BAZNAS Gowa Salurkan Bantuan Usaha, Harapan Baru Tumbuh dari Dua Desa di Bontolempangan
11/04/2026 | Penulis: Humas BAZNAS Gowa
Usaha Mikro
Gowa, 11 April 2026 – Harapan baru mulai tumbuh di pelosok Kecamatan Bontolempangan, Kabupaten Gowa. Di tengah keterbatasan ekonomi, bantuan usaha dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Gowa hadir sebagai cahaya bagi warga yang selama ini berjuang memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.
Pada Sabtu (11/4/2026), BAZNAS Gowa menyalurkan bantuan usaha kepada dua mustahik di dua desa berbeda, yakni Desa Pa’ladingan dan Desa Lassa-lassa. Bantuan ini tidak sekadar berupa modal, tetapi juga menjadi simbol kepedulian dan ikhtiar bersama dalam mengangkat perekonomian masyarakat kecil.
Di Likunoang, Dusun Lurayya, Desa Pa’ladingan, bantuan usaha diserahkan kepada Bohari, seorang warga yang selama ini berjuang menghidupi keluarganya dengan keterbatasan.
Penyerahan bantuan dilakukan oleh Kepala Bagian Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Gowa, Syamsul Anwar, didampingi staf amil Dzulkifli. Turut hadir perwakilan Pemerintah Kecamatan Bontolempangan, Jumran, serta Pemerintah Desa Pa’ladingan, Tanombowo Hulu.
Tak butuh waktu lama, bantuan tersebut langsung dimanfaatkan Bohari. Dengan penuh semangat, ia membelanjakan modal itu ke toko grosir untuk memulai usaha kecil berupa penjualan barang campuran kebutuhan rumah tangga di rumahnya.
Bantuan yang diterima Bohari merupakan hasil dari proses panjang yang melibatkan berbagai pihak. Ia sebelumnya didata oleh Sahabat Lacak Desa bersama Pemerintah Desa Pa’ladingan, kemudian diteruskan ke Dinas Sosial Kabupaten Gowa, hingga akhirnya direkomendasikan kepada Baznas berdasarkan hasil asesmen kebutuhan.
Dalam suasana haru, Pemerintah Desa Pa’ladingan melalui Tanombowo Hulu menyampaikan apresiasi mendalam,
“Kami Pemerintah Desa Pa’ladingan mengucapkan terima kasih kepada Baznas Kabupaten Gowa atas bantuan kepada Bapak Bohari. Semoga bernilai ibadah dan menjadi amal dunia dan akhirat. Amin.”
Di lokasi berbeda, tepatnya di Tombolo, Dusun Lassa-lassa, Desa Lassa-lassa, bantuan juga disalurkan kepada Syamsinar melalui Program Pemberdayaan Ekonomi Ummat (PEU) Berbasis KUA.
Syamsinar dikenal sebagai pengrajin kue tradisional seperti bannang-bannang dan baruasa, yang selama ini ia produksi secara sederhana untuk dijual demi menopang ekonomi keluarga.
Bantuan diserahkan oleh Syamsul Anwar bersama Dzulkifli, didampingi Penyuluh KUA Kecamatan Bontolempangan, Salahuddin, serta unsur Pemerintah Kecamatan, Jumran dan Pemerintah Desa, Ramlati.
Perjalanan Syamsinar hingga menerima bantuan ini bermula dari pendataan oleh Penyuluh Agama KUA Bontolempangan dalam kegiatan Majelis Ta’lim. Data tersebut kemudian diusulkan ke Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gowa, hingga akhirnya direkomendasikan kepada BAZNAS Gowa berdasarkan hasil asesmen lapangan.
Program PEU Berbasis KUA sendiri merupakan bentuk sinergi antara Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gowa dan BAZNAS Gowa dalam memberdayakan ekonomi umat, khususnya anggota majelis ta’lim. Program ini tidak hanya memberikan bantuan modal, tetapi juga mendorong kemandirian ekonomi berbasis komunitas keagamaan.
Usai penyerahan bantuan, Penyuluh KUA Kecamatan Bontolempangan, Salahuddin, menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya,
“Kami sangat berterima kasih kepada Baznas Kabupaten Gowa atas perhatian dan bantuan yang diberikan kepada jamaah binaan kami. Ini bukan hanya bantuan usaha, tetapi juga motivasi besar bagi mereka untuk bangkit, mandiri, dan terus berusaha. Semoga kolaborasi ini terus berlanjut untuk membantu lebih banyak masyarakat yang membutuhkan.”
Penyaluran bantuan ini menjadi bukti nyata hadirnya negara dan lembaga sosial dalam mendorong pertumbuhan usaha mikro di tengah masyarakat. Dukungan terhadap pelaku usaha kecil seperti Bohari dan Syamsinar diharapkan mampu menciptakan kemandirian ekonomi serta meningkatkan kesejahteraan keluarga.
BAZNAS Kabupaten Gowa, sebagai lembaga filantropi yang mengelola dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS), terus menunjukkan komitmennya sebagai institusi yang amanah dan tepercaya. Melalui program-program pemberdayaan, BAZNAS tidak hanya menyalurkan bantuan konsumtif, tetapi juga mengarahkan pada bantuan produktif yang berkelanjutan.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya besar dalam membangun ekonomi umat berbasis solidaritas dan kepedulian sosial. Dari desa-desa kecil di Bontolempangan, harapan itu kini mulai tumbuh perlahan, namun pasti.
Berita Lainnya
BAZNAS Gowa Hadiri Refreshing Muballigh Muhammadiyah di Tinggimoncong
Kolaborasi untuk Buruh: BAZNAS Gowa dan Pemkab Gowa Tebar Kepedulian di Momentum May Day 2026
HUT ke 25 BAZNAS RI Syiarkan Zakat Menguatkan Indonesia
Bupati Gowa dan BAZNAS Gowa Tinjau Rumah Dg Joa Penerima Bantuan Rumah Layak Huni Baznas (RLHB) di Bontomanai
BAZNAS Gowa Rampungkan Pembangunan Rumah Layak Huni BAZNAS Bagi Syafaruddin di Pattallassang
BAZNAS Gowa Salurkan Bantuan Sembako bagi Pasien TB Paru, Hadirkan Harapan di Desa Siaga TB
BAZNAS Gowa Serahkan Kunci Rumah Layak Huni untuk Anto di Borongloe
BAZNAS Kabupaten Gowa Raih Opini WTP Tahun Buku 2025 dari KAP IKHSAN
Bupati Gowa Turun Langsung Tangani Warga Miskin Ekstrim di Julubori, Istri Dilarikan ke RS dan Rumah Akan Diperbaiki BAZNAS Gowa
Hadiri Rakor Layanan Cepat Atasi Kemiskinan, BAZNAS Gowa Komitmen Mendukung Pengentasan Kemiskinan Di Kabupaten Gowa
BAZNAS Gowa Ulurkan Kepedulian untuk Nenek Joho, Buruh Tani Lansia di Bontolempangan
BAZNAS Gowa dan Kemenag Gowa Tebar Harapan Ramadhan (THR), 250 Mustahik Terima Paket Sembako Ramadhan Bahagia
BAZNAS Gowa Peringati 25 Tahun Pengabdian dengan Kesederhanaan dan Refleksi Makna
Impian Sederhana Terwujud, St. Aminah Akhirnya Miliki Etalase Jualan Kue dari Bantuan BAZNAS Gowa
Nenek Teko Warga Timbuseng Bersyukur Punya Rumah Baru Dari BAZNAS Gowa

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Gowa.
Lihat Daftar Rekening →