Dari Mustahik Menjadi Inspiratif, Arfawati Raih Grand BAZNAS Awards 2026 Berkat Ketekunan Usaha ZChicken
15/10/2026 | Penulis: Humas BAZNAS Gowa
BAZNAS Award
JAKARTA, 15/10/2026 — Air mata haru dan kebahagiaan menjadi saksi perjalanan Arfawati, seorang ibu rumah tangga asal Desa Tanabangka, Kecamatan Bajeng, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, yang berhasil mengubah keterbatasan menjadi harapan. Berawal dari penerima manfaat Program ZChicken Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Gowa, kini Arfawati menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih penghargaan dalam Grand Baznas Awards 2026 kategori Mustahik Transformatif, Kamis (15/10/2026), di Grand Mercure Kemayoran, Jakarta.
Penghargaan ini bukan sekadar bentuk apresiasi atas keberhasilan menjalankan usaha. Lebih dari itu, penghargaan ini menjadi pengakuan atas perjuangan seorang ibu yang tak menyerah pada keadaan, bangkit demi keluarganya, dan membuktikan bahwa bantuan yang dikelola dengan baik dapat menjadi jalan menuju kemandirian.
Di balik penghargaan yang diterimanya, tersimpan kisah panjang tentang kesulitan ekonomi, harapan yang sempat terasa jauh, serta ketekunan yang perlahan mengubah kehidupan keluarganya.
Kabar membahagiakan itu datang secara tiba-tiba. Pada 13 Oktober 2026, Arfawati menerima undangan dari Baznas Republik Indonesia melalui Baznas Kabupaten Gowa dalam bentuk surat elektronik. Pada hari yang sama, Pendamping ZChicken Baznas Kabupaten Gowa, Rihul Jannah, segera mengabarkan bahwa Arfawati diundang ke Jakarta untuk menerima penghargaan, didampingi langsung oleh pendamping programnya.
Kabar tersebut sontak membuat Arfawati terkejut. Perasaan haru, bahagia, dan tak percaya bercampur menjadi satu. Ia yang selama ini sibuk mengurus keluarga sekaligus menjalankan usaha ayam krispi, tak pernah menyangka bahwa perjuangan kecil yang dilakukannya setiap hari akan membawanya ke panggung penghargaan tingkat nasional di Jakarta.
Keesokan harinya, Baznas Kabupaten Gowa mengatur keberangkatan Arfawati bersama Rihul Jannah ke Jakarta untuk menghadiri acara penganugerahan tersebut.
Bagi Arfawati, perjalanan ke Jakarta bukan sekadar perjalanan menghadiri sebuah acara. Perjalanan itu menjadi momen istimewa yang menandai babak baru dalam hidupnya: dari seorang ibu yang berjuang memenuhi kebutuhan keluarga, menjadi sosok yang kisahnya menginspirasi banyak orang.
Berawal dari Keterbatasan, Tumbuh Menjadi Harapan
Sebelum menerima bantuan ZChicken dari Baznas Kabupaten Gowa pada 2024 lalu, kehidupan ekonomi Arfawati dan keluarganya jauh dari kata mudah. Sebagai ibu rumah tangga dengan tiga anak yang masih bersekolah, ia harus menjalani hari-hari dengan penuh perhitungan demi memastikan kebutuhan keluarga tetap terpenuhi.
Saat itu, penghasilan keluarga hanya bergantung pada suaminya yang bekerja sebagai buruh dengan pendapatan terbatas dan tidak menentu. Ada kalanya suaminya mendapat panggilan kerja, tetapi ada pula hari-hari ketika pekerjaan tak kunjung datang.
Penghasilan yang diperoleh sebagian besar habis untuk memenuhi kebutuhan makan sehari-hari. Situasi semakin berat karena keluarga tersebut juga harus membayar pinjaman yang membebani keuangan rumah tangga mereka.
Dalam kondisi seperti itu, memenuhi kebutuhan anak-anak sekaligus memikirkan masa depan keluarga menjadi perjuangan yang tidak ringan. Keinginan untuk hidup lebih baik selalu ada, tetapi keterbatasan ekonomi membuat langkah menuju perubahan terasa sulit.
Namun, di tengah keadaan yang serba terbatas, harapan itu tidak pernah benar-benar padam.
Kesempatan mulai terbuka ketika Arfawati menjadi penerima manfaat program pendayagunaan ZChicken dari Baznas Kabupaten Gowa pada 2024. Melalui program tersebut, ia mendapatkan dukungan modal usaha, peralatan, gerai penjualan, pelatihan membuat ayam krispi, serta pendampingan dalam menjalankan usaha.
Bantuan tersebut bukan semata-mata memberikan sarana untuk berjualan, melainkan juga membuka kesempatan bagi Arfawati untuk membangun sumber penghasilan sendiri.
Dari sinilah langkah kecil menuju perubahan dimulai.
Ketekunan di Balik Setiap Potongan Ayam Krispi ZChicken
Setelah menerima bantuan, Arfawati tidak menyia-nyiakan kesempatan yang diberikan. Ia menekuni usaha ayam krispi dengan sungguh-sungguh, belajar menjalankan usaha, menjaga kualitas produk, dan konsisten melayani pelanggan.
Di gerainya yang berada di Jalan Poros Tanabangka, Arfawati terus berusaha membangun kepercayaan pembeli. Hari demi hari dilaluinya dengan semangat untuk mengembangkan usaha, meski pekerjaan sebagai penjual ayam krispi menuntut tenaga, waktu, dan kesabaran.
Perlahan, kerja kerasnya mulai menunjukkan hasil. Gerainya kini beroperasi setiap hari dan memiliki pelanggan tetap. Penjualannya mencapai sekitar 70 hingga 100 potong ayam krispi per hari.
Angka tersebut bukan sekadar catatan penjualan. Di balik setiap potong ayam yang terjual, ada usaha seorang ibu untuk mencukupi kebutuhan rumah tangga, ada harapan agar anak-anaknya dapat terus bersekolah, dan ada tekad untuk membawa keluarganya keluar dari kesulitan ekonomi.
Hasil usaha yang dijalankannya dengan konsisten itu membawa perubahan berarti. Arfawati berhasil melunasi seluruh utang yang sebelumnya membebani keluarganya. Beban ekonomi yang dahulu terasa berat kini berangsur berkurang, sementara kemampuan keluarga untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari semakin membaik.
Usaha ZChicken juga memberinya ruang untuk menjadi lebih mandiri secara ekonomi. Ia tidak lagi hanya bergantung pada penghasilan suaminya yang tidak menentu, tetapi turut berkontribusi dalam menopang kehidupan keluarga melalui usaha yang dikelolanya sendiri.
Perubahan itu tidak terjadi dalam semalam. Ada proses, kedisiplinan, dan ketekunan yang terus dijaga. Bantuan menjadi pintu masuk, tetapi kesungguhan Arfawati dalam memanfaatkan kesempatan itulah yang mengantarkannya pada hasil yang membanggakan.
Penghargaan yang Mengangkat Kisah Perjuangan
Penganugerahan Grand Baznas Awards 2026 berlangsung sebagai bagian dari rangkaian Rapat Koordinasi Baznas Tahun 2026 yang mengusung tema “Konsolidasi Zakat Nasional yang Produktif & Berdampak”. Kegiatan ini diikuti oleh unsur pimpinan Baznas Kabupaten/Provinsi dari seluruh Indonesia.
Dalam momentum tersebut, penghargaan kategori Mustahik Transformatif yang diterima Arfawati menjadi gambaran nyata bahwa zakat tidak hanya berfungsi sebagai bantuan untuk memenuhi kebutuhan sesaat, tetapi juga dapat menjadi instrumen pemberdayaan yang mendorong perubahan kehidupan secara berkelanjutan.
Kisah Arfawati memperlihatkan bagaimana seorang mustahik dapat tumbuh melalui kesempatan usaha yang tepat, dukungan yang berkesinambungan, dan kemauan kuat untuk memperbaiki keadaan.
Dari Desa Tanabangka, kisah perjuangannya kini mendapat pengakuan di tingkat nasional. Penghargaan tersebut sekaligus menjadi kebanggaan bagi Baznas Kabupaten Gowa, yang melalui program pendayagunaan ZChicken berupaya menghadirkan manfaat zakat secara produktif bagi masyarakat yang membutuhkan.
Bagi Arfawati, penghargaan ini tentu menjadi kebahagiaan tersendiri. Namun, nilai terbesarnya terletak pada perubahan nyata yang telah dirasakan keluarganya. Utang yang dahulu membebani kini telah lunas. Usaha yang awalnya dirintis dengan bantuan kini memiliki pelanggan tetap. Dan harapan yang dahulu terasa sulit dijangkau kini semakin dekat untuk diwujudkan.
Kisahnya juga menjadi pengingat bahwa di balik setiap penerima manfaat, ada manusia dengan mimpi, tanggung jawab, dan potensi yang menunggu kesempatan untuk berkembang.
Zakat yang Menguatkan, Infak dan Sedekah yang Menghidupkan Harapan
Perjalanan Arfawati menjadi bukti bahwa zakat yang dikelola secara amanah, profesional, dan tepat sasaran dapat menghadirkan dampak yang jauh melampaui nilai bantuan yang disalurkan. Melalui program ZChicken, Baznas Kabupaten Gowa tidak hanya membantu mustahik memulai usaha, tetapi juga memberikan bekal keterampilan, sarana berjualan, serta pendampingan agar usaha tersebut dapat berkembang.
Pendekatan pemberdayaan seperti ini menjadi bagian penting dalam upaya mengubah zakat dari sekadar bantuan konsumtif menjadi kekuatan ekonomi produktif. Mustahik tidak hanya dibantu untuk bertahan menghadapi kesulitan hari ini, tetapi juga didorong agar memiliki kemampuan untuk membangun kehidupan yang lebih mandiri pada masa mendatang.
Di sinilah zakat, infak, dan sedekah (ZIS) menunjukkan kebermanfaatannya yang sesungguhnya. Dana yang ditunaikan oleh para Muzaki/Munfik, ketika dihimpun serta dikelola dengan baik, dapat menjadi modal usaha, membuka peluang penghasilan, meringankan beban utang, membantu keberlangsungan pendidikan anak, dan menguatkan ketahanan ekonomi keluarga.
Penghargaan yang diraih Arfawati pada Grand Baznas Awards 2026 menjadi pengingat bahwa keberhasilan pengelolaan ZIS bukan hanya diukur dari jumlah dana yang terkumpul atau banyaknya program yang dilaksanakan, melainkan juga dari perubahan kehidupan yang berhasil diwujudkan bagi para penerima manfaat.
Bagi Baznas Kabupaten Gowa, kisah ini menjadi penyemangat untuk terus memperkuat pengelolaan zakat yang transparan, akuntabel, tepat sasaran, dan berorientasi pada pemberdayaan. Melalui pendampingan yang berkelanjutan serta program produktif yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat, zakat diharapkan mampu melahirkan semakin banyak kisah perubahan seperti yang dialami Arfawati.
Dari bantuan Z-Chicken, Arfawati membangun usaha. Dari usaha itu, ia melunasi utang dan memperkuat ekonomi keluarganya. Dan dari ketekunannya, lahirlah sebuah kisah inspiratif yang kini mengharumkan nama Kabupaten Gowa di tingkat nasional.
Sebab, zakat yang dikelola dengan amanah bukan hanya meringankan beban mereka yang membutuhkan, tetapi juga menyalakan kesempatan agar suatu hari mereka mampu berdiri tegak di atas kaki sendiri.
#BAZNASMenguatkanIndonesia #CahayaZakat #BAZNASGowa
Berita Lainnya
BAZNAS Gowa Terima Kunjungan Kerja Komisi III DPRD Kab. Soppeng dan BAZNAS Soppeng
BTB BAZNAS Gowa Salurkan Bantuan Korban Kebakaran di Maccinibaji
Tim BAZNAS TANGGAP BENCANA (BTB) BAZNAS Gowa Salurkan Bantuan Bagi Korban Kebakaran di Bontoloe
BAZNAS Gowa Salurkan Bantuan Rumah Layak Huni untuk Daeng Assa di Sapaya
BAZNAS Gowa Serahkan Bantuan PEU kepada 10 Mustahik melalui Program Kampung Zakat
Menjawab Keraguan Publik dan Menjaga Standarisasi WTP, BAZNAS Gowa Perkuat Transparansi Pengelolaan dan Penyaluran ZIS
BTB BAZNAS Gowa Hadir Menguatkan bagi Penyintas Kebakaran di Je’nemadinging
BAZNAS Gowa Hadiri Rakornas 2026, Dukung Target Pengumpulan ZIS-DSKL Rp 70 Triliun di Tahun 2027
Respons Cepat BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) BAZNAS Gowa Bantu Korban Kebakaran di Rappodaeng Kec. Bungaya
BAZNAS RI Distribusikan Paket Makanan Siap Saji bagi 3.500 Warga Palestina
BAZNAS Gowa Salurkan Bantuan untuk Abil, Seorang Anak Disabilitas di Pannujuang
BAZNAS Gowa Salurkan Bantuan Modal Usaha kepada Mustahik Penyandang Disabilitas
BAZNAS Gowa Serahkan Bantuan Pendayagunaan di HUT ke-37 Desa Bontolangkasa Selatan
BAZNAS Gowa Salurkan Bantuan Biaya Rumah Sakit Bagi Warga Jambu Kaccia di RS Wahidin Sudirohusodo
Melalui Bantuan ZChicken BAZNAS Gowa, Arfawati Raih Penghargaan Grand BAZNAS Awards 2026

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Gowa.
Lihat Daftar Rekening →