Berita Pendistribusian

Baznas Gowa Salurkan Paket Sembako Ramadhan Bahagia di Kecamatan Kab. Gowa
Gowa, 4 Maret 2026 – Dalam semangat berbagi di Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah, BAZNAS Kabupaten Gowa kembali menyalurkan bantuan kepada masyarakat kurang mampu melalui program Ramadhan Bahagia. Sebanyak 100 paket sembako dibagikan kepada warga di Kecamatan Bontonompo dan Kecamatan Bontonompo Selatan, Rabu (04/03/2026).
‎Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Gowa, H. Abbas Alauddin, didampingi Wakil Ketua II, Munawir, kepada Camat Bontonompo, H. M. Syahrir Salam, serta Camat Bontonompo Selatan, Dahniyal Opo, untuk selanjutnya disalurkan kepada masyarakat penerima manfaat.
‎Sebanyak 50 paket dialokasikan untuk Kecamatan Bontonompo dan 50 paket untuk Kecamatan Bontonompo Selatan. Setiap paket berisi kebutuhan pokok, yakni beras 5 kilogram, minyak goreng, susu, gula pasir, teh, dan mie instan—yang diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan harian warga selama Ramadhan.
‎Suasana penyerahan berlangsung hangat dan penuh kebersamaan. Ramadhan menjadi momentum memperkuat kepedulian sosial dan memastikan bahwa kebahagiaan tidak hanya dirasakan oleh sebagian orang, tetapi menyentuh seluruh lapisan masyarakat.
‎Ketua BAZNAS Kabupaten Gowa, H. Abbas Alauddin, menegaskan bahwa program ini merupakan komitmen berkelanjutan dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.
‎“Alhamdulillah, di Bulan Suci Ramadhan tahun ini BAZNAS Gowa kembali menyalurkan Paket Sembako Ramadhan Bahagia untuk warga kurang mampu yang akan disalurkan di seluruh kecamatan di Kabupaten Gowa. Ini adalah bentuk perhatian dan sinergi antara pemerintah kabupaten, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, serta BAZNAS bersama masyarakat. Kami ingin memastikan bahwa Ramadhan menjadi bulan yang membawa ketenangan dan kebahagiaan, khususnya bagi saudara-saudara kita yang membutuhkan. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban mereka dan menjadi keberkahan bagi para muzakki yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS,” ujar H. Abbas Alauddin.
‎Ia juga menambahkan bahwa keberhasilan program ini tidak lepas dari dukungan berbagai pihak serta kepercayaan masyarakat yang terus meningkat terhadap BAZNAS Gowa sebagai lembaga pengelola dana umat.
‎Sebagai lembaga resmi pengelola zakat, infak, dan sedekah (ZIS), BAZNAS Kabupaten Gowa berkomitmen menjalankan pengelolaan dana umat secara profesional, transparan, dan akuntabel. Seluruh dana yang dihimpun disalurkan langsung kepada mustahik sesuai dengan ketentuan syariat Islam dan regulasi perundang-undangan yang berlaku.
‎Setiap program yang dijalankan melalui proses pendataan dan verifikasi agar bantuan benar-benar tepat sasaran. Mulai dari penghimpunan dana, perencanaan program, hingga pendistribusian, seluruhnya dilakukan dengan prinsip amanah dan tanggung jawab.
‎Melalui program Ramadhan Bahagia ini, BAZNAS Gowa kembali menegaskan bahwa setiap rupiah dana ZIS yang dipercayakan oleh masyarakat akan dikelola dan disalurkan secara langsung kepada mereka yang berhak menerima, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh warga yang membutuhkan.
‎Ramadhan bukan sekadar ibadah spiritual, tetapi juga tentang memperkuat solidaritas dan menghadirkan harapan. Di Kabupaten Gowa, kepedulian itu terus tumbuh mengalir dari para muzakki, melalui BAZNAS, hingga sampai ke tangan masyarakat yang membutuhkan.
Editor:-HG-
LAYANAN MUSTAHIK04/03/2026 | Humas BAZNAS Gowa

Baznas Gowa Salurkan Bantuan Z Mart, Menghidupkan Harapan di Usia Senja
Gowa, 3 Maret 2026 – Langkah kecil penuh harap terlihat di Dusun Je’nemadinging, Desa Kampili, Kecamatan Pallangga, Selasa (03/03/2026). Di sebuah rumah sederhana yang juga difungsikan sebagai warung kecil, Baiya BT Karimong (66) menerima Bantuan Z Mart dari Baznas Kabupaten Gowa.
‎Bantuan tersebut diserahkan oleh staf amil yang diutus Baznas Gowa Rifyal Sabir dan Dzulkifli, didampingi Sekretaris Desa Kampili Ridwan, Sahabat LACAK Desa Kampili Nur Isna, serta mahasiswa magang dari UIN Alauddin Makassar yang tengah melaksanakan praktik di Baznas Gowa.
‎Di usia 66 tahun, Baiya menjalani hidup seorang diri. Rumah yang ditempatinya berdiri di atas lahan milik pemerintah yang ia tempati dengan izin, karena ia tidak memiliki lahan pribadi. Rumah itu pula yang menjadi tempatnya berjualan kebutuhan dapur rumah tangga, mie instan, kerupuk, dan aneka cemilan, serta lainnya.
‎Namun keterbatasan modal membuat stok dagangannya kerap menipis. Rak-rak kayu yang seharusnya penuh sering terlihat kosong. Penghasilan dari warung kecilnya hanya cukup untuk membeli kebutuhan sehari-hari, bahkan kadang tidak mencukupi. Perputaran modal berjalan lambat, membuat usahanya sulit berkembang.
‎Kondisi Baiya pertama kali didata oleh Sahabat LACAK Desa Kampili, Nur Isna, bersama pemerintah setempat. Data tersebut kemudian diteruskan ke LACAK Center Gowa dan disampaikan kepada Dinas Sosial Pemerintah Kabupaten Gowa. Setelah melalui proses verifikasi dan assessment kebutuhan, Dinas Sosial merekomendasikan kepada Baznas Gowa agar Baiya mendapatkan bantuan sesuai kebutuhannya.
‎‎Program Z Mart merupakan bagian dari program pemberdayaan ekonomi mustahik yang digagas Baznas. Program ini tidak sekadar memberikan bantuan sesaat, tetapi dirancang untuk memperkuat usaha kecil milik mustahik agar mampu tumbuh dan berkelanjutan.
‎Bantuan yang diterima Baiya langsung dibelanjakan ke toko grosir untuk membeli barang campuran guna mengisi kembali stok warungnya. Terigu, gula, minyak goreng, mie instan, cemilan kerupuk, susu dan minuman ringan, serta berbagai kebutuhan pokok lainnya kembali memenuhi rak-rak yang sebelumnya lengang. Dengan stok yang lebih lengkap, warung Baiya diharapkan mampu menarik lebih banyak pembeli dan meningkatkan perputaran usaha.
‎Z Mart hadir sebagai solusi pemberdayaan produktif, mendorong mustahik untuk bangkit secara ekonomi. Melalui penguatan modal usaha dan pendampingan, Baznas berharap penerima manfaat tidak terus bergantung pada bantuan, tetapi perlahan mampu mandiri, bahkan suatu hari bertransformasi menjadi muzaki.
‎Sebagai lembaga resmi pengelola zakat, infak, dan sedekah, Baznas mengedepankan prinsip amanah, profesional, dan transparan dalam menghimpun serta menyalurkan dana umat. Setiap bantuan disalurkan melalui proses pendataan, verifikasi, dan assessment agar tepat sasaran dan sesuai kebutuhan mustahik.
‎Sinergi antara Pemerintah Desa dan Pemerintah Kabupaten Gowa melalui Dinas Sosial, Sahabat LACAK, hingga unsur akademisi menjadi bagian dari sistem yang memastikan bahwa dana zakat, infak, dan sedekah benar-benar memberi dampak nyata bagi masyarakat yang membutuhkan.
‎Kisah Baiya BT Karimong menjadi gambaran nyata bahwa zakat bukan sekadar kewajiban, tetapi instrumen pemberdayaan sosial dan ekonomi. Dari warung kecil di sudut Desa Kampili, harapan kembali tumbuh.
‎Baznas Kabupaten Gowa mengajak seluruh masyarakat untuk menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga resmi agar pengelolaannya lebih terarah, terukur, dan berdampak luas. Setiap kontribusi yang ditunaikan adalah investasi kebaikan, yang bukan hanya membantu hari ini, tetapi membuka jalan kemandirian bagi para mustahik di masa depan.
‎Di usia senjanya, Baiya kini menata kembali dagangannya dengan semangat baru. Bantuan itu bukan sekadar tambahan barang di rak kayu kecilnya, melainkan secercah harapan untuk bertahan dan bangkit dengan lebih bermartabat.
Editor:-HG-
EKONOMI_PEDESAAN03/03/2026 | Humas BAZNAS Gowa

BAZNAS Gowa Salurkan 3.060 Paket “Ramadhan Bahagia”,Prioritaskan Keluarga Miskin
Gowa – Pemerintah Kabupaten Gowa bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Gowa menyalurkan sebanyak 3.060 paket bantuan dalam program “Ramadhan Bahagia” kepada masyarakat yang membutuhkan.
Penyaluran bantuan tersebut dipimpin langsung oleh Husniah Talenrang selaku Bupati Gowa, didampingi para pimpinan BAZNAS Kabupaten Gowa, dan dilaksanakan secara bertahap di seluruh kecamatan se-Kabupaten Gowa.
Program ini secara khusus menyasar Keluarga Miskin Ekstrem (KME) serta para tenaga outsourcing di lingkup Pemerintah Kabupaten Gowa, sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap kelompok rentan.
Penyaluran paket “Ramadhan Bahagia” mulai dilaksanakan pada minggu kedua bulan suci Ramadhan, dengan harapan dapat membantu meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok selama bulan ibadah.
Dalam keterangannya, Bupati Gowa menyampaikan bahwa program ini merupakan wujud sinergi antara pemerintah daerah dan BAZNAS dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Kami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat nyata dan kebahagiaan bagi masyarakat, khususnya bagi keluarga miskin ekstrem dan tenaga non-ASN yang membutuhkan perhatian lebih,” ujarnya.
Sementara itu, pihak BAZNAS Kabupaten Gowa menegaskan bahwa penyaluran dilakukan secara merata dan tepat sasaran melalui koordinasi dengan pemerintah kecamatan dan desa setempat.
Program “Ramadhan Bahagia” ini menjadi salah satu agenda rutin yang diharapkan mampu memperkuat solidaritas sosial serta semangat berbagi di tengah masyarakat selama bulan suci Ramadhan.
LAYANAN MUSTAHIK03/03/2026 | Humas BAZNAS Gowa

Baznas Gowa Salurkan Paket Ramadhan Bahagia dan Bantuan Dana Masjid
‎Gowa, 27 Februari 2026 – Suasana haru dan syukur menyelimuti dua kecamatan di Kabupaten Gowa saat Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Gowa (BAZNAS Gowa) bersama Pemerintah Kabupaten Gowa menyalurkan bantuan dalam rangkaian program “One Day One District” yang dirangkaikan dengan "Safari Ramadhan 1447 H/2026 M", pada Hari Jumat (27/02/2026).
‎Sebanyak 120 Paket Sembako Ramadhan Bahagia dibagikan kepada para mustahik di Kecamatan Tompobulu dan Kecamatan Biringbulu. Selain itu, lima masjid di dua kecamatan tersebut masing-masing menerima bantuan dana sebesar Rp5 juta.
‎Di Kecamatan Tompobulu, rombongan yang dipimpin langsung oleh Bupati Gowa, Hj. Sitti Husniah Talenrang, bersama jajaran Pemkab Gowa serta Ketua BAZNAS Gowa H. Abbas Alauddin dan Wakil Ketua II BAZNAS Gowa Munawir, menyerahkan 60 paket sembako dan bantuan dana untuk tiga masjid, dengan total bantuan masjid mencapai Rp15 juta.
‎Sementara itu, di Kecamatan Biringbulu, rombongan Wakil Bupati Gowa, H. Darmawangsyah Muin bersama jajaran pemerintah daerah dan Wakil Ketua III BAZNAS Gowa Muis Fadli menyalurkan 60 paket sembako serta bantuan dana untuk dua masjid, dengan total bantuan sebesar Rp10 juta.
‎Bagi warga penerima, bantuan tersebut bukan sekadar angka atau formalitas seremoni. Paket sembako yang berisi kebutuhan pokok menjadi penguat harapan menjelang bulan suci. Di tengah keterbatasan, kehadiran pemerintah dan Baznas menjadi bukti nyata bahwa perhatian itu benar-benar sampai, bahkan di wilayah yang jauh dari pusat kota.
‎Program Ramadhan Bahagia dirancang untuk memastikan para mustahik dapat menjalani ibadah puasa dengan lebih tenang dan bermartabat. Ramadhan bukan hanya tentang ibadah personal, tetapi juga momentum mempererat kepedulian sosial.
‎Kehadiran langsung pimpinan daerah di tengah masyarakat menjadi pesan kuat bahwa pemerintah tidak hanya bekerja dari balik meja, tetapi turun langsung menyapa dan memastikan bantuan tepat sasaran.
‎Bantuan dana sebesar Rp5 juta untuk masing-masing masjid merupakan bentuk komitmen bersama dalam mendukung aktivitas keagamaan. Masjid memiliki peran sentral, tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga pusat pembinaan umat, pendidikan Al-Qur’an, serta ruang silaturahmi warga.
‎Kolaborasi antara BAZNAS Gowa dan Pemerintah Kabupaten Gowa menunjukkan bahwa pembangunan daerah tidak hanya menyentuh aspek fisik dan ekonomi, tetapi juga spiritual dan sosial kemasyarakatan.
‎Sebagai lembaga resmi pengelola zakat, BAZNAS Gowa mengelola dana zakat, infak, dan sedekah secara profesional, transparan, dan akuntabel. Dana yang dititipkan para muzakki disalurkan kepada mustahik secara luas dan tepat sasaran, termasuk dalam bentuk bantuan sosial serta dukungan bagi kegiatan keagamaan.
‎Melalui Safari Ramadhan ini, BAZNAS menjadi jembatan amanah antara para dermawan dan masyarakat yang membutuhkan. Setiap paket sembako yang dibagikan dan setiap bantuan dana masjid yang disalurkan membawa doa, harapan, dan semangat kebersamaan.
‎Di Tompobulu dan Biringbulu, Ramadhan tahun ini terasa lebih hangat. Bukan hanya karena datangnya bulan suci, tetapi karena hadirnya kepedulian yang nyata—bahwa pemerintah dan Baznas akan selalu berdiri bersama masyarakat, menguatkan yang lemah, dan menebar keberkahan hingga ke pelosok negeri.
EDITOR:-HG-
LAYANAN_MUSTAHIK27/02/2026 | Humas BAZNAS Gowa

Gassing Dg Leo Resmi Tempati Rumah Baru dari BAZNAS Gowa
‎GOWA, 25 Februari 2026 – Kebahagiaan terpancar dari wajah Gassing Dg Leo, warga Dusun Renggang, Desa Tanabangka, Kecamatan Bajeng Barat, Kabupaten Gowa. Di usia senjanya, ia akhirnya resmi menempati rumah baru yang dibangun melalui program Rumah Layak Huni Baznas oleh BAZNAS Kabupaten Gowa.
‎Serah terima bantuan Rumah Layak Huni BAZNAS dilaksanakan pada Selasa (25/2/2026) dan diserahkan langsung oleh Staf Amil BAZNAS Gowa, Syamsul Anwar, bersama Sekretaris Desa Tanabangka Muhammad Ridwan, serta perwakilan Sahabat Lacak Desa Tanabangka, Muh Akbar Jiwa.
‎Sebelum menerima bantuan Rumah Layak Huni BAZNAS, Dg Leo bersama istrinya tinggal di rumah yang kondisinya memprihatinkan. Dinding rumahnya berlubang dan lapuk dimakan usia. Atap seng yang sudah berkarat kerap bocor saat hujan turun, membuat air merembes hingga ke ruang tidur. Lantai yang lembab dan dingin menambah ketidaknyamanan, terutama bagi pasangan lanjut usia tersebut.
‎Setiap hujan deras disertai angin kencang, keduanya harus bersiap menampung tetesan air dengan ember dan peralatan seadanya. Tidak jarang mereka harus memindahkan tempat tidur ke sudut ruangan yang lebih kering demi menghindari genangan.
‎Di tengah kondisi tersebut, Dg Leo yang sudah lanjut usia tidak lagi memiliki penghasilan tetap. Ia dan sang istri menjalani hari-hari dengan penuh kesederhanaan, mengandalkan bantuan keluarga serta kepedulian warga sekitar.
‎Kondisi Dg Leo pertama kali teridentifikasi melalui pendataan Tim Sahabat Lacak Desa Tanabangka yang berkoordinasi dengan Pemerintah Desa setempat. Data tersebut kemudian diteruskan ke Dinas Sosial Pemerintah Kabupaten Gowa dan selanjutnya direkomendasikan kepada BAZNAS Kabupaten Gowa untuk mendapatkan bantuan melalui program Rumah Layak Huni BAZNAS.
‎Pada 8 Januari 2026, Dg Leo juga menerima kunjungan langsung Bupati Gowa, Husniah Talenrang. Kunjungan tersebut menjadi bukti perhatian dan komitmen Pemerintah Kabupaten Gowa dalam memastikan warga kurang mampu mendapatkan bantuan yang layak.
‎Tak berselang lama setelah kunjungan tersebut, BAZNAS Gowa bergerak cepat merealisasikan pembangunan rumah baru melalui program Rumah Layak Huni BAZNAS.
Kini, rumah yang berdiri kokoh dengan dinding yang kuat, atap yang tidak lagi bocor, serta lantai yang kering dan bersih menjadi tempat tinggal yang nyaman bagi Dg Leo dan istrinya.
‎Dengan mata berkaca-kaca, Dg Leo menyampaikan rasa syukur dan terima kasihnya.
‎“Alhamdulillah, rumahku sudah nyaman ditempati. Terima kasih Ibu Bupati, dan BAZNAS Gowa yang sudah bantu kami. Semoga semua diberi balasan oleh Allah,” ungkap Dg Leo haru.
‎Bagi pasangan lansia tersebut, rumah baru ini bukan sekadar bangunan, melainkan simbol kepedulian dan harapan baru untuk menjalani sisa usia dengan lebih tenang dan bermartabat.
‎Program Rumah Layak Huni BAZNAS merupakan wujud nyata pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dihimpun dan dikelola secara profesional, transparan, serta tepat sasaran oleh BAZNAS Kabupaten Gowa.
‎Melalui program ini, BAZNAS memastikan bahwa dana umat benar-benar disalurkan kepada mustahik yang berhak menerima, khususnya warga dhuafa dan lanjut usia dengan kondisi tempat tinggal yang tidak layak.
‎Keberhasilan pembangunan Rumah Layak Huni BAZNAS untuk Dg Leo menjadi bukti bahwa pengelolaan zakat dilakukan dengan penuh amanah dan tanggung jawab. Setiap rupiah yang dititipkan masyarakat melalui BAZNAS diupayakan memberikan dampak nyata dan berkelanjutan bagi kesejahteraan umat.
‎Rumah baru Dg Leo hari ini menjadi simbol bahwa zakat bukan hanya kewajiban ibadah, tetapi juga solusi konkret dalam menghadirkan kehidupan yang lebih layak bagi mereka yang membutuhkan.
EDITOR:-HG-
RTLH25/02/2026 | Humas BAZNAS Gowa

BAZNAS Gowa Salurkan Bantuan Z Mart, Warung Kelontong Kembali Bangkit
‎GOWA, 25 Februari 2026 — Harapan baru hadir bagi Nurinah, warga Dusun Renggang, Desa Tanabangka, Kecamatan Bajeng Barat, setelah menerima bantuan program Z Mart dari Baznas Kabupaten Gowa, Rabu (25/2/2026).
‎Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh staf amil BAZNAS Gowa, yakni Syamsul Anwar, Rihul Jannah, dan Dzulkifli, bersama-sama dengan Sekretaris Desa Tanabangka Muhammad Ridwan, serta Sahabat Lacak Desa Tanabangka Muh Nur Akbar Jiwa. Program ini menjadi angin segar bagi Nurinah yang selama ini berjuang mempertahankan usaha warung kelontongnya di tengah keterbatasan modal.‎
‎Nurinah merupakan ibu dari dua anak yang masih kecil, salah satunya masih balita. Di tengah tanggung jawab sebagai orang tua, ia juga harus merawat dan menghidupi kedua orang tuanya yang telah lanjut usia.
‎Warung kecil miliknya menjual berbagai kebutuhan pokok seperti sembako, mie instan, kerupuk, camilan, serta kebutuhan dapur lainnya. Namun dalam beberapa bulan terakhir, usahanya mulai redup akibat kekurangan modal.
‎Penghasilan dari warung yang tidak menentu kerap habis untuk kebutuhan sehari-hari. Tak jarang, modal yang seharusnya digunakan untuk membeli stok dagangan kembali terpaksa dialihkan untuk membeli beras, susu anak, maupun kebutuhan orang tuanya.
‎“Kadang saya harus memilih, beli barang untuk dijual atau beli kebutuhan makan di rumah. Karena anak-anak dan orang tua harus diutamakan,” tutur Nurinah dengan suara lirih.
‎Kondisi tersebut membuat rak-rak warungnya perlahan kosong dan pembeli pun semakin berkurang.
‎Sebelum menerima bantuan, Nurinah terlebih dahulu didata oleh Tim Sahabat Lacak, Muh Akbar Jiwa, bersama Pemerintah Desa Tanabangka. Data tersebut kemudian diteruskan ke Dinas Sosial Pemerintah Kabupaten Gowa untuk diverifikasi dan direkomendasikan kepada BAZNAS Kabupaten Gowa sesuai hasil asesmen kebutuhan di lapangan.
‎Pada 8 Januari 2026, Nurinah juga mendapat kunjungan langsung dari Bupati Gowa, Hj. Husniah Talenrang. Dalam kunjungan tersebut, Bupati melihat secara langsung kondisi warung dan kehidupan keluarga Nurinah.
‎Kehadiran Bupati Gowa menjadi bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap masyarakat yang membutuhkan dukungan pemberdayaan ekonomi, sekaligus memastikan bantuan yang diberikan tepat sasaran.
‎Usai menerima bantuan program Z Mart, Nurinah langsung membelanjakan dana tersebut ke toko grosir barang campuran untuk melengkapi kembali stok jualan di warungnya. Didampingi oleh staf amil, ia memilih berbagai kebutuhan pokok dan barang dagangan yang selama ini kosong.
‎Rak-rak warung yang sebelumnya tampak lengang kini kembali terisi. Harapan pun kembali tumbuh.
‎“Alhamdulillah, saya sangat berterima kasih kepada Ibu Bupati Gowa, Hj. Husniah Talenrang, Pemerintah Kabupaten Gowa, dan BAZNAS Kabupaten Gowa atas bantuan Z Mart ini. Bantuan ini sangat membantu saya untuk kembali memutar usaha. Semoga warung saya bisa ramai lagi dan saya bisa terus menghidupi anak-anak serta orang tua saya,” ungkapnya penuh haru.
‎Program Z Mart merupakan salah satu program pemberdayaan ekonomi yang dijalankan BAZNAS Kabupaten Gowa untuk membantu pelaku usaha mikro yang mengalami kesulitan modal.
‎Melalui bantuan yang berbasis asesmen kebutuhan, program ini tidak hanya memberikan dukungan finansial, tetapi juga mendorong kemandirian ekonomi mustahik agar mampu bangkit dan meningkatkan kesejahteraan keluarga secara berkelanjutan.
‎Dengan adanya bantuan Z Mart ini, diharapkan warung Nurinah dapat kembali berkembang, menjadi sumber penghasilan yang stabil bagi keluarganya, sekaligus menjadi bukti nyata bahwa pengelolaan zakat, infak, dan sedekah yang amanah mampu menghadirkan perubahan nyata di tengah masyarakat.
EDITOR: -HG-
EKONOMI_PEDESAAN25/02/2026 | Humas BAZNAS Gowa

Bantuan Z Mart dari BAZNAS Kabupaten Gowa, Harapan Warung Bangkit Kembali
Gowa, 18 Februari 2026 — Senyum haru tak bisa disembunyikan dari wajah Saharia Dg Ngasi, warga Dusun Pancana, Desa Julukanaya, Kecamatan Pallangga, saat menerima Bantuan Z Mart dari BAZNAS Kabupaten Gowa, Rabu (18/2/2026).
‎Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Staf Amil yang diutus BAZNAS Kabupaten Gowa, Rifyal Sabir dan Dzulkifli, sebagai bagian dari program pemberdayaan ekonomi bagi masyarakat kurang mampu yang memiliki usaha mikro rumahan.
Saharia Dg Ngasi hidup seorang diri di rumahnya yang sederhana. Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, ia mengandalkan warung kelontong kecil di samping rumahnya. Warung itu menjual barang campuran seperti gula, kopi sachet, mie instan, minyak goreng, sabun, hingga kebutuhan dapur lainnya. Selain itu, ia juga membuat kerupuk balado secara mandiri untuk dijual kepada warga sekitar.
‎Namun beberapa bulan terakhir, warung tersebut mulai redup. Modal usaha yang terbatas terpaksa digunakan untuk memenuhi kebutuhan makan sehari-hari. Rak-rak etalase perlahan kosong, stok barang menipis, dan perputaran usaha hampir terhenti.
‎Setiap hari ia dihadapkan pada pilihan sulit, membeli stok dagangan atau membeli kebutuhan sehari-hari untuk bertahan hidup.
‎“Kalau tidak dipakai beli makan, saya tidak bisa makan. Jadi uang jualan sering habis dulu untuk kebutuhan sehari-hari,” tuturnya pelan.
‎Kondisi itulah yang membuat warungnya semakin sepi dan penghasilan tak lagi menentu.
Melalui pendataan oleh Tim Sahabat Lacak Desa Julukanaya, Muhammad Yasin, kondisi Dg Ngasi kemudian dilaporkan ke LACAK Center Kabupaten Gowa (Layanan Cepat Atasi Kemiskinan). Selanjutnya, data tersebut diteruskan ke Dinas Sosial Pemerintah Kabupaten Gowa untuk direkomendasikan kepada BAZNAS Kabupaten Gowa berdasarkan hasil assessment lapangan.
‎Setelah menerima Bantuan Z Mart, Dg Ngasi langsung membelanjakan bantuan tersebut untuk membeli berbagai barang campuran seperti mie instan, berbagai kerupuk cemulan, gula pasir, minyak goreng, telur, kopi sachet, serta sabun cuci. Ia juga membeli beras untuk dijual secara ecer agar warga sekitar bisa membeli sesuai kebutuhan dan kemampuan mereka.
‎Rak warungnya kembali terisi. Karung beras kecil tersusun rapi. Warung sederhana yang sebelumnya hampir kosong kini kembali hidup.
‎Bagi Dg Ngasi, bantuan ini bukan sekadar tambahan modal, melainkan harapan baru.
‎“Saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada BAZNAS Kabupaten Gowa atas bantuan ini. Bantuan ini sangat membantu saya untuk isi kembali warung. Mudah-mudahan usaha saya bisa pulih dan stabil kembali. Semoga Allah membalas kebaikan para donatur,” ujarnya dengan mata berkaca-kaca.
Program Z Mart merupakan salah satu bentuk pemberdayaan ekonomi yang dijalankan oleh BAZNAS Kabupaten Gowa melalui pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS).
‎Setiap bantuan yang disalurkan melalui proses pendataan, verifikasi, dan assessment lapangan untuk memastikan bantuan tepat sasaran dan sesuai kebutuhan mustahik. Kolaborasi antara Tim LACAK Center, Pemerintah Kabupaten Gowa, dan BAZNAS menjadi bagian dari sistem layanan terpadu dalam upaya pengentasan kemiskinan di Kabupaten Gowa.
‎BAZNAS Kabupaten Gowa berkomitmen menjaga amanah para muzakki yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya untuk dikelola secara transparan, akuntabel, dan profesional. Dana yang dihimpun tidak hanya disalurkan secara konsumtif, tetapi juga diarahkan pada program produktif yang mendorong kemandirian ekonomi masyarakat.
‎Di warung kecil milik Saharia Dg Ngasi, zakat kini hadir bukan sekadar angka dalam laporan keuangan, melainkan berwujud nyata dalam bentuk beras yang bisa dijual kembali, rak yang kembali terisi, serta harapan yang kembali tumbuh.
‎Sebuah bukti bahwa ketika amanah dijaga, kepercayaan melahirkan kebermanfaatan.
Editor: -HG-
EKONOMI PEDESAAN19/02/2026 | Humas BAZNAS Gowa

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Gowa.
Lihat Daftar Rekening →