS Kabupaten Gowa menjadi pengingat bahwa masih ada tangan-tangan kebaikan yang bersedia membantu dan menguatkan.

‎Melalui penyaluran bantuan ini, BAZNAS Kabupaten Gowa kembali menegaskan komitmennya untuk hadir di tengah masyarakat yang membutuhkan uluran tangan, tanpa memandang jauh atau dekatnya tempat tinggal mereka. Kepedulian tidak berhenti di pusat kota, tetapi terus diupayakan menjangkau masyarakat hingga ke pelosok desa, termasuk warga di Kecamatan Bontolempangan.

‎Bagi BAZNAS Kabupaten Gowa, setiap bantuan yang disalurkan bukan semata-mata tentang nominal yang diberikan, melainkan tentang harapan yang dijaga, beban yang diringankan, dan kemanusiaan yang terus dirawat. Di tengah berbagai keterbatasan yang dihadapi masyarakat, kehadiran lembaga pengelola zakat diharapkan mampu menjadi jembatan kebaikan antara para muzaki dan mustahik.

‎Sebagai lembaga filantropi Islam, BAZNAS Kabupaten Gowa terus berupaya menjalankan amanah umat melalui pengelolaan dan pendistribusian dana zakat, infak, dan sedekah secara amanah, tepercaya, transparan, dan tepat sasaran. Dana yang dititipkan oleh masyarakat diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi mereka yang membutuhkan, termasuk masyarakat yang sedang menghadapi persoalan kesehatan dan kesulitan ekonomi.

‎Bantuan kepada Fitri Ramadani menjadi salah satu wujud nyata bahwa zakat, infak, dan sedekah memiliki kekuatan untuk menghadirkan kepedulian dalam kehidupan sehari-hari. Melalui pengelolaan dana umat yang bertanggung jawab, BAZNAS Kabupaten Gowa berupaya memastikan bahwa kebaikan tidak hanya terkumpul, tetapi juga sampai kepada mereka yang benar-benar membutuhkan.

‎BAZNAS Kabupaten Gowa mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menumbuhkan semangat berbagi dan memperkuat kepedulian terhadap sesama. Sebab, di balik setiap zakat yang ditunaikan, infak yang diberikan, dan sedekah yang disalurkan, ada harapan yang dapat tumbuh, ada keluarga yang dapat dikuatkan, dan ada kehidupan yang dapat diringankan bebannya.

‎BAZNAS Kabupaten Gowa terus berikhtiar menjadi penghubung amanah dan kepedulian, agar manfaat dana umat dapat dirasakan oleh masyarakat hingga ke pelosok Kabupaten Gowa.

‎#BaznasMenguatkanIndonesia #CahayaZakat #BaznasGowa

19/10/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Gowa
Melalui Bantuan ZChicken BAZNAS Gowa, Arfawati Raih Penghargaan Grand BAZNAS Awards 2026

JAKARTA, 15/10/2026 – Berkat ketekunannya menjalankan usaha ZChicken, Arfawati, warga Desa Tanabangka, Kecamatan Bajeng, Kabupaten Gowa, meraih penghargaan kategori Mustahik Transformatif pada Grand BAZNAS Awards 2026 yang digelar di Grand Mercure Kemayoran, Jakarta, 15 Oktober 2026.

‎Penghargaan ini menjadi bukti bahwa bantuan pendayagunaan zakat yang dikelola secara tepat dapat menjadi jalan menuju kemandirian ekonomi. Arfawati merupakan penerima manfaat program ZChicken dari BAZNAS Kabupaten Gowa pada 2024 lalu. Melalui ketekunan dan semangat berusaha, ia mampu mengembangkan peluang tersebut hingga mendapat pengakuan di tingkat nasional.

‎Dalam penganugerahan tersebut, Arfawati didampingi Wakil Ketua I BAZNAS Gowa H. Suharli, Wakil Ketua II Munawir, Wakil Ketua III Muis Fadli, Wakil Ketua IV Rudi Salam, serta Staf Amil Pendamping Program ZChicken, Rihul Jannah.

‎Grand BAZNAS Awards 2026 merupakan rangkaian Rapat Koordinasi BAZNAS Tahun 2026 yang mengusung tema “Konsolidasi Zakat Indonesia yang Produktif dan Berdampak”.

‎Capaian Arfawati menjadi gambaran nyata bahwa zakat, infak, dan sedekah (ZIS) bukan sekadar bantuan, tetapi juga instrumen pemberdayaan yang mampu menumbuhkan harapan dan membuka peluang usaha. Melalui pengelolaan yang amanah dan program yang produktif, BAZNAS Kabupaten Gowa terus mendorong mustahik agar berkembang, mandiri, dan meningkatkan kesejahteraan keluarga.

‎Kisah Arfawati menegaskan bahwa ketika zakat dikelola dengan baik dan dimanfaatkan dengan tekun, bantuan hari ini dapat menjadi awal perubahan hidup dan masa depan yang lebih baik.

‎#BaznasMenguatkanIndonesia #CahayaZakat #BAZNASGowa

16/10/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Gowa
Dari Mustahik Menjadi Inspiratif, Arfawati Raih Grand BAZNAS Awards 2026 Berkat Ketekunan Usaha ZChicken

JAKARTA, 15/10/2026 — Air mata haru dan kebahagiaan menjadi saksi perjalanan Arfawati, seorang ibu rumah tangga asal Desa Tanabangka, Kecamatan Bajeng, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, yang berhasil mengubah keterbatasan menjadi harapan. Berawal dari penerima manfaat Program ZChicken Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Gowa, kini Arfawati menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih penghargaan dalam Grand Baznas Awards 2026 kategori Mustahik Transformatif, Kamis (15/10/2026), di Grand Mercure Kemayoran, Jakarta.

‎Penghargaan ini bukan sekadar bentuk apresiasi atas keberhasilan menjalankan usaha. Lebih dari itu, penghargaan ini menjadi pengakuan atas perjuangan seorang ibu yang tak menyerah pada keadaan, bangkit demi keluarganya, dan membuktikan bahwa bantuan yang dikelola dengan baik dapat menjadi jalan menuju kemandirian.

‎Di balik penghargaan yang diterimanya, tersimpan kisah panjang tentang kesulitan ekonomi, harapan yang sempat terasa jauh, serta ketekunan yang perlahan mengubah kehidupan keluarganya.

‎Kabar membahagiakan itu datang secara tiba-tiba. Pada 13 Oktober 2026, Arfawati menerima undangan dari Baznas Republik Indonesia melalui Baznas Kabupaten Gowa dalam bentuk surat elektronik. Pada hari yang sama, Pendamping ZChicken Baznas Kabupaten Gowa, Rihul Jannah, segera mengabarkan bahwa Arfawati diundang ke Jakarta untuk menerima penghargaan, didampingi langsung oleh pendamping programnya.

‎Kabar tersebut sontak membuat Arfawati terkejut. Perasaan haru, bahagia, dan tak percaya bercampur menjadi satu. Ia yang selama ini sibuk mengurus keluarga sekaligus menjalankan usaha ayam krispi, tak pernah menyangka bahwa perjuangan kecil yang dilakukannya setiap hari akan membawanya ke panggung penghargaan tingkat nasional di Jakarta.

‎Keesokan harinya, Baznas Kabupaten Gowa mengatur keberangkatan Arfawati bersama Rihul Jannah ke Jakarta untuk menghadiri acara penganugerahan tersebut.

‎Bagi Arfawati, perjalanan ke Jakarta bukan sekadar perjalanan menghadiri sebuah acara. Perjalanan itu menjadi momen istimewa yang menandai babak baru dalam hidupnya: dari seorang ibu yang berjuang memenuhi kebutuhan keluarga, menjadi sosok yang kisahnya menginspirasi banyak orang.

‎Berawal dari Keterbatasan, Tumbuh Menjadi Harapan

‎Sebelum menerima bantuan ZChicken dari Baznas Kabupaten Gowa pada 2024 lalu, kehidupan ekonomi Arfawati dan keluarganya jauh dari kata mudah. Sebagai ibu rumah tangga dengan tiga anak yang masih bersekolah, ia harus menjalani hari-hari dengan penuh perhitungan demi memastikan kebutuhan keluarga tetap terpenuhi.

‎Saat itu, penghasilan keluarga hanya bergantung pada suaminya yang bekerja sebagai buruh dengan pendapatan terbatas dan tidak menentu. Ada kalanya suaminya mendapat panggilan kerja, tetapi ada pula hari-hari ketika pekerjaan tak kunjung datang.

‎Penghasilan yang diperoleh sebagian besar habis untuk memenuhi kebutuhan makan sehari-hari. Situasi semakin berat karena keluarga tersebut juga harus membayar pinjaman yang membebani keuangan rumah tangga mereka.

‎Dalam kondisi seperti itu, memenuhi kebutuhan anak-anak sekaligus memikirkan masa depan keluarga menjadi perjuangan yang tidak ringan. Keinginan untuk hidup lebih baik selalu ada, tetapi keterbatasan ekonomi membuat langkah menuju perubahan terasa sulit.

‎Namun, di tengah keadaan yang serba terbatas, harapan itu tidak pernah benar-benar padam.

‎Kesempatan mulai terbuka ketika Arfawati menjadi penerima manfaat program pendayagunaan ZChicken dari Baznas Kabupaten Gowa pada 2024. Melalui program tersebut, ia mendapatkan dukungan modal usaha, peralatan, gerai penjualan, pelatihan membuat ayam krispi, serta pendampingan dalam menjalankan usaha.

‎Bantuan tersebut bukan semata-mata memberikan sarana untuk berjualan, melainkan juga membuka kesempatan bagi Arfawati untuk membangun sumber penghasilan sendiri.

‎Dari sinilah langkah kecil menuju perubahan dimulai.

‎Ketekunan di Balik Setiap Potongan Ayam Krispi ZChicken

‎Setelah menerima bantuan, Arfawati tidak menyia-nyiakan kesempatan yang diberikan. Ia menekuni usaha ayam krispi dengan sungguh-sungguh, belajar menjalankan usaha, menjaga kualitas produk, dan konsisten melayani pelanggan.

‎Di gerainya yang berada di Jalan Poros Tanabangka, Arfawati terus berusaha membangun kepercayaan pembeli. Hari demi hari dilaluinya dengan semangat untuk mengembangkan usaha, meski pekerjaan sebagai penjual ayam krispi menuntut tenaga, waktu, dan kesabaran.

‎Perlahan, kerja kerasnya mulai menunjukkan hasil. Gerainya kini beroperasi setiap hari dan memiliki pelanggan tetap. Penjualannya mencapai sekitar 70 hingga 100 potong ayam krispi per hari.

‎Angka tersebut bukan sekadar catatan penjualan. Di balik setiap potong ayam yang terjual, ada usaha seorang ibu untuk mencukupi kebutuhan rumah tangga, ada harapan agar anak-anaknya dapat terus bersekolah, dan ada tekad untuk membawa keluarganya keluar dari kesulitan ekonomi.

‎Hasil usaha yang dijalankannya dengan konsisten itu membawa perubahan berarti. Arfawati berhasil melunasi seluruh utang yang sebelumnya membebani keluarganya. Beban ekonomi yang dahulu terasa berat kini berangsur berkurang, sementara kemampuan keluarga untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari semakin membaik.

‎Usaha ZChicken juga memberinya ruang untuk menjadi lebih mandiri secara ekonomi. Ia tidak lagi hanya bergantung pada penghasilan suaminya yang tidak menentu, tetapi turut berkontribusi dalam menopang kehidupan keluarga melalui usaha yang dikelolanya sendiri.

‎Perubahan itu tidak terjadi dalam semalam. Ada proses, kedisiplinan, dan ketekunan yang terus dijaga. Bantuan menjadi pintu masuk, tetapi kesungguhan Arfawati dalam memanfaatkan kesempatan itulah yang mengantarkannya pada hasil yang membanggakan.

‎Penghargaan yang Mengangkat Kisah Perjuangan

‎Penganugerahan Grand Baznas Awards 2026 berlangsung sebagai bagian dari rangkaian Rapat Koordinasi Baznas Tahun 2026 yang mengusung tema “Konsolidasi Zakat Nasional yang Produktif & Berdampak”. Kegiatan ini diikuti oleh unsur pimpinan Baznas Kabupaten/Provinsi dari seluruh Indonesia.

‎Dalam momentum tersebut, penghargaan kategori Mustahik Transformatif yang diterima Arfawati menjadi gambaran nyata bahwa zakat tidak hanya berfungsi sebagai bantuan untuk memenuhi kebutuhan sesaat, tetapi juga dapat menjadi instrumen pemberdayaan yang mendorong perubahan kehidupan secara berkelanjutan.

‎Kisah Arfawati memperlihatkan bagaimana seorang mustahik dapat tumbuh melalui kesempatan usaha yang tepat, dukungan yang berkesinambungan, dan kemauan kuat untuk memperbaiki keadaan.

‎Dari Desa Tanabangka, kisah perjuangannya kini mendapat pengakuan di tingkat nasional. Penghargaan tersebut sekaligus menjadi kebanggaan bagi Baznas Kabupaten Gowa, yang melalui program pendayagunaan ZChicken berupaya menghadirkan manfaat zakat secara produktif bagi masyarakat yang membutuhkan.

‎Bagi Arfawati, penghargaan ini tentu menjadi kebahagiaan tersendiri. Namun, nilai terbesarnya terletak pada perubahan nyata yang telah dirasakan keluarganya. Utang yang dahulu membebani kini telah lunas. Usaha yang awalnya dirintis dengan bantuan kini memiliki pelanggan tetap. Dan harapan yang dahulu terasa sulit dijangkau kini semakin dekat untuk diwujudkan.

‎Kisahnya juga menjadi pengingat bahwa di balik setiap penerima manfaat, ada manusia dengan mimpi, tanggung jawab, dan potensi yang menunggu kesempatan untuk berkembang.

‎Zakat yang Menguatkan, Infak dan Sedekah yang Menghidupkan Harapan

‎Perjalanan Arfawati menjadi bukti bahwa zakat yang dikelola secara amanah, profesional, dan tepat sasaran dapat menghadirkan dampak yang jauh melampaui nilai bantuan yang disalurkan. Melalui program ZChicken, Baznas Kabupaten Gowa tidak hanya membantu mustahik memulai usaha, tetapi juga memberikan bekal keterampilan, sarana berjualan, serta pendampingan agar usaha tersebut dapat berkembang.

‎Pendekatan pemberdayaan seperti ini menjadi bagian penting dalam upaya mengubah zakat dari sekadar bantuan konsumtif menjadi kekuatan ekonomi produktif. Mustahik tidak hanya dibantu untuk bertahan menghadapi kesulitan hari ini, tetapi juga didorong agar memiliki kemampuan untuk membangun kehidupan yang lebih mandiri pada masa mendatang.

‎Di sinilah zakat, infak, dan sedekah (ZIS) menunjukkan kebermanfaatannya yang sesungguhnya. Dana yang ditunaikan oleh para Muzaki/Munfik, ketika dihimpun serta dikelola dengan baik, dapat menjadi modal usaha, membuka peluang penghasilan, meringankan beban utang, membantu keberlangsungan pendidikan anak, dan menguatkan ketahanan ekonomi keluarga.

‎Penghargaan yang diraih Arfawati pada Grand Baznas Awards 2026 menjadi pengingat bahwa keberhasilan pengelolaan ZIS bukan hanya diukur dari jumlah dana yang terkumpul atau banyaknya program yang dilaksanakan, melainkan juga dari perubahan kehidupan yang berhasil diwujudkan bagi para penerima manfaat.

‎Bagi Baznas Kabupaten Gowa, kisah ini menjadi penyemangat untuk terus memperkuat pengelolaan zakat yang transparan, akuntabel, tepat sasaran, dan berorientasi pada pemberdayaan. Melalui pendampingan yang berkelanjutan serta program produktif yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat, zakat diharapkan mampu melahirkan semakin banyak kisah perubahan seperti yang dialami Arfawati.

‎Dari bantuan Z-Chicken, Arfawati membangun usaha. Dari usaha itu, ia melunasi utang dan memperkuat ekonomi keluarganya. Dan dari ketekunannya, lahirlah sebuah kisah inspiratif yang kini mengharumkan nama Kabupaten Gowa di tingkat nasional.

‎Sebab, zakat yang dikelola dengan amanah bukan hanya meringankan beban mereka yang membutuhkan, tetapi juga menyalakan kesempatan agar suatu hari mereka mampu berdiri tegak di atas kaki sendiri.

‎#BAZNASMenguatkanIndonesia #CahayaZakat #BAZNASGowa

15/10/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Gowa
BTB BAZNAS Gowa Hadir Menguatkan bagi Penyintas Kebakaran di Je’nemadinging

‎GOWA – Musibah kebakaran yang menimpa Mawar, seorang ibu yang menjadi kepala keluarga dengan dua anak usia sekolah, menyisakan duka sekaligus tantangan untuk kembali menata kehidupan. Di tengah situasi yang tidak mudah itu, kepedulian dan uluran tangan menjadi harapan yang menguatkan langkahnya untuk bangkit.

‎Sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat yang tertimpa musibah, BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) BAZNAS Kabupaten Gowa menyalurkan Bantuan Tanggap Bencana kepada mustahik Mawar di Dusun Baddo-baddo, Desa Je’nemadinging, Kecamatan Pattallassang, Selasa (14/10/2026).

‎Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Komandan BTB BAZNAS Gowa, Syamsul Anwar dan Tim BTB, bersama Sekretaris Desa Je’nemadinging, Hj. Juriati. Kehadiran tim BTB BAZNAS Gowa tidak hanya membawa bantuan berupa kebutuhan pokok dan dana tunai, tetapi juga menjadi bentuk kepedulian dan dukungan moral bagi keluarga yang tengah berupaya melewati masa sulit pascakebakaran.

‎Respons cepat ini berawal dari laporan kejadian kebakaran yang diterima tim BTB BAZNAS Gowa dari Pemerintah Desa Je’nemadinging. Menindaklanjuti laporan tersebut, tim segera melakukan koordinasi dengan Kepala Desa Je’nemadinging, H. Rusmin Nuryadin, sebelum bergerak mengunjungi lokasi kejadian untuk melihat kondisi korban sekaligus menyalurkan bantuan.

‎Langkah cepat tersebut menjadi bagian dari komitmen BAZNAS Gowa untuk hadir di tengah masyarakat yang membutuhkan pertolongan, terutama ketika musibah datang secara tiba-tiba dan mengganggu kehidupan sehari-hari.

‎Bagi Mawar, yang memikul tanggung jawab sebagai kepala keluarga sekaligus mendampingi tumbuh kembang dua anaknya yang masih bersekolah, musibah kebakaran bukan hanya menghadirkan kehilangan, tetapi juga menambah beban dalam memenuhi kebutuhan keluarga. Dalam kondisi seperti ini, dukungan dari berbagai pihak menjadi berarti untuk membantu keluarga memenuhi kebutuhan dasar sembari perlahan-lahan memulihkan keadaan.

‎Bantuan yang disalurkan berupa paket sembako dan bantuan dana tunai. Paket sembako diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pangan keluarga, sementara bantuan dana tunai dapat dimanfaatkan untuk menunjang kebutuhan mendesak selama masa pemulihan setelah musibah.

‎Lebih dari sekadar bantuan materi, kehadiran BTB BAZNAS Gowa membawa pesan bahwa Mawar dan keluarganya tidak menghadapi masa sulit ini sendirian. Kepedulian yang diberikan menjadi pengingat bahwa di tengah ujian kehidupan, masih ada tangan-tangan yang bersedia membantu dan harapan yang dapat terus dirawat.

‎Melalui aksi tanggap bencana ini, BAZNAS Gowa menegaskan pentingnya respons kemanusiaan yang cepat, tepat, dan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Sinergi antara BAZNAS dan Pemerintah juga menjadi wujud nyata bahwa kepedulian bersama memiliki peran penting dalam meringankan beban warga yang tertimpa bencana.

‎Dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) Hadirkan Harapan bagi Sesama

‎Penyaluran bantuan kepada Mawar menjadi salah satu gambaran nyata kebermanfaatan dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) yang dihimpun dan disalurkan melalui BAZNAS. Dana ZIS tidak hanya menjadi bentuk ibadah dan kepedulian umat, tetapi juga menjadi instrumen solidaritas sosial yang dapat membantu masyarakat menghadapi situasi sulit, termasuk ketika bencana datang tanpa diduga.

‎Melalui pengelolaan dan penyaluran dana ZIS yang tepat sasaran, bantuan dapat menjangkau para mustahik yang membutuhkan, membantu memenuhi kebutuhan dasar, serta mendukung proses pemulihan kehidupan mereka setelah tertimpa musibah.

‎Di balik setiap bantuan yang disalurkan, ada kepedulian para Muzaki dan Munfik yang dititipkan untuk menghadirkan manfaat bagi sesama. Semoga bantuan ini menjadi penguat bagi Mawar dan kedua anaknya untuk kembali menata kehidupan, menumbuhkan harapan, dan melangkah menuju hari esok yang lebih baik.

‎BAZNAS Gowa — Menguatkan Kepedulian, Menghadirkan Harapan, dan Menebar Manfaat bagi Sesama.

‎#BaznasMenguatkanIndonesia #CahayaZakat

14/10/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Gowa

Berita Terbaru

BAZNAS RI Kembali Raih Predikat Lembaga Publik Informatif KIP 2025
BAZNAS RI Kembali Raih Predikat Lembaga Publik Informatif KIP 2025
Jakarta - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI kembali dinobatkan sebagai lembaga publik informatif kategori lembaga non struktural, menempati peringkat kedua dengan nilai 97,70 dalam Anugerah Keterbukaan Informasi Publik tahun 2025, yang diselenggarakan Komisi Informasi Pusat (KIP). Penghargaan tersebut diterima langsung Pimpinan BAZNAS RI Bidang SDM, Keuangan, dan Hukum Kolonel CAJ (Purn) Drs. Nur Chamdani, dalam acara Anugerah Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2025, di Jakarta, Senin (15/12/2025). Predikat Lembaga Non Struktural (LNS) “Informatif” mengulangi capaian sebelumnya. Pada 2024, BAZNAS mencatatkan nilai 97,38, sementara pada 2023 memperoleh nilai 94,21, menunjukkan tren peningkatan kualitas tata kelola informasi publik secara berkelanjutan. Nur Chamdani menyampaikan rasa syukur dan mengapresiasi kerja kolektif seluruh amil dan amilat BAZNAS yang selama ini berkomitmen menjaga keterbukaan informasi kepada masyarakat. “Alhamdulillah, ini adalah kali ketiga BAZNAS meraih penghargaan ini dengan predikat Informatif dan menjadi peringkat terbaik yang pernah dicapai BAZNAS. Semoga capaian ini dapat semakin meningkatkan kepercayaan masyarakat, sehingga kita bisa bersama-sama menjangkau lebih luas lagi para mustahik untuk dibantu,” ujar Nur Chamdani. Ia menjelaskan, capaian tersebut mencerminkan kemajuan signifikan BAZNAS dalam tata kelola informasi publik. Dari sebelumnya berstatus Menuju Informatif, BAZNAS kini berhasil meraih predikat tertinggi Informatif dalam beberapa tahun terakhir. "Ini merupakan lompatan besar yang harus kita jaga dan tingkatkan,” kata Nur Chamdani. Lebih lanjut, Nur Chamdani menegaskan, penghargaan ini menjadi bukti nyata komitmen BAZNAS dalam menjalankan amanat Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik. “Penghargaan ini menunjukkan bahwa BAZNAS secara konsisten terus berupaya membangun kepercayaan publik dengan menerapkan prinsip transparansi dan akuntabilitas dalam seluruh aspek pelayanan informasi,” ujarnya. Ia menekankan, transparansi merupakan prinsip yang tidak dapat dipisahkan dari BAZNAS dalam mengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS), serta dana sosial keagamaan lainnya yang dihimpun dari masyarakat. “Dana zakat, infak, dan sedekah yang dititipkan oleh para muzaki adalah amanah besar. Oleh karena itu, dana tersebut harus dikelola secara akuntabel, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan agar penyalurannya tepat sasaran, memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan mustahik di seluruh Indonesia, serta menjaga kepercayaan publik terhadap BAZNAS,” kata Nur Chamdani. Ke depan, Nur Chamdani menyampaikan, BAZNAS berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan informasi publik, baik melalui penguatan sistem digital, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, maupun penyempurnaan standar layanan informasi. “Kepercayaan masyarakat sangat penting bagi BAZNAS. Dengan adanya penghargaan ini, kami berharap kepercayaan tersebut terus terjaga dan semakin menguat, sehingga pengelolaan ZIS dapat berjalan lebih optimal dan memberi manfaat yang semakin luas bagi para mustahik,” ujarnya. Anugerah Keterbukaan Informasi Publik yang diselenggarakan oleh Komisi Informasi Pusat merupakan ajang apresiasi bagi badan publik yang secara konsisten menerapkan prinsip transparansi dan akuntabilitas dalam pelayanan informasi kepada masyarakat. Editor: -Humas BAZNAS RI-
BERITA16/12/2025 | Humas BAZNAS Gowa
Bupati Gowa Tinjau Progres Pembangunan Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB) di Pattallassang
Bupati Gowa Tinjau Progres Pembangunan Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB) di Pattallassang
PATTALLASSANG-GOWA. Bupati Gowa Hj. Husniah Talenrang meninjau langsung progres pembangunan Bantuan Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB) di Timbuseng, Kecamatan Pattallassang, Selasa (09/12). Kunjungan ini menjadi bentuk kehadiran pemerintah dalam memastikan proses pembangunan rumah bantuan bagi warga kurang mampu berjalan tepat sasaran dan sesuai harapan. Bupati Gowa didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa Andy Azis, Pimpinan Baznas Kabupaten Gowa, Munawir dan Muis Fadli (Wakil Ketua II dan Wakil Ketua III), Kaharuddin Muji dari Lacak Center Gowa, serta jajaran Pemerintah Kecamatan Pattallassang. Dalam agenda tersebut, rombongan meninjau rumah milik Teko Bt Baco, salah satu penerima bantuan RLHB. Program RLHB Baznas di Pattallassang sendiri mencakup tiga unit rumah, masing-masing untuk Teko Bt Baco di Timbuseng, serta Nurhalima dan Hafsah Dg Ngona di Dusun Pattiro. Namun, pada kunjungan kali ini, Bupati Gowa baru dapat mendatangi satu lokasi pembangunan. Di hadapan warga setempat, Bupati Gowa menegaskan pentingnya keterlibatan pemerintah dalam memastikan kehidupan masyarakat miskin semakin layak. “Inilah pentingnya pemerintah hadir. Insya Allah bantuan bedah rumah (RLHB) melalui Baznas ini akan bermanfaat. Pesan saya, setelah diperbaiki, jaga kebersihan dan buang barang yang sudah tidak layak agar kelihatan bersih dan rapi,” ujarnya. Ia juga menekankan bahwa program ini merupakan hasil partisipasi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang rutin menyalurkan Zakat, Infak, dan Sedekah melalui Baznas. “Semua bantuan ini hasil infak atau sedekah ASN melalui Baznas yang disalurkan kepada keluarga yang membutuhkan atau amanah Muzakki untuk Mustahik" Ujar Bupati Wanita pertama di Kabupaten Gowa ini. Wakil Ketua III Baznas Gowa, Muis Fadli, turut menegaskan bahwa bantuan RLHB adalah amanah dari masyarakat yang harus dijaga dan disalurkan tepat sasaran. “Setiap bantuan yang disalurkan Baznas Gowa kepada mustahik tidak lepas dari peran seluruh muzaki yang secara rutin menyalurkan zakat dan infaknya melalui Baznas Gowa. Ini menjadi amanah bagi kami untuk disalurkan kepada masyarakat yang berhak menerima,” pungkasnya. Bantuan RLHB diharapkan mampu memberikan kehidupan yang lebih layak bagi para penerima, terutama mereka yang selama ini tinggal di rumah tidak layak huni. Kehadiran pemerintah daerah, Lacak dan Baznas menjadi angin segar bagi masyarakat Timbuseng dan Dusun Pattiro yang menantikan hunian aman dan nyaman. Dengan terus berlangsungnya pembangunan di tiga titik tersebut, warga berharap proses dapat rampung tepat waktu sehingga manfaatnya segera dirasakan. Editor: -HG-
BERITA09/12/2025 | Humas BAZNAS Gowa
Mesin Parut Kelapa Buat Pak Syamsul, Melanjutkan Usaha Berkat Bantuan BAZNAS Gowa
Mesin Parut Kelapa Buat Pak Syamsul, Melanjutkan Usaha Berkat Bantuan BAZNAS Gowa
Gowa — Hari Selasa, 2 Desember 2025 menjadi hari yang tak terlupakan bagi Syamsul, warga Jl. Dato Panggentungan, Kelurahan Tamarunang, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa. Setelah usahanya terhenti karena kekurangan modal dan tidak memiliki mesin parut kelapa sendiri, Syamsul akhirnya bisa bernafas lega. Ia menerima Bantuan Usaha Mikro dari Program Gowa Makmur yang digulirkan oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Gowa. Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh dua Staf Amil Baznas Gowa, Dzulkifli dan Rifyal Sabir, yang diutus oleh Wakil Ketua II Baznas Gowa, Munawir. Penyerahan dilakukan di rumah Syamsul di Kelurahan Tamarunang. Pada hari yang sama, bantuan itu langsung dibelanjakan untuk membeli mesin parut kelapa dan sejumlah bahan kebutuhan dapur yang kini dijual kembali di warung kecil di halaman rumahnya. Bagi Syamsul, ini bukan sekadar bantuan usaha, tetapi harapan baru untuk kelangsungan ekonomi keluarganya. “Terima kasih kepada Baznas Gowa telah memberikan bantuan modal usaha kepada kami. Usaha kami sempat mandek karena kekurangan modal dan mesin parut kelapa hanya pinjam. Alhamdulillah sekarang kami bisa melanjutkan usaha. Sudah punya mesin parut. Saya juga menyampaikan terima kasih kepada Bupati Gowa dan Tim Lacak Center,” ujarnya dengan senyum bahagia. Sementara itu, Wakil Ketua II Baznas Gowa, Munawir, menegaskan bahwa bantuan ini merupakan hasil gotong royong seluruh Muzakki yang mempercayakan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) melalui Baznas. “Bantuan ini tidak terlepas dari peran Muzakki. Zakat, Infak, dan Sedekah yang dikumpulkan dari seluruh elemen masyarakat—baik individu, korporasi, ASN Pemerintah Kabupaten Gowa maupun ASN Kementerian Agama Kabupaten Gowa—adalah bentuk kepedulian bersama. Baznas hadir sebagai jembatan yang mentransformasikan itu untuk masyarakat yang membutuhkan,” jelasnya. Program Gowa Makmur merupakan salah satu program pemberdayaan ekonomi Baznas Gowa yang menyasar pelaku usaha mikro agar dapat kembali produktif dan mandiri. Melalui bantuan ini, Syamsul kini dapat kembali membuka layanan parut kelapa dan menjual kebutuhan dapur bagi warga sekitar. Langkah kecil ini membawa perubahan besar bagi keluarganya, sekaligus mempertegas peran ZIS sebagai instrumen pemberdayaan yang nyata bagi masyarakat di Kabupaten Gowa. Editor: -HG-
BERITA08/12/2025 | Humas BAZNAS Gowa
BAZNAS Sediakan Layanan Kesehatan Gratis untuk Penyintas Bencana di Tapanuli Tengah
BAZNAS Sediakan Layanan Kesehatan Gratis untuk Penyintas Bencana di Tapanuli Tengah
BAZNAS Kabupaten Tapanuli Tengah menyediakan Pos Layanan Kesehatan BAZNAS untuk warga terdampak bencana banjir bandang dan tanah longsor. "Kami melayani masyarakat terdampak banjir dan longsor. mereka banyak yang sakit setelah bencana usai. Kami mendatangkan dokter, perawat dan obat-obatan dari Medan," ujar Ketua BAZNAS Tap. Teng, Syahfari Hasibuan kepada media, di Pos Layanan Kesehatan BAZNAS, Kel.Sibuluan Terpadu, Kecamatan Pandan, Tapteng, Sabtu (6/12/2025). Dia menjelaskan, layanan kesehatan BAZNAS Tapteng berdekatan dengan Dapur Umum yg di buat oleh Baznas Tapanuli Tengah, sedangkan biaya tanggulangi bekerja sama Baznas Tapanuli Tengah dan Baznas RI dan dapur air. "Ini agar pelayanan terhadap penyintas bencana lebih maksimal. Untuk melengkapi, kami membuka Pos Layanan Kesehatan BAZNAS Tapanuli Tengah di Kelurahan Sibuluan Terpadu, Kecamatan Pandan, Kabupaten Tapteng," kata dia. Syahfari mengapresiasi peran Lurah Sibuluan Terpadu, Ibu Sianturi, yang melakukan sosialisasi pada warga termasuk menyampailan pengumuman menggunakan pengeras suara. Sehingga banyak masyarakat korban bencana datang untuk mengecek kesehatan mereka. Dia memaparkan, empat orang tim kesehatan dikoordinasi oleh dr. Rizky Harahap. Ini merupakan bagian dari Tim Kesehatan BAZNAS Provinsi Sumut. "Pelayanan medis berlangsung dari jam.9.00 WIB.- 12.00 wib Pelaksanaan akan berlangsung lima hari," tutur Syahfari. Syahfari masih mengupayakan biaya tambahan dari Baznad Ri agar Tim pelayanan kesehatan waktu nya di tambah 13.00 wib s/d 16.00 wib, Karena tim dr. Rikky Harahap hanya pagi. Sementara itu, salah satu warga terdampak bencana bernama Torang Limbong, mengaku mengalami masalah kesehatan akibat banjir. Sehingga ia merasa semua badan sakit, dan seusai pemeriksaan medis, ia dinyatakan mengalami tensi tinggi akibat stres sebagai pengaruh musibah yang menimpa. "Kaki saya merah kebiruan dan bengkak karena terjatuh ketika menyelamatkan diri saat banjir saat menerjang," ujar warga yang rumahnya yang terletak di Sibuluan, Tapteng ini. "Terima kasih kita dibantu BAZNAS untuk layanan kesehatan gratis," kata dia Syahfari menambahkan, layanan kesehatan menjadi kebutuhan mendesak setelah banjir melanda beberapa Sumut. Kondisi pascabanjir sering memicu peningkatan berbagai penyakit. “Kami berupaya warga terdampak banjir mendapatkan layanan kesehatan yang cepat dan tepat. Banyak masyarakat mengalami keluhan kesehatan pascabanjir, sehingga intervensi medis harus segera dilakukan,” ujar dia. Tim media memberikan pelayanan poli umum, edukasi diagnosis, pemberian obat, dan perawatan luka pascabanjir. Keluhan warga umumnya berupa dermatitis, hipertensi, ISPA, GERD, dan demam. Syahfari menjelaskan, wilayah sekitar lokasi banjir di Kecamatan Pandan juga mendapatkan penanganan medis dari tim BAZNAS Tapteng. Koordinasi dilakukan dengan aparat setempat untuk memastikan tidak ada kelompok warga yang terlewat, terutama di titik-titik yang aksesnya masih terganggu. “Kami terus memantau persebaran titik-titik pengungsian. Setiap lokasi yang membutuhkan layanan kesehatan akan menjadi prioritas intervensi BAZNAS,” ucap Syahfari. Sementara itu, koordinator tim medis Pos Layanan Kesehatan BAZNAS Tapteng, dr. Rizky Harahap, memaparkan, pihaknya memberikan layanan antara lain pemeriksaan umum, edukasi terkait differential diagnosis, serta menerbitkan memo rujukan ke fasilitas kesehatan tingkat lanjut. Keluhan dominan di lokasi ini di antaranya demam, dermatitis, ISPA, dan cephalgia. Mari langitkan doa dan bantu saudara-saudara kita yang terdampak bencana dengan berinfak melalui Dompet Bencana dan Kemanusiaan BAZNAS Kabupaten Gowa, dengan transfer melalui: BSI : 777.10.78785 BRI : 0225.01.002922.303 BPD : 514.063.000999999.5 Bank Muamalat: 805.000.8773 a.n. BAZNAS Kabupaten Gowa Catatan: Berikan Kode 002 diakhir Nominal Layanan BAZNAS KABUPATEN GOWA wa.me/6288704604300 [email protected] Editor: -HG-
BERITA07/12/2025 | Humas BAZNAS Gowa
Terima Bantuan Z Mart dari BAZNAS Gowa, Suwardi Bersyukur Bisa Berpenghasilan dari Rumah
Terima Bantuan Z Mart dari BAZNAS Gowa, Suwardi Bersyukur Bisa Berpenghasilan dari Rumah
Gowa — 04 Desember 2025, Kebahagiaan terpancar dari wajah Suwardi, warga Kutulu Kelurahan Mataallo Kecamatan Bajeng, setelah resmi menerima bantuan program Z Mart dari BAZNAS Kabupaten Gowa. Bantuan ini membuka harapan baru bagi keluarganya yang sebelumnya hidup pas-pasan dengan warung kecil yang sepi pembeli. Di teras rumah sederhana miliknya, suara pelanggan yang datang silih berganti kini menjadi rutinitas baru. Z Mart yang ia kelola menyediakan berbagai kebutuhan harian seperti bahan pokok, kebutuhan dapur, hingga beragam camilan dan kerupuk. Usaha rumahan tersebut menjadi titik balik bagi kondisi ekonomi keluarganya. “Alhamdulillah, warung kami ramai pembeli. Tetangga juga senang kalau mau belanja kebutuhan dapur, sudah dekat. Kami bisa punya penghasilan dari rumah,” ujar Suwardi dengan mata berbinar. Program Z Mart yang ia terima merupakan salah satu upaya BAZNAS Kabupaten Gowa dalam memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat. Bantuan yang diterima sejak beberapa pekan lalu (13 November 2025) tersebut meliputi bantuan usaha barang dagangan serta pendampingan agar usaha dapat berkembang secara berkelanjutan. Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Gowa, Munawir, menjelaskan bahwa keberhasilan program ini tidak lepas dari peran masyarakat, khususnya para muzakki. “Setiap bantuan yang disalurkan BAZNAS Gowa tidak lepas dari peran para muzakki (pembayar zakat) yang mengamanahkan zakatnya kepada BAZNAS untuk disalurkan ke mustahik, warga yang layak dibantu,” ujarnya. Munawir menambahkan, tujuan besar dari program tersebut adalah membantu warga keluar dari garis keluarga ekonomi lemah menuju kemandirian ekonomi sehingga di kemudian hari bisa menjadi Muzakki. “Kami berharap dengan bantuan Z Mart ini, para mustahik dapat hidup layak dan mandiri secara ekonomi yang selanjutnya statusnya meningkat dari mustahik menjadi muzakki,” jelasnya. Dengan hadirnya Z Mart di lingkungan Kutulu, Suwardi tidak hanya kembali memiliki penghasilan, tetapi juga merasa lebih dihargai dan berdaya. Ia berharap usahanya dapat terus berkembang agar kelak mampu menafkahi keluarga tanpa kekhawatiran. “Semoga warung ini makin ramai. Kami ingin hidup lebih baik seperti keluarga lainnya,” tuturnya singkat. Bantuan tersebut kembali menunjukkan bahwa pemberdayaan ekonomi bukan hanya soal modal usaha, melainkan upaya membangkitkan harapan dan kemandirian bagi warga yang membutuhkan. Editor:-HG-
BERITA04/12/2025 | Humas BAZNAS Gowa
BAZNAS RI Dirikan Layanan Dapur Umum di Padang Pariaman
BAZNAS RI Dirikan Layanan Dapur Umum di Padang Pariaman
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI melalui BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) mendirikan layanan dapur umum di Kecamatan 2x11 Kayutanam, Kabupaten Padang Pariaman, sebagai langkah cepat membantu warga terdampak banjir dan longsor yang melanda wilayah tersebut. BAZNAS RI bersama BAZNAS Kabupaten Padang Pariaman segera mengoperasikan dapur umum dan mendistribusikan makanan siap saji. Sebanyak 1.500 bungkus nasi telah dibagikan kepada para pengungsi dan warga terdampak di sekitar Kecamatan 2x11 Kayutanam. Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, MA, menegaskan bahwa pendirian dapur umum ini merupakan bagian dari tanggung jawab kemanusiaan yang terus dijalankan BAZNAS dalam situasi darurat. “Kami menyiapkan dapur umum untuk memastikan para penyintas mendapatkan akses makanan yang layak di tengah kondisi yang sangat terbatas. Dalam situasi bencana seperti ini, kebutuhan dasar seperti pangan harus segera dipenuhi agar masyarakat tetap kuat dan aman,” ujar Saidah dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (3/12/2025). Saidah menjelaskan bahwa pihaknya terus melakukan pemantauan kebutuhan warga terdampak dan menyesuaikan layanan sesuai kondisi lapangan. “Tim BAZNAS Tanggap Bencana tidak hanya mendistribusikan makanan siap saji, tetapi juga melakukan asesmen lanjutan untuk melihat kebutuhan mendesak lainnya, seperti layanan kesehatan, logistik, dan perlindungan bagi kelompok rentan. Kami ingin memastikan setiap bantuan yang disalurkan tepat sasaran dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga,” ucap Saidah. Ia menambahkan bahwa kondisi cuaca yang masih ekstrem tidak menyurutkan semangat para relawan. “Hujan deras disertai angin kencang masih terjadi, sehingga seluruh proses distribusi dilakukan dengan kewaspadaan tinggi. Namun, kami memastikan bahwa para relawan tetap sigap dan terkoordinasi dengan baik bersama pemerintah daerah dan mitra kemanusiaan lainnya,” tutur Saidah. Saidah menegaskan akan terus mendukung upaya percepatan pemulihan di Kabupaten Padang Pariaman, termasuk dalam penyediaan layanan makanan, kesehatan, dan logistik bagi warga terdampak. Mari langitkan doa dan bantu saudara-saudara kita yang terdampak bencana dengan bersedekah melalui Dompet Bencana dan Kemanusiaan BAZNAS Kabupaten Gowa, dengan transfer melalui: BSI : 777.10.78785 BRI : 0225.01.002922.303 BPD : 514.063.000999999.5 Bank Muamalat: 805.000.8773 a.n. BAZNAS Kabupaten Gowa Catatan: Berikan Kode 002 diakhir Nominal Layanan BAZNAS KABUPATEN GOWA wa.me/6288704604300 [email protected] Editor: -HG-
BERITA03/12/2025 | Humas BAZNAS Gowa
BAZNAS Gerak Cepat Salurkan Bantuan Pangan untuk Korban Banjir di Padang
BAZNAS Gerak Cepat Salurkan Bantuan Pangan untuk Korban Banjir di Padang
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) melalui BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) menyalurkan bantuan bahan makanan untuk warga yang terdampak banjir di Kelurahan Lambung Bukit, Kecamatan Pauh, Kota Padang sebagai respons cepat terhadap bencana yang melanda wilayah tersebut. Bantuan tersebut merupakan hasil kolaborasi BAZNAS RI bersama BAZNAS Kota Padang dalam memberikan layanan kemanusiaan bagi masyarakat yang sedang mengalami musibah. Sebanyak 380 jiwa dari 276 kepala keluarga menerima bantuan yang difokuskan untuk memenuhi kebutuhan dasar. Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, MA., menyampaikan, penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari upaya BAZNAS RI dalam memastikan warga terdampak mendapat dukungan yang layak dan tepat waktu. “BAZNAS RI terus berusaha untuk hadir memberikan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat yang tertimpa musibah, termasuk para penyintas banjir di Kota Padang yang saat ini benar-benar membutuhkan,” ujar Saidah dalam keterangannya di Jakarta, Ahad (30/11/25). Saidah mengatakan, kebutuhan bahan makanan menjadi prioritas utama mengingat banyak warga yang tidak dapat beraktivitas normal dan belum bisa kembali memasak akibat kondisi rumah yang masih terdampak banjir. “Bantuan ini diharapkan dapat membantu meringankan beban warga serta memastikan kebutuhan dasar mereka tetap terpenuhi selama masa pemulihan,” ucap Saidah. Menurut Saidah, kolaborasi antara BAZNAS RI dan BAZNAS Kota Padang akan terus diperkuat untuk memastikan pendistribusian bantuan berjalan lancar dan tepat sasaran, termasuk melalui monitoring langsung ke lapangan. “Kami terus memantau kondisi para penyintas dan memastikan bantuan yang diberikan sesuai dengan kebutuhan mereka,” kata Saidah. Saidah menegaskan, BAZNAS RI akan terus hadir mendampingi masyarakat sampai kondisi benar-benar pulih, baik melalui bantuan logistik maupun layanan kemanusiaan lain yang dibutuhkan. “BAZNAS RI tidak hanya berhenti pada penyaluran bantuan awal, tetapi juga akan terus mendukung proses pemulihan masyarakat secara menyeluruh,” tambahnya. Mari langitkan doa dan bantu saudara-saudara kita yang terdampak bencana dengan bersedekah melalui Dompet Bencana dan Kemanusiaan BAZNAS, dengan transfer melalui: Bank Sulselbar 131.002.000016016.7 BSI 715 1975 048 MUAMALAT 805 000 8773 BRI 0225 01 002621 305 a.n. BAZNAS Kabupaten Gowa Cat: Berikan Kode 002 di akhir nominal Layanan BAZNAS KABUPATEN GOWA wa.me/6288704604300 [email protected] Editor: -HG-
BERITA02/12/2025 | Humas BAZNAS Gowa
Rakorda BAZNAS Se-Sulsel & DKI Jakarta teguhkan Peran Zakat sebagai Motor Pemberdayaan Umat dalam Mendukung Astacita
Rakorda BAZNAS Se-Sulsel & DKI Jakarta teguhkan Peran Zakat sebagai Motor Pemberdayaan Umat dalam Mendukung Astacita
MAKASSAR - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) menggelar Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) se-Sulawesi Selatan dan DKI Jakarta dengan mengusung tema “Menguatkan Baznas Mendukung Astacita” pada Selasa, (2/13/2025) di Hotel Grand Asia, Jalan Boulevard, Makassar. Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Gubernur Sulawesi Selatan yang diwakili Asisten I Pemerintahan dan Kesra, Ishaq Iskandar. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya sinergi pengelolaan zakat dalam mendukung misi besar pembangunan daerah dan penguatan peran Baznas sebagai lembaga keumatan yang amanah serta profesional. Ketua Baznas RI yang diwakili oleh KH Achmad Sudrajat menyampaikan bahwa Rakorda ini menjadi momentum strategis dalam menyelaraskan program kerja Baznas di daerah dengan visi nasional, serta memastikan implementasi Astacita Baznas dapat berjalan optimal untuk memberdayakan mustahik menuju kemandirian. "Selain itu ada 10 program nasional, diantaranya termasuk penuntasan kemiskinan ekstrem," jelasnya. Turut hadir Kakanwil Kemenag Sulsel, Ali Yafied, yang menegaskan dukungan penuh Kemenag dalam penguatan regulasi dan tata kelola zakat yang transparan. Sementara itu, Ketua MUI Sulsel, Prof AGH. Najmuddin Abd Safa mengapresiasi langkah Baznas dalam memperluas peran dakwah dan pemberdayaan ekonomi umat sesuai prinsip syariah. Acara ini dihadiri oleh Ketua Baznas Kabupaten Gowa H. Abbas Alauddin beserta Wakil Ketua I Suharli, Wakil Ketua II Munawir, Wakil Ketua III Muis Fadli dan Wakil Ketua IV Rudi Salam. Didampingi oleh 3 orang staf amil, Firdaus, Rini dan Insani. Melalui Rakorda ini, seluruh jajaran Baznas diharapkan semakin solid dalam memperkuat pelayanan penghimpunan dan pendistribusian zakat, infak, dan sedekah (ZIS), serta memperluas program yang berkesinambungan yang berdampak sosial. Baznas Sulsel menegaskan komitmennya untuk terus menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam menurunkan angka kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan umat, sejalan dengan target pembangunan nasional dan daerah. Editor: -HG-
BERITA02/12/2025 | Humas BAZNAS Gowa
Kisah Haru dibalik Kunci Baru, BAZNAS Gowa Serahkan Kunci Bantuan RLHB
Kisah Haru dibalik Kunci Baru, BAZNAS Gowa Serahkan Kunci Bantuan RLHB
Gowa — Senyum haru tampak mengembang di tiga sudut wilayah Kabupaten Gowa pada Senin pagi. Masing-masing dari mereka yang selama ini hidup dalam keterbatasan hunian akhirnya menerima kunci rumah baru yang lebih layak dan aman melalui program Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB). Penyerahan dilakukan langsung oleh Pimpinan Baznas Kabupaten Gowa, Munawir selaku Wakil Ketua II, di tiga lokasi berbeda: - Bilasangi, Desa Bontomanai, Kecamatan Bajeng Barat untuk mustahik Nurhayati Dg Nurung, - Kelurahan Limbung, Kecamatan Bajeng untuk mustahik Gusli Dg Sarro, - Kelurahan Mataallo, Kecamatan Bajeng untuk mustahik Ahmadi Dg Rate. Di Bilasangi, Nurhayati Dg Nurung tak kuasa menahan air mata ketika kunci rumah diberikan. Hunian yang sebelumnya rapuh dan sering bocor saat hujan kini berubah menjadi rumah sederhana namun kokoh. “Kami ingin memastikan bahwa bantuan zakat benar-benar kembali kepada mereka yang berhak. Rumah layak huni ini bukan sekadar bangunan, tetapi simbol harapan baru bagi keluarga mustahik,” ujar Munawir, setelah menyerahkan kunci kepada para penerima. Di Limbung, Gusli Dg Sarro menggenggam kunci rumahnya dengan tangan bergetar. Ia mengaku selama bertahun-tahun tinggal di rumah yang dinding kayunya hampir roboh dimakan usia. “Saya tidak pernah menyangka bisa punya rumah seperti ini. Terima kasih kepada semua yang telah peduli. Ini rezeki yang tidak pernah saya bayangkan,” ucapnya lirih. Sementara di Mataallo, Ahmadi Dg Rate menyambut para relawan dan tim BAZNAS Gowa dengan senyum hangat. Ia mengatakan rumah ini menjadi bentuk ketenangan baru bagi keluarganya, sebab ia sendiri tidak mampu memperbaiki apalagi mendirikan rumah karena kondisi fisik. Ia sudah sejak lama mengalami kelumpuhan. “Rumah ini membuat saya lebih tenang menatap masa depan anak-anak. Terima kasih BAZNAS Gowa yang membantu kami yang kecil dan lemah ini,” katanya. Menurut Munawir, program RLHB tidak hanya bertujuan memberikan tempat tinggal yang aman, tetapi juga meneguhkan peran zakat sebagai instrumen pemberdayaan masyarakat. Ia menegaskan bahwa BAZNAS Gowa akan terus memprioritaskan mustahik yang hidup dalam kondisi rentan. “Kami berharap rumah-rumah ini menjadi awal dari perubahan hidup para penerima. Ketika tempat tinggal sudah layak, mereka bisa lebih fokus meningkatkan taraf ekonomi dan pendidikan keluarga,” tuturnya. Penyerahan tiga unit rumah ini disambut hangat oleh warga sekitar. Suasana sederhana, penuh doa, dan rasa syukur tampak menyelimuti tiap lokasi serah terima. Bagi tiga keluarga tersebut, kunci yang mereka terima bukan hanya pintu menuju rumah baru tetapi pintu menuju hidup yang lebih bermartabat. Editor : -HG-
BERITA01/12/2025 | Humas BAZNAS Gowa
Terima Bantuan Modal Usaha dari BAZNAS Gowa,  Rima Warga Pallangga Akhirnya Bisa Beli Kulkas untuk Jualan Minuman
Terima Bantuan Modal Usaha dari BAZNAS Gowa, Rima Warga Pallangga Akhirnya Bisa Beli Kulkas untuk Jualan Minuman
Gowa, 26 November 2025 — Kebahagiaan tampak jelas di wajah Rima Melati Sukma , warga Desa Toddotoa Kecamatan Pallangga, Kabupaten Gowa, setelah menerima bantuan modal usaha dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Gowa. Bantuan yang diserahkan di Kantor Baznas Gowa pada Rabu (26/11), langsung dimanfaatkan Rima untuk membeli kulkas dan bahan minuman guna menunjang usahanya. Rima mengisahkan bahwa ia telah lama ingin memiliki kulkas sendiri untuk berjualan minuman, namun terbatasnya modal membuat keinginannya tertunda. Melalui bantuan tunai dari Baznas Gowa, ia akhirnya bisa mewujudkan kebutuhan tersebut. “Saya berterima kasih kepada Baznas Gowa dan Pemerintah Kabupaten Gowa, Ibu Bupati. Berkat bantuan ini, saya sudah lama ingin punya kulkas dan akhirnya saya bisa punya kulkas sendiri untuk jualan minuman,” ujar Rima dengan mata berkaca-kaca. Bantuan yang diterima Rima merupakan bagian dari upaya Baznas Gowa memberdayakan masyarakat berpenghasilan rendah agar mampu meningkatkan perekonomian keluarga. Program ini tidak hanya menyasar pelaku usaha kecil, tetapi juga mendorong para mustahik agar mampu mandiri secara ekonomi. Wakil Ketua II Baznas Gowa, Munawir, menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen memperluas jangkauan bantuan agar semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya. “Bantuan ini merupakan bagian dari program pemberdayaan ekonomi mustahik. Tujuannya untuk membantu pelaku usaha kecil agar dapat meningkatkan produktivitas usaha dan kesejahteraan keluarga,” jelasnya. Munawir menambahkan, “Kami berkomitmen untuk terus memberdayakan masyarakat melalui program ini agar mustahik dapat menjadi muzakki di kemudian hari.” Dengan adanya dukungan tersebut, Rima berharap usahanya dapat berkembang dan menjadi sumber penghasilan yang lebih stabil bagi keluarganya. Editor : -HG-
BERITA26/11/2025 | Humas BAZNAS Gowa
BAZNAS RI Dorong Akselerasi Transformasi Layanan Zakat berbasis AI, Melalui Rakernis Digital & Zakat Tech Mini Expo 2025
BAZNAS RI Dorong Akselerasi Transformasi Layanan Zakat berbasis AI, Melalui Rakernis Digital & Zakat Tech Mini Expo 2025
Jakarta — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat tata kelola zakat berbasis teknologi melalui penyelenggaraan Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Transformasi Digital & Zakat Tech Mini Expo 2025 yang digelar selama dua hari, 26–27 November 2025, di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta. Mengusung tema “Pemanfaatan AI dan Penguatan Digital Fundraising”, kegiatan ini menjadi momentum strategis dalam mendorong percepatan ekosistem zakat digital nasional. Rakernis tahun ini tidak hanya menampilkan inovasi, tetapi juga menghadirkan ruang kolaborasi dari berbagai perusahaan digital terkemuka seperti Snowflake Indonesia dan Google, serta dukungan sektor perbankan seperti BSI, BCA, dan KB Bukopin Syariah. Masing-masing lembaga turut menghadirkan pembicara yang memberikan penguatan di bidang literasi digital, teknologi berbasis AI, serta keuangan perbankan syariah bagi para peserta yang terdiri dari pimpinan BAZNAS daerah dan para amil. Wakil Ketua III BAZNAS Kabupaten Gowa, Muis Fadli, yang hadir langsung pada kegiatan tersebut, menilai bahwa Rakernis ini menjadi tonggak penting bagi peningkatan kapasitas SDM amil di seluruh Indonesia. “Acara ini bisa menambah added value bagi para amil dan pimpinan BAZNAS, karena hal ini memperkuat literasi digital berbasis AI untuk mendorong inovasi. Dengan begitu, BAZNAS bisa terus mengikuti perkembangan teknologi sehingga ekosistem digital dalam pengelolaan dana umat dapat semakin diakselerasi,” ujar Alumni Fakultas Teknik Unhas ini. Kegiatan ini dibuka resmi oleh Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA, yang hadir bersama Pimpinan Bidang Transformasi Digital Nasional, Prof. Dr. Ir. Nadratuzzaman Hosen, M.S., M.Sc., Ph.D., beserta jajaran pimpinan BAZNAS RI lainnya. Momentum pembukaan juga disertai peluncuran sistem terbaru SIMBA (Sistem Informasi & Management BAZNAS) yang kini telah terintegrasi dengan teknologi kecerdasan buatan (AI). Integrasi ini diproyeksikan mampu meningkatkan ketepatan, transparansi, dan efisiensi layanan zakat nasional. Rakernis 2025 menjadi bukti bahwa transformasi digital BAZNAS bukan sekadar agenda tahunan, melainkan perjalanan panjang yang terus diperkuat melalui inovasi, kemitraan, dan konsistensi pengembangan teknologi. Melalui kegiatan ini, BAZNAS RI menargetkan terbentuknya fondasi digital yang semakin matang untuk mendukung percepatan penghimpunan dan pendistribusian zakat yang lebih modern, adaptif, dan berdampak. Editor : -HG-
BERITA26/11/2025 | Humas BAZNAS Gowa
BAZNAS Kabupaten Gowa Gelar Sosialisasi Pembentukan UPZ di Kantor Camat Manuju
BAZNAS Kabupaten Gowa Gelar Sosialisasi Pembentukan UPZ di Kantor Camat Manuju
Gowa — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Gowa menggelar sosialisasi pembentukan Panitia Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di Kantor Camat Manuju, Rabu (26/11) pukul 10.00 WITA. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Sekretaris Camat (Sekcam) Manuju dan tujuh kepala desa dari wilayah tersebut. Sosialisasi ini bertujuan memperkuat tata kelola zakat di tingkat kecamatan dan desa agar pengumpulan serta penyalurannya dapat berjalan lebih efektif. Kehadiran BAZNAS Gowa dalam kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk meningkatkan peran pemerintah desa dalam mendukung pengelolaan zakat secara profesional. Sekcam Manuju mengatakan bahwa kehadiran UPZ sangat dibutuhkan untuk memastikan pendistribusian zakat lebih terarah dan tepat sasaran. “Dengan adanya UPZ di setiap desa, proses pendataan, pengumpulan, dan penyaluran zakat dapat dilakukan lebih cepat dan lebih dekat dengan masyarakat. Kami berharap struktur ini mampu memperkuat pelayanan sosial di wilayah Manuju,” ujarnya. Para kepala desa yang hadir turut memberikan tanggapan positif. Mereka menilai bahwa pembentukan UPZ akan membantu meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berzakat sekaligus memperkuat sinergi antara desa, kecamatan, dan BAZNAS Kabupaten Gowa. Dalam kegiatan tersebut, tim BAZNAS Gowa memberikan penjelasan mengenai alur pembentukan panitia, struktur organisasi UPZ, serta mekanisme pelaporan yang sesuai standar nasional. Peserta juga diajak berdiskusi terkait tantangan di lapangan serta strategi untuk memperluas jangkauan penerima manfaat zakat. Rencananya, pembentukan panitia UPZ di kecamatan dan seluruh desa di Manuju akan segera dituntaskan dalam waktu dekat. BAZNAS Gowa berharap keterlibatan aktif pemerintah desa dapat mempercepat upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui distribusi zakat yang lebih terkoordinasi. Editor : -HG-
BERITA26/11/2025 | Humas BAZNAS Gowa
Menerima Kunjungan Mahasiswa UIN Alauddin, Guna Memperkuat Pemahaman Mengenai Zakat, Infak dan Sedekah (ZIS) di BAZNAS Kab. Gowa.
Menerima Kunjungan Mahasiswa UIN Alauddin, Guna Memperkuat Pemahaman Mengenai Zakat, Infak dan Sedekah (ZIS) di BAZNAS Kab. Gowa.
Gowa — Mahasiswa mata kuliah Manajemen ZIS dari Jurusan Manajemen Dakwah, Fakultas Dakwah dan Komunikasi Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar, melakukan kunjungan akademik ke Kantor BAZNAS Kabupaten Gowa. Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembelajaran lapangan untuk memperdalam pemahaman mengenai pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS). Rabu, 26 November 2025. Dalam kunjungan tersebut, mahasiswa diterima langsung oleh Ketua BAZNAS Gowa, Drs. H. Abbas Alauddin, SH., MM yang bertindak sebagai pemateri utama. Kunjungan dilaksanakan di Ruang Kerja Ketua BAZNAS Gowa. Ia menyampaikan penjelasan komprehensif mengenai konsep ZIS, peran strategis BAZNAS dalam pengentasan kemiskinan, serta pentingnya transparansi dan profesionalisme dalam mengelola dana umat. Ketua BAZNAS Gowa Drs. H. Abbas Alauddin " menekankan bahwa BAZNAS bukan hanya lembaga penghimpun dana, tetapi juga institusi yang memiliki tanggung jawab sosial besar dalam memastikan penyaluran ZIS tepat sasaran dan berdampak nyata bagi mustahik. Ia juga mendorong mahasiswa sebagai calon pengelola dakwah untuk memahami regulasi dan tata kelola ZIS secara mendalam". Kegiatan ini mendapat respons positif dari mahasiswa yang hadir. Mereka mengaku mendapatkan wawasan baru mengenai praktik manajemen ZIS di lapangan, terutama terkait mekanisme penghimpunan, pendistribusian, hingga pelaporan dana ZIS di daerah. Kunjungan akademik ini diharapkan menjadi sarana penguatan kompetensi mahasiswa Manajemen Dakwah dalam memahami sistem pengelolaan ZIS secara profesional, sekaligus membuka peluang kolaborasi antara UIN Alauddin dan BAZNAS Gowa dalam kegiatan edukasi zakat di masa mendatang. Editor : -HG-
BERITA26/11/2025 | Humas BAZNAS Gowa
BAZNAS GOWA Salurkan Bantuan Biaya Kesehatan kepada Pasien AL YUSRI di RSUD Syekh Yusuf Kab. Gowa
BAZNAS GOWA Salurkan Bantuan Biaya Kesehatan kepada Pasien AL YUSRI di RSUD Syekh Yusuf Kab. Gowa
Gowa — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Gowa dengan sigap kembali menyalurkan bantuan biaya kesehatan kepada seorang pasien berinisial AY di RSUD Syech Yusuf Kab. Gowa pada Senin, 24 November 2025. Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk kepedulian terhadap warga kurang mampu yang membutuhkan dukungan dalam proses pengobatan. Perwakilan BAZNAS Gowa dalam hal ini Wakil Ketua II Munawir, S.Pd yang menyerahkan langsung bantuan ini menyampaikan bahwa "BAZNAS menegaskan komitmennya untuk terus hadir dalam membantu masyarakat yang membutuhkan, khususnya pada sektor kesehatan". Ujarnya. Saat proses penyerahan bantuan, pasien telah dinyatakan pulang sehingga bantuan tersebut diwakilkan penerimaannya oleh pihak rumah sakit. Penyerahan dilakukan langsung oleh BAZNAS GOWA kepada petugas RSUD Syekh Yusuf Kab. Gowa sebagai bentuk dukungan terhadap proses administrasi perawatan pasien. Ketua Baznas Kabupaten Gowa berharap bantuan ini dapat meringankan beban keluarga pasien serta menjadi bagian dari komitmen lembaga dalam memastikan hak-hak mustahik terpenuhi, khususnya dalam layanan kesehatan. “Baznas selalu berupaya hadir dengan cepat untuk membantu warga yang membutuhkan, terutama dalam kondisi darurat kesehatan,” ujarnya. Pihak RSUD Syekh Yusuf menyampaikan terima kasih atas respons cepat Baznas Gowa, yang dinilai sangat membantu keluarga pasien dalam menyelesaikan kebutuhan biaya perawatan. Bantuan ini merupakan bagian dari program rutin Baznas Kabupaten Gowa dalam mendukung masyarakat kurang mampu, khususnya dalam bidang sosial dan kesehatan. BAZNAS Gowa berencana melanjutkan program bantuan kesehatan secara berkelanjutan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Editor : -HG-
BERITA24/11/2025 | Humas BAZNAS Gowa
BAZNAS Gowa Akan Bangunkan Rumah untuk Anto, Korban Rumah Roboh di Bontomarannu
BAZNAS Gowa Akan Bangunkan Rumah untuk Anto, Korban Rumah Roboh di Bontomarannu
Gowa — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Gowa memastikan akan membangunkan rumah baru untuk Anto, warga Borong, Desa Borongloe, Kecamatan Bontomarannu, yang menjadi korban rumah roboh pada Sabtu, 22 November 2025, sekitar pukul 03.00 Wita. Rumah milik Anto dilaporkan ambruk akibat kondisi bangunan yang sudah rapuh dan tidak mampu menahan terjangan angin pada dini hari tersebut. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, namun seluruh bagian rumah mengalami kerusakan parah sehingga tidak lagi layak huni. Menindaklanjuti laporan yang diterima dari tim Lacak Center, pihak BAZNAS Gowa langsung turun melakukan asesmen lapangan pada Minggu pagi, 23 November 2025. Dari hasil tinjauan itu, BAZNAS memastikan akan segera menindaklanjuti pembangunan rumah bantuan bagi korban. “Kami memperoleh berita ini dari tim Lacak Center yang diteruskan ke BAZNAS, sehingga kami turun langsung cek ke lokasi. Bantuan yang akan kami berikan ini sebagai simbol kehadiran BAZNAS Gowa di tengah-tengah masyarakat yang membutuhkan dan layak dibantu,” ujar Pimpinan (Wakil Ketua II, Penyaluran dan Pendistribusian) Baznas Gowa, Munawir, saat melakukan kunjungan. Staf Amil Baznas Gowa yang turut mendampingi, Syamsul Anwar menyebut pembangunan rumah akan diprioritaskan mengingat kondisi korban yang kini tidak memiliki tempat tinggal layak. Proses pendirian bantuan rumah direncanakan dimulai setelah finalisasi administrasi dan penyesuaian teknis di lapangan. Sementara itu, Anto mengaku bersyukur atas kepedulian pemerintah daerah melalui BAZNAS Gowa. Ia berharap pembangunan rumah dapat segera terealisasi agar keluarganya bisa kembali tinggal dengan aman. Pemerintah Kecamatan Bontomarannu juga memberikan dukungan dan memastikan koordinasi terus dilakukan agar proses bantuan berjalan lancar. Editor : -HG-
BERITA23/11/2025 | Humas BAZNAS Gowa
BAZNAS GOWA Kembali Kunjungi Korban Kebakaran, Bupati Gowa serahkan Bantuan Tunai.
BAZNAS GOWA Kembali Kunjungi Korban Kebakaran, Bupati Gowa serahkan Bantuan Tunai.
GOWA - Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang tertimpa musibah Baznas Gowa Kembali Kunjungi Korban Kebakaran di Kecamatan Pallangga, Pagi ini Bupati Gowa DR. HJ. Sitti Husniah Talenrang, SE.,MM didampingi oleh Pimpinan BAZNAS Kabupaten Gowa Bidang pendistribusian dan pendayagunaan Munawir, S.Pd mengunjungi korban kebakaran di Pajalau Desa Panakkukang Kecamatan Pallangga. (Sabtu, 22/11/2025). Musibah ini terjadi pada hari Jum'at dini hari sekitar pukul 08.00 Wita pagi saat ibu Mauria sedang tidak berada dirumah bersama kedua cucunya. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut akan tetapi rumah ibu Mauria habis terbakar tak tersisa dilalap oleh api karena warga sekitar yang turut membantu memadamkan api tersebut tidak bisa menyelamatkan barang - barang ibu Mauria. Bupati Gowa DR. HJ. Sitti Husniah Talenrang, SE.,MM menyampaikan empatinya dan merasa prihatin atas musibah yang menimpa ibu Mauria berserta Cucunya, sekaligus mengapresiasi Respon Cepat BAZNAS GOWA dalam memberikan bantuan. Bupati Gowa juga dalam kunjungan ini memberikan berupa Bantuan Tunai yang diserahkan langsung kepada korban kebakaran ibu Mauria Dg Bollo. Bantuan ini sebagai peneguh harapan setelah Dg Bollo mengalami musibah. "Saya Bupati Gowa turut prihatin dan berduka atas musibah ini, bantuan ini tidak seberapa buat ibu Mauria tapi semoga bermanfaat dan meringankan beban ibu Mauria beserta cucunya. Bersama dengan bantuan BAZNAS GOWA rumah ibu nanti akan diperbaiki, "ujar Bupati. Sementara itu, pimpinan BAZNAS GOWA Munawir, S.Pd menyampaikan bahwa BAZNAS GOWA akan selalu memberikan dukungan dan semangat menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang sedang tertimpa musibah. "BAZNAS Gowa selalu siap hadir ditengah masyarakat, bantuan ini paling tidak untuk memenuhi kebutuhan perlengkapan pakaian, peralatan tidur dan dapur yang hangus dilahap api." Ungkapnya. Ibu Mauria Dg. Bollo merasa bersyukur dan berterima kasih kepada Baznas Gowa yang sudah dua kali datang menjenguk setelah musibah menimpanya serta kepada Bupati Gowa. Editor : -HG-
BERITA22/11/2025 | Humas BAZNAS Gowa
Respon Cepat BAZNAS Gowa: Hadir Menguatkan Ibu Mauria di Tengah Duka Kebakaran
Respon Cepat BAZNAS Gowa: Hadir Menguatkan Ibu Mauria di Tengah Duka Kebakaran
Gowa — Dalam suasana pagi yang tenang di Dusun Pajalau, Desa Panakkukang, Kecamatan Pallangga, kepanikan tiba-tiba pecah ketika api melahap rumah milik Mauria Dg Bollo. Jumat (21/11/2025) menjadi hari yang tak terlupakan bagi ibu paruh baya itu—rumah yang selama ini menjadi tempat berteduh bersama dua cucunya, luluh lantak dalam hitungan menit. Mengetahui peristiwa tersebut, BAZNAS Kabupaten Gowa bergerak cepat. Tanpa menunggu lama, pihak BAZNAS mengutus staf amil untuk turun langsung meninjau lokasi kebakaran dan memastikan kondisi korban. Salah seorang Amil Baznas Kabupaten Gowa Dzulkifli yang akrab dipanggil Dzul mengatakan bahwa: "ini adalah upaya kami sebagai institusi filantrophy daerah menegaskan peran kami dalam membantu masyarakat yang sedang tertimpa musibah dan amanah umat yang telah menitipkan ZIS nya ke Baznas Kabupaten Gowa" ujar Dzulkifli. Sesampainya di tempat kejadian, team amil BAZNAS Gowa disambut oleh pemandangan puing-puing kayu yang masih menghitam. Di antara sisa-sisa rumah yang hangus itulah, mereka bertemu langsung dengan Ibu Mauria, yang masih terlihat tegar meski kehilangan seluruh harta bendanya. Sebagai bentuk respon awal, BAZNAS Gowa menyerahkan Paket Bantuan Sembako guna membantu kebutuhan dasar selama masa pemulihan. Bantuan ini simbol kehadiran BAZNAS sebagai lembaga yang tidak hanya mengelola amanah umat, tetapi juga hadir menyentuh langsung warga yang mengalami musibah. Ibu Mauria menceritakan detik-detik kejadian. Kebakaran terjadi sekitar pukul 08.00 pagi, saat ia sedang tidak berada di rumah serta kedua cucunya yang tinggal bersamanya sedang berangkat sekolah, Restu Septian (Kelas 2 SMP) dan Muh Isra (Kelas 4 SD). Sekembalinya warga mencoba memadamkan api, rumah sudah tidak dapat diselamatkan. Dalam kondisi penuh haru, bantuan itu menjadi penyemangat awal bagi Ibu Mauria untuk bangkit kembali. Melalui aksi cepat ini, BAZNAS Kabupaten Gowa kembali menegaskan komitmennya untuk selalu hadir di garis terdepan penanganan musibah, memastikan dana zakat, infak, dan sedekah benar-benar menyentuh mereka yang paling membutuhkan. Editor: HG
BERITA21/11/2025 | Humas BAZNAS Gowa
GENJOT KOMPETENSI AMIL, BAZNAS GOWA MENGGELAR PELATIHAN CAPACITY BUILDING
GENJOT KOMPETENSI AMIL, BAZNAS GOWA MENGGELAR PELATIHAN CAPACITY BUILDING
GOWA — Baznas Kabupaten Gowa menggelar pelatihan pengelolaan kantor digital, peningkatan kapasitas dan kompetensi bagi para amil, di Aula Kantor Baznas Gowa. Kamis (20/11/2025). Kegiatan ini diikuti sebanyak 22 peserta yang terdiri dari unsur pimpinan, amilin, amilat, serta mahasiswa yang sedang magang di Baznas Kabupaten Gowa. Ketua Baznas Kabupaten Gowa, H. Abbas Alauddin, saat membuka kegiatan menyampaikan bahwa kinerja pengumpulan Baznas Gowa pada semester II 2025 menunjukkan tren peningkatan yang signifikan. Menurutnya, perkembangan tersebut harus diimbangi dengan peningkatan keterampilan amil dalam mengelola zakat secara profesional dan sesuai regulasi. “Perkembangan ini harus dibarengi dengan peningkatan kemampuan para amil. Jika ingin membangun karir dalam pekerjaan, maka jangan pernah berhenti belajar karena tuntutan zaman terus berubah,” ujar Abbas. Pelatihan ini menghadirkan pemateri dari Staf Pengumpulan Baznas Provinsi Sulawesi Selatan, serta dua narasumber eksternal: Ilham Akbar, penggiat digital, yang membawakan materi Digital Marketing, dan Arman Sewang, Redaktur Senior Harian Fajar, yang mengisi materi Teknik Penulisan Berita. Salah satu staf Baznas Provinsi Sulsel, Suhatnam, menekankan pentingnya pendalaman digitalisasi fundraising sebagai kebutuhan yang tak terhindarkan di tengah perubahan perilaku masyarakat, termasuk para calon muzaki. Materi pengelolaan kantor digital Baznas disampaikan oleh Mahyudin Yusuf Kamal dan Arqam Jufri, keduanya staf pengumpulan Baznas Provinsi Sulsel. Adapun sesi penutup menjelang magrib diisi oleh Muhammad Firdaus, amil senior Baznas Gowa, dengan materi Cara Perhitungan Zakat. Kegiatan pelatihan ini disambut antusias oleh para peserta, termasuk mahasiswa magang yang berharap kegiatan serupa dapat digelar secara berkala sebagai bagian dari komitmen Baznas Gowa meningkatkan kualitas pengelolaan zakat di daerah. Editor : HG
BERITA20/11/2025 | Humas BAZNAS Gowa
Komite Dakwah Khusus MUI Gowa Jalin Kemitraan Strategis dengan Baznas Kabupaten Gowa
Komite Dakwah Khusus MUI Gowa Jalin Kemitraan Strategis dengan Baznas Kabupaten Gowa
Gowa, Selasa 18 November 2025 — Komite Dakwah Khusus (KDK) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Gowa melakukan kunjungan resmi ke Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Gowa. Kunjungan ini menjadi langkah awal penguatan sinergi antara dua lembaga keumatan dalam mendorong dakwah yang moderat, pemberdayaan masyarakat, serta penguatan literasi zakat di tengah masyarakat. KDK MUI merupakan badan otonom baru di bawah MUI yang memiliki mandat khusus dalam pembinaan umat, termasuk upaya pencegahan paham radikalisme serta menangani berbagai persoalan sosial-keagamaan. Sesuai namanya, komite ini berfokus pada dakwah yang lebih spesifik dan mendalam, serta mengarusutamakan nilai-nilai Islam Wasathiyah (Islam Moderat). Ketua KDK MUI Kabupaten Gowa, H. Muchsin Ramlan, menjelaskan bahwa kunjungan tersebut bertujuan mempererat silaturahmi sekaligus membuka ruang kolaborasi strategis dengan Baznas Gowa. “Kami datang untuk bersilaturrahim dan meneguhkan posisi KDK bahwa dalam pergerakan dakwah keumatan terdapat banyak area yang dapat disinergikan bersama Baznas, utamanya terkait pemberdayaan dana umat kepada para asnaf, yang juga merupakan audience pembinaan kami,” ujarnya. Rombongan KDK MUI Gowa disambut hangat oleh Ketua Baznas Kabupaten Gowa beserta jajaran wakil ketua. Ketua Baznas Gowa menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh atas komitmen KDK dalam mendakwahkan Islam yang moderat dan solutif, sembari membuka ruang kolaborasi dakwah dan sosial yang lebih massif di tingkat masyarakat. “Kehadiran KDK bisa menjadi mitra strategis bagi Baznas, terutama dalam menyuarakan dakwah zakat dan isu-isu sosial yang menjadi kebutuhan masyarakat,” ungkap Ketua Baznas Gowa. Drs. H. Abbas Alauddin, SH., MM Wakil Ketua I Bidang Pengumpulan Baznas Gowa, Dr. H. Suharli, Lc., MA, juga menambahkan pentingnya peran KDK dalam memperluas dakwah literasi zakat di masyarakat. “Kami berharap KDK dapat membantu memassifkan dakwah tentang zakat. Banyak masyarakat yang sebenarnya sudah mampu mengeluarkan zakat mal, namun masih belum melaksanakannya. Bahkan ada yang berkali-kali berhaji dan umrah, tetapi belum mengeluarkan zakat mal padahal sudah bersyarat,” jelasnya. Dalam sesi diskusi, kedua pihak turut membahas dinamika dakwah serta menjamurnya lembaga-lembaga LAZIS di masyarakat, termasuk tantangan koordinasi, edukasi publik, dan pentingnya menjaga kepercayaan umat melalui transparansi serta harmonisasi gerakan dakwah dan zakat. Kunjungan ini diharapkan menjadi awal dari kerja sama yang lebih erat antara KDK MUI Gowa dan Baznas Gowa, dalam rangka memperkuat pemberdayaan umat, memajukan dakwah yang moderat, serta meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat dalam berzakat. Editor -HG-
BERITA18/11/2025 | Humas BAZNAS Gowa
BAZNAS Kabupaten GOWA Peroleh WTP Hasil Audit Laporan keuangan Tahun 2024.
BAZNAS Kabupaten GOWA Peroleh WTP Hasil Audit Laporan keuangan Tahun 2024.
Gowa – Kabar membanggakan kembali datang dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Gowa. Laporan Keuangan BAZNAS Kabupaten Gowa Tahun 2024 berhasil meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari hasil audit independen. Capaian ini menjadi bukti nyata atas komitmen BAZNAS Gowa dalam menjaga akuntabilitas, transparansi, dan profesionalisme pengelolaan dana Zakat, Infak, Sedekah, dan Dana Sosial Keagamaan Lainnya (DSKL) yang telah diamanahkan oleh para muzaki. Seperti tahun sebelumnya, audit laporan keuangan tahun anggaran 2024 kembali dilakukan oleh Kantor Akuntan Publik (KAP) Manshur Arifin Suharyono & Rekan, yang ditunjuk langsung oleh Kementerian Agama RI sebagai auditor independen resmi. Proses penyampaian hasil audit dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting oleh pihak Kementerian Agama RI bersama tim auditor dari KAP. Kegiatan ini turut dihadiri oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Gowa H. Abbas Alauddin, Wakil Ketua III Bidang Keuangan, Perencanaan, dan Pelaporan Muis Fadli, ST, jajaran amil, serta tim auditor yang dipimpin oleh H. Tubagus Manshur, SE, Ak, M.Acc, BKP, CA, ASEAN CPA, CFI, CPA. Sepanjang tahun 2024, BAZNAS Kabupaten Gowa berhasil menghimpun dana sebesar Rp1,2 miliar, yang terdiri dari infak dan DSKL sebesar Rp507 juta serta zakat melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) sebesar Rp733 juta. Adapun pada sisi penyaluran, BAZNAS Gowa telah menyalurkan lebih dari Rp1,1 miliar melalui dua program unggulan, yaitu Program Gowa Taqwa dan Program Gowa Peduli. Dana tersebut disalurkan kepada delapan golongan (asnaf) penerima zakat, dengan porsi terbesar — sekitar 75% — diperuntukkan bagi asnaf miskin. Ketua BAZNAS Kabupaten Gowa Drs. H. Abbas Alauddin, SH., MM., menyampaikan rasa syukurnya atas capaian ini. “Kami berharap ke depan BAZNAS Gowa dapat terus menjadi lembaga yang amanah, transparan, dan profesional dalam mengelola dana ZIS maupun DSKL. Semoga keberadaan BAZNAS dapat semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, terutama dalam mewujudkan kesejahteraan sosial dan mengentaskan kemiskinan di Kabupaten Gowa,” ujarnya. Senada dengan itu, Wakil Ketua III Bidang Keuangan, Perencanaan, dan Pelaporan Muis Fadli, ST turut memberikan apresiasi atas kerja keras seluruh jajaran amil. “Alhamdulillah, selamat dan tahniah untuk seluruh pimpinan serta amil yang telah mengawal BAZNAS Gowa sepanjang tahun 2024. Ini adalah bentuk apresiasi negara atas kerja keras dan komitmen kita bersama. Terus pertahankan semangat dan disiplin dalam menjaga akuntabilitas keuangan BAZNAS Gowa,” pungkasnya. Dengan capaian Opini WTP ini, BAZNAS Kabupaten Gowa menegaskan kembali posisinya sebagai lembaga pengelola zakat yang terpercaya dan berintegritas, serta terus berupaya memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat Gowa. -HG-
BERITA13/11/2025 | Humas BAZNAS Gowa
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Gowa.

Lihat Daftar Rekening →