WhatsApp Icon
BAZNAS Kabupaten Gowa Salurkan Kursi Roda untuk Lansia Disabilitas

GOWA — Senyum haru terpancar dari wajah Ibu Sida Dg Tonji, seorang mustahik disabilitas lanjut usia, saat pertama kali duduk di kursi roda barunya. Bantuan tersebut disalurkan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Gowa melalui staf amil yang diutus, Insani, Rifyal dan Dzulkifli, pada Kamis, 29 Januari 2026.

Penyaluran bantuan berlangsung di kediaman Ibu Sida Dg Tonji yang beralamat di Jalan Sultan Hasanuddin, Kelurahan Pandang-pandang, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa. Proses penyerahan turut didampingi oleh Pendamping Rehabilitasi Sosial (PRS) Dinas Sosial Pemerintah Kabupaten Gowa sebagai bentuk sinergi lintas lembaga dalam pelayanan sosial kepada masyarakat rentan.

Bantuan kursi roda ini merupakan tindak lanjut dari permohonan keluarga Ibu Sida Dg Tonji yang sebelumnya disampaikan kepada Dinas Sosial Kabupaten Gowa. Menindaklanjuti hal tersebut, Dinas Sosial menurunkan Bidang PRS untuk melakukan asesment langsung ke lapangan guna memastikan kebutuhan yang paling dibutuhkan oleh penerima manfaat.

Setelah asesmen dilakukan, Dinas Sosial kemudian menerbitkan rekomendasi resmi kepada BAZNAS Kabupaten Gowa agar dilakukan intervensi bantuan sesuai dengan hasil asesment. Respons cepat dan kolaboratif ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah daerah dan BAZNAS dalam menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat yang membutuhkan.

Momen paling mengharukan terjadi saat Ibu Sida Dg Tonji didudukkan di kursi roda tersebut. Dengan mata berkaca-kaca, ia tampak tersenyum lebar, merasakan kembali kemudahan bergerak yang telah lama dirindukannya.

“Alhamdulillah.. Terima kasih banyak, semoga semua yang membantu diberi kesehatan dan rezeki,” ucap Ibu Sida Dg Tonji dengan suara lirih namun penuh rasa syukur.

Pihak keluarga yang mendampingi pun tak mampu menyembunyikan rasa haru dan kebahagiaan. Mereka menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian yang diberikan kepada anggota keluarga mereka.

“Kami sekeluarga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada BAZNAS Kabupaten Gowa, Pemerintah Kabupaten Gowa, dan khususnya Bupati Gowa. Bantuan ini sangat berarti bagi kami dan benar-benar meringankan beban keluarga,” ujar salah satu anggota keluarga.

BAZNAS Kabupaten Gowa menegaskan bahwa bantuan ini merupakan bagian dari komitmen lembaga dalam menyalurkan zakat, infak, dan sedekah secara tepat sasaran, khususnya bagi mustahik disabilitas dan lanjut usia yang membutuhkan alat bantu mobilitas.

Melalui kolaborasi antara BAZNAS dan Pemerintah Kabupaten Gowa, diharapkan semakin banyak masyarakat rentan yang terbantu, sekaligus memperkuat nilai kemanusiaan, kepedulian sosial, dan kehadiran negara di tengah masyarakat.

Editor: _HG_

29/01/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Gowa
BAZNAS Gowa Lakukan Kunjungan Mustahik Program Z Auto di Kecamatan Manuju

GOWA — Wakil Ketua II Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Gowa, Munawir didampingi staf amil BAZNAS serta Pendamping Pemberdayaan Ekonomi Umat (PEU) Kementerian Agama Kabupaten Gowa KUA Kecamatan Manuju, Ratna. Melakukan kunjungan mustahik ke bengkel milik Suprianto di Dusun Bontomanai Desa Bilalang Kecamatan Manuju Kabupaten Gowa.

Kunjungan ini merupakan bagian dari kegiatan monitoring dan evaluasi terhadap mustahik penerima bantuan Program Z-Auto BAZNAS Kabupaten Gowa, yang telah disalurkan kepada Suprianto pada 17 November 2025 lalu.

Suprianto diketahui merupakan mustahik yang sebelumnya didata oleh Ratna selaku Pendamping PEU Kementerian Agama. Pada saat pendataan awal, kondisi bengkel yang dikelola Suprianto masih sangat terbatas dan dikelola dengan peralatan seadanya, sehingga pendapatan usaha belum optimal.

Namun, setelah menerima bantuan Program Z-Auto dari BAZNAS Kabupaten Gowa, perkembangan usaha Suprianto mulai terlihat signifikan. Bengkel yang dikelolanya kini mulai berkembang, baik dari sisi peralatan maupun peningkatan aktivitas pelayanan kepada masyarakat sekitar.

Wakil Ketua II BAZNAS Gowa, Munawir, menyampaikan bahwa Program Z Auto merupakan salah satu bentuk komitmen BAZNAS dalam mendorong kemandirian ekonomi mustahik melalui sektor usaha produktif. Ia berharap bantuan yang diberikan tidak hanya bersifat sementara, tetapi mampu meningkatkan kesejahteraan mustahik secara berkelanjutan.

Sementara itu, Pendamping PEU Kemenag Gowa, Ratna, menegaskan bahwa pendampingan akan terus dilakukan agar mustahik penerima bantuan dapat mengelola usaha dengan lebih baik dan berkelanjutan, sehingga ke depan diharapkan mampu bertransformasi dari mustahik menjadi muzakki.

Kunjungan ini sekaligus menjadi bukti sinergi antara BAZNAS Kabupaten Gowa dan Kementerian Agama dalam memperkuat program pemberdayaan ekonomi umat di tingkat kecamatan dan desa.

Editor: _HG_

28/01/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Gowa
Senyum Haru Wajah Ibu Muliati, Kompor Seribu Mata untuk Usaha Kerupuk

GOWA — Senyum haru terpancar dari wajah Ibu Muliati, seorang ibu rumah tangga pelaku usaha kecil di Jl. Mustafa Dg Bunga, Kelurahan Romang Polong, Kecamatan Somba Opu, saat menerima bantuan modal usaha dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Gowa, Senin (26/1/2026).

Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Staf Amil yang diutus Baznas Kabupaten Gowa, Rifyal Sabir dan Dzulkifli, sebagai bentuk kepedulian Baznas terhadap penguatan ekonomi mustahik melalui pengembangan usaha produktif.

Ibu Muliati diketahui menjalankan usaha rumahan berupa produksi aneka penganan camilan, seperti keripik dan kudapan lainnya yang dibuat secara mandiri. Usaha sederhana ini menjadi salah satu sumber utama pendapatan keluarga. Ia tinggal bersama dua anaknya yang masih bersekolah, sementara sang suami bekerja sebagai kuli bangunan dengan penghasilan yang tidak menentu.

Selama menjalankan usahanya, Ibu Muliati mengaku memiliki keterbatasan alat produksi. Ia hanya mengandalkan peralatan pinjaman dari tetangga, termasuk kompor seribu mata yang kondisinya sudah tidak layak pakai, serta beberapa alat lainnya yang mengalami kerusakan.

Melalui bantuan modal usaha dari Baznas Kabupaten Gowa, Ibu Muliati kini telah memiliki kompor seribu mata milik sendiri. Selain itu, dana bantuan juga dimanfaatkan untuk membeli berbagai peralatan penunjang usaha, seperti alat gilingan, alat pres pengemas, wajan, sutil, serta bahan baku produksi berupa tepung terigu, minyak kelapa, gula pasir, dan bumbu-bumbuan.

Dengan suara bergetar penuh rasa syukur, Ibu Muliati menyampaikan terima kasih atas bantuan yang diterimanya.

“Saya sangat senang dan bersyukur atas bantuan dari Baznas Kabupaten Gowa. Bantuan ini sangat berarti bagi kami. Insyaallah akan saya manfaatkan sebaik-baiknya untuk mengembangkan usaha agar bisa membantu ekonomi keluarga,” ungkapnya.

Baznas Kabupaten Gowa menegaskan bahwa bantuan yang disalurkan kepada Ibu Muliati merupakan hasil dari zakat, infak, dan sedekah yang dititipkan oleh para muzakki. Dana tersebut dikelola dan disalurkan secara amanah oleh Baznas sebagai lembaga resmi pengelola zakat, infak, dan sedekah di Kabupaten Gowa.

Melalui program bantuan modal usaha ini, Baznas Kabupaten Gowa berharap para mustahik dapat meningkatkan kemandirian ekonomi, memperkuat usaha yang dijalankan, serta secara bertahap bertransformasi menjadi muzakki di masa depan.

Editor:_HG_

26/01/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Gowa
BAZNAS Gowa Bantu Mustahik Disabilitas Bangun Usaha

GOWA — Harapan untuk hidup mandiri perlahan terwujud bagi Syahril, seorang penyandang disabilitas tunagrahita asal Dusun Bontoramba, Desa Panciro, Kecamatan Bajeng. Pada Jumat, 23 Januari 2026, Syahril menerima bantuan modal usaha dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Gowa yang diserahkan langsung di rumahnya.

Bantuan tersebut diserahkan oleh Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Gowa, Munawir, didampingi Kepala Desa Panciro, Asram Suhendra, serta Kepala Dusun Bontoramba, Risvandi Marsulung. Penyerahan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh empati, sebagai wujud kepedulian bersama terhadap warga yang membutuhkan dukungan untuk bangkit dan berdaya.

Syahril merupakan lulusan Sekolah Menengah Atas Luar Biasa (SMALB) Negeri 1 Makassar tahun 2021. Meski memiliki keterbatasan, ia dikenal sebagai sosok yang tekun dan berprestasi. Pada ajang Pekan Paralimpik Provinsi (PEPARPROV V) Sulawesi Selatan tahun 2022, Syahril berhasil meraih medali lomba lari, mengharumkan nama daerah sekaligus membuktikan bahwa keterbatasan bukan penghalang untuk berprestasi.

Proses bantuan ini bermula dari pendataan yang dilakukan oleh Pemerintah Desa Panciro melalui Pendamping Rehabilitasi Sosial (PRS), Kamaruddin, dari Dinas Sosial Pemerintah Kabupaten Gowa. Selanjutnya, Dinas Sosial merekomendasikan Syahril kepada BAZNAS Kabupaten Gowa untuk mendapatkan bantuan sesuai kebutuhan dan keterampilan yang dimilikinya.

Dana bantuan yang diterima dimanfaatkan Syahril untuk membeli mesin kompresor pompa ban serta berbagai peralatan usaha perbengkelan. Usaha ini diharapkan menjadi sumber penghasilan mandiri sekaligus sarana bagi Syahril untuk mengembangkan keterampilan yang telah ia miliki.

Dengan penuh rasa syukur, Syahril menyampaikan terima kasih atas perhatian dan bantuan yang diberikan kepadanya.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Desa Panciro, Pemerintah Kabupaten Gowa, khususnya Ibu Bupati Gowa Hj. Husniah Talenrang, serta BAZNAS Kabupaten Gowa atas bantuan yang saya terima. Bantuan ini sangat berarti bagi saya untuk memulai usaha dan hidup lebih mandiri,” ujar Syahril dengan haru.

Kepala Desa Panciro, Asram Suhendra, mengapresiasi langkah BAZNAS Kabupaten Gowa yang dinilai sejalan dengan upaya pemerintah desa dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Kami sangat mengapresiasi BAZNAS Kabupaten Gowa yang telah memberikan bantuan kepada warga kami. Ini adalah bentuk nyata sinergi antara pemerintah desa dan Baznas dalam membantu masyarakat yang benar-benar membutuhkan,” katanya.

Sementara itu, Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Gowa, Munawir, menjelaskan bahwa bantuan tersebut diberikan kepada warga miskin yang layak menerima dan telah melalui proses verifikasi.

“Bantuan ini disalurkan kepada mustahik yang memenuhi kriteria dan memiliki potensi untuk diberdayakan. Dana yang kami salurkan bersumber dari zakat, infak, dan sedekah para ASN dan pegawai Pemerintah Kabupaten Gowa yang mempercayakan pengelolaannya kepada BAZNAS,” jelas Munawir.

Ia menegaskan bahwa BAZNAS Kabupaten Gowa senantiasa mengelola zakat, infak, dan sedekah dengan penuh amanah dan tanggung jawab.

“Kami menjaga kepercayaan para muzaki dengan menyalurkan dana secara tepat sasaran, transparan, dan berorientasi pada pemberdayaan, agar mustahik dapat bangkit dan mandiri,” tambahnya.

Melalui bantuan ini, BAZNAS Kabupaten Gowa berharap Syahril dapat terus berkembang, menjalankan usahanya dengan baik, serta menjadi inspirasi bahwa kepedulian dan kolaborasi mampu membuka jalan menuju kehidupan yang lebih bermartabat.

Editor:_HG_

23/01/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Gowa
Bupati Tinjau Progres Pembangunan Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB) di Pattallassang

PATTALLASSANG- GOWA. Bupati Gowa Hj. Husniah Talenrang meninjau langsung progres pembangunan Bantuan Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB) di Timbuseng, Kecamatan Pattallassang, Selasa (09/12). Kunjungan ini menjadi bentuk kehadiran pemerintah dalam memastikan proses pembangunan rumah bantuan bagi warga kurang mampu berjalan tepat sasaran dan sesuai harapan.

Bupati Gowa didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa Andy Azis, Pimpinan Baznas Kabupaten Gowa, Munawir dan Muis Fadli (Wakil Ketua II dan Wakil Ketua III), Kaharuddin Muji dari Lacak Center Gowa, serta jajaran Pemerintah Kecamatan Pattallassang. Dalam agenda tersebut, rombongan meninjau rumah milik Teko Bt Baco, salah satu penerima bantuan RLHB.

Program RLHB Baznas di Pattallassang sendiri mencakup tiga unit rumah, masing-masing untuk Teko Bt Baco di Timbuseng, serta Nurhalima dan Hafsah Dg Ngona di Dusun Pattiro. Namun, pada kunjungan kali ini, Bupati Gowa baru dapat mendatangi satu lokasi pembangunan.

Di hadapan warga setempat, Bupati Gowa menegaskan pentingnya keterlibatan pemerintah dalam memastikan kehidupan masyarakat miskin semakin layak.

“Inilah pentingnya pemerintah hadir. Insya Allah bantuan bedah rumah (RLHB) melalui Baznas ini akan bermanfaat. Pesan saya, setelah diperbaiki, jaga kebersihan dan buang barang yang sudah tidak layak agar kelihatan bersih dan rapi,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa program ini merupakan hasil partisipasi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang rutin menyalurkan Zakat, Infak, dan Sedekah melalui Baznas.

“Semua bantuan ini hasil infak atau sedekah ASN melalui Baznas yang disalurkan kepada keluarga yang membutuhkan atau amanah Muzakki untuk Mustahik" Ujar Bupati Wanita pertama di Kabupaten Gowa ini.

Wakil Ketua III Baznas Gowa, Muis Fadli, turut menegaskan bahwa bantuan RLHB adalah amanah dari masyarakat yang harus dijaga dan disalurkan tepat sasaran.

“Setiap bantuan yang disalurkan Baznas Gowa kepada mustahik tidak lepas dari peran seluruh muzaki yang secara rutin menyalurkan zakat dan infaknya melalui Baznas Gowa. Ini menjadi amanah bagi kami untuk disalurkan kepada masyarakat yang berhak menerima,” pungkasnya.

Bantuan RLHB diharapkan mampu memberikan kehidupan yang lebih layak bagi para penerima, terutama mereka yang selama ini tinggal di rumah tidak layak huni. Kehadiran pemerintah daerah, Lacak dan Baznas menjadi angin segar bagi masyarakat Timbuseng dan Dusun Pattiro yang menantikan hunian aman dan nyaman.

Dengan terus berlangsungnya pembangunan di tiga titik tersebut, warga berharap proses dapat rampung tepat waktu sehingga manfaatnya segera dirasakan.

Editor: -HG-

10/12/2025 | Kontributor: Humas BAZNAS Gowa

Berita Pendistribusian

BAZNAS Kabupaten Gowa Salurkan Kursi Roda untuk Lansia Disabilitas
BAZNAS Kabupaten Gowa Salurkan Kursi Roda untuk Lansia Disabilitas
GOWA — Senyum haru terpancar dari wajah Ibu Sida Dg Tonji, seorang mustahik disabilitas lanjut usia, saat pertama kali duduk di kursi roda barunya. Bantuan tersebut disalurkan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Gowa melalui staf amil yang diutus, Insani, Rifyal dan Dzulkifli, pada Kamis, 29 Januari 2026. Penyaluran bantuan berlangsung di kediaman Ibu Sida Dg Tonji yang beralamat di Jalan Sultan Hasanuddin, Kelurahan Pandang-pandang, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa. Proses penyerahan turut didampingi oleh Pendamping Rehabilitasi Sosial (PRS) Dinas Sosial Pemerintah Kabupaten Gowa sebagai bentuk sinergi lintas lembaga dalam pelayanan sosial kepada masyarakat rentan. Bantuan kursi roda ini merupakan tindak lanjut dari permohonan keluarga Ibu Sida Dg Tonji yang sebelumnya disampaikan kepada Dinas Sosial Kabupaten Gowa. Menindaklanjuti hal tersebut, Dinas Sosial menurunkan Bidang PRS untuk melakukan asesment langsung ke lapangan guna memastikan kebutuhan yang paling dibutuhkan oleh penerima manfaat. Setelah asesmen dilakukan, Dinas Sosial kemudian menerbitkan rekomendasi resmi kepada BAZNAS Kabupaten Gowa agar dilakukan intervensi bantuan sesuai dengan hasil asesment. Respons cepat dan kolaboratif ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah daerah dan BAZNAS dalam menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat yang membutuhkan. Momen paling mengharukan terjadi saat Ibu Sida Dg Tonji didudukkan di kursi roda tersebut. Dengan mata berkaca-kaca, ia tampak tersenyum lebar, merasakan kembali kemudahan bergerak yang telah lama dirindukannya. “Alhamdulillah.. Terima kasih banyak, semoga semua yang membantu diberi kesehatan dan rezeki,” ucap Ibu Sida Dg Tonji dengan suara lirih namun penuh rasa syukur. Pihak keluarga yang mendampingi pun tak mampu menyembunyikan rasa haru dan kebahagiaan. Mereka menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian yang diberikan kepada anggota keluarga mereka. “Kami sekeluarga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada BAZNAS Kabupaten Gowa, Pemerintah Kabupaten Gowa, dan khususnya Bupati Gowa. Bantuan ini sangat berarti bagi kami dan benar-benar meringankan beban keluarga,” ujar salah satu anggota keluarga. BAZNAS Kabupaten Gowa menegaskan bahwa bantuan ini merupakan bagian dari komitmen lembaga dalam menyalurkan zakat, infak, dan sedekah secara tepat sasaran, khususnya bagi mustahik disabilitas dan lanjut usia yang membutuhkan alat bantu mobilitas. Melalui kolaborasi antara BAZNAS dan Pemerintah Kabupaten Gowa, diharapkan semakin banyak masyarakat rentan yang terbantu, sekaligus memperkuat nilai kemanusiaan, kepedulian sosial, dan kehadiran negara di tengah masyarakat. Editor: _HG_
LAYANAN MUSTAHIK29/01/2026 | Humas BAZNAS Gowa
BAZNAS Gowa Lakukan Kunjungan Mustahik Program Z Auto di Kecamatan Manuju
BAZNAS Gowa Lakukan Kunjungan Mustahik Program Z Auto di Kecamatan Manuju
GOWA — Wakil Ketua II Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Gowa, Munawir didampingi staf amil BAZNAS serta Pendamping Pemberdayaan Ekonomi Umat (PEU) Kementerian Agama Kabupaten Gowa KUA Kecamatan Manuju, Ratna. Melakukan kunjungan mustahik ke bengkel milik Suprianto di Dusun Bontomanai Desa Bilalang Kecamatan Manuju Kabupaten Gowa. Kunjungan ini merupakan bagian dari kegiatan monitoring dan evaluasi terhadap mustahik penerima bantuan Program Z-Auto BAZNAS Kabupaten Gowa, yang telah disalurkan kepada Suprianto pada 17 November 2025 lalu. Suprianto diketahui merupakan mustahik yang sebelumnya didata oleh Ratna selaku Pendamping PEU Kementerian Agama. Pada saat pendataan awal, kondisi bengkel yang dikelola Suprianto masih sangat terbatas dan dikelola dengan peralatan seadanya, sehingga pendapatan usaha belum optimal. Namun, setelah menerima bantuan Program Z-Auto dari BAZNAS Kabupaten Gowa, perkembangan usaha Suprianto mulai terlihat signifikan. Bengkel yang dikelolanya kini mulai berkembang, baik dari sisi peralatan maupun peningkatan aktivitas pelayanan kepada masyarakat sekitar. Wakil Ketua II BAZNAS Gowa, Munawir, menyampaikan bahwa Program Z Auto merupakan salah satu bentuk komitmen BAZNAS dalam mendorong kemandirian ekonomi mustahik melalui sektor usaha produktif. Ia berharap bantuan yang diberikan tidak hanya bersifat sementara, tetapi mampu meningkatkan kesejahteraan mustahik secara berkelanjutan. Sementara itu, Pendamping PEU Kemenag Gowa, Ratna, menegaskan bahwa pendampingan akan terus dilakukan agar mustahik penerima bantuan dapat mengelola usaha dengan lebih baik dan berkelanjutan, sehingga ke depan diharapkan mampu bertransformasi dari mustahik menjadi muzakki. Kunjungan ini sekaligus menjadi bukti sinergi antara BAZNAS Kabupaten Gowa dan Kementerian Agama dalam memperkuat program pemberdayaan ekonomi umat di tingkat kecamatan dan desa. Editor: _HG_
EKONOMI_PEDESAAN28/01/2026 | Humas BAZNAS Gowa
Senyum Haru Wajah Ibu Muliati, Kompor Seribu Mata untuk Usaha Kerupuk
Senyum Haru Wajah Ibu Muliati, Kompor Seribu Mata untuk Usaha Kerupuk
GOWA — Senyum haru terpancar dari wajah Ibu Muliati, seorang ibu rumah tangga pelaku usaha kecil di Jl. Mustafa Dg Bunga, Kelurahan Romang Polong, Kecamatan Somba Opu, saat menerima bantuan modal usaha dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Gowa, Senin (26/1/2026). Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Staf Amil yang diutus Baznas Kabupaten Gowa, Rifyal Sabir dan Dzulkifli, sebagai bentuk kepedulian Baznas terhadap penguatan ekonomi mustahik melalui pengembangan usaha produktif. Ibu Muliati diketahui menjalankan usaha rumahan berupa produksi aneka penganan camilan, seperti keripik dan kudapan lainnya yang dibuat secara mandiri. Usaha sederhana ini menjadi salah satu sumber utama pendapatan keluarga. Ia tinggal bersama dua anaknya yang masih bersekolah, sementara sang suami bekerja sebagai kuli bangunan dengan penghasilan yang tidak menentu. Selama menjalankan usahanya, Ibu Muliati mengaku memiliki keterbatasan alat produksi. Ia hanya mengandalkan peralatan pinjaman dari tetangga, termasuk kompor seribu mata yang kondisinya sudah tidak layak pakai, serta beberapa alat lainnya yang mengalami kerusakan. Melalui bantuan modal usaha dari Baznas Kabupaten Gowa, Ibu Muliati kini telah memiliki kompor seribu mata milik sendiri. Selain itu, dana bantuan juga dimanfaatkan untuk membeli berbagai peralatan penunjang usaha, seperti alat gilingan, alat pres pengemas, wajan, sutil, serta bahan baku produksi berupa tepung terigu, minyak kelapa, gula pasir, dan bumbu-bumbuan. Dengan suara bergetar penuh rasa syukur, Ibu Muliati menyampaikan terima kasih atas bantuan yang diterimanya. “Saya sangat senang dan bersyukur atas bantuan dari Baznas Kabupaten Gowa. Bantuan ini sangat berarti bagi kami. Insyaallah akan saya manfaatkan sebaik-baiknya untuk mengembangkan usaha agar bisa membantu ekonomi keluarga,” ungkapnya. Baznas Kabupaten Gowa menegaskan bahwa bantuan yang disalurkan kepada Ibu Muliati merupakan hasil dari zakat, infak, dan sedekah yang dititipkan oleh para muzakki. Dana tersebut dikelola dan disalurkan secara amanah oleh Baznas sebagai lembaga resmi pengelola zakat, infak, dan sedekah di Kabupaten Gowa. Melalui program bantuan modal usaha ini, Baznas Kabupaten Gowa berharap para mustahik dapat meningkatkan kemandirian ekonomi, memperkuat usaha yang dijalankan, serta secara bertahap bertransformasi menjadi muzakki di masa depan. Editor:_HG_
EKONOMI_PEDESAAN26/01/2026 | Humas BAZNAS Gowa
BAZNAS Gowa Bantu Mustahik Disabilitas Bangun Usaha
BAZNAS Gowa Bantu Mustahik Disabilitas Bangun Usaha
GOWA — Harapan untuk hidup mandiri perlahan terwujud bagi Syahril, seorang penyandang disabilitas tunagrahita asal Dusun Bontoramba, Desa Panciro, Kecamatan Bajeng. Pada Jumat, 23 Januari 2026, Syahril menerima bantuan modal usaha dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Gowa yang diserahkan langsung di rumahnya. Bantuan tersebut diserahkan oleh Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Gowa, Munawir, didampingi Kepala Desa Panciro, Asram Suhendra, serta Kepala Dusun Bontoramba, Risvandi Marsulung. Penyerahan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh empati, sebagai wujud kepedulian bersama terhadap warga yang membutuhkan dukungan untuk bangkit dan berdaya. Syahril merupakan lulusan Sekolah Menengah Atas Luar Biasa (SMALB) Negeri 1 Makassar tahun 2021. Meski memiliki keterbatasan, ia dikenal sebagai sosok yang tekun dan berprestasi. Pada ajang Pekan Paralimpik Provinsi (PEPARPROV V) Sulawesi Selatan tahun 2022, Syahril berhasil meraih medali lomba lari, mengharumkan nama daerah sekaligus membuktikan bahwa keterbatasan bukan penghalang untuk berprestasi. Proses bantuan ini bermula dari pendataan yang dilakukan oleh Pemerintah Desa Panciro melalui Pendamping Rehabilitasi Sosial (PRS), Kamaruddin, dari Dinas Sosial Pemerintah Kabupaten Gowa. Selanjutnya, Dinas Sosial merekomendasikan Syahril kepada BAZNAS Kabupaten Gowa untuk mendapatkan bantuan sesuai kebutuhan dan keterampilan yang dimilikinya. Dana bantuan yang diterima dimanfaatkan Syahril untuk membeli mesin kompresor pompa ban serta berbagai peralatan usaha perbengkelan. Usaha ini diharapkan menjadi sumber penghasilan mandiri sekaligus sarana bagi Syahril untuk mengembangkan keterampilan yang telah ia miliki. Dengan penuh rasa syukur, Syahril menyampaikan terima kasih atas perhatian dan bantuan yang diberikan kepadanya. “Saya mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Desa Panciro, Pemerintah Kabupaten Gowa, khususnya Ibu Bupati Gowa Hj. Husniah Talenrang, serta BAZNAS Kabupaten Gowa atas bantuan yang saya terima. Bantuan ini sangat berarti bagi saya untuk memulai usaha dan hidup lebih mandiri,” ujar Syahril dengan haru. Kepala Desa Panciro, Asram Suhendra, mengapresiasi langkah BAZNAS Kabupaten Gowa yang dinilai sejalan dengan upaya pemerintah desa dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Kami sangat mengapresiasi BAZNAS Kabupaten Gowa yang telah memberikan bantuan kepada warga kami. Ini adalah bentuk nyata sinergi antara pemerintah desa dan Baznas dalam membantu masyarakat yang benar-benar membutuhkan,” katanya. Sementara itu, Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Gowa, Munawir, menjelaskan bahwa bantuan tersebut diberikan kepada warga miskin yang layak menerima dan telah melalui proses verifikasi. “Bantuan ini disalurkan kepada mustahik yang memenuhi kriteria dan memiliki potensi untuk diberdayakan. Dana yang kami salurkan bersumber dari zakat, infak, dan sedekah para ASN dan pegawai Pemerintah Kabupaten Gowa yang mempercayakan pengelolaannya kepada BAZNAS,” jelas Munawir. Ia menegaskan bahwa BAZNAS Kabupaten Gowa senantiasa mengelola zakat, infak, dan sedekah dengan penuh amanah dan tanggung jawab. “Kami menjaga kepercayaan para muzaki dengan menyalurkan dana secara tepat sasaran, transparan, dan berorientasi pada pemberdayaan, agar mustahik dapat bangkit dan mandiri,” tambahnya. Melalui bantuan ini, BAZNAS Kabupaten Gowa berharap Syahril dapat terus berkembang, menjalankan usahanya dengan baik, serta menjadi inspirasi bahwa kepedulian dan kolaborasi mampu membuka jalan menuju kehidupan yang lebih bermartabat. Editor:_HG_
EKONOMI PEDESAAN23/01/2026 | Humas BAZNAS Gowa
Bupati Tinjau Progres Pembangunan Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB) di Pattallassang
Bupati Tinjau Progres Pembangunan Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB) di Pattallassang
PATTALLASSANG- GOWA. Bupati Gowa Hj. Husniah Talenrang meninjau langsung progres pembangunan Bantuan Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB) di Timbuseng, Kecamatan Pattallassang, Selasa (09/12). Kunjungan ini menjadi bentuk kehadiran pemerintah dalam memastikan proses pembangunan rumah bantuan bagi warga kurang mampu berjalan tepat sasaran dan sesuai harapan. Bupati Gowa didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa Andy Azis, Pimpinan Baznas Kabupaten Gowa, Munawir dan Muis Fadli (Wakil Ketua II dan Wakil Ketua III), Kaharuddin Muji dari Lacak Center Gowa, serta jajaran Pemerintah Kecamatan Pattallassang. Dalam agenda tersebut, rombongan meninjau rumah milik Teko Bt Baco, salah satu penerima bantuan RLHB. Program RLHB Baznas di Pattallassang sendiri mencakup tiga unit rumah, masing-masing untuk Teko Bt Baco di Timbuseng, serta Nurhalima dan Hafsah Dg Ngona di Dusun Pattiro. Namun, pada kunjungan kali ini, Bupati Gowa baru dapat mendatangi satu lokasi pembangunan. Di hadapan warga setempat, Bupati Gowa menegaskan pentingnya keterlibatan pemerintah dalam memastikan kehidupan masyarakat miskin semakin layak. “Inilah pentingnya pemerintah hadir. Insya Allah bantuan bedah rumah (RLHB) melalui Baznas ini akan bermanfaat. Pesan saya, setelah diperbaiki, jaga kebersihan dan buang barang yang sudah tidak layak agar kelihatan bersih dan rapi,” ujarnya. Ia juga menekankan bahwa program ini merupakan hasil partisipasi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang rutin menyalurkan Zakat, Infak, dan Sedekah melalui Baznas. “Semua bantuan ini hasil infak atau sedekah ASN melalui Baznas yang disalurkan kepada keluarga yang membutuhkan atau amanah Muzakki untuk Mustahik" Ujar Bupati Wanita pertama di Kabupaten Gowa ini. Wakil Ketua III Baznas Gowa, Muis Fadli, turut menegaskan bahwa bantuan RLHB adalah amanah dari masyarakat yang harus dijaga dan disalurkan tepat sasaran. “Setiap bantuan yang disalurkan Baznas Gowa kepada mustahik tidak lepas dari peran seluruh muzaki yang secara rutin menyalurkan zakat dan infaknya melalui Baznas Gowa. Ini menjadi amanah bagi kami untuk disalurkan kepada masyarakat yang berhak menerima,” pungkasnya. Bantuan RLHB diharapkan mampu memberikan kehidupan yang lebih layak bagi para penerima, terutama mereka yang selama ini tinggal di rumah tidak layak huni. Kehadiran pemerintah daerah, Lacak dan Baznas menjadi angin segar bagi masyarakat Timbuseng dan Dusun Pattiro yang menantikan hunian aman dan nyaman. Dengan terus berlangsungnya pembangunan di tiga titik tersebut, warga berharap proses dapat rampung tepat waktu sehingga manfaatnya segera dirasakan. Editor: -HG-
RTLH10/12/2025 | Humas BAZNAS Gowa
Mesin Parut Kelapa Buat Pak Syamsul, Melanjutkan Usaha Berkat Bantuan BAZNAS Gow
Mesin Parut Kelapa Buat Pak Syamsul, Melanjutkan Usaha Berkat Bantuan BAZNAS Gow
Gowa — Hari Selasa, 2 Desember 2025 menjadi hari yang tak terlupakan bagi Syamsul, warga Jl. Dato Panggentungan, Kelurahan Tamarunang, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa. Setelah usahanya terhenti karena kekurangan modal dan tidak memiliki mesin parut kelapa sendiri, Syamsul akhirnya bisa bernafas lega. Ia menerima Bantuan Usaha Mikro dari Program Gowa Makmur yang digulirkan oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Gowa. Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh dua Staf Amil Baznas Gowa, Dzulkifli dan Rifyal Sabir, yang diutus oleh Wakil Ketua II Baznas Gowa, Munawir. Penyerahan dilakukan di rumah Syamsul di Kelurahan Tamarunang. Pada hari yang sama, bantuan itu langsung dibelanjakan untuk membeli mesin parut kelapa dan sejumlah bahan kebutuhan dapur yang kini dijual kembali di warung kecil di halaman rumahnya. Bagi Syamsul, ini bukan sekadar bantuan usaha, tetapi harapan baru untuk kelangsungan ekonomi keluarganya. “Terima kasih kepada Baznas Gowa telah memberikan bantuan modal usaha kepada kami. Usaha kami sempat mandek karena kekurangan modal dan mesin parut kelapa hanya pinjam. Alhamdulillah sekarang kami bisa melanjutkan usaha. Sudah punya mesin parut. Saya juga menyampaikan terima kasih kepada Bupati Gowa dan Tim Lacak Center,” ujarnya dengan senyum bahagia. Sementara itu, Wakil Ketua II Baznas Gowa, Munawir, menegaskan bahwa bantuan ini merupakan hasil gotong royong seluruh Muzakki yang mempercayakan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) melalui Baznas. Program Gowa Makmur merupakan salah satu program pemberdayaan ekonomi Baznas Gowa yang menyasar pelaku usaha mikro agar dapat kembali produktif dan mandiri. Melalui bantuan ini, Syamsul kini dapat kembali membuka layanan parut kelapa dan menjual kebutuhan dapur bagi warga sekitar. Langkah kecil ini membawa perubahan besar bagi keluarganya, sekaligus mempertegas peran ZIS sebagai instrumen pemberdayaan yang nyata bagi masyarakat di Kabupaten Gowa. Editor: -HG-
EKONOMI_PEDESAAN09/12/2025 | Humas BAZNAS Gowa
Lima Bulan, BAZNAS Kabupaten Gowa Bangun 21 Rutilahu di Enam Kecamatan.
Lima Bulan, BAZNAS Kabupaten Gowa Bangun 21 Rutilahu di Enam Kecamatan.
Lima bulan adalah durasi yang relatif singkat. Meski begitu di bawah kepemimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Gowa, periode 2025-2030, menjelma menjadi ‘musim panen’ kebaikan yang mengubah wajah kemiskinan dan ketidaklayakan huni di Bumi Syech Yusuf ini. Sejak BAZNAS Kabupaten Gowa dipimpin H.Abbas Alauddin (ketua), bersama H.Suharli, Munawir, Muis Fadli, dan Rudi Salam, (wakil ketua I,II,III, dan IV) dilantik pada 26 Juni 2025, gemanya pun melejit. Data terbaru yang mengagumkan dari pimpinan BAZNAS periode 2025-2030 di kabupaten yang kini dipimpin Bupati Sitti Husniah Talenrang dan Wakil Bupati Darmawangsyah Muin ini menjadi sebuah pencapaian yang spektakuler. “Boleh dibayangkan, dalam kurun waktu lima bulan kerja efektif, BAZNAS Gowa berhasil membangun atau merenovasi 21 unit Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) menjadi layak huni, bagi mustahik. Tentunya, ini bukan sekadar angka statistik, melainkan manifestasi nyata dari efisiensi pengelolaan, serta akuntabilitas tinggi. Dan, tentunya yang terpenting, kepercayaan besar dari para muzakki (pemberi zakat) di Kabupaten Gowa,” tutur Wakil Ketua III BAZNAS Gowa, Muis Fadli, dikonfirmasi Kamis, 4 Desember 2025, sore hari ini. Wakil Ketua Bidang Pelaporan dan Keuangan BAZNAS Gowa ini mengakui, jika dulu, pembangunan rumah mustahik—yang sering kali menjadi proyek jangka panjang dengan birokrasi yang rumit—telah diakselerasi secara drastis oleh pimpinan BAZNAS saat ini di Gowa. Menurutnya, ke-21 rumah tersebut pagunya Rp25 juta per unit. Sehingga keseluruhannya menelan biaya Rp525 juta. Rumah rumah tersebut tersebar di sejumlah kecamatan dataran renda. Yakni, Somba Opu, Pallangga, Barombong, Bajeng, Bontonompo, dan Pattallassang. “Untuk sementara inilah kecamatan yang dapat kami jangkau,” ujarnya. Capaian 21 rumah dalam lima bulan ini, jelas Muis Fadli, merupakan indikator tajam mengenai meningkatnya kepercayaan kaum muslim terhadap BAZNAS Gowa. Bahkan, kecepatan ini menjadi sorotan utama banyak kalangan, termasuk BAZNAS kabupaten kota lainnya di tanah air, dan khususnya di Sulawesi Selatan. “Lazimnya, target pembangunan fisik Rutilahu seperti ini membutuhkan waktu sekurang-kurangnya delapan hingga satu tahun untuk mencapai puluhan unit. Namun BAZNAS Gowa, di bawah pimpinan baru saat ini menerapkan strategi yang fokus pada tiga pilar utama, yakni verifikasi cepat dan tepat sasaran, manajemen anggaran yang efisien, serta sinergitas yang kuat. Sarjana Fakultas Tekni Universitas Hasanuddin (Unhas) 2003 ini pun merinci ketiga pilar dimaksud. Dimulai dari verifikasi cepat dan tepat sasaran misalnya dimana tim lapangan bergerak cepat mengidentifikasi dan memverifikasi kondisi rumah mustahik yang benar-benar membutuhkan. Kemudian, manajemen anggaran yang efisien, dimana setiap rupiah dari Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) dikelola dengan prinsip transparansi total. Capaian oleh BAZNAS Gowa, demikian Muis Fadli, karena didukung sinergi yang kuat. “Sekadar diketehaui, BAZNAS Gowa tidak bergerak sendirian. Melainkan bergandengan tangan dengan pemerintah daerah, tokoh masyarakat, dan bahkan relawan lokal untuk memastikan proses pembangunan berjalan lancar dan selesai tepat waktu,” ujarnya, seraya menambahkan, sebelum intervensi BAZNAS, rumah-rumah ini adalah potret kerentanan. Dimana, dinding lapuk, atap bocor parah yang mengancam keselamatan saat musim hujan, serta lantai tanah yang tidak higienis. Sebelum menutup komentaranya, Muis melihat, pimpinan BAZNAS Kabupaten Gowa menekankan bahwa program ini bukan hanya sekadar memberikan tempat tinggal, melainkan mengembalikan martabat dan hak dasar setiap warga negara. “Sekadar diketahui, setiap rumah yang di bangun oleh BAZNAS Gowa, adalah janji yang kami tunaikan kepada Allah dan kepada para muzakki. Apalagi, dana zakat ini adalah amanah. Ketika kami mampu mengubah gubuk rapuh menjadi hunian yang kokoh, maka kami sedang menumbuhkan harapan. Mustahik kini bisa fokus pada ikhtiar mereka untuk keluar dari kemiskinan, tanpa harus khawatir atap runtuh menimpa anak-anak mereka,” tutupnya. Lalu bagaimana reaksi dari para penerima manfaat? Ternyata demikian mengharukan. Di antara penerima meneteskan air mata haru. Ada yang tidak menyangka bahwa masa penantiannya untuk memiliki rumah yang layak selesai begitu cepat berkat mobilisasi zakat masyarakat Gowa. Seperti diberitakan di website Baznas Kabupaten Gowa, di Bilasangi, misalnya, Nurhayati Dg Nurung tak kuasa menahan air mata ketika kunci rumah diberikan. Hunian yang sebelumnya rapuh dan sering bocor saat hujan kini berubah menjadi rumah sederhana namun kokoh. Di Limbung, Gusli Dg Sarro menggenggam kunci rumahnya dengan tangan bergetar. Ia mengaku selama bertahun-tahun tinggal di rumah yang dinding kayunya hampir roboh dimakan usia. “Saya tidak pernah menyangka bisa punya rumah seperti ini. Terima kasih kepada semua yang telah peduli. Ini rezeki yang tidak pernah saya bayangkan,” ucapnya lirih. Masih di website Baznas gowa, di Mataallo, Ahmadi Dg Rate menyambut para relawan dan tim BAZNAS Gowa dengan senyum hangat. Ia mengatakan rumah ini menjadi bentuk ketenangan baru bagi keluarganya, sebab ia sendiri tidak mampu memperbaiki apalagi mendirikan rumah karena kondisi fisik. Ia sudah sejak lama mengalami kelumpuhan. “Rumah ini membuat saya lebih tenang menatap masa depan anak-anak. Terima kasih BAZNAS Gowa yang membantu kami yang kecil dan lemah ini,” katanya. “Kami ingin memastikan bahwa bantuan zakat benar-benar kembali kepada mereka yang berhak. Rumah layak huni ini bukan sekadar bangunan, tetapi simbol harapan baru bagi keluarga mustahik,” ujar Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan pendayagunaan BAZNAS Gowa,Munawir, setelah menyerahkan kunci kepada para penerima—seperti juga dikutip dari website BaznasGowa. (din pattisahusiwa)
RTLH04/12/2025 | Humas BAZNAS Gowa
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.

BAZNAS

Info Rekening Zakat